BAB Kelima

Kulajukan mobil dengan kecepatan sedang menuju tempat dimana aku dan Rasya janjian, dulu sewaktu SMA kami suka nongkrong di Cafe saat bosan dan memiliki waktu senggang. Aku mulai diperbolehkan mengendarai mobil sendiri satu tahun sebelum lulus kuliah, karena pasti akan sangat sibuk mengurus skripsi. Papi dan Mami tidak mau membuat supir di rumah harus bolak-balik dari Rumah - Kantor - Kampus, karena biasanya aku selalu berangkat bersama Papi lalu pulang naik taksi atau bis.

Sekitar 15 menit berkendara, aku pun sampai di Cafe.

Setelah memarkirkan mobil aku segera masuk dan mencari keberadaan Rasya. Kulihat Rasta tengah duduk didekat jendela sambil menikmati minumannya, aku pun segera menghampiri Rasya dan duduk didepannya.

" Hai Sya maaf, sudah menunggu lama ya? " tanyaku yang merasa telat lima menit dari waktu yang kami janjikan

" Tidak apa-apa Fa, aku juga baru sampai. Kamu mau pesan apa? " tanya Rasya lalu memanggil pelayan

" Aku pesan Cappuccino aja Mba " kataku pada pelayan yang baru datang

" Iya Pak, ditunggu sebentar ya " jawab pelayan tadi

Setelah pelayan pergi aku memajukan kursiku sedikit, lalu kutanyakan maksud dari Rasya memintaku untuk bertemu. Ditengah percakapan kami, pelayan datang memberikan pesananku.

" Akh " aku berteriak kesal

Aku memesan Cappuccino, itu adalah minuman yang biasa ku pesan saat kuliah dulu bersama Resha. Kenapa aku bisa lupa? Minuman itu mengingatkanku lagi dengan kebersamaanku dan Resha. Dulu aku tidak menyukai Cappuccino, namun Resha selalu memesankanku minuman itu tanpa menanyakanku apa yang ingin ku pesan. Karena terlalu sering dicekoki Cappuccino oleh Resha, lama-kelamaan aku pun menyukainya bahkan mungkin lebih dari Resha menyukai minuman itu.

" Kenapa Fa? " tanya Rasya yang terkejut dengan teriakanku

Pertanyaan Rasya membuatku tersadar, seharusnya aku tidak perlu mengingat kenangan-kenangan itu lagi. Semua itu hanya akan melukaiku terus menerus, tanpa bisa ku obati.

" Maaf Sya, aku tidak apa-apa. Aku ke toilet sebentar ya " pamitku pergi ke toilet sekedar untuk membasuh muka

" Iya iya, silahkan Fa " jawab Rasya

Kubasuh mukaku langsung begitu sampai di sana, kupejamkan mataku didepan cermin. Lalu kulihat pantulan diriku dicermin, " Aku harus bisa dan aku pasti bisa " kataku dalam hati memberi semangat pada diriku sendiri.

Setelah selesai dengan urusanku, aku pun kembali ketempat dimana aku dan Rasya berbincang. Kulihat dia tengah memegang sebuah map, entah berisi apa.

" Maaf Sya " kataku untuk yang kesekian kali setelah kembali dari toilet

" Tidak apa-apa Fa, ini. Baca di rumah saja, sepertinya kamu tidak sedang dalam kondisi baik " timpal Rasya sambil menyodorkan map yang ia pegang tadi

" Apa ini? " tanyaku penasaran

" Sudah, sebaiknya kamu pulang dan istirahat. Aku pergi dulu ya " pamit Rasya setelah menyuruhku untuk pulang

Belum sempat kujawab, Rasya sudah berjalan meninggalkanku. Kulihat ia masuk kedalam mobil dan melajukannya dari balik jendela. Akhirnya aku juga memutuskan untuk pulang ke rumah.

*****

*****

~ RESHA POV ~

" Kita mau kemana Kak? " tanyaku pada Kak Rafi yang tengah bersiap

" Rahasia " jawab Kak Rafi berbisik ditelingaku lalu mencium pipiku

Aku mendengus kesal karena Kak Rafi tidak mau memberitahukannya padaku kita akan kemana. Kulipat tanganku didada dan duduk ditepi ranjang masih dengan wajahku yang cemberut.

