NovelToon NovelToon
Psycho Man

Psycho Man

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: TK

• Buku ini memiliki 5 cerita ber-sekuel, kalian bisa membacanya dari awal agar lebih mengerti •

• Psycho Man
• My Girl
• Destiny Of Love
• Her Secret
• Possessive Brother

Dulu Eros pergi tanpa alasan dan meninggalkan luka padanya. Kini saat Adara sudah melupakan pria itu dan sebentar lagi akan menikah, Eros malah kembali dan memintanya untuk bersama. Luka dan kesakitan membuat Adara menolaknya, tapi pria itu malah berbuat hal gila yang membuat Adara semakin terluka.

Bagi yang suka cerita berkonflik berat genre hurt mari mampir, di sini hatimu akan di bolak-balik oleh kisah percintaan mereka. Selamat membaca, di tunggu juga dukungan dari kalian semua❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sepuluh

Vote sebelum membaca 😘

.

.

"Alvaro!"

Panggilan di belakangnya membuat Alvaro membalikan badan, mengernyit melihat seorang wanita yang seperti familiar di ingatannya.

"Kau masih ingat aku?"

Alvaro mencoba mengingat wanita yang sedang tersenyum itu, dan saat sudah ingat pria tampan itu tersenyum lebar sambil menjentikan jarinya. "Melody?"

"Benar!"

Keduanya berpelukan sambil tertawa kecil. Alvaro dan Melody adalah teman baik yang dulu disatu jurusan kuliah. Terakhir bertemu sudah lama sekali, dan itulah yang membuat Alvaro sempat lupa.

"Bagaimana kabarmu?"

"Baik, kau sendiri?"

"Ya kau lihat aku juga baik dan pasti semakin tampan."

Melody terkekeh mendengarnya, ternyata pria itu tak berubah masih suka bercanda dan percaya diri. "Kau ini bisa saja."

"Ngomong-ngomong sedang apa di sini?" Tanya Alvaro. Tentu saja bingung karena ini adalah Klub malam, dan waktu sudah menunjukan tengah malam.

Pakaian Melody memang tak terlalu terbuka, tapi aneh saja ada wanita seorang diri di tempat yang bisa dikatakan berbahaya.

"Aku sedang menghilangkan penat, tapi aku tidak sendiri kok."

"O ya?"

"Hm aku bersama pacarku."

"Kau sudah punya pacar?"

"Tentu saja."

"Lalu dimana Dia?"

"Sedang ke toilet."

Musik dj semakin kencang dan anehnya semakin malam tempat inipun semakin ramai. Teriakan sana sini, tak lupa dengan orang-orang yang menari gila menikmati musik.

"Kau sendiri sudah punya pacar?"

"Belum, tapi aku sedang berusaha."

"Aku jadi penasaran dengan wanita itu."

"Haha yang pasti Dia sangat cantik dan baik hati."

"Dasar bucin."

Perhatian mereka lalu teralih pada seorang pria yang baru mendekat dan memeluk tubuh Melody dari samping. Alvaro terkejut bukan main melihat pria itu, matanya bahkan sampai terbelak lebar. Astaga, ini bukan mimpi!

Saat Melody membalas pelukan pria itu membuat Alvaro semakin dibuat bingung dan tak percaya diwaktu bersamaan. Kedua orang itu tampak sangat romantis, terutama si pria yang tampak sangat menyayangi Melody.

"Oh perkenalkan, Dia Eros kekasihku."

Alvaro dan Eros menatap satu sama lain. Keduanya terdiam sesaat karena saling mengenal satu sama lain. Tapi Eros terlihat biasa saja dan malah tersenyum lebar sambil mengulurkan tangan.

"Pak Alvaro."

Alvaro mengubah ekspresinya dan terpaksa tersenyum sambil membalas jabatan tangan itu. "Pak Eros."

"Kalian sudah kenal?"

Eros mengangguk sambil melepas jabatan tangan mereka. "Ya perusahaan kami melakukan kerja sama, dan sekarang sedang melakukan pembangunan di daerah Kemang."

"Waw kebetulan sekali, apalagi Alvaro ini temanku."

