BAB Keempat Belas

" Rafa pulang Mi " sapaku setelah membuka pintu

" Akhirnya kamu pulang juga Rafa " sahut Mami

" Iya Mi, bagaimana kabar Mami hari ini? " tanyaku setelah mencium tangan Mami

" Mami sudah merasa lebih baik ko Fa, kamu pasti sudah lapar. Lebih baik sekarang kita makan malam dulu ya " ajak Mami

" Iya Mi, o iya dimana Papi? " tanyaku karena tak melihat Papi saat aku pulang tadi

" Papi kamu ada di kamar mungkin, sebentar Mami panggil dulu ya. Bi Yem, tolong siapkan makan malamnya ya dan panggilkan Resha sekalian suruh turun " pinta Mami

" Baik Bu " jawab bi Yem

Aku duduk di ruang makan dan melihat ada beberapa kue disana, aku memutuskan untuk makan beberapa kue sambil menunggu Papi dan Resha makan bersama.

****

****

" Rafa, kenapa kamu makan kuenya? " tanya Mami lalu mengambil kotek kue yang ku pegang dan ternyata hanya tinggal setengahnya saja

" Memangnya kenapa Mi? Kue kan untuk di makan, apa yang salah? " tanyaku bingung melihat Mami mengambil kotak kue yang membuatku ketagihan

" Iya, tapi kita semua baru mau makan malam, nanti kamu kenyang duluan Rafa " jelas Mami

" Iya, maaf Mi. Habis kuenya enak, Mami beli kue dimana sih? Sepertinya baru kali ini Rafa memakan kue seenak ini " kataku membela diri

" Resha sudah turun, ayo kita makan dulu sayang " Mami mengalihkan pembicaraan setelah melihat Resha

" Iya Mi " jawab Resha singkat

Resha duduk disebelah Mami dan kulihat sekilas wajahnya seperti tengah memikirkan sesuatu. " Apalagi yang dipikirkan Resha kali ini? aku harus bersiap kalau dia tiba-tiba menanyakan sesuatu " pikirku

Tidak ada suara sedikitpun, semuanya tampak sunyi. Hanya suara sendok dan garpu yang saling beradu diatas piring. Kami semua diam dan sibuk dengan pikiran masing-masing, Papi pasti memikirkan pekerjaan karena sekarang posisi Direktur Utama di Kantor sedang kosong sedangkan Mami biasanya memikirkan tentang jadwal hariannya dan Resha? aku tidak tau apa yang dia pikirkan, sementara aku sendiri mencoba menebak apa yang sebenarnya Resha pikirkan saat ini.

Aku segera menyelesaikan acara makanku dan berniat naik ke kamar untuk mandi, sebelum akhirnya Papi memanggilku.

" Rafa " panggil Papi macam tau saja kalau aku berniat pergi ke kamar

" Iya Pi, ada apa? " kataku

" Kamu berniat kembali ke rumah ini atau tidak? " tanya Papi to the point

" Memangnya ada apa Pi? " tanyaku penasaran

" Kamu tau kan kalau sekarang posisi Direktur Utama di Kantor sedang kosong, kalau kamu berniat kembali ke rumah kamu harus meninggalkan pekerjaanmu dan mengisi posisi itu " jelas Papi

" Tidak Pi, saat Rafa meninggalkan rumah Rafa sudah bertekad, Rafa baru akan kembali ke rumah ini kalau Rafa sudah bisa hidup mandiri dan berhasil dalam karir. Sekarang Rafa juga sudah mempunyai Apartment, walaupun masih sewa tapi Rafa akan membelinya dengan hasil kerja keras Rafa sendiri " jelasku dengan penuh semangat dan percaya diri

" Baiklah, kalau memang itu keputusanmu Papi tidak akan melarang. Tapi Papi minta satu hal sama kamu Rafa, tolong kamu bawa Resha juga karena sekarang dia adalah istrimu dan menjadi tanggung jawabmu " lanjut Papi

Resha? astaga aku lupa kalau sekarang dia sudah menjadi tanggung jawabku, apa yang harus aku katakan. Tidak mungkin kan aku menolaknya, tidak mungkin juga aku membatalkan untuk tinggal di Apartment dan kembali ke rumah. Rafa, ayo berpikirlah Rafa.

