Episode 10 Luka

Kamar Nabila

Nabila duduk di meja riasnya dan terlihat termenung dengan tatapan yang sedih dan lesu. Lalu, dia membuka laci mejanya dan mengambil sebuah kota putih yang cantik. Nabila pun membuka kotak tersebut dan ternyata isi kotak itu adalah mutiara yang diselamatkan oleh Rafa ketika kejadian kecelakaan waktu itu.

"Apa semua ini salahku?" sambil melihat mutiara tersebut Nabila berbicara dengan nada yang sedih.

"Aku tidak tau kalau semuanya akan berakhir seperti ini." Ia terus berbicara sendiri sambil melihat mutiara itu.

"Tapi, aku tidak bisa membiarkanmu hilang begitu saja. Kau merupakan hadiah pertama yang diberikan Rafa untukku. Sama seperti Rafa aku tidak bisa membiarkanmu hilang dan pergi begitu saja. Tapi, sekarang kau ada di genggamanku. Tapi, Rafa yang pergi dariku." Sambil mengelus mutiara tersebut Nabila terus berucap sambil menangis.

"Apa karena kecelakaan itu Rafa tidak mengingatku lagi? apa dia membenciku? atau dia sengaja melupakanku aku atau bagaimana?" Nabila bertanya dan terlihat bingung.

"Tapi aku yakin Rafa tidak mungkin meninggalkanku begitu saja. Setidaknya dia pasti memberikanku sebuah alasan kenapa dia seperti itu. Dan aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi dengan Rafasetelah kecelakaan itu. Dan setelah aku pergi dari rumah sakit itu" Nabila pun berbicara dengan semangat yang menggebu gebu.

Flashback kafe kopi

"Tapi apakah kau sudah bertemu dengan Rafa setelah kejadian itu?" Salsa bertanya kepada Nabila.

"Setelah 4 tahun lamanya, aku akhirnya bertemu dengan Rafa lagi. Tepat didepan toko bungaku, tapi..." Nabila menggantungkan kalimatnya karena ia mengingat momen itu lagi.

"Tapi kenapa?" Salsa heran dan bingung.

"Dia tidak mengingatku dia bahkan tidak tau namaku. Aku awalnya tidak percaya atau aku pikir dia hanya berbohong kepadaku. Tapi, dia benar benar tidak mengingatku. Bahkan, setelah itu kami bertemu beberapa kali dia pun sama sekali tidak mengingatku." Nabila berbicara dengan nada yang lebih tinggi.

Salsa pun terkejut dan terdiam dengan perkataan yang disampaikan Nabila. Lalu, ia hanya bisa tersenyum yang dipaksakan dan wajah seperti menyembunyikan sesuatu.

"Apa kau tau apa yang terjadi setelah kecelakaan itu. Setelah aku pergi dari rumah sakit itu. Apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Rafa?" Nabila bertanya kepada Salsa

"Mungkin Rafa memang ingin melupakanmu dan ingin memulai kehidupan yang baru lagi." Salsa berkata dengan senyum kakunya.

Tapi Nabila masih tidak percaya dengan ucapan Salsa. Dia masih ragu, apakah benar seperti itu.

"Oiya, kami sudah pindah rumah ke daerah dekat sini. Mungkin kau akan sering bertemu aku ataupun Rafa. Aku berharap kamu bersikap biasa saja dan menjauhinya sebisa mungkin." Salsa mengatakan itu kepada Nabila karena mungkin Nabila belum tau.

"Kenapa aku harus menjauh darinya?" Tanya Nabila heran.

"Aku rasa Rafa juga tidak ingin mengingatmu lagi. Dan juga Rafa sudah melupakan masa lalunya kau juga berusaha lah untuk melupakanny. Agar kalian sama Sama bisa memulai kehidupan baru lagi." Kata Salsa.

"Apa! aku rasa itu tidak mungkin, kenapa dia tidak menjelaskannya dulu ke aku." Nabila tidak percaya dengan apa yang dikatakan Salsa.

Salsa tidak ingin percakapan ini semakin dalam dia tidak ingin kebohongannya terungkap. Salsa sengaja pura pura ada urusan dan pergi meninggalkan Nabila begitu saja.

Nabila pun tak percaya dengan ucapan Salsa tadi. Kalau Rafa memang sudah melupakan masa lalunya.

Restoran Bottega

Pukul 20:00

Rafa dan Luna sedang makan bersama disalah satu restoran. Rafa menepati janji yang dibuat oleh ayahnya untuk bertemu dengan Luna dan makan bersama. Namun, suasana mereka sangat kaku dan hening. Karena tidak nyaman dengan suasana ini Luna pun memulai obrolan diantara mereka.

