Masih memakai setelan jasnya berjalan dengan langkah cepat menelusuri rumah Hana. Hingga duduk seorang diri di gazebo samping rumah terbesar di desa itu.
"Jono!! Jono!! Jono!!" seorang pemuda terdengar memanggil namanya.
"Aku sini..." ucapnya tengah berbaring di kursi panjang yang terbuat dari kayu jati.
Kevin melangkah dengan cepat, menatap tuannya yang masih memakai setelan jas, matanya menelisik, cincin emas terselip di jari manisnya.
"Kamu menikahi Hana...?" tanyanya memelas.
"Salah, dia yang menikahiku, bukan aku yang menikahinya. Kelvin, jangan katakan ini pada Joseph, jika tidak, dia akan mengadakan resepsi pernikahan besar-besaran. Mau taruh dimana murkaku, seorang Jonathan Northan berakhir menikah dengan wanita kursi roda..." gumamnya menatap ke langit-langit, gazebo tersebut.
"Mukamu tetap taruh di kepala, jangan di dengkul... aku patah hati..." ucap Kelvin, duduk di lantai, punggungnya menyender di kursi kayu.
"Kamu menyukai Hana, kenapa bukan kamu saja yang menikah dengannya!? Kenapa harus aku?" Jono memperlihatkan raut wajah yang bagaikan ingin menangis mengingat janji suci yang diucapkannya tadi pagi sebelum matahari terbit.
"Kenapa bukan aku?" Kelvin mengulangi kata-kata Jono, terpaku seorang diri mulai berfikir."Tuan ingin lepas dari jeratan pernikahan bukan? Aku ada ide..."
"Apa?" Jono mulai bangkit terlihat antusias.
"Berikan Hana minuman berakohol atau obat tidur. Nanti aku juga akan meminum minuman berakohol, masuk ke kamarmu. Tunggu satu jam, kemudian panggil warga, juga juragan Dirga. Katakan ada suara pria di kamar Hana, dobrak pintunya, maka kamu dapat bebas, bercerai dengan Hana dan aku yang menikahinya..." ucapnya penuh kesungguhan.
"Dobrak? Tapi, kenapa jadi seperti adegan dengan aku suami teraniaya yang memergoki perselingkuhan istrinya!?" gumam Jono.
"Itulah intinya, aku akan masuk ke kamar kalian, membobol gawang istrimu, memberikan bibitku sebanyak-banyaknya. Setelah itu bertanggung jawab dengan menikahinya. Kalian tinggal bercerai... beres..." usulan dengan penuh raut wajah antusias dari Kelvin.
Jono mengepalkan tangannya, membayangkan semua imajinasi liarnya tentang Hana berubah. Menjadi Kelvin yang melakukannya, berhubungan layaknya suami-istri, meracau penuh kepuasan.
Kelvin yang ada dalam imajinasi tingkat tingginya, mencium kening Hana diatas tempat tidur yang berantakan mengecup sekilas bibir original yang telah dimiliki seorang Kelvin.'Terimakasih, Hana...aku mencintaimu...' kembali menggerakkan tubuh tidak berdaya di bawah kungkungannya.
"Tidak!!" teriak Jono tiba-tiba.
"Kenapa tidak? Itu cara paling praktis, aku berjanji perlahan akan membuat Hana menyukaiku..." kata-kata dari mulut Kelvin menatap ke arah majikannya.
Jono berfikir sejenak, hingga satu alasan keluar dari mulutnya,"Ha... Hana sudah seperti saudaraku sendiri. Aku tidak akan membiarkannya menikah dengan pria sembarangan,"
"Kita saling mengenal dari SMU, ibuku orang yang supel akan menyukai siapa saja, asalkan sifatnya baik. Berasal dari keluarga kalangan menengah keatas, punya pekerjaan tetap, pendidikan terakhir S2 di universitas terkemuka, menyukai video 21+ tapi tipikal pria yang setia. Hobi, menjadi bucin, aku adalah calon ipar yang baik. Percayalah setelah aku menidurinya, aku akan membahagiakannya," ocehannya mengatakan semua kelebihannya.
Kelvin memang benar, tidak bisa terbantahkan, pria humoris yang ramah dan serba bisa. Mungkin jika Jono memiliki adik perempuan, akan didekatkannya dengan Kelvin.
Tapi bagaimana dengan Hana, yang katanya hanya bagaikan saudara oleh Jono? Apa dirinya akan menyerahkan kebahagiaan seorang Hana pada Kelvin?
Jono berfikir lebih banyak lagi, mencari alasan masih tidak rela tubuh istrinya yang tidak tersentuh dijamah Kelvin,"A...aku..." ucapnya gelagapan.
"Kamu apa? Kamu menyukai Hana?" tanya Kelvin mendekat, menatap sinis.
"Ti... ti...tidak!! Aku membencinya, karena itu aku tidak ingin dia bahagia..." ucapnya melangkah pergi dengan cepat, setelah membuat alasan asal.
"Dasar plin-plan..." cibir Kelvin merogoh sakunya, mengambil handphone murah yang dibelinya beberapa bulan lalu. Menghubungi bos besar yang akan memberinya banyak komisi.
"Halo, tuan..." ucapnya setelah panggilannya tersambung.
"Kelvin? Ada apa?" tanya seseorang yang mulai meminum secangkir teh.