"Kalian pasangan serasi." Ucap Alvaro sambil tersenyum sinis.

Oh Tuhan entah kenapa rasanya Alvaro ingin sekali memukul wajah polos Eros. Kurang ajar sekali! Bukankah Eros adalah pacar Adara? Tapi kenapa sekarang-

Mungkin Eros kira Ia tak mengetahui hubungan percintaan pria itu, dan bisa saja Eros pun tak tahu kalau Ia dekat dan sering bersama Adara. Mengingat wanita itu, Alvaro jadi merasa sedih. Kasihan sekali wanita sebaik Adara di selingkuhi oleh pria brengsek itu.

"Em kalau begitu aku pamit pulang dulu."

"Kenapa buru-buru? Kita bisa minum bersama dulu." Ucap Eros dengan senyumannya yang malah membuat Alvaro semakin muak.

"Mungkin lain kali saja, saya sudah di telphone Mama." Canda Alvaro dan langsung diketawai oleh pasangan itu.

"Haha oke nanti kita bisa minum bersama."

"Hm, saya permisi."

***

Adara lagi-lagi memijat keningnya yang berdenyut. Hari ini Ia merasa tak enak badan, dan kepalanya pusing. Sebenarnya bukan dari hari ini, sudah terasa dari kemarin. Tapi mungkin hari ini semakin parah.

"Kau baik-baik saja?"

Adara mengangkat kepalanya lalu mengagguk kecil. Sedangkan Alvaro merasa ada yang aneh, dari pertama mereka bersama untuk membahas pembangunan di Kemang wanita itu lebih banyak diam. Dan yang semakin membuatnya khawatir adalah wajah Adara yang terlihat pucat.

Merasa keningnya disentuh, membuat Adara terkejut. Ia langsung memundurkan kepalanya menatap bingung Alvaro.

"Keningmu panas, sepertinya kau demam."

"Aku tidak apa-apa."

"Ck!"

Ternyata Adara adalah wanita keras kepala, memangnya tidak lihat kalau Ia sangat khawatir? Ya Alvaro akui kalau dirinya memang bukan siapa-siapa, tapi anggaplah teman yang khawatir saja.

"Kita sudahi saja, kau sedang sakit. Mau aku antar pulang?"

"Tidak usah."

Adara merapihkan berkas-berkas di sana, memasukannya ke dalam tas khususnya. Saat akan berdiri, tubuhnya oleng sampai mudur beberapa langkah. Dan Alvaro langsung menahan bahu wanita itu agar tak terjatuh.

"Lihatkan kau sakit!"

"Kepalaku pusing."

"Aku tahu, dan kau sedang sakit saat ini." Pria itu dengan tiba-tiba menggendong Adara ala bridal, sampai terdengar pekikan.

"Apa yang kau lakukan?! Turunkan aku!!" 

Alvaro tak memperdulikan protesan itu, Ia melenggang keluar ruangan dengan percaya diri, bahkan tak peduli dilihat banyak karyawan. Walau memang agak malu juga karena ini bukanlah perusahaannya.

"Kita mau kemana? Astaga turunkan aku, banyak orang melihat!!" Desis Adara.

Mereka berdua menjadi pusat perhatian para karyawan, memalukan sekali bagi Adara. Wanita itu sudah berusaha melepaskan diri, tapi Alvaro menahannya. Terpaksa Adara hanya bisa menutup wajahnya dengan kedua tangan karena tak mau melihat orang lain.

Tapi saat merasa langkah pria itu berhenti membuat Adara bingung, Ia membuka kedua tangannya dan menatap wajah Alvaro. Pria itu menatap ke depan yang otomatis Ia pun ikut melihat.

Deg!!

"Eros.."

Kali ini Adara bisa menurunkan tubuhnya dan berdiri gugup disamping Alvaro. Bibir bawahnya Ia gigit keras tanda gugup, detak jantungnya saja sampai berdetak tak karuan.

Eros melangkah mendekat ke arah mereka, membuat Adara semakin dibuat gugup. Lalu saat sudah lumayan dekat, anehnya Eros hanya menampkan wajah datarnya.

