NovelToon NovelToon
SANG NAGA PURBA

SANG NAGA PURBA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Action
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Kausafiksi.id

SANG NAGA PURBA (Garis Darah yang Terbuang)

​Di Benua Canglan, garis darah adalah segalanya. Terlahir dari pasangan prajurit kuat Klan Chi, bayi Chi Tian justru dibuang ke kasta terendah karena Altar Naga tidak memberikan respon sedikit pun. Dianggap sampah tak berguna, ia ditinggalkan untuk mati.

​Belasan tahun berlalu, Chi Tian kembali menyamar di balik jubah hitam dan zirah perak, siap membalas dendam di Arena Penyisihan.

​Namun, empat klan agung tak pernah menyadari kebenaran mengerikan ini: Altar Naga hari itu bukannya mati, melainkan darah Chi Tian terlalu tinggi dan agung untuk dijangkau oleh altar biasa.

​Mereka pikir telah membuang sebuah sampah, tanpa tahu telah melepaskan seekor Naga Purba yang siap meruntuhkan seluruh takhta kesombongan benua!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kausafiksi.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UJIAN DI BALIK PINTU RUANG KECIL

Lu Shi menatap lekat-lekat permukaan pahatan batu kuno di hadapannya.

​Rasa penasaran yang besar membuatnya melangkah maju, lalu dengan perlahan meletakkan telapak tangan kanannya tepat di atas ukiran huruf naga kuno tersebut untuk mencoba memicunya.

​Srrr...

​Beberapa detik berlalu dalam kesunyian.

​Namun, tidak terjadi apa pun. Ukiran itu tetap membisu, tidak memancarkan pendar emas, dan batu di bawah telapak tangannya tetap dingin tanpa reaksi.

​"Kenapa... aku sama sekali tidak merasakan apa pun?" Lu Shi mengerutkan dahinya, wajah cantiknya dipenuhi rasa bingung sekaligus kecewa.

​Gadis itu mendengus kasar, lalu menarik tangannya dan mengibaskannya dengan acuh tak acuh.

​"Sudahlah! Kalau nanti ingatanmu tentang memori aneh perang kuno itu sudah pulih sepenuhnya, kau wajib menceritakannya padaku, Lelaki Bodoh!"

​Tian Xue, yang baru saja berhasil menguasai sisa-sisa gejolak darah dan pernapasan di dadanya, mengangguk pelan. "Baiklah."

​"Apa kau sudah merasa baikan?" tanya Lu Shi menyipitkan mata. "Kalau fisikmu sudah pulih, lebih baik kita segera masuk sekarang."

​Tanpa menunggu persetujuan lanjutan, Lu Shi menunjuk ke arah celah pintu batu raksasa yang masih sedikit terbuka di hadapan mereka.

​Tian Xue perlahan bangkit berdiri dengan tumpuan kaki yang kokoh.

​Ia mengibas sisa-sisa debu tanah yang menempel di pakaian kasarnya, lalu menarik napas panjang untuk menyelaraskan aliran energi di nadinya.

​"Ya, aku sudah baik-baik saja."

​Meski dari luar ekspresinya tampak tenang tanpa riak, jauh di dalam benaknya, pertanyaan demi pertanyaan tentang visi perang kuno tadi terus berputar tanpa henti.

​‘Apa yang sebenarnya terjadi ribuan tahun lalu? Kenapa bangsa manusia dan para leluhur Beast Purba saling membantai dalam perang sebesar itu? Dan garis darah naga agung di dalam diriku... apa hubungannya dengan pengkhianatan itu?’

​Namun, Tian Xue adalah seorang yang sangat pragmatis. Ia tahu sekarang bukan waktu yang tepat untuk merenungkan masa lalu.

​Ia memilih untuk menyimpan rapat-rapat semua kebingungan itu di dalam kepalanya.

​Tanpa banyak bicara, pemuda itu melangkah mendekati struktur pintu batu raksasa yang tertutup lumut tebal.

​"Bagaimana? Apa kita akan langsung menerobosnya sekarang?" tanya Lu Shi yang sudah berdiri bersiap di sampingnya.

​"Tapi kita sama sekali tidak tahu apa bahaya yang menanti di dalam sana... Entah itu jebakan maut, atau sebuah kesempatan besar untuk berkultivasi."

​Tian Xue meraba permukaan tebal dari pintu batu tersebut.

​Matanya menyipit tajam, memindai setiap guratan fluktuasi energi gaib yang mengalir samar di sela-sela batuan kuno itu.

​"Di dunia ini, tidak pernah ada hal yang gratis," ujar Tian Xue dingin, suaranya mengandung keyakinan mutlak.

​"Jika di dalam sana terdapat peluang besar, pasti ada harga nyawa yang setimpal untuk dibayar. Sebaliknya, sebesar apa pun bahayanya, selalu ada celah kesempatan bagi mereka yang berani mengambil risiko."

​Mendengar ucapan filosofis bernada dingin itu, Lu Shi mendadak tertawa terbahak-bahak hingga suaranya bergema kencang memantul di dinding tebing.

