"Eh?.."
Ling Tian merasa pernah mendengar kata-kata yang diucapkan oleh Tetua Pertama Klan Lian tersebut namun dia lupa dimana mendengarnya. Dia lalu tertawa karena melihat tingkah konyol Tetua tersebut yang tersedak ludahnya sendri saat tertawa.
"Minum dulu tua bangka! Minum!" ujar Ling Tian mengejek.
"Sialan kau!" teriak Tetua Pertama menanggapi.
Ling Tian hanya tertawa terkekeh melihat wajah para Tetua dari Klan Lian itu yang memasang wajah muram. Dia lalu turun dari atas langit dan menapakkan kaki diatas tanah. Ketiga Tetua itu juga mengikuti karena takut Ling Tian menyerang mendadak Tetua Ketujuh yang sedang memulihkan luka dibantu oleh Tetua Keenam.
Ling Tian berjalan mendekati kelima Tetua tersebut dengan tenang.
"Aku bertanya sekali lagi sebelum kesabaranku benar-benar habis, mengapa kalian ingin sekali membunuhku? Salah apakah diriku ini dan apakah aku pernah menyinggung kalian?"" tanya Ling Tian.
"Cih! Sombong sekali kau bocah! Bahkan sampai mati pun aku tidak akan menjawab pertanyaanmu itu!" jawab Tetua Pertama Klan Lian.
"Haihh.. Apa orang-orang dari Klan Lian selalu seperti kalian? Baiklah.. Dengan terpaksa aku akan menghabisi kalian!" ujar Ling Tian dengan menghela nafas panjang.
Ling Tian mengeluarkan aura kekuatan penuhnya bersamaan dengan aura membunuh yang sangat pekat. Domain pedang juga Ling Tian ciptakan dan mengunci kelima Tetua dari Klan Lian.
Niat pedang juga meledak dengan gila dari tubuh Ling Tian. Tidak! Itu bukan niat pedang! Itu adalah pemahaman tertinggi seorang pendekar pedang di Benua Langit! Jiwa Pedang! Udara disekitar menjadi terasa sangat tajam dan sewaktu-waktu bisa melukai siapapun yang ada didalam domain pedang Ling Tian.
Kelima Tetua Klan Lian menjadi pucat saat merasakan tekanan yang bahkan lebih kuat dari Leluhur Klan Lian sekalipun. Wajah Tetua Pertama menjadi seputih kertas dan terlihat lebih tua beberapa puluh tahun lamanya.
Keringat dingin segera membanjiri punggung kelima Tetua Klan Lian ketika mereka merasakan udara di…
Ling Tian
Ling Tian Vs Para Tetua Klan Lian 3
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 539 Episodes
Comments
Mamat Stone
/Determined//Determined//Determined//Determined//Determined/
2024-08-26
0
Mamat Stone
Untung bukan telor Patriak pecah
/Tongue//Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
2024-08-26
0
Supar Ahmadi Montha
jgn kan giok bawahanmu yg pecah giok km pun lagi sebentar akan hacur bersamu seluruh klanmu
2024-08-05
0