BAB Kedelapan Belas

Aku terbangun karena mencium aroma masakan yang sangat harum, aku terkesiap melihat cahaya masuk kedalam kamar melalui celah gorden. Astaga sudah pagi, jam berapa ini? Kulihat jam weker yang bertengger diatas meja menunjukkan pukul 6.30 pagi.

Aku bergegas turun dari atas tempat tidur yang membuatku terlelap dengan nyaman tadi malam, lalu kubuka pintu kamar dan berjalan keluar dari lingkaran kamar menuju ruang tamu dan nampak lah sesosok pria yang kukenal tengah berdiri membelakangiku dengan sikap gesitnya membuat masakan yang membuatku terbangun dari mimipi.

" Rafa " panggilku

Dia seperti terkejut akan panggilanku karena terlihat dari bahunya yang sedikit bergerak sebelum berbalik kearahku.

" Resha, kamu sudah bangun? " sapa Rafa

" Seharusnya kamu membangunkan ku Rafa " protesku karena kegiatan memasak sudah menjadi tugas seorang istri

" Tidak apa-apa, sepertinya kamu lelah setelah membereskan pakaian tadi malam " jelas Rafa

Kami sampai di Apartment pukul 5.30 sore kemarin, setelah itu aku sibuk membereskan pakaian dan memasukkannya kedalam lemari. Entah jam berapa aku selesai dengan kegiatanku, aku bahkan tidak keluar kamar dan bertemu Rafa tadi malam.

" Resha, ayo sarapan, setelah makan aku harus berangkat bekerja " ajak Rafa

" Tapi Resha belum mandi, Resha temani sarapan saja ya " kataku

" Tidak apa-apa Sha, kamu ikut sarapan saja nanti makanannya keburu dingin kalau harus mandi dulu " bujuk Rafa

Aku hanya mengangguk dan menuruti perkataan Rafa untuk duduk sarapan bersamanya. Aku sangat menikmati makanan yang Rafa buat, entah sejak kapan dia pandai memasak. Seharusnya masakan buatanku yang kami makan sekarang, tapi ini justru...... Sudahlah, kali ini saja, besok tugas memasak harus dilakukan olehku.

" Sha " panggil Rafa karena melihatku tengah melamun

" Resha " panggil Rafa lagi dengan melambaikan tangan didepan mukaku

" Ya " aku terkejut akan tindakan Rafa

" Ada apa Fa? " tanyaku polos

" Apa yang kamu pikirkan Sha? Makanannya tidak enak ya? " tanya Rafa

" Tidak tidak, Resha tidak memikirkan apa-apa, makanannya enak ko " balasku

" Ya sudah, kalau begitu kamu habiskan sarapannya, aku berangkat ke kantor dulu " pamit Rafa

" Iya " kataku singkat lalu kucium punggung tangan Rafa seperti yang dilakukan istri kepada suaminya yang akan pergi bekerja

Rafa berangkat bekerja pukul 7 pagi, karena dia bukan seorang CEO di Perusahaan maka Rafa harus masuk kerja seperti karyawan lainnya.

Aku kembali dengan acara makan pagi dan menghabiskan sarapan yang Rafa buat tadi. Setelah mencuci piring aku kembali ke kamar untuk mandi, sebelum sampai kedalam kamar aku melewati kamar Rafa yang berada di sebelah kiri dan kulihat pintunya sedikit terbuka.

Masuk atau tidak ya?

Tapi ini belum sehari aku tinggal di Apartment Rafa, tidak baik kalau harus masuk kedalam kamarnya walaupun itu kamar suamiku sendiri.

Bagaimana ini? tapi kemarin Rafa bilang dia tidak akan masuk kedalam kamar dan mengganggu privasiku, sekarang bagaimana bisa aku masuk kedalam kamarnya setelah Rafa mengatakan hal itu. Tapi aku sangat penasaran dengan isi suratnya.

Ah sudahlah, lebih baik sekarang aku mandi dulu.

