NovelToon NovelToon
CAHAYA JINGGA

CAHAYA JINGGA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:133.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nuriyyah

Kehidupan punya kenyataan, karena hidup terus mengikuti takdir. Seperti kehidupan yang dijalani oleh gadis bernama Jingga. Di saat usianya masih remaja, dia harus kehilangan ibunya.

Namun Jingga tak pernah menyerah untuk menjalani kehidupannya. Walaupun dia harus menerima kenyataan bahwa ayahnya menikah lagi dengan seorang wanita yang tidak dia sukai.

Beruntung saat dia berusia dewasa, dia dipertemukan dengan seorang laki-laki yang sangat mencintainya. Hingga tak butuh waktu lama untuk Jingga menyandang status sebagai istri dari seorang manager restoran bernama Ken. Namun lagi-lagi dia harus menelan pil pahit, saat suaminya harus menikahi seorang gadis yang sedang mengandung anak dari suaminya.

Jingga berusaha mempertahankan rumah tangga yang baru dibangun, dia juga rela harus berbagi suami dengan wanita lain. Tetapi, kehidupan Jingga yang sebenarnya baru dimulai saat itu, saat dia harus rela melihat rumah tangganya yang hancur. Sampai dia berada dititik keputusasaan, hadirlah seorang laki-laki tampan bernama Ray Alfendra. Seorang pengusaha muda yang tampan, dengan ketulusannya dia bisa membawa Jingga pada kebahagiaan yang diimpikan Jingga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuriyyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

Kehidupan terus berjalan layaknya roda yang terus berputar mengikuti porosnya. Tiga bulan usia pernikahan Ken dan Jingga seolah tak membuat keharmonisan mereka surut. Bahkan kian hari mereka semakin romantis layaknya pasangan pengantin yang baru menikah.

Kini Jingga tak bekerja lagi karena Ken menyuruhnya untuk berhenti bekerja. Jingga awalnya keberatan namun menuruti perintah sang suami adalah kewajibannya. Lagi pula dia harus banyak belajar lagi untuk menjadi istri yang baik.

Masih banyak yang harus dia pelajari, apalagi kini mereka sedang dalam program kehamilan.

"Sayang jam tangan aku dimana?" tanya Ken setengah berteriak.

"Ada diatas meja rias Mas," jawab Jingga menghampiri suaminya.

"Oh iya ada. Perasaan tadi gak ada deh," ucap Ken tersenyum lebar.

"Ah masa!" ucap Jingga penuh selidik. Dia curiga suaminya itu hanya menjahilinya, karena setelah menikah entah kenapa Ken menjadi sosok yang jahil.

"Iya sayang. Ya udah aku berangkat kerja dulu ya," ucap Ken sambil mencium kening Jingga.

"Iya Mas. Hati-hati dijalan ya!" ucap Jingga sambil mencium punggung tangan suaminya.

"Assalamu'alaikum," ucap Ken lalu melajukan mobilnya.

"Wa'alaikumsalam Mas," jawab Jingga sambil melambaikan tangannya.

Setelah melihat suaminya sudah menghilang dari pandangannya, Jingga masuk kedalam rumahnya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.

...----------------...

"Masuk!" ucap Ken kala mendengar ketikan dari pintu ruang kerjanya.

"Maaf pak mengganggu waktunya. Tapi bisakah kita bicara sebentar? Ada sesuatu yang harus saya bicarakan," ucap Resti kala sudah berada diruangan Ken.

Ken pun menutup laptopnya dan melihat kearah Resti dengan berkerut kening. Ken menatapnya datar.

"Ada apa?" tanya Ken.

"Begini Pak... Saya hamil," ucap Resti tanpa ragu sedikitpun karena memang itulah rencananya. Namun sontak membuat Ken membulatkan matanya. Apa? Hamil, dia pasti salah dengar pikir Ken.

"Kamu jangan bohong!" ucap Ken marah.

"Saya gak bohong pak. Kalo bapa tidak percaya, ini buktinya!" ucap Resti sambil menyodorkan test pack nya.

Dan benar disana terlihat jelas dua garis merah yang sontak membuat Ken meringis.

"Tapi mungkin saja itu bukan anak saya. Kalo kamu bisa menjebak saya, tidak menutup kemungkinan kamu bisa menjebak orang lain juga. Bisa saja kamu memanfaatkan saya, agar saya bertanggung jawab dan menikahimu. Orang seperti kamu bisa melakukan apapun! Benarkan?" tanya Ken dengan tersenyum mengejek.

"Bapak bisa buktikan sendiri. Saat ini usia kandungan saya 4 bulan, jadi untuk melakukan tes DNA bisa dilakukan walaupun bayi saya masih dalam kandungan," ucap Resti yang membuat Ken bungkam.