" Rafa, apa yang kamu pikirkan? " pertanyaan Papi membubarkan kegundahan dalam pikiranku

" Pi, kenapa Papi bertanya seperti itu? Harusnya kan Papi menyuruh Rafa mengisi posisi itu agar dia kembali ke rumah ini lagi Pi " rintih Mami

" Tidak Mi, Rafa akan tetap tinggal di Apartment dan membawa Resha pergi bersama Rafa " kataku penuh keyakinan

" Tapi Rafa "

" Sudahlah Mi, biarkan Rafa belajar hidup mandiri. Toh disana ada Resha yang akan menemani dan mengurusnya. Iyakan Resha? " kali ini topik pembicaraan Papi dialihkan kepada Resha

" I i iya Pi, Mami tenang saja ada Resha yang akan mengurus Rafa, Mami jangan khawatir ya " jawab Resha yang terdengar ragu untuk mengiyakan perkataan Papi

" Lihat kan Mi, sudahlah Mami jangan khawatir " lanjut Papi lagi

" Baiklah, Mami percaya Resha akan mengurus Rafa dengan baik. Terima kasih ya sayang " puji Mami kepada menantu satu-satunya itu

" Ya sudah kalau begitu, Rafa naik ke kamar dulu ya Pi, Mi " kataku berpamitan

" Resha juga pamit ke kamar ya Pi, Mi " kata Resha yang juga mengikutiku berpamitan naik keatas

" Ya.. (Ya) " jawab Papi dan Mami hampir bersamaan

Aku masuk ke kamar dan segera mandi, aku merasa sangat lelah setelah seharian berjibaku dengan dokumen-dokumen pekerjaan di Kantor.

****

*****

****

~ RESHA POV ~

Aku membaringkan badanku ke tempat tidur dan berpikir bahwa ini adalah kesempatanku untuk mencari surat itu, atau kucari saja sekarang surat itu?

Aku berdiri di depan kamar Rafa, sepertinya Rafa sudah tidur karena tidak ada suara dari dalam sana. Lalu apa yang harus aku lakukan sekarang? langsung masuk atau....

" Resha " panggil seseorang dan sepertinya itu suara Mami

Aku berbalik dan kulihat ternyata memang benar suara Mami yang memanggilku tadi.

" Ma Mami, Mami belum tidur Mi? " sapaku diikuti senyum yang ku buat-buat

" Kamu sedang apa Resha? " tanya Mami dan langsung membuatku bingung setengah mati harus menjawab apa

" Tidak ada Mi, kalau begitu Resha masuk kamar dulu ya Mi " aku langsung berlari kecil menuju kamarku di seberang kamar Rafa

" Tunggu Resha " cegah Mami

" Astaga Resha, kenapa tidak berpikir dulu sebelum pergi ke kamar Rafa? Sekarang apa yang harus aku katakan sama Mami, alasan apalagi kali ini? " pikirku sambil terus berusaha mencari alasan lain

" Resha " panggil Mami lagi karena melihatku masih berdiri mematung di depan kamarku

" Iya Mi " aku menjawab dan berbalik menghadap Mami dengan sedikit senyum

" Apa yang kamu lakukan sayang? Kemari Resha " kata Mami sambil mengayunkan jari jemarinya menyuruhku untuk mendekatinya

"Ada apa Mi? " tanyaku polos

" Loh ko ada apa, ayo kamu masuk ke dalam " kata Mami menyuruhku untuk masuk ke dalam kamar Rafa

" Tapi Mi "

" Sudah sana masuk, jangan malu-malu " potong Mami

" Iya, tapi pintunya di kunci " jawabku semakin polos

" Astaga Resha, kenapa kamu seperti ini? kenapa juga kamu harus bertingkah seperti ini di depan Ibu Mertuamu? bagaimana kalau Mami memanggil Rafa dan menyuruhnya membukakan pintu untukku. Tidak tidak, sekarang apa lagi yang kamu pikirkan Resha. Ayo berpikirlah Resha, bagaimana caranya supaya kamu bisa keluar dari situasi canggung ini.

ceklek, ceklek

" Itu seperti suara kunci pintu yang terbuka, astaga Rafa membuka pintunya, bagaimana ini? bagaimana? aku harus kemana? aku harus segera bersembunyi. Dimana? dimana aku harus bersembunyi ? "

" Mami? Resha? " panggil Rafa setelah membuka pintu

*****

*****

*****

*****

*****

Selamat membaca 🙂

Jangan lupa like, rate dan votenya 🙂

Terima kasih 🙂

Terpopuler

Comments

Ara Irza

Ara Irza

ditunggu lnjutanya thorrr

2020-11-30

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!