" Resha sayang, masih mau jalan-jalan tidak? " tanya Kak Rafi setelah selesai bersiap

" Kalau tidak jadi jalan-jalan, lebih baik kita tidur lagi aja yuuu " goda Kak Rafi dengan mengedipkan sebelah matanya

Harus kuakui kalau aku dan Kak Rafi belum melakukan sesuatu seperti pengantin baru pada umumnya, karena terlalu lelah setelah perjalanan panjang. Semalam ketika aku selesai mandi Kak Rafi sudah tertidur dengan pulasnya dan aku tidak akan tega membangunkannya karena ia terlihat sangat lelah. Begitu juga saat kami selesai acara pesta kemarin, belum ada yang terjadi dan alasannya masih sama yaitu karena terlalu lelah dengan pesta, dimana kami harus terjaga seharian untuk menyambut para tamu dan keluarga.

Kami hanya tidur bersama sambil memeluk tubuh pasangan layaknya bantal guling, sejauh yang kualami kami baru sampai tahap pelukan dan ciuman dibibir dan itu juga diganggu oleh Mami mertuaku. Tapi hal itu sudah membuatku dag dig dug tak karuan, merah dipipi, dan bahagia tentunya.

" Eh iya iya jadi Kak, ayo buruan " jawabku langsung

****

Karena sudah ada di Korea, aku meminta Kak Rafi untuk mengajakku jalan-jalan keliling ke tempat wisata tercantik yang ada di Korea untuk beberapa hari kedepan.

Aku tidak mau melewatkan kesempatan ini tentunya, kami pergi kebeberapa tempat indah hampir seharian. Hingga melupakan waktu makan siang, karena sekarang sudah masuk waktu sore.

" Aduh Kak, aku kelaparan sekarang " rintihku pada Kak Rafi sambil memegangi perut

" Kamu sih dibilang suruh makan siang dulu, kita kan cuma makan sedikit waktu sarapan di Hotel tadi pagi " jawab Kak Rafi seperti menyalahkanku

" Iya Kak, maaf. Habisnya aku kan masih menikmati waktu jalan-jalan, menikmati indahnya sudut-sudut Korea " kataku dengan menundukkan kepala merasa bersalah

" Ya sudah, ayo kita makan dulu. Kamu mau makan apa? " tanya Kak Rafi sambil mencari Restoran terdekat

" Apa saja Kak yang penting halal " jawabku sambil tersenyum lebar

" Ya sudah, ayo " ajak Kak Rafi memegang tanganku lalu berjalan menuju ke Restoran terdekat

****

Setelah sampai di Restoran Kak Rafi memesan makanan khas Korea Selatan tentunya, Ia memesan beberapa menu untuk memanjakan lidah Istrinya ini. Makanan yang Kak Rafi pesan adalah Dakgalbi, Jjangmyeong, Sup Samgyetang dan Kimchi beserta minumannya.

Akhirnya setelah menunggu beberapa menit pesanan kami pun sampai, " Waaahh, sepertinya ini enak sekali " kataku dalam hati sambil menelan ludah tanda tak sabar ingin segera menikmati makanan lezat ini.

" Ayo makan Sha " ajak Kak Rafi yang melihatku sudah tidak sabar ingin segera melahap semua makanannya

" Iya Kak " sahutku dan mulai kumasukkan makanan kemulutku

" Waaaahh, ini enak sekali Kak " seruku kegirangan seperti anak kecik yang mendapat permen

" Kalau enak cepat habiskan, setelah itu kita pulang ke Hotel ya " pinta Kak Rafi karena sudah cukup lelah jalan-jalan hampir seharian

" Oke Kak " sahutku dengan memasukkan makanan kemulutku lagi

****

Hanya beberapa menit, ritual makan siang menjelang sore kami pun selesai. Aku dan Kak Rafi segera pulang ke Hotel karena hari juga sudah menjelang sore.

Begitu sampai di Hotel Kak Rafi langsung menjatuhkan dirinya ke ranjang, aku mengikuti Kak Rafi dan memeluknya sebagai tanda bahwa aku senang sekali hari ini. Aku dan Kak Rafi berbincang-bincang sejenak hingga akhirnya kami tertidur tanpa sadar dalam pelukan masing-masing karena kekenyangan dan terlalu lelah berwisata seharian.

*****

*****

🍒 Bagi yang penasaran dengan sosok Pemeran utama wanita, author menggambarkannya seperti ini ☺️

( Naresha Permata Putri )

****

****

Hai kakak-kakak semua jangan lupakan like, vote dan rate-nya ya ☺️ mau komen juga tidak apa-apa ☺️

Terima kasih 😉

Terpopuler

Comments

kathy °𝐍𝐍᭄ ♛⃟⃝𓆊

kathy °𝐍𝐍᭄ ♛⃟⃝𓆊

aku mampir kak 💗😘

2021-04-15

1

ɳσҽɾ

ɳσҽɾ

Semangat terus author terlove, Like hadir today.