"Kau tidak ingin mengatakan sesuatu tentang pertemuan kita yang sebelumnya batal?" sambil memotong steaknya Luna berbicara dengan Rafa.

"Maafkan aku atas kejadian itu aku tidak bermaksud untuk membatalkannya seperti itu." Rafa melihat Luna yang sama sekali tidak melihatnya.

"Apa kau pikir maaf saja cukup, kau sudah membuat malu keluargamu sendiri. Ayahmu bahkan meminta maaf kepada kami. Tetapi, apa yang kau lakukan kau hanya bersenang senang saja." Luna berhenti memotong steak nya dan melipat kedua tangannya di dada dan menyandarkan punggungnya.

"Lalu kenapa kau masih ingin bertemu denganku sekarang? kenapa tidak kau batalkan saja perjodohan ini? kau bahkan tidak menyukaiku kan." Tanya Rafa. Rafa pun tidak lagi melanjutkan makannya.

"Hahh... kau pikir aku melakukan ini karena keinginanku? aku rela melakukan ini demi ayahku, demi perusahaan ayahku, dan demi diriku sendiri." Kata Luna.

"Kalau begitu minta ayahmu batalkan perjodohan ini. Dan cari lah laki laki lain yang pantas denga mu." Rafa pun berucap dengan nada sedikit lebih tinggi.

"Tidak! perjodohan ini tetap akan berlanjut, tidak peduli apa kau menerimanya atau tidak." Luna menjawab dengan marah.

"Kau akan membuat keadaan semakin rumit saja. Aku, kau dan keluarga kita tidak akan senang melihat hubungan yang tidak harmonis ini. Sebelum terlambat mari kita batalkan perjodohan ini." Kata Rafa.

"Ahahah, kau berpikiran sangat kekanakan. Kau masih seperti anak kecil. Lalu, apa kau pikir kau akan bisa jadi penerus perusahaan ayahmu kelak jika perjodohan ini batal? Luna berucap dengan tertawa mengejek.

"Aku pasti bisa melakukannya sendiri, aku adalah penerus perusahaan ayahku. Jadi, aku pasti bisa melakukannya." Rafa terlihat kesal dengan ucapaan Luna tadi.

"Kalau begitu tunjukan pada ayahmu, buktikan dengan kerja kerasmu, dapatkan kepercayaan ayahmu itu. Dengan begitu kau bebas membuat keputusan apapun. Karena kekuasaan sudah ditanganmu." Luna menyuruh Rafa untuk menjadi seperti itu. baru jika dia bisa membatalkan perjodohan ini.

Setelah itu, Luna pun pergi dari hadapan Rafa. Ia masih terdiam dan masih mencerna perkataan Luna tadi. Dia bertekad untuk mendapatkan kekuasaan itu.

Rafa pun mengepalkan tanganngnya.

Jembatan

Disisi lain, Nabila sedang berdiri di jembatan dengan pemandangan kota yang indah. Karena tidak bisa tidur, Nabila memutuskan untuk mencari udara segar. Setelah bertemu dengan Salsa waktu di kafe kopi tadi membuat pikiran Nabila dipenuhi Rafa dan kejadian kejadian yang membuat kepalanya pusing.

"Aku ingin yang terbaik buat kita. Jika kau memang bukan jodohku, aku bisa merelakanmu dan bahagia bersama cewek lain. Tapi saat ini kau bahkan datang kembali ke kehidupanku membuat aku tak bisa melupakanmu begitu saja." Kata Nabila dengan mata berkaca kaca.

Disaat yang bersamaan Rafa pun pergi ke jembatan yang sama dengan Nabila. Ia ingin menenangkan pikirannya, dan jembatan ini tempat yang biasa dia kunjungi jika ada masalah. Karena berdiri disini, ditemani angin sepoi sangat membuat perasaanya damai.

"Owh Nabila kan?" Tanya Rafa tak percaya karena dia bertemu lagi dengan Nabila.

Nabila pun melihat kearah samping karena ada seseorang yang memanggil namanya dan dia terkejut karena ternyata itu Rafa.

"Rafa ... apa yang kau lakukan disini?" Nabila tidak menyangka kenapa disaat seperti ini, ia harus bertemu lagi dengan Rafa.

"Tak disangka kita akhir akhir ini sering bertemu ya." Kata Rafa tersenyum.

Nabila pun hanya bisa tersenyum kaku dan canggung.

