NovelToon NovelToon
Dijodohkan ? Siapa Takut

Dijodohkan ? Siapa Takut

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: riena

" Hei Leha, turun gak ? " Ibunya Juleha berkacak pinggang di bawah pohon mangga.

" Bentaran ! Nanggung "
Masih dengan santai nangkring diatas pohon mangga.

Bagaimana kisah perjalanan rumah tangga antara Juleha dan Zainal dan pasangan lainnya yang menikah karena minta dijodohkan ? ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Juleha dan Zainal ( Part. 10 )

Setelah salam, Zainal mencium puncak kepala Juleha lama.

Inginnya sih Zainal lebih dari hanya sekedar mencium jidat, misalnya pipi kanan dan pipi kiri, lalu bibir setelahnya, ah, tahu sendiri dong, bulan puasa, dilarang ngomong yang njurus, ntar batal, Mak othor gak mau tanggung jawab karena berat Ferguso.

" Dek, Abang ntar sudah masuk kekantor lagi, kamu ingin melakukan apa dirumah ? "

Zainal mengambil telapak tangan

Juleha, menepuk nepuk pelan dalam genggaman tangannya sendiri.

keduanya sudah berpindah duduk di tepi ranjang setelah melipat sajadah dan mukena.

" Cepat benar Bang, awas lho jangan lirik lirik mantan, ntar Leha sleding kalau ketahuan " ancam Juleha lucu.

Zainal langsung tertawa menyebalkan.

" Cemburu nih ceritanya ? Abang seneng kalau kamu cemburu dek, berarti kamu mulai cinta sama Abang "

Tuh kan bener, Mira mantan pacar bang Zai, buktiya dia gak nyangkal sama sekali.

Jangan pikirkan mantan Jul, yang penting kan sekarang, kamu pelabuhan hatinya, kapal kudu berlayar dulu sebelum berlabuh ke dermaga tujuan, beuh.

" Atau kamu mau kita bulan madu dek ? "

Zainal merengkuh bahu Juleha.

" Idih Abang, kaya' selebriti aja pakai bulan madu segala "

" Semua orang berhak bahagia dek, bukan cuma selebritis "

Zainal menowel hidung Juleha pelan.

" Yang dekat dekat aja dek, siapa tahu setelah pulang dari sana garis dua "

Zainal menaik turunkan alisnya lucu.

Kode itu Jul, bang Zai mulai meminta haknya, kebutuhan itu Jul.

Leha jadi teringat dengan kado dari Mira yang isinya tespack dan balon berbagai rasa, kemana ya ?

" Mencari apa dek ? "

Melihat Juleha yang celingukan ke bawah kolong tempat tidur.

" Kado dari mantan Abang " Juleha mengerucutkan bibirnya ke depan.

Zainal tertawa menyebalkan.

" Kita gak butuh itu dek, kalau tespack boleh-lah, di perlukan setelah kita bulan madu, tetapi kalau yang satu lagi, itu gak perlu dek "

" Memangnya kita mau pergi kemana ? "

Juleha menggoyang goyangkan kedua kakinya menghindari tatapan mata Zainal.

" Pengennya ke puncak, tetapi Abang sudah masuk kerja, dan lusa sudah puasa, bagaimana kalau disini saja "

Zainal menepuk nepuk ranjang yang mereka duduki.

Bang Zai, mengkode terus, Leha semakin merasa bersalah.

" Tapi bang "

" Kamu belum siap ya dek ? "

Zainal menatap lekat lekat wajah Juleha.

Wajah Juleha memanas, itu baru ditatap aja, apalagi kalau.....

Cie cie, yang mau belah duren ? Eh, tapi sekarang memang musim duren kan ?

" Bu- bukan bang "

" Berarti kamu sudah siap ? "

Juleha senyum malu malu, melihat Juleha yang malu malu meong gitu, rasa pengen ngarungin.

" Nanti malem ya dek "

Zainal berbisik tepat disebelah telinga Juleha.

Hembusan napas hangat yang keluar dari mulut Zainal, menerpa sebahagian pipi dan leher Juleha sehingga seluruh permukaan kulit Leha meremang, tapi bukan karena takut lho.

" Bang, Leha mau membuatkan Abang kopi dulu kebelakang "

Leha buru buru berdiri, tangan yang masih dalam genggaman Zainal perlahan terlepas, persis seperti film film romantis gitu, cuma gak pakai gaya slow motion aja.

Zainal kembali tertawa menyebalkan melihat Juleha yang melarikan diri karena malu.

Sampai di dapur, ibunya sedang membuat sarapan.

Kedua bola mata ibunya terus mengawasi gerak gerik Juleha, memperhatikan kondisi Juleha dari ujung kepala sampai kaki.

" Leha, Lu belum memberikan hak laki lu ya ? "

Ibunya berkata pelan disebelahnya.

" Hah ? Ibu pertanyaannya aneh aneh aja, untung tangan Leha gak kesiram air panas "

Leha pura pura mengalihkan pembicaraan.

" Jujur sama ibuk, belum kan ? Lu gak boleh nahan nahan Leha, dosa, Zainal berhak atas tubuh lu "

" Ibu sok tahu ah "

" Eh, lu jangan coba coba ngelak Leha, dari cara jalan lu aja, ibu tahu, kalau memang udah, emang rasanya gimana ? "

Hadeuh, ibunya Leha ada ada aja, masa' yang seperti itu ditanyai rasanya bagaimana, 'kan tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.

" Buk, Leha mau mengantar kopi dulu, bang Zai mau berangkat kerja "

Juleha buru buru ngacir dari dapur.

" Orang tua mau dikibuli, mana bisa "

Bibir ibunya Juleha mencibir.

...*****...

...🌿🌿🌿🌿🌿...

1
Nunuk Bunda Elma
kangen Bang Zai dan leha
maraton bacanya
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂👏🏼👏🏼👏🏼🙏🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
pipi gemoy
✌🏼
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂
Mira bete lagi nih, Thor ada dendam ya sama mira👻
👍🏼👏🏼🙏🏼☕
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂👻
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
haduh porsinya pas Pasan bang jali👻
pipi gemoy
disini cwok nya garcep semua 😂👻🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂
emang somplak mereka
hore Mahmud otw nikah juga Ama Lusi 👻🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂
rezeki nomplok si Abdul nikah nga modal 👻
pipi gemoy
nah ketemu mantan bang Zai 😂
awas ada yang kebakar leha👻
pipi gemoy
suit suit😂🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
bang Zai ada yang kepanasan 👻
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂👻
pipi gemoy
hadir Thor☝🏼
Mam AzAz
mampir baca ulang karena kangen 😄😄
Malem Sihombing
Luar biasa
Siti Sofia
sok sok an nolak nih abdul ..entar juga kelepek klepek ..hadeeuuh
Mmh dew
🩷🩵🩶🩵🩷
Ririn Wulandari
thorr kamu tau gak? ternyata membaca buku yang sudah tamat itu tidaklah buruk, jika happy end, dan aku suka membaca karyamu thor sejak libur Corona jaman SMA, di aplikasi ini maupun fizzo🥹🫶🏻
Ririn Wulandari: meskipun sudah selesai baca sampai tamat, aku baca ulang lagi thor. karena tau dalam kisah ini selalu happy end 🥹
total 1 replies
Safitri Agus
hehe, ngulang lagi nih bacanya 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!