"Saya minta besok Bapak datang kerumah sakit untuk melakukan tes DNA!" ucap Resti lalu meninggalkan Ken yang masih duduk mematung.

"Akhhh!" teriak Ken frustrasi. Bagaimana semua ini bisa terjadi? Apakah Jingga akan mengetahui semuanya dan meninggalkannya pikir Ken kesal.

...----------------...

Resti keluar dari ruang kerja Ken dengan senyum penuh kemenangan. Akhirnya dia bisa memiliki Ken seutuhnya. Setelah Ken mengetahui kebenarannya, dia yakin Ken tak akan mengelak lagi dan akan segera menikahinya.

"Kamu habis ngapain dari ruang kerjanya Pak Ken?" tanya Citra penuh selidik. Pasalnya, Citra begitu penasaran karena Resti keluar dari ruang Ken dengan tersenyum bahagia.

"Oh tadi cuma masalah pekerjaan aja Kak," jawab Resti yang tidak menyukai tatapan penuh selidik dari Citra.

"Kalo cuma masalah pekerjaan, kenapa kamu terlihat begitu senang?" tanya Citra lagi.

"Gak papa. Emang harus yah aku kasih tahu Kakak, soal apa yang membuat aku bahagia ataupun yang membuat aku sedih," ucap Resti sewot sambil meninggalkan Citra.

"Cih! Awas aja kalo dia berani gangguin rumah tangganya Jingga. Akan aku jadiin dia makanan buaya," umpat Citra kesal.

...****************...

Ken pulang dengan perasaan kacau atas apa yang terjadi hari ini. Besok dia akan menjalankan tes DNA dengan bayi yang ada didalam kandungan Resti, yang disebut-sebut sebagai anaknya. Sungguh dia merasa sangat frustrasi.

"Mas kenapa wajah kamu muram sekali?" tanya Jingga penasaran karena saat pulang suaminya itu tak seperti biasanya. Dia lebih banyak diam.

"Gak papa sayang, aku cuma kelelahan aja," jawab Ken sambil mengelus lembut pipi sang istri.

"Tapi kamu gak kaya biasanya Mas, walaupun pekerjaan kamu banyak tapi kamu gak pernah seperti ini. Mas aku ini istri kamu, kalo kamu ada masalah kamu harus berbagi sama aku," ucap Jingga lembut.

Ken tersenyum bahagia. Inilah yang sangat dia syukuri karena mempunyai istri seperti Jingga. Seolah dayuan nya yang lembut bisa membuat rileks otot-otot yang tadinya tegang. Namun apakah dia sanggup jika harus kehilangan Jingga hanya karena kesalahannya itu? Sungguh demi apapun dia tak akan bisa hidup tanpa Jingga disisinya pikir Ken.

"Iya sayang, aku cuma kelelahan. Mungkin aku butuh energi dari kamu biar bisa bangkitin semangat aku lagi," ucap Ken sambil tersenyum penuh arti.

Jingga merona karena ucapan suaminya itu. Dia tak mengerti kenapa suaminya itu semakin hari semakin mesum saja pikirnya.

"Aww... Sakit sayang, ampun!" ucap Ken yang pura-pura kesakitan karena pinggangnya dicubit oleh Jingga. Dia sangat suka rona diwajah Jingga kala dia menggodanya.

"Kamu sih Mas, makin hari makin mesum aja," ucap Jingga yang wajahnya masih memerah karena malu.

"Hahahaha, tuh liat wajah kamu merah sayang! Gak papa dong kalo mesumnya sama istri sendiri. Lagian kita juga udah sering melakukannya, kenapa kamu harus malu sayang?" tanya Ken yang terus menggoda istrinya.

"Udah dong Mas jangan goda aku terus! Kamu mending sekarang mandi terus kita makan. Aku udah masakin kesukaan kamu loh," ucap Jingga.

"iya iya. Tapi kamu mandiin Mas ya!" ucap Ken sambil menaik turunkan alisnya.

"Mas... " ucap Jingga kesal. Dia bersiap-siap akan mencubit pinggang suaminya lagi, namun kalah cepat karena Ken sudah berlari kekamarnya, kala dia sadar akan mendapatkan serangan lagi dari istrinya.

Ken tertawa lepas, setidaknya menggoda istrinya itu membuat dia melupakan masalahnya sekejap.

Sedangkan Jingga hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah suaminya itu.

...----------------...

Dafa merasa kasihan pada kakaknya, Ray. Pasalnya, 3 bulan lalu setelah mendapatkan informasi tentang pernikahan Jingga dan Ken, kakaknya itu sama sekali tak mau diperkenalkan dengan teman-teman wanitanya.

