Triiiiiingggggg.........
Bel sekolah berbunyi , aku dan Riswan lantas beranjak ,niat nya sih ke kantin karena tenggorokan terasa kering ,rasanya minum yang dingin enak kali ya .
Namun ketika kaki hendak melangkah ke kantin tiba-tiba aku merasakan ingin buang air kecil ,aku pun meminta pada Riswan untuk memesankan es lemon tea .
"Wan, aku ke toilet bentar ya ,tolong pesenin es lemon tea aja " pinta ku
"ok ,jangan lama-lama tapi" ucap nya
"siiip....." sahut ku ,dan langsung berbelok ke kiri arah toilet
Sesampainya di toilet aku lalu menuju bilik toilet ,tak ingin menggunakan tempat buang air kecil khusus,sebab di sana ada beberapa siswa juga yang tengah buang air kecil , meskipun di beri sekat tetap saja larangan kita akan terlihat orang lain , meskipun sesama laki-laki namun aku tetap risih ,kenapa aku menyebut nya larangan itu karena ini benar-benar benda keramat yang terlarang di lihat siapa pun .
Setelah selesai aku pun segera keluar setelah memastikan jika benar-benar sudah bersih,bersih tempat maupun diri sendiri , dilanjutkan dengan mencuci tangan di wastafel.
Saat tengah menggosok tangan ku dengan sabun cuci tangan yang tersedia , tiba-tiba kak Troy dan yang lain datang menghampiri
"eh junior....loe jangan mentang-mentang punya tampang oke loe bisa tebar pesona seenaknya ya ,di sini gue yang jadi idola ,dan gak boleh ada yang nyaingi" tandas nya
"loh maksud kakak apa ya, aku sama sekali tak merasa seperti itu" sangkal ku cepat
"alah jangan sok polos deh " ucap kak Ardi dengan mendorong bahuku dengan jari telunjuk nya
"maaf kak ,aku sama sekali tidak ada niat buat tebar pesona,karena tujuan saya datang ke sekolah ini untuk belajar menuntut ilmu ,bukan jadi idola siapa pun , tapi jika mereka menyukai dan mengidolakan ku itu bukan salah ku juga , salahkan saja mereka yang mengidolakan ku " tutur ku santai dengan terus membersihkan tangan ku
"songong juga loe ya " geram nya
"terserah kakak mau bilang apa ,yang jelas sedikit pun saya tidak tertarik dengan mereka " ucap ku lagi
"maaf kak kalau begitu saya permisi duluan ya " ucap ku seraya beranjak ,namun baru saja aku berbalik tiba-tiba kak Troy jatuh tersungkur
Gdebuk....
aku menoleh
"lah ,kakak tak apa ?" tanya ku ,ku lirik hantu Jejen tengah cekikikan , rupanya ia yang menyebabkan kak Troy terjatuh
"dia tadi hendak memukul mu ,jadi aku buat aja dia nyungsep " ucap hantu Jejen tergelak
"gaeess.....kok gue merinding ya" ucap salah satu teman nya
"lah loe nakutin gue aja " ucap kak Ardi
"aku bantu" ucap ku seraya mengulurkan tangan
"gak usah sok baik loe " kak Troy pun bangkit tanpa menyambut uluran tangan ku
"gaesss.....kita cabut yuk, gue merinding banget ini" ucap teman yang yang lain
tanpa bicara apa pun mereka akhirnya pergi meninggalkan ku berdua dengan hantu Jejen.
"astaghfirullaahal'aziim....." lirih ku menatap kepergian kakak senior ku
" ih kamu jangan kenceng istighfar nya, panas tahu " ucap hantu Jejen menjauh
"makasih ya Jen, udah tolongin aku tadi " ucap ku
" ya tak masalah , kamu orang baik ,jadi aku ingin menolong mu, lagian aku tuh gedek banget sama mereka,selalu aja begitu,katanya ketua wiswes kelakuan kaya preman pasar" gerutunya
"ketua wiswes?" kening ku berkerut
"itu loh yang bertugas bertanggung jawab dan memimpin suatu organisasi di sekolah" tutur nya
"oooh....ketua OSIS mungkin maksudnya"ucap ku setelah mengerti arah ucapan nya
"nah itu " sahut nya kemudian
"kamu bicara dengan siapa ?"
