Sementara Ling Lianhua tidak langsung menjawab pertanyaan Ling Tian. Saat ini dia sangat terharu dengan apa yang Ling Tian rencanakan untuknya. Dia mengira selama beberapa hari yang lalu dengan Ling Tian tidak memperhatikannya menganggap Ling Tian mungkin sudah lupa akan dirinya. Ternyata dugaannya itu semuanya salah! Ling Tian tidak pernah seperti itu. Mata Ling Lian berkaca-kaca dan bisa pecah kapan saja.
Dengan cepat dia memeluk Ling Tian dengan sangat erat seolah tidak ingin ditinggalkan walau hanya satu detikpun dan tumpahlah air matanya yang tidak lagi bisa terbendung.
"Kakak.. Aku.. Hiks.. Hiks.."
Ling Tian yang mendapati dirinya dipeluk dan melihat tangisan Ling Lianhua tentu sangatlah terkejut. Dengan sigap dia membalas pelukannya dan mengelus lembut ujung kepala dan punggung Ling Lianhua.
"Heii.. Kenapa Hua'erku menangis? Cup-cup.. Sudah-sudah! Jangan bersedih lagi! Kakak ada disini temanimu! Kakak tidak akan pernah melupakan Hua'er. Kakak akam ada untuk Hua'er!" kata Ling Tian dengan lembut dan penuh kasih sayang.
Ling Lianhua tidak menanggapi ucapan Ling Tian, dia hanya terus memeluk Ling Tian dengan sangat erat dan terus menangis menumpahkan segala rasa yang bergejolak dalam dadanya. Rasa lelah, khawatir, ingin memiliki, sakit, rindu, tak berdaya dan cinta Ling Lianhua keluarkan semua dalam bentuk tangisannya ini.
Ling Tian hanya membiarkan Ling Lianhua menangis dipelukannya. Hingga perlahan tangis itu semakin pelan, pelan dan semakin lirih, dan akhirnya berhenti sepenuhnya. Ling Lianhua sampai tertidur dipelukan Ling Tian karena saking lelahnya menahan beban berat yang selama ini dia tanggung.
Sementara Ling Tian tetap tidak bergerak dan tidak melakukan apapun kecuali terus mengelus lembut pucuk kepala Ling Lianhua. Ling Tian sebenarnya tahu dengan apa yang sedang Ling Lianhua rasakan. Hanya saja Ling Tian harus menjadi lebih kuat dahulu kemudian menjalankan tugas dari gurunya.
Perasaan cinta dan sayang Lianhua tentu tidak akan Ling Tian biarkan begitu…
Ling Tian
Permintaan Ling Lianhua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 539 Episodes
Comments
Mamat Stone
745
2024-08-26
0
Mamat Stone
744
2024-08-26
0
wong agung
waduh, bisa berabe nech,
2024-05-13
2