Padahal Dafa berharap kakaknya bisa melupakan Jingga dan menemukan seseorang yang bisa dijadikan pendamping hidup. Namun usaha Dafa sia-sia, karena Ray masih kekeh mempertahankan perasaannya itu.

Bahkan Ray bilang bahwa jodoh itu tak akan pernah tertukar. Dafa heran dengan kakaknya itu, apakah Ray akan terus menunggu orang yang sudah menikah, berharap pernikahannya tak bertahan lama? Sungguh Dafa merasa pening jika harus memikirkan soal itu.

"Kak besok aku mau ajak Kakak bertemu temanku," ucap Dafa sambil melirik kearah Ray. Dia berharap Ray mau dengan ajakannya.

"Ngapain? Mau jodohin Kakak lagi? Gak mau!" balas Ray tak terbantahkan. Dan itu membuat Dafa mengerang frustrasi.

"Sampai kapan Kakak begini terus? Menunggu seseorang yang jelas-jelas sudah menikah. Nanti jadi perjaka tua loh," ucap Dafa dengan kekehan diakhir, namun hanya mendapat dengusan dari Ray.

"Sudahlah jangan bahas soal ini terus. Kakak masih banyak kerjaan yang belum selesai," ucap Ray kesal sambil melangkah pergi meninggalkan Dafa.

Dafa hanya menghembuskan nafas kasar. Lagi-lagi Kakaknya itu mengabaikannya. Padahal niatnya itu bagus loh agar Kakaknya cepat menikah, terus dia dapat keponakan yang lucu pikir Dafa.

1
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
kalo judul novelnya apa???
Nurriyah: Wah, terima kasih kak atas kunjungannya 😍😍😍
total 3 replies
Puan Harahap
nyicil 10 like thor
mampir ya
Puan Harahap
hadir dan salam daroi pria idola
Puan Harahap
hadir, salan pria idola
Puan Harahap
hadir
Puan Harahap
salken thor
Rochmah Yuliati
gak ada lanjutannya thor??
Nurriyah: Maaf ya kak, belum bisa up lagi. Tapi Author akan segera menyelesaikannya 🙏
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
dasar ken,,, gak punya urat malu,,,,kepedean banget,,, skrg ngakuin anak dulu loe kemana aja,,, malah gak mengakui anak dlm kandungan jingga sbgai darah dagingnya,,,,
Nurriyah: Sesal selalu di akhir, mungkin itu yang dia rasakan kak 😊 😊
total 1 replies
Nur Aida Zhaafira
wah...wah...wah ini lebih memalukan lagi istri baru seminggu meninggal dah ngejar mantan aja dengan tak tau malunya bahkan meremehkan orang lain kayak dia yang lebih baik baik aja ckckck
Nurriyah: Iya kak 😊 😊 😊
total 1 replies
Nafisa Hasan
urat malunya udah putus tu
Nurriyah: 😊😊😊 iya kak
total 1 replies
Nur Aida Zhaafira
awas klo ken bikin ulah dengan keadaan rey yg sekarang
Nurriyah: Kalo bikin ulah nanti ta getok kepalanya kak 😀
total 1 replies
Nur Aida Zhaafira
semoga cepet sadar dan pulih...dan semoga kecelakaan ini murni bukan rencana seseorang
Nur Aida Zhaafira
jgn sampe kenapa2 sama rey
Nafisa Hasan
heeh ada apa kk......
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
nah loh,,,,apa yg terjadi sampai jingga begitu kaget,,,,!?!?
Anissa Magfirah
jangan bikin terkejut juga lho thor jantung kita yang baca , dan buat kita penasaran,
lanjutan ceritanya harus dobel lho tho, kalian lama nggak up nya
Viorinne Chella
Semangat thor
semoga urusan real nya cpt kelar
dan bisa update lagi 💞
Nurriyah: Iya kak terima kasih 😊
total 1 replies
Nafisa Hasan
sehari sekali dong kk upnya
Nurriyah: Maaf kak kemarin ada acara keluarga jadi tidak bisa update 🙏
total 1 replies
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🅢🅦🅔🅔🅣ᵃⁿᵍᵍᶦ
cara ken menemui anaknya yg salah,,,kenapa harus dgn cara tdk baik,, tentu saja jingga merasakan kesal dgn tindakan ken
Anissa Magfirah
saya senang saja sikap jingga , tapi saya juga muak melihat sikap ken yg terlalu angkuh, syukurlah kalau ken sadar, tapi, sebagai mantan suami, dia seharusnya secara baik baik dan jgn terlalu angkuh , jengkel ,kecewa sama ken ,
피롷: dri kmaren aku pgen bgt geplak palanya ken pke panci pink😂😂😂
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!