****

****

****

****

~ RAFA POV ~

" Rafa " panggil seseorang setelah aku sampai di Kantor dan masuk kedalam ruangan

" Ada apa Sya? " tanyaku pada Rasya yang memanggilku tadi

" Bukankah kamu bilang mau pindah ke Apartment lagi? Kenapa sekarang sudah ada di Kantor? " tanya Rasya bingung

" Aku memang pindah ke Apartment dan sudah kulakukan kemarin sore, makanya sekarang aku harus masuk Kantor " jawabku

" Memangnya tidak ada yang kalian lakukan setelah pindah? " tanya Rasya lagi

" Maksud kamu? " tanyaku bingung

" Rafa Rafa, kalian kan baru pindah ke Apartment lagipula kalian ini pasutri yang baru seminggu menikah. Memangnya kalian tidak akan bulan madu? " tanya Rasya

" Kalau kamu tanya hal itu kepadaku, tentu aku sangat ingin melakukannya. Tapi coba sekarang kamu tanyakan pada Resha, apa dia mau melakukan perjalanan bulan madu bersamaku? Dia sama sekali tidak mencintaiku Rasya, dia bahkan mungkin belum siap menerimaku sebagai suaminya " jelasku panjang lebar

" Kenapa kamu bisa mengatakan hal itu Rafa? Kamu bahkan tidak tau apa yang Resha pikirkan bukan? " tanya Rasya lagi

" Aku memang tidak tau apa yang Resha pikirkan tentangku, tapi dia setuju begitu saja untuk tidur terpisah denganku dan itu sudah membuktikan bahwa Resha memang belum siap menerimaku sebagai suaminya " jelasku lagi

" Resha setuju dengan saranmu itu? Bagaimana mungkin? " tanya Rasya heran

" Itu sangat mungkin Sya, karena kami memang tidur di kamar yang berbeda tadi malam " balasku

" Apa? Kalian benar-benar tidur terpisah? " tanya Rasya lagi

" Ya, sudahlah Sya. Tidak perlu dilanjutkan lagi, lebih baik sekarang kamu kembali ke ruanganmu. Tidak baik seorang CEO bergosip didalam Kantor " kataku mendorong Rasya untuk keluar ruangan

Rasya berjalan keluar dari ruanganku dengan pertanyaan yang mungkin masih mengitari pikirannya, dia orang yang sangat antusias kalau sudah berurusan mengenai hubunganku dan Resha.

Aku sendiri masih tidak habis pikir, kenapa Resha setuju begitu saja untuk tidur beda kamar denganku. Memikirkan hal itu membuatku pusing karena tidak menemukan jawabannya.

****

****

tok tok tok

" Masuk " kataku mempersilahkan orang yang mengetuk pintu

" Maaf Pak Rafa, sekarang sudah waktu makan siang dan Recepsionist bilang ada yang menunggu Bapak di lobi sejak tadi " jelas Mira, Sekretarisku

" Menungguku? Siapa? " tanyaku bingung

" Saya tidak tau Pak, tapi Recepsionist bilang dia seorang wanita yang masih muda dan mengatakan bahwa dia istrinya Pak Rafa " lanjut Mira

" Istriku? Resha? " kataku dan bergegas turun ke lobi untuk melihatnya

Resha datang ke Kantor? darimana dia tau alamat Kantor ini? dan apa yang Resha lakukan disini?

Berbagai pertanyaan muncul di pikiranku dalam perjalanan menuju lobi.

Setelah sampai di lobi, ternyata memang benar yang Mira katakan bahwa yang menungguku adalah istriku. Kulihat Resha tengah duduk dengan memegang sebuah kantong berisi kotak makan.

" Resha " aku memanggilnya begitu sampai di tempat ia duduk

" Rafa " sapa Resha dengan senyum yang tersungging dibibirnya

" Ada apa Sha? Kenapa kamu datang kesini? " tanyaku to the point

" Aku hanya mau mengantarkan makan siang untuk kamu Fa " balas Resha

" Makan siang? Kamu tidak perlu repot-repot melakukan hal ini Sha " kataku

" Tidak apa-apa, lagipula tidak ada yang kulakukan di rumah. Sekarang sudah waktunya istirahat makan siang bukan? " lanjut Resha

" Iya, kita pergi ke ruanganku saja kalau begitu " aku mengajak Resha untuk naik keatas

" Iya " balas Resha dan mengikutiku masuk kedalam lift

****

" Rafa, kenapa kamu pergi makan siang tidak mengajakku sih? " gerutu Rasya setelah aku sampai di ruanganku

" Rasya, kenapa kamu ada disini? " tanyaku melihat Rasya ada di ruanganku pada jam istirahat makan siang

Rasya terkejut saat melihatku masuk ruangan bersama dengan Resha.

" Resha " gumam Rasya

****

*****

****

Selamat membaca 🙂

Jangan lupa like, rate dan votenya 🙂

Terima kasih 🙂

Terpopuler

Comments

Imelda Nurrahmah

Imelda Nurrahmah

bagaimana hubungan mereka nanti yaaaaa jadi penasaran

2020-12-05

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!