Meca Aprillian menyukai tetangganya yang bernama Alvero miller dari dulu semenjak mereka masih kecil sampai ia dewasa,
Yang lebih konyol nya Meca sudah menganggap Vero sebagai tunangannya sejak dari kecil, itu berawal dari permainan pernikahan pernikahan yang mereka mainkan di waktu dulu
Meca tau jika Vero tidak menyukainya dan menbencinya tapi Meca yakin suatu saat Vero akan membalas cintanya
Namun,ada saat Meca berhenti dan menyerah untuk memperjuangkan Vero bahkan Meca rela pergi jauh dari tempat yang dia tinggali sedari kecil hanya untuk mengubur rasa yang di milikinya untuk tunangannya.
Ketika Meca pergi dalam beberapa tahun dan tak kembali, Kenapa Vero justru merasa kehilangan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sina Tu Narti Ajj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10
"Nggak,Nggak,Nggak mungkinlah Fin? kata meca tegas
Gini aje deh! Lo coba telanjang di depannya,Kalau dia ngiler berarti dia nggak gay, tapi kalau di kabur,nggak salah lagi.! kata fina membuat meca melotot
Bugh
meca mumukul lengan fina memakai koran yang dari tadi di pegangnya.
Finaaaaaa...! gilaaaaaaa lo! masa gue harus telanjang buat buktiin itu? kata meca frustasi
"Hahahahaha,Eh.itu dia tuh! kata Fina nunjuk nunjuk balkon samping balkon gue.
Ada Vero di sana,Lengkap dengan kaos putih polos oblong nya yang membentuk tubuh kerennya.
"sialan.keren amat sih?" batin meca"
"Apa liat liat? kata vero galak"
"ciyeeee! galak amat hihihi? kata meca genit"
"kalo lo masuk kamar gue lagi,Awas aja? ancam vero lebih galak"
wuih.Percaya atau nggak? kalau lagi galak kegantengannya meningkat 100%.Ah,kece banget deh ah.batin meca
"wkwkwkwkw" tawa fina"
"Kenapa lo ketawa ketawa?"tanya vero ke fina
"huh?anu,itu...! hihihih, ada yang lucu aja! itu kemaren kata meca dia liat semua loh! hahaa kata fani masih ketawa sambil megang perutnya.
"Fina!!!"teriak gue sambil jambak rambut ikalnya kesal.
"huahaaah.aduh! sakit, sakit,sakit!"ringis fani tapi masih terbahak bahak
"Dasar cewek cewek mesum"kata vero lalu pergi.
"hah? cewek cewek mesum!!!" pekik gue dan fani bersamaan,Dasar cowok nyebelin
*******
Vero pergi masuk ke dalam kamarnya setelah mengatakan kata kata yang membuat dua tetangganya terpelongo.Vero yakin banget,mereka pasti sering nonton film yang isi nya ada adegan adegan_ ya sudahlah.Yang jelas vero sudah tidak mau akrab lagi kaya masih kecil dulu
Karena permainan bodoh waktu masih SD.hidup nya selalu saja seperti mimpi buruk.Meca selalu menggodanya dan mengganggunya.dia juga mengaku ngaku Vero itu adalah tunangannya.
setiap hari dan setiap pagi meca selalu menyapa dan mengirim sms...
sabtu malam minggu
Drrrrrf Drrrrrrf
Vero mengambil ponselnya yang berada di bawah bantalnya, 1 pesan dari Cewek gila,vero membuka pesan itu malas malasan.
"Hai ganteeeeeeng!"
"nggak usah sms atau nelpon ke nomor ini lagi,bisa NGGAK! balas vero Kesal
"Jutek amaat sih? masa gitu sama tunangan sendiri,wkwkwkkw" balas meca
"GILA!!!!!" Balas vero singkat,padat dan jelas
"iya.Aku GILA karenamu.wkwkwwk!"
"Jangan ganggu gue. gue mau tidur!"
"jangan dong,ini kan malam minggu! mending temanin gue ke party ultah teman gue.Mau Nggak? balas meca tapi tidak mendapat balasan dari vero
Vero kanget mendengar kalau malam ini malam minggu, dia lupa kalau malam ini dia ada janji sama Tasya. vero Langsung mempersiapkan diri dan bergegas menjemput Tasya.
******Acara Rendy
Meca dan Fani sudah siap dan rapih untuk menghadiri acara rendy,sebenarnya sih, Meca malas malasan untuk hadir tapi karena fina yang terus maksa,maka dia mau nggak mau harus nurut dari pada kupingnya sakit dengar suara fina yang terus ngomel melebihi burung beonya.meca tau kalau sahabatnya ini,punya rasa buat rendy, tapi fani sangat tertutup tentang perasaannya.meca akan menyatukan mereka berdua.Itu niat meca.
"wow...!!! ini meca kan?"kata fina sambil memutar badan meca yang berbeda malam ini.
"yeee! ya.iya lah gue meca sahabat lo,emang lo pikir gue siapa hah? Setan gitu?kata meca jutek