Aku berlonjak saat mendengar nek Wewe tertawa di samping ku .
"ada apa ?" tanya kak Troy lagi
"eugh....aku mau ijin ke toilet kak" alasan ku
"oh ya udah sana ,tapi jangan lama-lama,apalagi di toilet paling ujung karena dulu pernah ada siswi bunuh diri , hati-hati loe di ganggu" kak Ardi menyahut
"hm....iya kak" sahut ku lagi
"eh Bran aku ikut dong" seru Riswan
"elu mau buang air juga ?" tanya kak Troy
"enggak" Riswan menggeleng
duh ampun deh kenapa gak bilang iya aja ,dasar
"kalau gitu lu diem aja di sini" terlihat kak Troy dan kak Ardi menahan bahu Riswan
"haaah....iya deh iya" Riswan pasrah
aku pun kembali melanjutkan langkah ku ,padahal sebenarnya aku sama sekali tak ingin ke toilet,tapi ya sudah lah , terlanjur bohong pula, lagian tadi kak Troy bilang ada toilet angker ,kan aku penasaran ,siapa tahu bisa aku jadi kan cs si sekolah ini
"ehehehehe........sepertinya mereka mau menakuti mu ehehehehe......"
"nek bisa gak sih gak pake ketawa " protes ku
"ehehehehe......gak bisa cu......nenek sudah begini dari sana nya ehehehehe....."
"kalau nenek ketawa begitu jadi kaya Mak lampir di serial misteri gunung Merapi yang pernah ku tonton sama nenek Marni " ucap ku
"ehehehehe.....enak saja nenek di samain dengan Mak lampir ,Mak lampir giginya hitam kalau nenek kan sama hitam ehehehehe......"
"lah dasar Wewe gombel " dengus ku
ku tinggalkan nek Wewe tertawa sendiri ,aku pun bergegas masuk ke toilet setelah sebelum nya membaca doa dulu ,doa sebelum masuk kamar mandi , eh kalau gak salah kata kak Ardi tadi yang bunuh diri siswi berarti perempuan dong , berarti lagi di toilet perempuan,bukan di sini.
Aku yang awalnya tak ingin buang air kecil pun ketika memasuki kamar mandi jadi ingin buang air kecil .
Gegas aku menuju bilik toilet dan segera menuntaskan hajat ku ,setelah selesai aku pun menekan tombol flash setelah memastikan bersih aku pun keluar dan mencuci tangan ku di wastafel.
Saat hendak keluar,telinga ku mendengar suara retakan , seperti suara kaca dan benar saja saat aku menengok cermin depan wastafel tiba-tiba retak ,perlahan retakan demi retakan mulai menunjukan jika cermin itu akan pecah .
Saat aku melihat ada sosok yang hendak keluar dari cermin aku berseru
"kak....jangan keluar lewat cermin , mau pecah cermin nya ,entar kena kakak sakit loh " cegah ku
tiba-tiba sosok itu menghilang dan muncul lagi di belakang ku ,aku pun sontak berbalik
"nah gitu dong kak , tuh gak jadi pecah kan cermin nya ,kasihan yang punya gedung sekolah ini kalau harus merenovasi atau mengganti dengan cermin yang baru " ucap ku lagi
Sosok hantu itu tak semenyeramkan seperti di tv-tv ,hantu itu juga mengenakan pakaian seragam sama seperti ku namun terlihat agak lampau gaya nya ,wajah nya yang pucat menandakan kalau dia benar-benar hantu , hantu itu juga tak menapak alias mengambang , dari yang aku lihat ,hantu itu meninggal karena sesak nafas nya kumat saat terkunci di kamar mandi ,hingga ia meninggal begitu saja .
"lah itu kan hanya efek ,biar kamu takut ,eh tapi kok gak takut ya" hantu laki-laki itu menggaruk pelipis nya
"jangan harap aku akan takut ya kak, aku sudah terbiasa bergaul dengan hantu dari orok ,dah ah aku mau balik lagi ke lapangan " ucap ku seraya menepuk pundak nya
hantu itu nampak termenung memperhatikan ku yang menjauh dengan sesekali melirik ke belakang tepat nya melirik hantu itu .
"huh gue fikir loe bakal pingsan di kamar mandi" ucap kak Ardi menatap ku sinis
"maaf lama kak " ucap ku singkat
"ya sudah sekarang kalian berdua sana bergabung dengan yang lain ,nanti kalau ada suara peluit kalian harus berbaris di sini " perintah kak Troy
"baik kak" sahut ku dan Riswan
***
Tak terasa hari pun makin sore , sebentar lagi adzan Maghrib berkumandang tapi kegiatan ini sama sekali belum berhenti ,aku pun memberanikan diri bertanya
"kak maaf apa kegiatan nya bisa di hentikan dulu,sebentar lagi adzan Maghrib " ucap ku
"heh siapa elu bisa ngatur-ngatur gue ,gak bisa kepalang tanggung ,sebelum mereka selesai kegiatan belum bisa berakhir " tegas nya
hatiku benar-benar sudah merasa tak tenang ,aku yang tak pernah menunda apalagi meninggalkan waktu shalat jadi gelisah .