tiba-tiba sebuah suara menegur ku ,aku pun menoleh
"eh...emm...gak kok ,aku hanya ngedumel aja " ucap ku bohong
"oh ,pasti kamu tadi di samperin ketua OSIS belagu itu kan,soal nya tadi aku lihat dia dan geng nya habis dari sini ,aku aja mau masuk nunggu mereka jauh dulu ?" tanya nya
aku hanya tersenyum tipis menanggapi nya
"dia emang gitu orang nya ,sok berkuasa sok ngatur ,dia juga paling gak mau kalau ada saingan apalagi jika dibanding dia kamu dan teman kamu itu lebih ganteng kalian,tapi aku sarankan lebih baik kamu menghindar aja darinya ,jangan mau berurusan dengan nya , salah-salah nanti kamu bisa dikeluarkan ,maklum dia itu anak tunggal pemilik sekolah ini ,jadi ya....sikap nya kaya gitu ,aku aja dulu juga pernah di ancam sama dia ,hanya gara-gara aku nyamperin gebetan nya , padahal kan aku cuma mau nanyain tentang tugas sekolah aja ,eh dia nya marah " tutur nya panjang ,sedangkan aku hanya menyimak pembicaraan nya
"emang nya pernah ada yang di keluarkan dari sekolah ini?" tanya ku mulai tertarik
"ya ,satu tahun yang lalu,saat itu kita masih duduk di kelas sepuluh ,hanya karena dia kalah saing dia memfitnah saingan nya itu ,dan karena dia anak orang paling nomor satu di sekolah ya para guru percaya aja sama dia ,apalagi kepala sekolah " tutur nya lagi
"oh iya panggil aku Wisnu jangan pakai kak " ia menjulurkan tangannya padaku dan segera ku sambut tangannya
"Adnan " ucap ku
"ya sudah kak ,makasih udah di peringat kan , kalau gitu aku pergi dulu teman ku pasti udah nunggu lama " ucap ku
"sudah ku katakan jangan panggil kak" ucap nya lagi
"ah iya,maaf lupa " setelah itu aku pun berpamitan untuk keluar lebih dulu ,aku juga pamit sama hantu Jejen dari dalam hati
Dan dari sejak itu aku ,Riswan dan Wisnu jadi dekat, meskipun dia kakak kelas tapi dia baik dan mau mengajari aku dan Riswan jika ada pelajaran sekolah yang kami tak bisa .
Seperti halnya sekarang aku dan Riswan tengah galau memikirkan tugas matematika yang tak kunjung kami temukan rumus nya , tiba-tiba Wisnu datang dan segera membantu dan mengajari kami ,dan hasil nya aku maupun Riswan kini merasa puas karena sudah berhasil mengerjakan tugas kami .
Namun tiba-tiba aku terkesiap karena aku melupakan sesuatu
"Wan , Wisnu, aku pulang duluan ya " ucap ku tiba-tiba
"loh buru-buru amat ,ada apa emang nya ?" tanya Riswan
"ada masalah yang harus ku selesai kan ,aku tinggal ya" pamit ku
"emang ada masalah apa sih , kasih tahu kali aja kita bisa bantu" ucap Wisnu
"hanya masalah kecil kok " sahut ku
"alah....palingan masalah perhantuan " celetuk Riswan
"hantu?" dahi Wisnu berkerut
"dah ah,jangan dengerin dia , aku berangkat , assalammualaikum"
"waalaikum salam....."sahut keduanya
Aku pun bergegas pergi meninggalkan mereka berdua di basecamp,ya kami bertiga mempunyai basecamp tempat kami mendiskusikan sesuatu, kebetulan Wisnu memiliki rumah peninggalan kakeknya yang kosong tak di huni , dan orangtuanya anak tunggal jadi rumah itu juga di wariskan pada nya .
Aku menyentop angkot ,karena aku yang belum cukup umur untuk memiliki SIM makanya aku tak di fasilitasi kendaraan oleh mama dan papa , biasanya aku di antar jemput papa atau supir ,supir pun tak stand by tiap hari karena beliau akan datang dan menyupiri jika di minta, aku cukup naik kendaraan umum, dan tak mengeluh ataupun gengsi.
