BAB Keduapuluh

Satu jam sebelum aku pulang ke Apartment.

" Rafa, apa yang kamu lakukan? " tanya Rasya begitu sampai di ruanganku lagi

" Apa maksud kamu Sya, tentu saja bekerja " balasku

" Tidak boleh, berikan padaku Fa " pinta Rasya

" Berikan apa? " tanyaku bingung dengan perkataan Rasya yang mulai ngelantur

" Berikan semua dokumen, aku yang akan menghandle dan mengerjakan semuanya " lanjut Rasya dan segera mengambil beberapa berkas dokumen-dokumen penting yang tengah aku kerjakan

" Rasya, apa maksud kamu? Kenapa kamu mengambil semua pekerjaanku? Dan apa yang sebenarnya coba kamu katakan sejak tadi? " tanyaku pada Rasya dengan bertubi-tubi pertanyaan

" Hehe, tenang Fa, tenang. Biar ku jelaskan dulu " balas Rasya

" Memang seharusnya kamu menjelaskan maksud dari perkataan dan tindakanmu itu Rasya " kataku dengan nada yang sedikit ku naikkan

" Iya baiklah, maksudku itu kamu seharusnya pulang ke Apartment dan mengambil cuti untuk melakukan acara bulan madu Rafa, bukan sibuk di Kantor mengerjakan semua ini " jelas Rasya

" Mengambil cuti? Bulan madu? Tidak ada yang bisa ku lakukan untuk hal itu sekarang ini " bantahku

" Rafa, dengarkan temanmu ini. Bukankah kamu tadi sudah melihat bahwa Resha datang ke Kantor hanya untuk mengantarkan bekal makan siang untukmu? Seharusnya kamu bisa melihat bahwa hubunganmu dan Resha menjadi lebih baik, dan yang perlu kamu lakukan sekarang adalah mengambil cuti, pulang ke rumah Apartment agar hubungan kalian berdua kembali seperti dulu dan menjadi lebih dekat lagi " lanjut Rasya menjelaskan dengan begitu detail

" Apa aku perlu melakukan semua itu? " tanyaku memastikan

" Tentu saja " jawab Rasya dengan penuh percaya diri

" Baiklah aku pulang sekarang, tapi aku tidak akan mengambil cuti. Kamu kan tau aku baru beberapa bulan bergabung denganmu di Perusahaan ini, tidak mungkin bagiku untuk mengambil cuti sekarang ini " jelasku

" Ya oke oke, terserah kamu. Yang penting sekarang kamu harus pulang " balas Rasya penuh penekanan

****

****

Waktu menunjukkan pukul 3.40 sore saat aku meninggalkan Kantor. Aku segera menuju tempat parkir dimana mobilku terparkir, ku lajukan mobil untuk pulang ke rumah Apartment tanpa ragu.

Saat setengah perjalanan, aku melambatkan laju mobil dan berpikir..... Apa yang aku katakan saat Resha bertanya, mengapa aku pulang begitu cepat dan apa yang harus kubicarakan dengannya saat di rumah nanti?

Ini semua gara-gara Rasya, dia menyuruhku segera pulang tapi dia tidak memberiku saran sedikitpun.

Sudahlah, akan ku pikirkan nanti begitu sampai di rumah.

****

Hanya butuh dua puluh menit untuk aku sampai di Apartment, aku terus berpikir ditengah perjalananku menaiki lift. Apa yang Resha lakukan? apa aku tidak menganggu kegiatannya dengan pulang lebih cepat dari biasanya?

nit nit.. nit nit

Aku menekan sandi pintu rumah, begitu aku membuka pintu kulihat Resha tengah berdiri membelakangiku hanya dengan memakai jubah mandi dan handuk yang membungkus rambutnya. Segera ku tutup pintu agar tidak ada orang yang melihat, dan saat itu juga Resha berbalik menghadap ke arahku.

Resha tampak terkejut melihat ada orang yang masuk ke rumah jam segini dan orang itu adalah aku, Rafa, suami yang baru seminggu menikahinya. Aku semakin terkejut saat ku lihat tetesan air mengalir melewati lehernya, dan itu membuatku sedikit menelan ludah.

Aku akui Resha memang jauh lebih cantik dan lebih fresh saat ia baru selesai mandi dengan handuk yang bertengger diatas kepalanya itu, belum pernah ku lihat Resha secantik ini sebelumnya. Meskipun ia memakai riasan saat menikah dengan Kak Rafi dulu, namun Resha tak secantik seperti sekarang ini.