"Selamat siang Pak Alvaro."

"Si-siang."

"Ternyata kita kembali bertemu lagi." Eros terkekeh kecil lalu mengalihkan pandangan pada wanita itu.

Mati-matian pria itu bersikap biasa dan mencoba menahan amarahnya. Dadanya naik turun untuk mengatur nafasnya yang memburu. "Sudah selesai meetingnya?"

"Eros aku-"

"Apa meetingnya akan dilanjut lagi? Dimana? Apa di hotel?"

Adara tersentak mendengar itu, menatap sedih kekasihnya. Rasanya sakit sekali saat pria itu menuduhnya yang tidak-tidak. Saat akan menggenggam tangan Eros, pria itu malah memundurkan langkah menjauh.

"Kalian pasti sudah kenal lama sampai berani bermesraan di kantorku." Eros mengusap bibirnya dengan jari sambil menatap bergantian kedua orang itu. "Tapi sebaiknya jangan lagi menunjukan keromantisan di kantorku, karena menurutku itu sangat menjijikan."

Alvaro menghembuskan nafasnya berat. "Maaf saya tidak maksud begitu, saat melakukan meeting Adara terlihat sakit dan akan pingsan. Jadi saya membantunya-"

"Oh seperti itu ya. Baiklah, saya masih menerimanya."

"Eros."

Eros menatap tajam Adara, lalu menarik tangan wanita itu kasar sampai membentur dadanya. "Terima kasih sudah membantunya. Kalau begitu saya akan membawa kekasih saya ini, Dia akan lebih aman jika bersama saya." Ucap Eros dan menekan kata kekasih pada Alvaro. Setelah itu Eros menarik tangan Adara kasar sampai wanita itu berjalan sempoyongan.

1
Rifana Sitorus
Luar biasa
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
akhirnya happy ending 😍
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
bodoh aja Adara kalau masih mau balikan sama Eros
🇮🇩A Firdaus🇰🇷
baru mampir mudah2an suka sama ceritanya 💪 ya Thor
Wiyanti SE
suka ceritanya 👍
Hanneke Kuhu
menarik semua nya 👌 tetap semangat dan semangat terus untuk berkreasi 🙏
mey
JD cewek kok bodoh ya,,cwok kyk GT UD tinggal dan lupa kn ngpn d tangis i
Shusy Datunsolang
cerita yang bagus banget🥰
Inisial L
emang paling bener alvaro sama aku aja thor, udah bisa di pastikan akan sengsara eh salah bahagia😁
wllyanti14: silahkan mampir dikaryaku "my Protective Wall" (jirose)🙏😊
total 1 replies
Inisial L
balik kanan aja adara, mantanmu setia menampungmu wkwkwk
Inisial L
duuuh ganteng bgt pacar akoh, baek" ya klean berdua. jangan berantem cuma gara" acu ya😁
Inisial L
eros ini kadang" gantengnya ga manusiawi ya
Inisial L
alvaro kamu sama aku aja yaa, biarkan adara bahagia sama eros. kamu cukup bahagiain aku aja🤣
Inisial L
sebenernya pengen nimpuk eros, tapi setelah liat fotonya malah jadi meleleh hati adek bang🤣
Inisial L
kog aku nangis ya😢maaaaakk boleh ga sih nampol otak eros sekali ajaaaa
Inisial L
eroooos anj.. tapi kog makin lama makin tampan juga kau, tapi jahad bgt kau eros😬pengen ku tampol habis itu ku cium
Inisial L
adara plis sama alvaro aja, gausah sama si bajingook itu udah kasar selingkuh pulak,tapi kalo dilihat lihat dari judulnya aku ragu double A bisa bersatu🤔
Saenab
kenapa tdk telpon Alvaro hanya dia yg bisa menolongmu
sabila 78
mending kita hajar rame2 biar tau rasa..
enak aja ama perempuan..sini lawan emak2 jaman now pasti babak bunyak lo eros 😬😬😡😠
Saenab
lebih baik Andara SM Alvaro sudah ganteng baik LG Andara lupakan SJ Eros dia org kasar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!