Salam sweet dari 🌹 Dilema 🌹
Think u ❤️❤️❤️

2021-04-04

2

StrawCakes🍰

StrawCakes🍰

lanjut 👍🏻

2021-04-02

1

lihat semua
Episodes
1 BAB Kesatu
2 BAB Kedua
3 BAB Ketiga
4 BAB Keempat
5 BAB Kelima
6 BAB Keenam
7 BAB Ketujuh
8 BAB Kedelapan
9 BAB Kesembilan
10 BAB Kesepuluh
11 BAB Kesebelas
12 BAB Keduabelas
13 BAB Ketigabelas
14 BAB Keempat Belas
15 BAB Kelima Belas
16 BAB Keenam Belas
17 BAB Ketujuh Belas
18 BAB Kedelapan Belas
19 BAB Kesembilan Belas
20 BAB Keduapuluh
21 BAB Keduapuluh Satu
22 BAB Keduapuluh Dua
23 BAB Keduapuluh Tiga
24 BAB Keduapuluh Empat
25 BAB Keduapuluh Lima
26 BAB Keduapuluh Enam
27 BAB Keduapuluh Tujuh
28 BAB Keduapuluh Delapan
29 BAB Keduapuluh Sembilan
30 BAB Ketigapuluh
31 BAB Ketigapuluh Satu
32 BAB Ketigapuluh Dua
33 BAB Ketigapuluh Tiga
34 BAB Ketigapuluh Empat
35 BAB Ketigapuluh Lima
36 BAB Ketigapuluh Enam
37 BAB Ketigapuluh Tujuh
38 BAB Ketigapuluh Delapan
39 BAB Ketigapuluh Sembilan
40 BAB Keempat Puluh
41 BAB Keempat Puluh Satu
42 BAB Keempat Puluh Dua
43 BAB Keempat Puluh Tiga
44 BAB Keempat Puluh Empat
45 BAB Keempat Puluh Lima
46 BAB Keempat Puluh Enam
47 BAB Bonus
48 BAB Keempat Puluh Tujuh
49 BAB Keempat Puluh Delapan
50 BAB Keempat Puluh Sembilan
51 BAB Kelima Puluh
52 BAB Kelima Puluh Satu
53 BAB Kelima Puluh Dua
54 BAB Kelima Puluh Tiga
55 BAB Kelima Puluh Empat
56 BAB Kelima Puluh Lima
57 BAB Kelima Puluh Enam
58 BAB Kelima Puluh Tujuh
59 BAB Kelima Puluh Delapan
60 BAB Kelima Puluh Sembilan
61 BAB Keenam Puluh
62 BAB Keenam Puluh Satu
63 BAB Keenam Puluh Dua
64 BAB Keenam Puluh Tiga
65 BAB Keenam Puluh Empat
66 BAB Keenam Puluh Lima
67 BAB Keenam Puluh Enam
68 BAB Keenam Puluh Tujuh
69 BAB Keenam Puluh Delapan
70 BAB Keenam Puluh Sembilan
71 BAB Ketujuh Puluh
72 BAB Ketujuh Puluh Satu
73 BAB Ketujuh Puluh Dua
74 BAB Ketujuh Puluh Tiga
75 BAB Ketujuh Puluh Empat
76 BAB Ketujuh Puluh Lima
77 BAB Ketujuh Puluh Enam
78 BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79 BAB Ketujuh Puluh Delapan
80 BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81 BAB Kedelapan Puluh
82 BAB Kedelapan Puluh Satu
83 BAB Kedelapan Puluh Dua
84 BAB Kedelapan Puluh Tiga
85 BAB Kedelapan Puluh Empat
86 BAB Kedelapan Puluh Lima
87 BAB Kedelapan Puluh Enam
88 BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89 BAB Kedelapan Puluh Delapan
90 BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91 BAB Kesembilan Puluh
92 BAB Kesembilan Puluh Satu
93 BAB Kesembilan Puluh Dua
94 BAB Kesembilan Puluh Tiga
95 BAB Kesembilan Puluh Empat
96 Kesembilan Puluh Lima
97 BAB Kesembilan Puluh Enam
98 BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99 BAB Kesembilan Puluh Delapan
100 BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101 BAB Keseratus
102 BAB Keseratus Satu
103 BAB Keseratus Dua
Episodes