"Tuan Nathan menikah dengan gadis desa..." ucap Kelvin tertawa. Usai menggoda Jono, untuk mengakui perasaannya.
Menyukai Hana? Tentu saja, namun lama-kelamaan hanya kagum bagaikan sahabat. Lebih senang menggoda Jono dengan mengatakan terang-terangan dirinya menyukai Hana.
"Apa dia menyukainya? Itu bagus, Angel sudah kembali, jangan biarkan Nathan bertemu dengan Angel," ucapnya, meraih garpu kecil hendak memakan cheese cake.
"Nathan sangat menyukainya, tapi sampai sekarang masih menolak kehadiran istrinya. Cantik, pintar, baik, tidak ada yang kurang, hanya saja dia duduk di kursi roda. Tidak dapat berjalan," jelas Kelvin mulai duduk di kursi kayu jati, berbaring disana.
"Si bocah sombong, bodoh memang lebih mementingkan egonya dan keras kepala," Joseph tersenyum dalam private room sebuah cafe."Awasi, dia jangan sampai ketahuan, buat dia tidak dapat keluar dari desa, dan bertemu dengan Angel lagi..."
"Baik, tapi tuan berani memberiku bonus berapa? Jangan lupa aku sudah mengkhianati tuan Nathan," ucapnya tersenyum.
"Gajimu aku tambah 10.000 perbulannya," kata-kata yang sejatinya hanya candaan keluar dari mulut Joseph.
"Aku akan mengatakan pada Nathan, Angel sudah kembali. Lalu saat Nathan pergi ke kota, aku akan menghamili istri wanita desanya, yang cantik!" komat-kamit dengan lancar mulut Kelvin mengancam Joseph.
"Mobilku yang aku beli tahun kemarin, terima atau tolak?" tanyanya.
"Si cantik berwarna kuning? Deal, aku mau!!" jawaban Kelvin antusias.
"Pastikan, adik iparku hamil secepatnya. Sebelum Angel kembali ke dalam kehidupan Nathan..." ucapnya mematikan panggilan.
Joseph, itulah namanya, kakak kandung Nathan. Selalu ada hand sanitizer di sakunya. Seorang pemuda berwajah rupawan sedikit mirip dengan sang adik. Pacar? Jangankan pacar, menyentuh wanita pun enggan. Memiliki gangguan kecemasan berlebihan pada kuman atau bakteri dan virus dengan istilah lainnya Mysophobiya.
"Minggir!!" Angel yang telah mencari di rumah Joseph menerobos masuk ke dalam private room cafe.
"Jangan ribut, biarkan dia masuk," ucap Joseph kembali meminum secangkir teh di atas mejanya.
Angel tersenyum, segera masuk dengan cepat, duduk tanpa dipersilahkan di hadapan Joseph.
"Apa kabar, aku..." kata-kata Angel terpotong, Joseph mengeluarkan maskernya, menutupi sebagian wajah rupawannya.
"Penyakit seksu*l dapat menular lewat udara atau tidak, aku tidak dapat memastikannya. Jangan mencoba dekat-dekat denganku," ucapnya masih dengan mulut dan hidung tertutup masker.
"Penyakit seksu*l? Aku tidak memiliki penyakit seksu*l!!" bentak Angel.
"Siapa yang tau. Bukannya kamu berhubungan dengan beberapa fotografer, dan model pria ternama," Joseph menyemprotkan hand sanitizer pada kedua tangannya sendiri.
Angel mengepalkan tangannya, berusaha untuk bersabar,"Kenapa kamu tidak pernah mau menerimaku, aku sudah menjadi 10 besar model ternama. Karierku bagus, wajahku cantik, apa yang kurang!?" bentaknya.
"Selain hati, juga itu," Joseph menunjuk dari jauh pangkal paha Angel."Aku tidak bisa menyentuh wanita yang sudah dimasuki banyak pria. Entah berapa jenis penyakit berada disana, berapa juta virus dan bakteri penyebar penyakit di rahimmu,"
"Jadi aku hanya dapat menyentuh wanita yang belum tercemar pria lain. Menjadikannya milikku, kemudian mengurungnya, agar seumur hidupnya hanya boleh dan dapat disentuh olehku..." jelasnya.
"Itu hanya alasanmu kan!? Jika ini keputusanmu, aku akan menikahi Nathan!!" Angel meninggikan intonasi suaranya, meninggalkan ruangan.
Joseph kembali melepas maskernya, menatap kepergian Angel, menghela napas kasar,"Inilah salah satu alasan kenapa aku membuat taruhan dengan Nathan, selain sifat kejam bocah itu. Agar dia tidak menikahi wanita sepertimu, salah dalam pergaulan. Jika harus tinggal dengan adik ipar yang disentuh banyak pria, hidupku akan sengsara..." kata-kata yang terucap dari seorang pengidap Mysophobiya.
Bersambung
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 51 Episodes
Comments
Misschery
makin seru nich.....
2022-10-15
1
Misschery
ooo. begitu rupanya....
kaka bang jono asyik juga....
2022-10-15
1
Ilan Irliana
iicchh...knp babang Josh g m Hanna z si y...sm2 msh ori..hihi...bibir'y pun blm trsntuh m para ciwi2..
2022-10-08
1