​"Pfft! Hahaha! Sejak kapan seorang kuli tambang sepertimu berubah menjadi pemikir bijak berlidah manis, hah?!" ejek Lu Shi dengan nada riang.

​Tian Xue hanya menyunggingkan senyum tipis yang misterius, tanpa berniat membalas cemoohan gadis itu.

​"Bersiaplah," ucap Tian Xue mengalihkan pembicaraan. "Kita harus menyatukan dan menyelaraskan energi garis darah kita untuk membuka paksa segelnya."

​Kedua pemuda-pemudi itu melangkah maju secara berdampingan.

​Telapak tangan kanan Tian Xue dan Lu Shi menempel erat secara bersamaan pada permukaan pintu batu raksasa tersebut. Mereka memusatkan kesadaran, lalu mengalirkan gelombang energi murni dari dalam sumsum tulang mereka!

​BRUUUSSS!

​Aura hitam keemasan milik Tian Xue beradu hangat dengan pendar energi putih kehijauan milik Lu Shi.

​Seketika, dorongan gelombang tekanan yang sangat dahsyat tercipta di antara telapak tangan mereka, membuat tumpukan debu, ranting tua, dan dedaunan kering di sekitar tebing batu berterbangan hancur berkeping-keping!

​KREK... KREKKK! GHRRR...

​Suara gesekan batu raksasa seberat ribuan ton menggema berat memecah kesunyian Hutan Purba.

​Pintu raksasa berukir kuno itu perlahan bergeser mundur, membuka celah gelap yang langsung menyemburkan hembusan angin pekat berbau logam tajam keluar dari dalamnya.

​"Wah! Lihat, pintunya benar-benar terbuka!" seru Lu Shi dengan mata berbinar penuh antusias. "Ayo masuk!"

​Tanpa rasa ragu sedikit pun di wajahnya, Lu Shi langsung melangkah maju, hendak memancangkan kaki kanannya menembus garis batas ambang pintu gua.

​Namun, sebelum tapak kaki gadis itu menyentuh lantai batu di dalam ruangan—

​SWOOSH!

​Tangan kiri Tian Xue bergerak secepat kilat menyambar pergelangan bahu Lu Shi, lalu menarik tubuh gadis itu mundur secara paksa dengan tenaga penuh!

​BOOOOMMM!

​SWRRRR-CRAK!

​Hanya berselang seperseratus detik setelah Lu Shi ditarik mundur, sebuah sinar energi pekat berwarna hijau terang menyambar melintasi garis batas pintu!

​Tembakan energi murni itu menghantam dinding batu luar dengan begitu keras hingga membelah batu granit tersebut menjadi dua bagian!

​Lu Shi terbelalak kaku. Napasnya tertahan di tenggorokan, menatap ngeri ke arah retakan menganga di tebing batu akibat sambaran energi tadi.

​Jika saja Tian Xue terlambat sepersekian detik, tubuhnya pasti sudah berlubang tertembus sinar mematikan itu.

​"Waaaahh! Jebakan apa-apaan ini?!" seru Lu Shi dengan wajah pucat campur terkejut. "Dua tahun lalu saat aku ke sini, lorong ini sama sekali tidak sesadis ini!"

​Tian Xue berdiri mematung di ambang pintu, matanya yang analitis memindai kegelapan pekat di dalam ruangan tersebut dengan sangat teliti.

​"Struktur formasi di dalam ruangan ini bergeser dan memperbarui diri secara berkala," analisis Tian Xue tenang.

​"Mungkin setiap kali pintu ini dibuka, susunan jebakan dan lorong yang dihubungkannya selalu berganti. Ruangan yang kau temui dua tahun lalu berbeda total dengan apa yang menyambut kita sekarang."

​Untuk menguji hipotesisnya, Tian Xue perlahan mengulurkan lengan kanannya, memotong garis batas pintu masuk selama sedetik, lalu menariknya kembali dengan kecepatan tinggi.

​BOOOOMMM!

​Sekali lagi, puluhan berkas cahaya hijau beracun meledak dari dinding dalam, menyapu udara kosong tepat di tempat tangan Tian Xue berada sedetik sebelumnya.

​Tian Xue menyunggingkan seringai tipis yang dingin.

​"Sistem pertahanan otonom di dalam sana merespons setiap objek hidup yang melintasi ambang batas pintu. Kalau kita ingin masuk dan menjarah bagian dalamnya, kita tidak bisa sekadar berjalan santai..."

​Pemuda itu mengepalkan tangannya, menatap lurus ke dalam lorong gelap.

​"...Ini adalah ujian mutlak yang menguji refleks, kecepatan, dan sinkronisasi gerakan."

​"Cih! Ujian gila macam apa yang ditinggalkan orang zaman purba ini?!" umpat Lu Shi, meski sudut bibirnya menyeringai penuh gairah bertarung. "Lalu bagaimana cara kita melewatinya tanpa hancur berkeping-keping?"

​"Bergerak sejajar, saling menutupi titik buta, dan terus melangkah maju tanpa henti!" sahut Tian Xue dengan suara tegas dan penuh perintah. "Ikuti ritmeku. Masuk!"