Allah memang selalu berpihak padaku ,akhir nya di tengah kegelisahan ku datang seorang pria paruh baya meminta kegiatan ini di berhentikan dulu dan bisa lanjut setelah lewat waktu isya ,apa beliau yang nama nya pak Saiful ,yang katanya pembina agama di sekolah ini' fikir ku
"baiklah acara kita akhiri sampai di sini , nanti selepas isya kalian akan kami kasih makan ,kita makan malam sama-sama ,kalian mengerti ?" tanya kak Troy ,terlihat sunggingan di ujung bibi nya ,apa dia merencanakan sesuatu pada kami
"astaghfirullaahal'aziim....." aku beristighfar saat hasutan setan menggerogoti fikiran ku yang mendadak su udzon .
"emang kita hewan apa di kasih makan " gerutu Riswan
Allahu Akbar Allahu Akbar......
"Alhamdulillah ...." akhirnya suara adzan berkumandang tepat setelah acara di berhentikan .
Aku pun bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh ku dari hadast besar maupun kecil yang tak sengaja menempel di tubuh ku ,setelah itu aku pun berwudhu ,mensucikan diri sebelum menunaikan kewajiban ku .
Hanya ada beberapa saja yang menunaikan shalat di mushala sekolah ,dan itu dapat di hitung oleh jari .
Aku dan Riswan masih duduk setelah selesai shalat Maghrib ,dan memulai berzikir sedangkan Riswan bertadarus sambil menunggu waktu shalat isya.
Baru saja kami selesai shalat isya ,terdengar suara peluit ,kami yang mengerti pun segera bergegas menuju tempat yang di maksud para senior tadi .
"kenapa kalian datang paling terlambat ,darimana saja kalian?" tanya kak Ardi menatap tajam kami
"kami dari mushola kak,shalat ,zdikir dan tadarusan " jawab Riswan
"kalian fikir ini pesantren apa bisa berlama-lama di mushala, kalau gitu kenapa kalian tak masuk pesantren saja ,udah tahu gue bilang jangan ada yang telat " kak Ardi meninggikan suara nya alias ngebentak
sedangkan aku ,aku sudah mengepalkan tangan ku ,gemas sekali mendengar ocehan nya
"loh kok kakak nyolot gitu ,kami hanya menunaikan kewajiban kami sebagai muslim ,emang ada larangan nya seorang muslim gak boleh berlama-lama di mushola ,apalagi di mushola juga kita bukan nya diam tak melakukan apapun,dosa loh kak melarang orang beribadah ,apalagi sesama muslim " ucapan Riswan terhenti saat kak Troy menyalak , guguk kali ah...menyalak🤭
"berani jawab loe hah,itu pasti hanya akal-akalan loe aja biar bisa santai-santai "
"hey..... apa-apa kamu ini , dia benar kenapa kamu berlaku seperti itu, bapak juga berada di mushola dan melihat mereka melakukan apa yang mereka bilang tadi ,harusnya kalian mencontoh mereka bukan malah seperti ini, sudah-sudah lebih baik kita segera makan malam , sebelum kemalaman ,kalian mau melakukan jurit malam kan ?" pria paruh baya yang ku yakini bernama pak Saiful itu melerai
"awas kalian " kak Ardi dan kak Troy menatap kami dengan tajam
sedangkan senior yang lain nya pun hanya menatap kami sinis.
Saat kami sudah duduk berjajar dengan hanya beralaskan daun pisang ,mata kami semua terbelalak saat melihat makanan yang para senior sajikan di atas daun pisang
"alamak....."
"ya salam....."
"astaga ....."
"apa-apa an mereka itu ,emang mereka fikir kita ini apa ,harus makan beginian " geram Riswan menatap jijik makanan itu
Sama hal nya dengan teman-teman yang lain ,bahkan sampai ada yang mual sebelum memakan nya.
"keterlaluan "
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
Devon Archana
kalau aku mending pulang, daripada memakan makanan kotor...
2024-02-28
2
sakura girls
ihh ni apaan si kok seniornya kaya jhat gtu...dmn2 orientasi sewajarnya tau gk kya gini..mang skolah puny nenek moyang lu para kk senior..
2023-11-23
2
Josss
Josssss
2022-12-09
1