Akhirnya setelah dua hari kemarin aku di rumah tak mengerjakan apa pun ,aku kembali menginjakan kaki ku di sekolah SMA Nusa Bangsa .
Aku yang baru saja sampai langsung mendapatkan tatapan dari semua siswi di sini,entahlah apa maksud dari tatapan mereka itu ,yang jelas aku tak ingin ambil pusing ,setelah mobil papa jauh aku baru melangkahkan kaki ku melewati gerbang .
Setiap langkah selalu jadi sorotan orang-orang di sekitar ku , dan sungguh aku jadi merasa risih sendiri ,aku pun mencoba bersikap biasa saja dan terus berjalan menuju ruangan kelas ku yaitu kelas sepuluh D.
Hingga sampai lah aku di depan kelas bertuliskan X-D,aku menghirup udara banyak-banyak sebab sudah ada guru di dalam ,setelah mengetuk pintu dan guru pun mengizinkan masuk ,aku pun melenggang masuk namun sebelum nya aku diminta dulu untuk memperkenalkan diriku pada semua teman sekelas ku .
"namaku Adnan Gibran Gifhari, salam kenal semua nya " ucap ku dengan senyum tipis ku
"hai Adnaaaannn........." sapa semua teman sekelas ku termasuk Riswan ,ah.... anak itu kenapa pula tak kerumah dulu ,biasanya kan dia suka nyamperin dan berangkat bareng
"dan perkenalkan nama ibu ,ibu Fuji ,ibu wali kelas kalian , ya sudah sok atuh kamu duduk " ucap Bu Fuji , sepertinya ibu Fuji ini berdarah Sunda terdengar dari logat Sunda nya yang terdengar khas
"makasih Bu" aku pun segera berjalan ke arah Riswan yang menepuk kursi kosong di samping nya, bangku nya terletak di jajaran ke dua sebelah kiri dari pintu masuk ,astaga aku kembali sebangku dengan nya ,bosan sekali , dari zaman TK, SD, SMP dan kini SMA pun masih satu bangku ,tapi ya sudahlah , aku ikut saja ,seharusnya Riswan ini sudah jadi kakak kelas alias senior ku , aku jadi merasa lucu sendiri saat dia memanggil para senior dengan sebutan kak ,padahal usia nya sama dengan mereka.
"baiklah anak-anak, karena hari ini hari pertama kalian masuk maka kita akan melakukan sesi tanya jawab sebagai perkenalan diri, dan besok baru kita belajar ,dan nanti ibu akan bagikan jadwal pelajaran nya kalian catat ya" ucap Bu Fuji
"iya Bu" jawab seluruh teman ku
"baiklah ibu akan sebutkan satu-satu nama kalian , bagi yang nama nya ibu sebut angkat tangan " ucap Bu Fuji lagi
Satu persatu nama murid disebutkan hingga tiba giliran nama ku,aku kembali memperkenal kan nama ku berikut usia ,hingga akhirnya Bu Fuji menyudahi acara perkenalan nya .
Kami pun segera mencatat apa-apa saja kegiatan dan mata pelajaran untuk esok dan seterusnya,termasuk extra kulikuler yang wajib di ikuti setiap siswa dan siswi.
*
Jam sekolah telah selesai aku memutuskan untuk ke toilet dulu sebelum pulang ,bukan untuk buang hajat melainkan untuk menemui hantu penunggu toilet , karena dari pagi sampai saat ini tak kutemui satu pun hantu yang berkeliaran seperti biasa ,makanya berasa ada yang kurang jika aku tak bertemu atau melihat hantu .
Saat tengah berjalan mengikuti lorong sekolah yang menuju toilet ,aku melihat beberapa siswi berjalan juga ke arah toilet ,yang tentunya toilet perempuan.
Salah satu nya menengok ke arahku,dan melemparkan senyum ,aku hanya membalas nya dengan senyum biasa tanpa ingin berlama bertatap muka dengan siswi itu , entahlah rasa nya aku malas berurusan dengan yang namanya wanita ,bukan karena aku pernah patah hati,karena jangan kan patah hati berpacaran atau sekedar mengagumi lawan jenis pun aku tak pernah, hanya saja aku tak ingin mengikuti jejak papa ,yang katanya papa itu dulu playboy ,aku sangat menghargai dan menghormati mama,karena mama merupakan wanita yang baik dan lemah lembut,maka aku juga akan menghormati dan menghargai perempuan,sebagaimana aku menghormati mama .
Saat aku hendak memasuki toilet pria ,salah satu siswi itu memanggil ku
"hey.....tunggu...."
"saya...." tunjuk ku pada diri sendiri
"ya iya lah kamu ,siapa lagi emang nya " ucap nya
"ada apa ya?" tanya ku datar
"kenalan dong ,namaku Tya " dia mengulurkan tangan nya
"Adnan " ucap ku menangkup kan kedua tangan ku di depan d*da
"oh....i.ya ....salam kenal, aku di kelas sepuluh B ,kamu?" tanya nya seraya menarik kembali tangannya yang tak ku sentuh
"sepuluh D , ya sudah aku masuk dulu" aku pun segera masuk ke toilet , sungguh aku suka bingung dan kikuk jika berhadapan dengan perempuan ,mungkin karena aku yang tak pernah dekat dengan lawan jenis hingga aku tak nyaman jika berada di posisi saat ini.
