Kelima orang lain yang tiba-tiba mendengar teriakan dari temannya itu sedikit terkejut karena saking kerasnya dia berteriak. Mereka sedikit membuka celah yang dengan cepat Ling Tian manfaatkan kesempatan itu untuk melancarkan jurus pedangnya.
Duar!
Ledakan terjadi saat tiba-tiba jurus Ling Tian dihadang oleh pemimpin bandit yang tiba-tiba sudah muncul dihadapannya dengan pedang terhunus.
"Kau ternyata cukup kuat bocah! Aku tidak akan mengampunimu karena telah mempermalukanku!" ucap pemimpin bandit dengan geram lalu melesat menyerang Ling Tian.
Swush...
Trank!
Duarr!
Krak!
Ledakan kembali bergema saat kedua pedang saling bertabrakan. Pedang pemimpin bandit itu retak dan bisa hancur kapan saja. Meskipun kualitas pedang yang Ling Tian miliki berada jauh dibawah milik sang pemimpin bandit, namun ketajaman dan kekuatan pedang itu terletak dari siapa yang menggunakannya.
Pemimpin bandit dengan cepat mundur untuk menjaga jarak dan memerintahkan anak buahnya untuk menghadang laju Ling Tian yang sepertinya ingin memberikan serangan susulan.
Sang pemimpin bandit melihat pedangnya yang retak dengan nanar.
'Oh tidak! Pedangkuuuu..' batinnya berteriak dengan hati berdarah-darah.
Pemimpin bandit melihat Ling Tian yang sedang memainkan pedangnya dengan sangat indah lagi lincah itu dengan tatapan kebencian.
"Bocah bangs*t! Aku pasti akan membunuhmu hari ini juga!" ucapnya lirih dengan geram dan hati penuh kebencian.
Setelah menyimpan pedang kesayangannya yang hampir hancur itu dan menggantinya dengan pedang yang lain, pemimpin bandit itu lalu bergabung dengan kelima anak buahnya yang diikuti oleh kedua pria dan wanita yang sebelumnya terluka untuk menjatuhkan Ling Tian.
Kedelapan bandit itu menyerang Ling Tian dengan sebuah formasi penyerangan. Meski dengan menggunakan senjata yang berbeda-beda, nyatanya mereka begitu kompak. Jika yang dilawan bukan Ling Tian, sudah dipastikan orang itu akan terbunuh meski memiliki kekuatan Ranah Raja Puncak sekalipun.
'Formasi penyerangan yang men…
Ling Tian
Rampok Yang Dirampok
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 539 Episodes
Comments
Mamat Stone
615
2024-08-27
0
Mamat Stone
614
2024-08-27
0
Maridja Aja
mantul cuy
2023-12-28
5