BAB Kelima Belas

Aku berakhir didalam kamar Rafa, hanya berdua dengannya dan harus tidur dalam satu ranjang. Bagaimana ini? mengapa aku merasa sangat canggung. Memang ini bukan kali pertama aku berada didalam kamar Rafa, akan tetapi waktu itu aku masuk ke kamarnya untuk bertanya suatu hal kepadanya, lalu sekarang? Mulai hari ini, detik ini aku harus mulai terbiasa tidur dalam satu ruangan dengan Rafa. Memang benar ini menjadi kesempatan bagus agar aku bisa leluasa mencari keberadaan surat itu, tapi??

" Apa yang kamu pikirkan Resha? " pertanyaan Rafa membuatku sedikit tersentak

" Tidak ada, Resha tidak memikirkan apa-apa " jawabku spontan

" Kamu tidak perlu khawatir, kita tidak akan tidur bersama. Aku akan tidur di sofa dan kamu boleh tidur di ranjang " perkataan Rafa membuatku sedikit lega

Kulihat Rafa tengah sibuk mencari selimut cadangan didalam lemari, tanpa ada percakapan lagi Rafa meninggalkanku tidur lebih awal lagipula aku memang tidak ada bahan pembicaraan karena situasi canggung yang tiba-tiba ini.

Beberapa menit kemudian kudengar Rafa sedikit mendengkur, sepertinya dia sangat lelah hingga langsung tertidur dalam hitungan menit. Apa kucari sekarang saja surat itu, ini kesempatan emas mumpung Rafa sedang tertidur pulas.

Aku bingung memutuskan antara mencari surat itu atau tidak, aku terus berpindah posisi tidur tapi aku tidak mau kalau harus tertangkap basah oleh Rafa untuk yang kedua kalinya.

****

" Mami, Resha " panggilan Rafa membuatku tersentak

" Baguslah kalau kamu belum tidur Rafa " jawaban Mami membuat Rafa bingung

" Memangnya ada apa Mi? Tadi Rafa baru selesai mandi dan mendengar seperti ada orang yang berbicara didepan kamar Rafa, makanya Rafa keluar " jawaban Rafa membuatku terpaku

" Begini Rafa, Mami mau memberikan ini sama kamu terus Mami lihat Resha seperti sedang kebingungan didepan kamar kamu " jawaban Mami benar-benar membuatku sangat malu

Resha mohon Mi jangan diteruskan, mau taro dimana muka Resha nanti?

" Apa ini Mi? " Rafa bingung Mami memberikan sebuah amplop kepadanya

" Itu buku tabungan Rafa, lengkap dengan kartu atm dan pinnya " jelas Mami

" Tapi ini punya siapa Mi? dan untuk apa? kenapa Mami memberikannya sama Rafa? " Rafa melayangkan bertubi-tubi pertanyaan

" Itu punya Mami, Rafa "

" Punya Mami? tapi kenapa di kasih ke Rafa Mi? " Rafa semakin bingung

" Buku tabungan itu Mami berikan sama kamu dan Resha, itu sekedar untuk jaga-jaga Rafa. Memang isinya tidak seberapa tapi tolong kamu simpan ya " lanjut Mami

" Tapi Mi, inikan punya.... " cegah Rafa

" Sudah, Mami minta kamu simpan itu baik-baik, anggap saja itu hadiah pernikahan kamu dan Resha dari Mami dan sebagai permintaan maaf Mami karena tidak memberikan resepsi pernikahan yang layak untuk kalian berdua " jelas Mami panjang lebar

Pernikahanku dan Rafa memang jauh dari acara pernikahan yang biasanya, karena kami melakukannya di Rumah Sakit didepan Alm. Kak Rafi yang hanya dihadiri penghulu dan beberapa orang saja. Aku sendiri juga tidak merasakan pernikahannya secara langsung, karena kondisiku yang tidak sadarkan diri mengingat itu adalah permintaan Kak Rafi untuk yang terakhir kali. Surat pernikahan juga baru diantarkan kemarin dan baru ditanda tangani olehku dan Rafa.

" Tidak Mi, Mami tidak perlu meminta maaf, kami semua tau kondisi saat itu tidak memungkinkan jadi Mami tidak boleh merasa bersalah, Rafa akan terima dan menyimpan buku tabungan ini baik-baik. Terima kasih atas semuanya ya Mi " kata Rafa lalu memeluk Ibunya

" Iya Rafa dan satu hal lagi, kamu tidak boleh mengunci pintu sebelum Resha masuk kamar. Ingat ya, sekarang Resha adalah istrimu " lanjut Mami lagi

" Iya Mamiku sayang, Rafa pasti akan selalu ingat itu. Sekarang lebih baik Mami kembali ke kamar dan istirahat ya " bujuk Rafa lalu mengantarkan Ibunya kedepan tangga