Apa karena sekarang dia terlihat lebih fresh dan lebih natural, mungkin itu yang membuatnya berbeda dari biasanya.

Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulutku saat ini, begitu juga dengan Resha. Kami berdua hanya saling memandang dan sibuk dengan argument dalam pikiran masing-masing.

****

****

****

****

~ RESHA POV ~

Rafa nampak terkejut melihatku hanya memakai jubah mandi, dan itu terlihat dari ekspresinya. Aku juga sama terkejutnya melihat Rafa sudah berdiri di depanku saat ini. Rafa sudah pulang? mengapa tiba-tiba? dan apa yang akan dia pikirkan saat melihatku seperti ini?

" Resha " panggil Rafa lirih

Aku tersentak dan segera berlari menuju kamar, aku menyalahkan kebodohan atas apa yang ku lakukan sekarang, bisa-bisanya aku keluar kamar hanya dengan jubah mandi yang tidak pernah aku lakukan selama hidupku. Dan kenapa pula Rafa harus pulang di saat seperti ini?

tok tok tok

Aku kembali terkejut dengan suara ketukan di pintu kamarku.

" Sha, kamu tidak apa-apa? " tanya Rafa

" Tidak Fa, aku tidak apa-apa. Ada apa? tanyaku balik pada Rafa

" Aku hanya ingin tanya sesuatu, bisa kamu keluar sebentar " pinta Rafa

" Iya, tunggu sebentar " aku segera mengambil pakaian dan bergegas memakainya

Aku membuka pintu, namun tidak melihat Rafa disana. Dimana Rafa? Lalu ku cari ke ruang tengah dan ternyata dia sedang duduk dan membaca sebuah majalah di sofa.

" Ada apa Fa? Apa yang ingin kamu tanyakan? " tanyaku lagi

" Apa kamu tidak mengecek bahan makanan di kulkas Sha? " tanya Rafa kemudian

" Bahan makanan? Astaga, aku lupa kalau bahan makanan di kulkas sudah habis ku masak tadi siang. Aku akan bersiap untuk pergi belanja sekarang juga " kataku

" Tunggu Sha, apa kamu tau dimana harus membeli semua bahan makanan? " tanya Rafa lagi

Aku hampir lupa bahwa aku belum ada sehari tinggal di Apartment ini, aku sama sekali tidak mengetahui daerah sini. Saat tiba di Apartment aku baru pergi ke tempat kerjanya Rafa, itu juga aku hanya tinggal naik taksi di depan dan memberikan alamatnya kepada Pak Supir.

Rafa seperti melihat kebingungan dari wajahku.

" Aku akan ikut denganmu " kata Rafa

" Apa? " tanyaku tidak percaya

" Kamu tidak tau daerah sini dan tempat dimana harus berbelanja, makanya aku akan ikut dan menunjukkan beberapa tempat yang perlu kamu ketahui. Sekarang kamu bersiap, kita berangkat sekarang juga " lanjut Rafa

" I iya iya, aku akan bersiap dengan cepat " balasku dan langsung masuk kembali ke dalam kamar untuk berganti pakaian

****

Beberapa menit kemudian, aku keluar dari kamar dan bertemu Rafa di depan yang juga telah berganti pakaian dengan baju biasanya.

" Kamu sudah siap? " tanya Rafa memastikan

" Iya " jawabku singkat

" Baiklah, ayo kita berangkat untuk belanja kebutuhan sehari-hari " ajak Rafa

*Ada apa denganku? mengapa aku merasa sedikit gugup? ini bukan pertama kalinya aku pergi berdua dengan Rafa. Padahal kami dulu juga sering pergi berdua, pergi makan, lihat pameran, nonton bioskop dan yang lainnya.

Tenanglah Resha, tenangkan dirimu. Ini hanyalah pergi belanja kebutuhan sehari-hari, apa yang kamu gugupkan*?

" Resha " panggil Rafa setelah sampai di depan mobil

" Ya, ada apa? " tanyaku polos

" Kamu tidak akan naik ke mobil? " tanya Rafa

" Oh, iya iya. Aku naik ko " balasku

Aku dan Rafa naik ke mobil dan pergi belanja di supermarket terdekat.

****

*****

****

**Selamat membaca 🙂

Jangan lupa like, vote dan rate-nya ya

Kasih kritik dan sarannya juga tidak apa-apa

Terima kasih 🙂**

Terpopuler

Comments

TK

TK

lanjut bommm

2021-04-23

1

Imelda Nurrahmah

Imelda Nurrahmah

semoga mereka makin dekat dan mesra yaaaa
kasian babang rafa

2020-12-08

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!