Updated 103 Episodes

1
BAB Kesatu
2
BAB Kedua
3
BAB Ketiga
4
BAB Keempat
5
BAB Kelima
6
BAB Keenam
7
BAB Ketujuh
8
BAB Kedelapan
9
BAB Kesembilan
10
BAB Kesepuluh
11
BAB Kesebelas
12
BAB Keduabelas
13
BAB Ketigabelas
14
BAB Keempat Belas
15
BAB Kelima Belas
16
BAB Keenam Belas
17
BAB Ketujuh Belas
18
BAB Kedelapan Belas
19
BAB Kesembilan Belas
20
BAB Keduapuluh
21
BAB Keduapuluh Satu
22
BAB Keduapuluh Dua
23
BAB Keduapuluh Tiga
24
BAB Keduapuluh Empat
25
BAB Keduapuluh Lima
26
BAB Keduapuluh Enam
27
BAB Keduapuluh Tujuh
28
BAB Keduapuluh Delapan
29
BAB Keduapuluh Sembilan
30
BAB Ketigapuluh
31
BAB Ketigapuluh Satu
32
BAB Ketigapuluh Dua
33
BAB Ketigapuluh Tiga
34
BAB Ketigapuluh Empat
35
BAB Ketigapuluh Lima
36
BAB Ketigapuluh Enam
37
BAB Ketigapuluh Tujuh
38
BAB Ketigapuluh Delapan
39
BAB Ketigapuluh Sembilan
40
BAB Keempat Puluh
41
BAB Keempat Puluh Satu
42
BAB Keempat Puluh Dua
43
BAB Keempat Puluh Tiga
44
BAB Keempat Puluh Empat
45
BAB Keempat Puluh Lima
46
BAB Keempat Puluh Enam
47
BAB Bonus
48
BAB Keempat Puluh Tujuh
49
BAB Keempat Puluh Delapan
50
BAB Keempat Puluh Sembilan
51
BAB Kelima Puluh
52
BAB Kelima Puluh Satu
53
BAB Kelima Puluh Dua
54
BAB Kelima Puluh Tiga
55
BAB Kelima Puluh Empat
56
BAB Kelima Puluh Lima
57
BAB Kelima Puluh Enam
58
BAB Kelima Puluh Tujuh
59
BAB Kelima Puluh Delapan
60
BAB Kelima Puluh Sembilan
61
BAB Keenam Puluh
62
BAB Keenam Puluh Satu
63
BAB Keenam Puluh Dua
64
BAB Keenam Puluh Tiga
65
BAB Keenam Puluh Empat
66
BAB Keenam Puluh Lima
67
BAB Keenam Puluh Enam
68
BAB Keenam Puluh Tujuh
69
BAB Keenam Puluh Delapan
70
BAB Keenam Puluh Sembilan
71
BAB Ketujuh Puluh
72
BAB Ketujuh Puluh Satu
73
BAB Ketujuh Puluh Dua
74
BAB Ketujuh Puluh Tiga
75
BAB Ketujuh Puluh Empat
76
BAB Ketujuh Puluh Lima
77
BAB Ketujuh Puluh Enam
78
BAB Ketujuh Puluh Tujuh
79
BAB Ketujuh Puluh Delapan
80
BAB Ketujuh Puluh Sembilan
81
BAB Kedelapan Puluh
82
BAB Kedelapan Puluh Satu
83
BAB Kedelapan Puluh Dua
84
BAB Kedelapan Puluh Tiga
85
BAB Kedelapan Puluh Empat
86
BAB Kedelapan Puluh Lima
87
BAB Kedelapan Puluh Enam
88
BAB Kedelapan Puluh Tujuh
89
BAB Kedelapan Puluh Delapan
90
BAB Kedelapan Puluh Sembilan
91
BAB Kesembilan Puluh
92
BAB Kesembilan Puluh Satu
93
BAB Kesembilan Puluh Dua
94
BAB Kesembilan Puluh Tiga
95
BAB Kesembilan Puluh Empat
96
Kesembilan Puluh Lima
97
BAB Kesembilan Puluh Enam
98
BAB Kesembilan Puluh Tujuh
99
BAB Kesembilan Puluh Delapan
100
BAB Kesembilan Puluh Sembilan
101
BAB Keseratus
102
BAB Keseratus Satu
103
BAB Keseratus Dua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!