BAB Ketiga

Aku dan Kak Rafi sudah siap untuk berangkat ke Korea, kami berpamitan kepada Papi dan Mami.

" Kami berangkat ya Mi, Pi " pamit Kak Rafi lalu mencium punggung tangan Papi dan Mami begitu juga denganku

" Selamat bersenang-senang ya sayang, hati-hati dijalan " sahut Mami

" Kemana Rafa Mi? Kenapa dia tidak kelihatan? " tanyaku yang tidak melihat Rafa sejak ia menyampaikan pesan di kamar tadi

" Iya, kemana anak itu? " tanya Mami juga yang tidak tau entah kemana perginya Rafa saat Kakak dan Kakak iparnya akan berpamitan

" Sudahlah, mungkin dia ada urusan. Berangkatlah Rafi, Resha nanti terlambat " suruh Papi yang tidak menggubris tidakberadaannya Rafa disana

" Iya Pi, kami berangkat ya " pamit Kak Rafi lagi

" Dah sayang, pulang bawa kabar baik ya " kata Mami setengah berteriak sambil terus melambaikan tangannya kearahku dan Kak Rafi yang sudah pergi menjauh

" Sudah Mi, ayo masuk " ajak Papi

****

****

~ RAFA POV ~

" Maafin Rafa Kak, tidak mengantar kepergian kakak dan Resha. Rafa tidak akan sanggup melihat kalian bahagia seperti itu " batinku sedih

Apa yang harus kulakukan sekarang, aku sama sekali tidak menyangka akan seperti ini. Kenapa aku begitu pengecut, tidak pernah bisa mengungkapkan perasaanku dari dulu. Sekarang kamu sudah menjadi milik orang lain, dia kakakku sendiri. Aku harus bagaimana?

" Aaaaaaaaaaakkhh " teriakku dengan kencang

Papi dan Mami langsung menuju ke kamarku karena mendengar teriakanku.

" Rafa, ada apa Nak? " tanya Mami setelah masuk ke kamar

" Rafa tidak apa-apa Mi, cuma bermimpi buruk " jawabku asal agar Papi dan Mami tidak bertanya lebih lanjut

" Ya sudah, itu cuma mimpi. Kamu lanjut tidur lagi ya " kata Mami menenangkanku

" Iya Mi, maaf mengganggu " kataku dengan raut sedih

" Tidak apa-apa sayang, kalau ada apa-apa kamu cerita sama Mami dan Papi ya, jangan dipendam sendiri " kata Mami lalu keluar dari kamarku

" Maafin Rafa Mi, Rafa tidak bisa cerita sama kalian " batinku

Akhirnya aku memutuskan keluar sebentar untuk mencari udara segar, terlalu banyak bayang-bayang kebersamaan antara Kak Rafi dan Resha yang kulihat semenjak mereka menikah beberapa hari yang lalu.

" Rafa " panggil seorang teman yang melihatku duduk ditepi jalan

Kudongakkan kepalaku untuk melihat siapa yang memanggilku barusan, ternyata dia adalah Rasya teman SMA-ku dulu. Kami tidak bertemu semenjak lulus SMA karena dia melanjutkan kuliahnya di Luar Negeri.

" Ini benar kamu Fa? " tanya Rasya masih tak percaya

" Iya Sya, ini aku Rafa. Kamu apa kabar? " tanyaku pada teman lamaku

" Aku baik Fa, kamu bagaimana? Baik-baik saja kan? " tanya Rasya balik

" Tidak sepenuhnya baik, kapan kamu balik kesini? " tanyaku lagi

" Aku baru balik kemarin, apa maksud kamu Fa? Memangnya ada apa denganmu? " tanya Rasya penasaran

Aku pun menceritakan tentang pertemananku dengan Resha, hingga ia menikah dengan kakakku. Aku merasa lega karena sudah menceritakannya pada orang yang kupercaya bisa menjaga rahasiaku. Kami berteman baik saat sekolah dulu, Rasya termasuk anak yang pintar, baik, dan mudah bergaul.

Awal pertemananku dengan Rasya yaitu ketika aku bolos sekolah dan bertemu Rasya yang saat itu baru mendaftar sebagai murid baru, dia bertanya padaku dimana sekolah yang akan dia masuki saat itu.

Dia mempunyai banyak teman, tapi yang selalu ia ajak bermain dan bercanda bersama hanya aku. Dia menyukaiku karena sifatku yang ceria di sekolah dan tak aneh-aneh. Waktu pertama kali aku bertemu Rasya adalah pertama kalinya juga aku bolos dari jam pelajaran. Entah kenapa saat itu aku merasa sangat bosan dan ingin sekali bolos kelas, mungkin ini yang namanya takdir sehingga aku dipertemukan dengan temanku Rasya yang sudah kuanggap seperti saudara sendiri.