​WUSH!

​Tanpa membuang waktu sedetik pun, Tian Xue dan Lu Shi melompat bersamaan menerobos kegelapan di balik pintu batu!

​BOOOM! BOOOM! BOOOM!

​Begitu kedua kaki mereka menyentuh lantai batu di dalam lorong gua, puluhan formasi gaib yang terpahat di dinding dan atap ruangan mendadak menyala terang benderang.

​Ratusan berkas tembakan energi hijau meluncur deras dari segala arah, bagaikan hujan panah kematian yang siap mencabik tubuh mereka!

​TAK! TAK! SRAK!

​Tian Xue memutar tubuhnya di udara, melangkah secara zig-zag di atas dinding batu.

​Gerakannya bagaikan bayangan naga yang lincah dan tanpa beban, menghindari tembakan demi tembakan energi yang menghancurkan lantai batu di belakang telapak kakinya.

​Di sisi lain, Lu Shi memanfaatkan kelincahan murni dari garis darah Rubah Ekor Sembilan.

​Gadis itu melompat rendah, berguling cepat di atas tanah berdebu seraya mengibaskan cakar energinya untuk membelah berkas sinar yang mengarah tepat ke wajahnya.

​CRAK!

​"Tian Xue! Di atas sebelah kiri, awas!" teriak Lu Shi nyaring, lalu menendang dinding batu untuk melompat menghindari jebakan susulan.

​Tian Xue langsung merunduk tanpa perlu menoleh ke belakang, mempercayakan titik butanya pada peringatan sang gadis.

​WUUUSH!

​Sebuah berkas energi hijau melintas hanya beberapa milimeter di atas kepalanya, memotong beberapa helai rambut hitamnya sebelum menghantam hancur pilar di belakang mereka.

​"Kurangi bicaramu, dan fokuslah pada pijakanmu!" balas Tian Xue datar.

​Matanya yang tajam terus terkunci pada sebuah titik cahaya terang di ujung lorong yang merupakan pintu keluar dari arena ujian gaib tersebut.

​Tembakan demi tembakan terus memborbardir tanpa henti, menciptakan tekanan mental dan fisik yang luar biasa berat. Setiap jengkal langkah yang mereka ambil berkejaran langsung dengan ujung maut.

​Namun, di tengah gelombang bahaya mematikan itu, koordinasi dan keterikatan taktis antara Tian Xue dan Lu Shi tumbuh secara alami tanpa perlu banyak kata.

​Tempaan ujian maut di dalam lorong gaib ini perlahan tapi pasti mulai memacu aliran darah, menyatukan ritme pernapasan, dan mendorong batas fisik mereka berdua menuju ambang gerbang penembusan Peringkat 4!

1
Arni Arlinawati pratiwi
waas eusi na ngaburial peujit hungkul.. /Sweat/
Arni Arlinawati pratiwi: mangga leb ok! 🤣🤣🤣
total 6 replies
Jumadil
jangan lupa mcnya ambil itu hartanya
Kausafiksi.id: 😁 tentu pasti
total 1 replies
Day Chuk
visual gambar nya coooy
Kausafiksi.id: 😁 selanjut setiap bab kedepan di usahain ada 😁🙏
total 1 replies
Day Chuk
hahaha mending l3nyap kan sajah dapat harta nya juga
Kausafiksi.id: tian xue seperti itu memang
total 1 replies
Day Chuk
tian xue mengerikan🫢
Kausafiksi.id: sangat dingin iya kan
total 1 replies
Day Chuk
wih sekarang ada visual gambar nya thor😁
Day Chuk
aku suka karakter lu shi, tetap bar bar
Kausafiksi.id: bayangin cantik anggun tapi bar bar😁
total 1 replies
Day Chuk
semoga menarik😁
helena
?? pasangan kh Thor?
helena: ilang deh image CEO ganteng.. 🤣 jadi CEO Kekar💪
total 7 replies
Anonim
seperti nya tian xue adalah keturuan naga agung
Kausafiksi.id: Mungkin iya mungkin tidak
total 1 replies
Anonim
apa kah mereka akan menjadi pasangan thor
Kausafiksi.id: bisa iya bisa tidak 😁
total 1 replies
Anonim
keputusan uang tepan tian xue, masa bawa bawa ibu kan repot juga kalau ada musuh 🫢
Kausafiksi.id: 😁 benar sekali kaka
total 1 replies
Anonim
Saya menyuka
Kausafiksi.id: terimakasih 🙏
total 1 replies
Kausafiksi.id
siap thor 🙏👍 otw
Firmahadi
izin mampir bg😄
Day Chuk
sangat seru, di tunggu updete selanjut nya 🙏
Kausafiksi.id: terimakasih, di tunggu ya 🙏
total 1 replies
Kausafiksi.id
karya luarbiasa
Day Chuk
Gokil thor, menantikan bab selanjutnya
Kausafiksi.id: sip bang👍
total 1 replies
Day Chuk
buset 🤣
Day Chuk
hahahaha mau mati malah halusinasi
Day Chuk: ia emang barbar banget😁
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!