BAB Kesepuluh

" Mi, ayo kita pulang " ajak Papi

Sudah dua jam lebih kami berada di pemakaman menemani Mami yang masih belum siap melepaskan kepergian Kak Rafi, Orang tua Resha sudah berpamitan sejak tadi karena kondisi Resha yang belum sadarkan diri dan masih berada di Rumah Sakit.

" Tunggu sebentar Pi, Mami masih ingin disini menemani Rafi, kasian dia Pi sendirian " pinta Mami dengan suaranya yang sudah serak

" Tolong Mami jangan seperti ini, kasian Rafi disana Mi " jelas Papi terus berusaha membujuk

" Iya Mi, kasian Kak Rafi kalau Mami seperti ini terus. Kak Rafi tidak akan tenang diatas sana, Mami seharusnya mendoakan Kak Rafi supaya dia tenang di alam sana. Mami harus ingat pesan Kak Rafi, kalau ia akan selalu ada bersama kita dimana pun kita berada. Oke Mi, sekarang kita pulang ya " pintaku pada Mami dengan segala macam bujukan

" Oke Rafa, seperti yang kamu katakan Mami akan pulang sekarang " jawab Mami mengiyakan bujukanku

Akhirnya Mami mau pulang juga setelah berbagai macam jurus yang aku dan Papi lakukan, tidak sia-sia usaha kami berdua.

Setelah dari pemakaman, ku lajukan mobil menuju rumah Orangtuaku agar Mami bisa segera beristirahat di rumah. Aku membersihkan diri sebentar sebelum pergi ke Rumah Sakit untuk melihat kondisi Resha. Aku tidak tau apakah dia sudah sadar atau belum, kalau sampai dia sudah sadar apa yang harus ku katakan kepadanya. Cepat atau lambat dia akan tau kalau aku dan dia telah menikah saat dia pingsan kemarin.

****

****

" Rafa, Kakak punya satu permintaan sama kamu. Kamu tidak boleh bertanya apalagi sampai menolak permintaan Kakak, ini satu-satu nya permintaan Kakak supaya Kakak bisa pergi dengan tenang dan tidak merasa bersalah " kata Kak Rafi dengan wajah sangat serius sambil menggenggam kedua tanganku

" Tapi Kak "

" Hussstt, kamu tidak boleh menolaknya Rafa " Kak Rafi memotong pembicaraanku yang berusaha menolak permintaan tidak masuk akalnya itu

Aku menoleh kearah Papi, Mami, juga Orangtua Resha dan mereka menganggukkan kepala dengan kompaknya tanda aku harus menyetujui permintaan Kakakku tadi. Kutarik nafas dalam-dalam sebelum menjawab perkataan Kak Rafi.

" Oke, Rafa akan menyetujui semua permintaan Kak Rafi " kataku dengan wajah masih di penuhi beribu pertanyaan

" Tidak Rafa, Kakak hanya punya satu permintaan saja " jelas Kak Rafi yang lagi-lagi memotong perkataanku

" Iya oke oke, satu permintaan Kak Rafi ini akan aku turuti " lanjutku

" Terima kasih Fa "

Ucapan terima kasih adalah kata terakhir yang Kak Rafi ucapkan, ia tersenyum bahagia sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya. Kasian Kak Rafi, ia pasti menahan sakit yang teramat sakit saat berusaha membujukku untuk menikahi Resha.

Mataku berkaca-kaca saat mengingat perkataan terakhir Kak Rafi, andai saja aku tau bahwa itu adalah saat terakhirnya, aku tidak akan mengulur-ulur waktu dan segera menyetujui permintaannya. Agar Kak Rafi tidak menahan rasa sakit yang ia derita terlalu lama.

Aku segera tersadar saat airmataku jatuh membasahi pipi, aku harus segera ke Rumah Sakit.

***

****

*****

~ RESHA POV ~

" Kak Rafi " aku bangun setelah pingsan hampir tiga jam lebih

" Resha, kamu sudah bangun sayang " panggil Ibu yang tengah duduk di sebelahku

" Ibu, Resha dimana? " tanyaku bingung

" Kamu di Rumah Sakit sayang, tadi pagi kamu pingsan. Yah, Ayah, Resha sudah bangun Yah " panggil Ibu yang membangunkan Ayah dari tidur karena lelah berjaga semalaman

" Ya, Resha sudah bangun Bu? " tanya Ayah tak percaya dan segera menghampiriku

" Alhamdulillah, kamu sudah bangun Nak " lanjut Ayah mengucap syukur

" Ayah, Ibu, apa yang terjadi? " ku beranikan diri bertanya pada mereka

Ayah dan Ibu hanya diam dan saling memandang satu sama lain, saling melempar jawaban yang harus mereka jelaskan kepadaku mengenai Kak Rafi. Ayah mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya secara perlahan sebelum akhirnya membuka mulut.