Rasya melihatku dengan tatapan merasa iba, aku tidak suka dengan tatapan itu. Karena itu hanya akan membuatku semakin terpuruk mengingat betapa pengecutnya aku selama ini.

" Tolong jangan melihatku seperti itu Sya " pintaku pada Rasya

" Maaf Fa, aku tidak bermaksud. Lalu bagaimana sekarang? Apa yang akan kamu lakukan selanjutnya? " tanya Rasya

" Aku harus mencari Apartement Sya, aku ingin tinggal sendiri " pintaku lagi

" Terus setelah kamu mendapat Apartement, apa yang akan lakukan? Bukankah sekarang kamu sudah lulus kuliah? " lanjut Rasya

" Aku belum tau, mungkin Orang tuaku akan memintaku bekerja di Perusahaan mereka, sedangkan disana ada Kakakku yang bekerja sebagai Direktur. Entahlah aku belum memikirkannya " kataku membuang napas

" Bagaimana kalau kamu bergabung denganku di Perusahaan? " tanya Rasya menawarkan pekerjaan untukku

" Aku tidak mau bekerja di Perusahaan Orang tuamu Sya " pintaku entah yang keberapa kali

" Siapa bilang itu Perusahaan Orang tuaku, itu Perusahaanku sendiri yang baru kurintis selama aku kuliah di Luar Negeri " lanjut Rasya menjelaskan

" Kamu merintis Perusahaan saat kamu kuliah di Luar Negeri? Bagaimana kamu mengaturnya? " tanyaku yang mulai tertarik

" Aku menyerahkannya kepada orang kepercayaanku disini, dia melaporkan setiap detail yang terjadi di Perusahaan dan kupantau terus dari sana " lanjut Rasya mulai meyakinkanku

" Pasti sekarang Perusahaanmu sudah besar ya? " tanyaku lagi

" Belum juga, kalau kamu tertarik kita bisa membaginya menjadi dua, masing-masing dari kita memegang saham Perusahaan 50%. Bagaimana Fa? Kamu setuju kan untuk bergabung denganku? " tanya Rasya penuh harap

" Akan kucoba membicarakannya dengan Orang tuaku dulu, semoga saja mereka mengizinkanku memegang setengah dari Perusahaanmu " kataku dengan harapan yang besar

" Oke, kabari aku kalau kamu sudah diizinkan ya. Aku pergi dulu kalau begitu " pamit Rasya lalu masuk ke mobilnya dan pergi meninggalkanku yang masih duduk dibangku pinggir jalan

" Semoga Papi dan Mami mengizinkanku melakukan ini " batinku

****

****

~ RESHA POV ~

" Wah, pemandangannya indah sekali Kak dari sini " kataku setelah kami sampai di Hotel yang sudah dipesankan oleh Mami

" Iya Sha, kamu suka? " tanya Kak Rafi

" Suka banget Kak, makasih ya " kataku tak memalingkan pandanganku dari pemandangan yang kunikmati keindahannya

Kami sampai di Korea malam hari sekitar pukul 01.00 dini hari, lalu bergegas ke Hotel karena sudah sangat lelah. Kubaringkan badanku diatas tempat tidur disusul dengan Kak Rafi yang juga mengikuti berbaring disampingku.

" Mandi dulu Sha, setelah itu baru tidur " kata Kak Rafi lalu beranjak meninggalkanku ke kamar mandi duluan

" Iya, Kak Rafi dulu aja yang mandi. Resha masih pengin baring " kataku lalu memejamkan mata

****

" Sha, Resha, mandi dulu gih " suruh Kak Rafi sambil terus menggoyangkan badanku untuk segera beranjak dari tempat tidur

" Iya Kak, aduh Resha udah ngantuk banget Kak. Tidak usah mandi ya Kak, kan udah mandi di rumah " pintaku dengan alasan yang kubuat supaya diperbolehkan tidak mandi untuk malam ini

" Resha " panggil Kak Rafi lagi

" Ngantuk Kak "

" E e e e, kakak mau ngapain? " tanyaku pada Kak Rafi yang akan menggendongku dari tempat tidur

Kak Rafi menggendongku dan pergi ke kamar mandi, ia menurunkanku dengan pelan dan menyuruhku untuk segera mandi agar bisa segera beristirahat.

*****

*****

Selamat membaca kakak2 semua 😉

Jangan lupakan like, vote, dan rate-nya ya kak ☺️

Kasih komentar juga tidak apa-apa ☺️

Terima kasih 👍

Terpopuler

Comments

StrawCakes🍰

StrawCakes🍰

lanjut Thor

2021-04-02

1

Flo🌹

Flo🌹

like like

2021-04-01

1

Firliana Safira

Firliana Safira

mampir punyaku juga ya kak, thank u. Semangat nulisnya

2020-04-01

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!