Judas Zachary lelaki tampan anak seorang mafia .Cintanya ditolak saat remaja oleh wanita cantik dan polos Elsayora Kimberly. tujuh tahun berlalu, ayah Judas menjodohkan anaknya dengan Elsayora untuk kepentingan bisnis . tanpa berpikir panjang, Judas menikahi wanita pujaannya dengan niat memberi perhitungan pada gadis yang menolaknya dulu. membalas dendam dengan kekejaman yang tidak manusiawi. namun penyesalan datang pada Judas saat ia membaca Buku Diary Elsa .
Akankah Judas dan Elsa bisa bersatu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom RaRy _6292, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Didalam kabin mobil , Elsa diam sambil melihat pemandangan dari luar jendela . bibirnya terkatup rapat ,ia tak menoleh sedikitpun pada Judas .
" Malam ini kita pulang ". Ucap Judas dingin . Elsa diam tidak menjawab . Ia merasa tidak berdaya dan tidak bisa menolak perintah Judas . Baru dua hari mereka di Swiss , sekarang sudah harus balik . Judas sesuka hatinya memerintah Elsa . Wanita itu sedikit melirik Judas , Lelaki itu bersandar dijok kursi dengan mata yang terpejam rapat . Lalu Elsa balik melihat diluar jendela mobil.
Sesampainya divilla , para pelayan menyiapkan pakaian bersih untuk Elsa dan menyajikan makanan sehat . Elsa pun mematuhinya. wanita itu duduk didekat jendela kamar ,siang ini hujan deras diluar dengan begitu derasnya . Dalam diam wanita itu menangis atas hidupnya yang direnggut Judas . Pintu kamar terbuka ,Judas masuk sambil membuka mantel dan sepatunya . Ia melihat Elsa yang sudah mendingan walaupun wajah masih pucat sedikit . Wanita itu tak melirik Judas sedikitpun.
" Layani aku !" perintah Judas . kepala Elsa menoleh ,ia menatap tajam Suaminya .
" Aku masih sakit . Maaf aku tak bisa ". Jawab Elsa
" Kau tidak bisa menolak !" Judas mendekat kearah istrinya . Ia berjongkok dihadapan Elsa , ia menarik wajah Elsa sampai mendongak kearahnya . Tanpa perasaan ,Judas membuka dress yang dipakai Elsa dengan paksa hingga terkoyak . Air mata Elsa jatuh tak bisa dibendung .
" Aku sudah katakan ,jangan buatku marah !"
Judas membaringkan Elsa keranjang dengan kasar . tanpa pemanasan , lelaki itu memasukkan Rudalnya ke inti Elsa yang belum basah membuat Elsa terpekik menjerit akibat benda yang menerobos diinti tubuhnya. perlahan Judas menggoyang pinggulnya dengan ritme teratur namun cepat . Elsa menggigit bibirnya sampai berdarah ,ia menahan perih dan sakit disekujur tubuhnya saat Judas memacu diatas tubuh itu .
Erangan ,desahan dan jeritan mereka terdengar diseluruh ruang kamar yang besar itu. hujan diluar sudah sedikit reda . Setelah permainan selesai. Elsa terbaring diranjang ,tanpa sehelai benang . Air matanya sudah kering . Judas mengambil pakaiannya yang berserak dilantai .
" Cuiiihhh ,kalau tidak karena tubuhmu yang nikmat. Aku tak sudi menikahi putri dari seorang pembelot seperti mu ". Ucap Judas nyalang menatap tajam Elsa yang tidak berdaya diatas ranjang . Lalu tanpa perasaan,Judas berlalu dari kamar meninggalkan Elsa yang tak sadarkan diri sendirian dalam kamar .
Malam harinya ,Elsa sudah siap memasukkan pakaian kedalam koper . walau tubuhnya masih lemas dan sedikit pucat . Ia berusaha agar tetap tegar menjalani rumah tangganya bersama Judas . Dipesawat Elsa lebih banyak diam . Ia hanya tidur didalam pesawat . Sedangan Judas uring -uringan melihat Elsa yang tidak mau bicara padanya .
" Setelah sampai ,kau tinggal di apartemen. Sesekali aku datang kesana ,jika aku menginginkan tubuhmu ". Ucap Judas dingin,matanya melirik Elsa tajam . Namun wanita itu hanya diam membeku .
Judas sangat kesal dengan diamnya Elsa .
" Kalau saya tanya jawab. Jangan hanya diam ". Bentak Judas didalam jet pribadi membuat para pramugari kaget termasuk Elsa ,bahunya bergetar ,ia memeluk dirinya sendiri .
" I...iya ..mas". Ucap Elsa terbata . Tak ada yang berani bertanya pada Lelaki itu kenapa . Semua yang ada didalam kabin pesawat diam .
Sesampainya di dalam apartemen sederhana tempat Elsa tinggal . Ia menggeret kopernya sendiri saat masuk kedalam apartemen dengan Judas yang berjalan cepat didepannya .
" Pintunya pakai kode .hanya aku yang tahu . Kau tidak boleh keluar masuk tanpa seizinku ".
Elsa mengangguk ,kepalanya menunduk ia tak ingin melihat Judas .
" sesekali pelayan akan datang untuk membersihkan tempat ini ".
" Dan kau .." sambung Judas mendekati Elsa menarik kedua lengannya .
" Tugasmu hanya melayaniku . mengerti?" tanya Judas .
" Iya mas ". Jawab Elsa dengan bahu yang bergetar .
" Bagus . dalam kulkas sudah terisi penuh . Kau boleh masak apa saja ".
kemudian Judas menyerahkan lima lembar seratus ribuan pada Elsa , meletakkannya diatas meja .
" ini jatah uang mu selama sebulan".
" Ingat ,jangan pernah coba - coba ingin kabur dari sini ". Ucap Judas dan berlalu keluar dari apartemen. Elsa menatap punggung itu yang sudah menghilang dibalik pintu . sekarang ia hidup sendiri ,yatim piatu tanpa sanak saudara . Judas benar- benar menyiksanya lahir batin .
Dirumah mewah ,Celia menyambut kedatangan Judas pulang . Sengaja ia memakai pakaian minim untuk memikat hati sang pria pujaannya .
" Selamat datang Jud". sambut Celia dengan manja.
" Jangan lebay , aku hanya dua hari ke Swiss".
ucap Judas ,ia duduk dikursi ,kakinya berselonjor diatas meja .
Celia segera mengambil minum dari kulkas ,ia menyerahkannya pada Judas .
"Sepertinya kau sangat lelah? " tanya Celia penasaran.
" Elsa disana mencoba bunuh diri . Bagaimana aku tidak panik ". Ungkap Judas memijit pelipisnya . Celia menghela nafasnya kesal .
" Kau sudah dapatkan yang kau mau . Tinggalkan dia . ". Ucap Celia lancang .
" Biarkan dia melakukan semaunya. atau.." Celia menjeda perkataannya .
" Ceraikan saja dia ".
Judas menatap tajam Celia .
" Kau terlalu ikut campur ".
Celia mendekat duduk disamping Judas ,merangkul lengannya lembut ,kepalanya bersandar dibahu bidang itu .
" Jangan marah sayang ".
" Maaf ".