" Baiklah kamu juga istirahat ya, ajak Resha masuk Rafa " pinta Mami

" Resha, selamat malam ya sayang dan selamat istirahat " Mami balik menaiki tangga dan menghampiriku yang masih berdiam diri disana lalu memeluk dan mencium pipiku

Aku tersentak dengan pelukan Mami, sekarang apa yang harus aku lakukan? Mami sudah mengatakan semuanya dan membuatku tak berkutik

" Resha, apa yang kamu lakukan? kenapa diam saja, ayo cepat masuk " setelah berbicara Rafa segera masuk dan meninggalkanku yang masih berdiri mematung

****

****

Aku terbangun mendengar suara adzan subuh, kuambil jam kecil di meja sebelah tempat aku tidur dan menunjukkan pukul 04.30 pagi.

Ku rapikan tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudlu.

Aku lupa kalau tidak ada mukena di kamar Rafa, maka kuputuskan untuk pergi ke kamarku dan melakukan shalat subuh disana.

*****

~ RAFA POV ~

Aku terbangun merasakan sakit di sekujur badan karena tidur di sofa kecil semalaman, kulihat jam di layar ponsel baru menunjukkan pukul 6 pagi. Aku tidak melihat Resha di kamarku, mungkin dia sudah kembali ke kamarnya jadi kuputuskan berpindah tempat ke ranjang dan melanjutkan tidurku karena sekarang hari minggu, aku ingin sedikit merelakskan diriku setelah hari-hari yang panjang kemarin.

*****

tok tok tok

" Den Rafa, den " panggil bi Yem

Aku terbangun mendengar suara ketukan dan seseorang memanggil namaku.

" Ya, siapa? " tanyaku

" Ini bibi den, den Rafa di panggil sama Ibu suruh turun " jawab bi Yem

" Ya bi, sebentar lagi Rafa turun " kataku bergegas bangkit dari tempat tidur dan mencuci muka

Lima menit kemudian aku turun, masih dengan pakaian yang ku kenakan tadi malam karena memang belum mandi. Ini minggu pertama aku kembali ke rumah Mami setelah dua bulan lebih hidup mandiri, aku ingin menghabiskan akhir pekanku dengan bersantai seperti dulu sebelum kembali ke rutinitas dengan tumpukan kertas putih.

" Astaga Rafa, kenapa kamu masih memakai baju itu? Kamu belum mandi Fa? " tanya Mami yang sedikit terkejut melihatku masih memakai pakaian tadi malam

" Iya, memangnya kenapa Mi? Sekarang kan hari minggu, Rafa ingin bersantai sejenak Mi " kataku dengan polosnya

" Tapi sekarang kamu sudah menikah Rafa, kamu harus mengubah kebiasaanmu itu. Lihat Resha, dia sudah berdandan rapi. Nanti kamu ajak dia jalan-jalan sebentar ya, kasihan dia " bujuk Mami

" Tapi Mi... "

" Tidak ada tapi, sekarang kamu sarapan dulu terus mandi dan siap-siap " titah Mami

" Ya baiklah " aku hanya bisa menuruti perkataan Mami

Kami berempat bersama-sama sarapan nasi goreng buatan bi Yem, sudah cukup lama aku tidak memakan nasi goreng buatannya. Sejak kecil, bi Yem lah yang memastikan makanan yang ku makan setiap hari selalu bervariasi, bergizi dan kaya akan nutrisi.

" Rafa, kapan kamu kembali ke Apartment? " pertanyaan Papi seakan-akan menyuruhku untuk segera pergi

" Nanti sore mungkin Pi " ku jawab dengan menyudahi acara makan

" Kenapa kamu tidak bilang sama Mami Rafa? " tanya Mami terdengar agak marah

" Rafa baru mau bilang, tapi Mami menyuruh Rafa untuk pergi mengajak Resha jalan-jalan " belaku

" Tidak apa-apa, kamu pergi saja dengan Resha nanti biar Mami yang mengemas barang-barang kamu dan Resha " kata Mami menawarkan diri

" Rafa tidak membawa barang banyak ko Mi, mungkin Mami harus meminta bi Yem untuk mengemas barang-barangnya Resha, biasanya kan wanita yang paling banyak bawaannya " lanjutku

" Tidak perlu Mi, nanti biar Resha mengemas sendiri. Lagipula kan Resha yang paling tau barang apa saja yang mau di bawa dan yang tidak, waktu ke Korea kemarin kan yang mengemas barang-barang Resha dan Kak Rafi Resha sendiri, jadi Mami tidak perlu khawatir Mi " tolak Resha

" Tuh kan Mami denger sendiri, sudah ya Mi Pi Rafa mandi dulu " pamitku dan pergi menaiki tangga

****

*****

****

**Selamat membaca 🙂

Jangan lupakan like, vote dan rate-nya ya 🙂

Kritik dan sarannya juga boleh

Terima kasih 🙂**

Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!