"Hari ini aku ingin mencari udara segar, biasanya kalau lagi ada masalah atau lagi banyak sesuatu yang dipikirkan aku biasanya pergi kesini. Karena dari sini aku bisa melihat indahnya dunia dan bisa melupakan masalahku sejenak." Kata Rafa.

Kenapa harus sama denganku? kenapa ia harus melakukan apa yang aku lakukan juga? hal ini membuat aku semakin sulit melupakanmu Rafa.

Dan pada akhirnya mereka mengahabiskan waktu bersama di jembatan itu. Dengan pikiran masing masing, sambil melihat keindahan kota dari atas jembatan itu.

Takdir menentukan yang datang ke dalam hidup kita tapi hati yang memutuskan siapa yang hidup dalamnya.

Terpopuler

Comments

Sanny Rama

Sanny Rama

Lanjut up. Semangat terus kak.
Mampir juga ya
"CINTA KEMBARKU" sequel DUREN MANIS
"PENJAHIT HATI"
"MY INTROVERT MAN"
jangan lupa like, komen, rate bintang 5.

2020-09-11

0

rdj

rdj

like batas sini dlu kak ntar dilanjut lg

salam dari Rindu Senja dan Selingkuh

2020-08-30

0

Chayra K

Chayra K

semangat kk,aku nyicil baca😻

2020-08-29

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 Prolog
2 Episode 2 Nabila
3 Episode 3 Kisah di masa lalu
4 Episode 4 Perasaan ini
5 Episode 5 Pertemuan
6 Episode 6 Siapa dia sebenarnya
7 Episode 7 Hari yang indah
8 Episode 8 Dia
9 Episode 9 Bertemu Salsa
10 Episode 10 Luka
11 Episode 11 Berita baik
12 Episode 12 kunjungan
13 Episode 13 pesta
14 Episode 14 Senyum mu
15 Episode 15 Kesal
16 Episode 16 Ide Nabila
17 Episode 17 Kontrak Baru
18 Episode 18 Sedih
19 Episode 19 Kenangan (1)
20 Episode 20 Kenangan (2)
21 Episode 21 Mulai Bekerja
22 Episode 22 Bersama Rafa
23 Episode 23 Sesuatu
24 Episode 24 Gantungan
25 Episode 25 Lily
26 Episode 26 Rasa Bersalah
27 Episode 27 Teman Baru
28 Episode 28 Ternyata
29 Episode 29 Bantuan
30 Episode 30 Tak Disangka
31 Episode 31 Tidak Jadi
32 Episode 32 Persahabatan
33 Episode 33 hangout
34 Episode 34 Ketakutan
35 Episode 35 Rasa Sakit
36 Episode 36 Getaran Cinta
37 Episode 37 Pelukan
38 Episode 38 Hati Rafa
39 Episode 39 Nonton Film
40 Episode 40 Bersama Rafa
41 Episode 41 Perasaan Rafa (1)
42 Episode 42 Perasaan Rafa (2)
43 Episode 43 Mimpi
44 Episode 44 Obat Apa Itu?
45 Episode 45 Mulai Mencari Tau
46 Episode 46 Siapa?
47 Episode 47 Ingin menjauh
48 Episode 48 Selalu Rafa
49 Episode 49 Jahil
50 Episode 50 Misterius
51 Episode 51 Mantan
52 Episode 52 Mengejutkan
53 Episode 53 Hadiah
54 Episode 54 Ungkapan Hati
55 Episode 55 Bertemu Erick
56 Episode 56 Bertemu Luna
57 Episode 57 Kecemasan
58 Episode 58 Rencana jahat
59 Episode 59 Kecurigaan Tasya
60 Episode 60 Perdebatan
61 Episode 61 Balas membalas
62 Episode 62 Berbagi cerita
63 Episode 63 Memulai aksi
64 Episode 64 Hukuman
65 Episode 65 First Kiss
66 Episode 66 Kenyamanan
67 Episode 67 Mengetahui niat jahat
68 Episode 68 Bersiap Pergi
69 Episode 69 Keributan di Mobil
70 Episode 70 Tiba di pantai
71 Episode 71 Di Pantai
72 Episode 72 Kiss (2)
73 Episode 73 Rencana Gagal
74 Episode 74 Kedatangan Luna
75 Episode 75 Kedatangan Luna (2)
76 Episode 76 Kesalah Pahaman
77 Episode 77 Bersikap Dingin
78 Episode 78 Meluruskan kesalah pahaman
79 Episode 79 Pikiran Nabila saat ini
80 Episode 80 Kebenaran yang diketahui Arina
81 Episode 81 Kebenaran yang diketahui Arina (2)
82 Episode 82 Hadiah Dari Rafa
83 Episode 83 Kemarahan Luna
84 Episode 84 Perasaan Nabila yang tersakiti
85 Episode 85 Ancaman Randi
86 Episode 86 Menjauh dari Nabila
87 Episode 87 Keberanian Tasya
88 Episode 88 Terungkap
89 Episode 89 Rencana Baru
90 Episode 90 Malam yang kelam
91 Episode 91 Kejutan yang menyakitkan
92 Episode 92 Malam yang menyakitkan
93 Episode 93 Ungkapan perasaan Randi
94 Episode 94 Jadi pacar Rafa
Episodes