Ketika aku masuk aroma amis bercampur bau karat langsung menusuk di indera penciuman ku , ku hirup dalam-dalam aroma nya ,lalu berucap
"aku lupa baca doa sebelum masuk toilet ,tapi kalau aku gak lupa mana mau penunggu di sini keluar dan menampakan dirinya" gumam ku
tuk tuk tuk
suara sesuatu seperti di ketuk
"jangan nakutin kak, sini dong keluar aku mau nanya sesuatu" ucap ku sambil berdiri di depan cermin wastafel
"apa yang mau kamu tanyakan "
"astaghfirullah......" aku terkesiap hingga menyentuh d*da ku
gimana gak kaget dia muncul secara tiba-tiba di hadapan ku dan dus bertengger di wastafel
"kenapa muncul nya di situ sih ,bikin kaget saja " seru ku seraya mendorong hantu laki-laki berseragam SMA usang itu hingga hantu itu jatuh dengan b*kong mencium lantai
"jangan kdrt juga dong,sakit tahu " ucap nya seraya meringis
"iya maaf , reflek tadi tangan ku,sini aku bantu bangun" aku menjulurkan tangan ku hendak membantu nya ,namun saat hantu itu hendak meraih tangan ku aku menarik kembali tangan ku ,kumasuk kan ke saku celana ku
"iiih.....nyebelin banget jadi manusia " hantu itu nampak kesal karena berhasil aku kerjain
"mau tanya apa ,nomer togel ?aku gak punya ya, kalau mau tanya begituan ke mbah Jambrong saja penunggu pohon asem di samping gedung ini Mbah Jambrong penghuni lama banget karena sudah ada sebelum tempat ini dijadikan TPU yang sekarang sudah jadi gedung sekolah,tapi Mbah Jambrong gak pernah keluar ,susah juga manggil nya " ucap nya lagi
"siapa juga yang mau nanya nomer togel , aku itu mau tanya kenapa hantu-hantu gak ada yang nongol dari pagi ,pada kemana mereka ?" tanya ku
"Oalah.......kirain mau nanya apa , mereka sedang mengadakan rapat tuh di kebun belakang sekolah " jawab nya
"rapat.....hantu juga ada rapat ,terus kenapa kakak tak ikut rapat?" tanya ku heran
"ehehehehe........ternyata kamu di sini cu.....nenek cariin dari tadi, dia bukan nya tak mau ikut rapat dengan hantu lain nya , tapi dia tak bisa keluar dari toilet ini ehehehehe....... " tutur nek Wewe muncul secara tiba-tiba
"nenek mau apa nyari in anak ini,terus kenapa nenek tahu aku gak bisa keluar dari sini?" tanya hantu laki-laki itu yang ku tahu nama nya Jejen
"bukan urusan mu" nek Wewe menatap tajam Jejen hingga Jejen bersembunyi di belakang ku
"jiiaah....ada ya hantu takut hantu" gumam ku
"ehehehehe......sudahlah cu....cepat keluar keluarga mu sudah menunggu ,katanya mereka ingin makan siang di luar ehehehehe......"
"ya sudah , kak Jejen aku pamit ya" ucap ku
"kamu tahu nama ku,aku kan gak ngasih tahu nama ku?" tanya nya
"jangan kan nama,alasan kenapa kamu meninggal dan kenapa kamu tak bisa keluar dari tempat ini pun aku tahu" sahutku lalu berlalu meninggalkan nya di toilet
ya setelah tadi nek Wewe mengatakan arwahnya tak bisa keluar dari toilet aku langsung bisa melihat jika ada salah satu barang milik nya yang tak sengaja tertimbun saat renovasi toilet ini setelah ditemukan jasad nya.
Aku tersenyum setelah melihat mobil papa di depan gerbang sekolah , sudah ada Riswan juga di sana,aku berjalan menghampiri mereka yang sudah menunggu dan melambaikan tangan nya pada ku ,namun langkah ku harus terhenti saat beberapa teman perempuan ku menghadang jalan ku.
"Adnan.....ini untuk mu" salah satu dari mereka memberikan coklat
"aku minta no ponsel mu ,boleh gak , sosial media mu juga " pinta satu nya
"maaf aku mau pulang " ucap ku tanpa menghiraukan mereka ,aku beralih ke samping mereka ,namun lagi-lagi langkah ku terhenti
"bagaimana kalau kita pulang bersama ?" tawar salah satu nya lagi
"maaf tapi itu keluarga ku sudah menunggu,permisi, assalammualaikum" ucap ku seraya pergi menjauh
"waalaikum salam........" sahut mereka bersama
aku menggelengkan kepalaku ,dengan tingkah mereka ,aku segera masuk ke dalam mobil mengabaikan tatapan mama,papa dan semua nya.
"udah jalan ,jangan ngeledikin " ucap ku
"siapa juga yang mau ledekin kakak, dasar GeEr..." cicit Ari
"khikhikhikhi..........mereka semua naksir kamu Gibran....." Tante Lasmi berceletuk di bagasi ,ia duduk berdesakan dengan nek Wewe sedangkan Wowo di atap mobil
"mama....." lirih Ari saat tak sengaja melihat bayangan kedua hantu itu di kaca spion kecil di atas kepala papa.
"gak apa-apa,ada kakak" aku segera memeluk Ari yang ketakutan ,sedangkan Riswan hanya diam dengan wajah nya yang tegang
"nyesel aku ikut kalian ,kenapa gak bareng papa saja sih tadi " lirih nya
"papa...? paman Haris ? apa kita akan makan siang bareng paman Haris juga " batin ku ,dahi ku pun berkerut
***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 165 Episodes
Comments
sakura girls
ahahaha /Chuckle//Chuckle/
2023-11-23
1
Zhu Ronk
lanjuut terua
2022-02-25
3
Zhu Ronk
kali2 boleh crazy up thor
2022-02-25
1