" Resha, sebelumnya Ayah mau menanyakan satu hal sama kamu, apa kamu sudah benar-benar siap mendengarnya? " Pertanyaan adalah salah satu cara pertama Ayah dalam menjelaskan segala hal yang serius

" Ya Ayah, Resha siap apapun yang Ayah katakan Resha akan mendengarkan baik-baik penjelasan dari Ayah " kataku meyakinkan Ayah

" Baiklah, Ayah akan menjelaskan semuanya. Tapi Ayah minta kamu jangan terlalu memikirkannya " sambung Ayah lagi

" Ya baiklah, apa yang ingin Ayah katakan katakanlah. Resha ingin mendengar semuanya, jangan sampai ada yang Ayah tutup-tutupi lagi " pintaku pada Ayah

Ayah menjelaskan semuanya, semua hal mengenai Kak Rafi. Tentang penyakit Kak Rafi, mengapa ia bisa sampai meninggal dan keinginan terakhirnya.

Bak disambar petir di siang bolong, aku terkejut setelah mendengarnya. Kak Rafi? Dia meminta Rafa untuk melakukan hal itu? Aku tidak bisa memahaminya, sama sekali tidak. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Kak Rafi? Aku harus pergi ke makamnya, aku harus menanyakan mengapa dia meminta hal ini.

" Ayah, Resha mau pergi ke makam Kak Rafi. Dimana Yah? " aku segera menanyakannya pada Ayah agar aku bisa pergi dan bertanya pada Kak Rafi

" Tapi Nak, kamu masih belum sepenuhnya pulih sayang " cegah Ibu merasa khawatir

" Ibu, Resha sama sekali tidak sakit Bu. Resha harus segera pergi, Ibu tolong berikan dimana alamatnya ya " pintaku sedikit memohon

Ibu melihat kearah Ayah untuk meminta pendapatnya dan Ayah langsung mengangguk menyetujui permintaanku ini.

" Baiklah sayang, tapi kamu tidak boleh pergi sendiri. Ibu dan Ayah akan pergi menemanimu " pinta Ibu memberikan syarat

" Iya, terima kasih Bu " kataku lalu memeluknya

Aku pergi bersama Ayah dan Ibu ke pemakaman Kak Rafi, ketika baru sampai di lobi kami bertemu dengan Rafa yang mungkin mau melihat keadaanku.

" O, itu Nak Rafa Bu " kata Ayah saat melihat Rafa di lobi

" Om dan Tante mau kemana? Resha? Bukankah kamu harus istirahat didalam ya? " tanya Rafa yang terkejut melihatku pergi bersama Ayah dan Ibu

" Ini Nak Rafa, Resha mau pergi ke makamnya Nak Rafi jadi kami mau mengantarnya kesana " jawab Ibuku

" Ke makamnya Kak Rafi? Apa Resha sudah... " Rafa menghentikan pertanyaannya karena takut kalau-kalau ia sampai salah bicara

" Iya, Om sudah menceritakan semuanya pada Resha karena dia terus memaksa kami untuk memberitahukan semua tentang Nak Rafi " jelas Ayah

" Baiklah, kalau begitu izinkan Rafa untuk mengantar Resha kesana. Om dan Tante pasti lelah dan ingin membersihkan diri setelah dari pemakaman tadi karena belum sempat pulang " pinta Rafa menawarkan diri

" Iya Nak Rafa, Tante juga sedikit lelah. Ayah, biarkan Nak Rafa mengantar Resha ya " kata Ibu mencoba membiarkanku pergi berdua dengan Rafa

" Iya Bu, ayo ajak Resha naik ke mobil dulu. Ayah mau bicara sebentar dengan Nak Rafa " pinta Ayah

Aku dan Ibu naik kedalam mobil Rafa lebih dulu, sementara Ayah dan Rafa entah pergi kemana setelah meminta izin untuk berbicara sebentar.

****

*****

****

Selamat membaca 🙂 terima kasih

Jangan lupa like, rate dan votenya ya 🙂

Terpopuler

Comments

cf°DeĢan

cf°DeĢan

aku baru nyampe sini kmrn2 ntar lanjut lagi sayang klo kgk dibaca

2021-04-19

2

Little Peony

Little Peony

Semangat selalu Thor 🌸

2021-03-26

1

DeputiG_Rahma

DeputiG_Rahma

10 like awalku padamu kk, salam kenal ya dari DEBU ORBIT

2020-12-11

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!