Updated 94 Episodes

1
Episode 1 Prolog
2
Episode 2 Nabila
3
Episode 3 Kisah di masa lalu
4
Episode 4 Perasaan ini
5
Episode 5 Pertemuan
6
Episode 6 Siapa dia sebenarnya
7
Episode 7 Hari yang indah
8
Episode 8 Dia
9
Episode 9 Bertemu Salsa
10
Episode 10 Luka
11
Episode 11 Berita baik
12
Episode 12 kunjungan
13
Episode 13 pesta
14
Episode 14 Senyum mu
15
Episode 15 Kesal
16
Episode 16 Ide Nabila
17
Episode 17 Kontrak Baru
18
Episode 18 Sedih
19
Episode 19 Kenangan (1)
20
Episode 20 Kenangan (2)
21
Episode 21 Mulai Bekerja
22
Episode 22 Bersama Rafa
23
Episode 23 Sesuatu
24
Episode 24 Gantungan
25
Episode 25 Lily
26
Episode 26 Rasa Bersalah
27
Episode 27 Teman Baru
28
Episode 28 Ternyata
29
Episode 29 Bantuan
30
Episode 30 Tak Disangka
31
Episode 31 Tidak Jadi
32
Episode 32 Persahabatan
33
Episode 33 hangout
34
Episode 34 Ketakutan
35
Episode 35 Rasa Sakit
36
Episode 36 Getaran Cinta
37
Episode 37 Pelukan
38
Episode 38 Hati Rafa
39
Episode 39 Nonton Film
40
Episode 40 Bersama Rafa
41
Episode 41 Perasaan Rafa (1)
42
Episode 42 Perasaan Rafa (2)
43
Episode 43 Mimpi
44
Episode 44 Obat Apa Itu?
45
Episode 45 Mulai Mencari Tau
46
Episode 46 Siapa?
47
Episode 47 Ingin menjauh
48
Episode 48 Selalu Rafa
49
Episode 49 Jahil
50
Episode 50 Misterius
51
Episode 51 Mantan
52
Episode 52 Mengejutkan
53
Episode 53 Hadiah
54
Episode 54 Ungkapan Hati
55
Episode 55 Bertemu Erick
56
Episode 56 Bertemu Luna
57
Episode 57 Kecemasan
58
Episode 58 Rencana jahat
59
Episode 59 Kecurigaan Tasya
60
Episode 60 Perdebatan
61
Episode 61 Balas membalas
62
Episode 62 Berbagi cerita
63
Episode 63 Memulai aksi
64
Episode 64 Hukuman
65
Episode 65 First Kiss
66
Episode 66 Kenyamanan
67
Episode 67 Mengetahui niat jahat
68
Episode 68 Bersiap Pergi
69
Episode 69 Keributan di Mobil
70
Episode 70 Tiba di pantai
71
Episode 71 Di Pantai
72
Episode 72 Kiss (2)
73
Episode 73 Rencana Gagal
74
Episode 74 Kedatangan Luna
75
Episode 75 Kedatangan Luna (2)
76
Episode 76 Kesalah Pahaman
77
Episode 77 Bersikap Dingin
78
Episode 78 Meluruskan kesalah pahaman
79
Episode 79 Pikiran Nabila saat ini
80
Episode 80 Kebenaran yang diketahui Arina
81
Episode 81 Kebenaran yang diketahui Arina (2)
82
Episode 82 Hadiah Dari Rafa
83
Episode 83 Kemarahan Luna
84
Episode 84 Perasaan Nabila yang tersakiti
85
Episode 85 Ancaman Randi
86
Episode 86 Menjauh dari Nabila
87
Episode 87 Keberanian Tasya
88
Episode 88 Terungkap
89
Episode 89 Rencana Baru
90
Episode 90 Malam yang kelam
91
Episode 91 Kejutan yang menyakitkan
92
Episode 92 Malam yang menyakitkan
93
Episode 93 Ungkapan perasaan Randi
94
Episode 94 Jadi pacar Rafa

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!