Meskipun aku lahir dan hidup penuh berkecukupan tapi mama selalu mengajarkan ku hidup dengan kesederhanaan ,papa pun mendukung .
Aku turun dari angkot di sebrang sebuah restoran Jepang dan dengan hati-hati aku melangkah menyebrang jalan menuju restoran itu .
Seorang pelayan dengan menggunakan bahasa Jepang menyapa ku saat aku masuk
"kon'nichiwa ....."
aku hanya mengangguk seraya tersenyum tipis lalu memilih duduk di kursi kosong
"akhirnya kamu datang juga ,aku kira kamu tidak akan datang ,tadinya malam ini aku akan neror kamu loh " ucap hantu Jepang bernama Sada Aika alias hantu rokurokubi si leher panjang ,ia langsung duduk di hadapan ku
"maaf , tapi tugas sekolah ku banyak banget jadi belum sempat ke sini" ucap ku dalam hati
"lalu bagaimana kamu akan menolong ku?" tanya nya
"mbak nya tenang saja tadi aku udah hubungi polisi , sebentar lagi pasti mereka sampai " ucap ku
"kamu yakin polisi percaya ?" tanya nya ragu
"aku udah kasih bukti nya kok " ucap ku lagi
"bukti....memang nya bukti apa?" tanya nya lagi
"nanti mbak sendiri akan tahu " sahut ku singkat karena pelayan sudah datang membawakan daftar menu
Aku pun dengan terpaksa memesan makanan , namun dibungkus ,karena aku takut sakit perut lagi kalau makan makanan itu,makanya aku akan bawa itu buat Ari saja ,pasti dia senang.
Sebelum menuju ke resto ini sebenarnya aku menuju kantor polisi dulu,memang awalnya tidak ada yang percaya ,namun setelah aku menunjukan sebuah bukti berupa sebelah anting dan foto akhirnya para polisi pun mau menyelidiki kasus Sada Aika yang sudah di tutup 30 tahun yang lalu .
Kini berkat bukti yang aku tunjukan kasus yang sudah lama di tutup itu pun kembali di buka.
jika bertanya darimana aku mendapat kan bukti itu , itu karena berkat bantuan nek Wewe and the geng tentunya ,namun aku tak mungkin juga menceritakan nya ke polisi tentang bantuan para makhluk astral .Alasan ku hanya menyebutkan tak sengaja menemukan foto dan anting yang nampak jadul namun berkelas itu di gudang resto itu ,aku beralasan jika nyasar ke gudang,eh polisi percaya ,....
Selang beberapa menit para polisi itu pun akhirnya datang dan segera menggeledah resto ran Jepang itu setelah menujukan surat perintah .
Tentu saja hal itu membuat para pengunjung terkejut dan bertanya-tanya ,mereka pun segera diminta untuk segera meninggalkan lokasi ,namun tidak dengan ku ,karena aku yang sebagai pelapor.
Akhirnya para polisi menemukan kejanggalan di bagian dapur ,dan benar saja setelah melakukan pengecekan dan penggalian akhirnya ditemukan juga tulang belulang di ruangan pendingin tepat nya di lantai .
Karena kasus penemuan tulang-belulang itu pun akhirnya restoran itu ditutup untuk penyelidikan lebih lanjut , namun sayang pemilik sekaligus pelaku pembunuhan terhadap Sada Aika meninggal dunia setelah berita penemuan itu diangkat ke media massa.
Kini Sada Aika pun bisa pergi dengan tenang ,ia melambaikan tangan nya sebelum kepergian nya dengan senyum kecut nya , karena tadi hantu itu sempat meminta untuk memeluk ku namun tentu saja aku menolak ,walau dia hantu tetap saja dia wanita dan bukan muhrim.
Selamat jalan mbak Sada Aika.....semoga Tuhan mengampuni semua dosa-dosa mu di masa lalu.... amiiin.....
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
pioo
wiswes🤣🤣
2024-10-03
0
Dhina Ragil
amin
2024-02-24
0
티아라 🥰(😏)🇮🇩🇰🇷
author Ter the best 😚 pokok nya 😁😁😁
2022-03-01
3