menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Uggghhh
...****************...
Sore Hari nya
William yang baru pulang dari Kantor langsung memasuki Mansion nya, dia sempat melihat mobil yang di pakai Nadin tadi pagi telah terparkir di tempat nya semula seperti tadi pagi
Sehingga dia langsung menuju kamar Nadin saat ini untuk melihat apa yang Nadin kerjakan saat ini di kamar nya
Ceklek..
William langsung masuk tanpa mengetuk pintu kamar Nadin saat ini, kemudian dia mencari Nadin di meja belajar atau pun tempat tidur, namun Nadin sama sekali tak terlihat di mana pun
Sehingga William langsung menuju ke kamar mandi dan mendengar suara dari dalam yang baru saja terdengar bunyi air mandi di matikan
Kemudian dia langsung tersenyum dan mulai duduk di tempat tidur Nadin saat ini sambil menunggu Nadin keluar dari kamar mandi nya
"Kak" sapa Nadin saat melihat William masih menggunakan pakaian lengkap seperti tadi pagi walau pun dengan wajah yang terlihat lelah namun ketampanan nya masih sama seperti pagi tadi, tak luntur sedikit pun,
"Baru selesai mandi, Baby?" tanya William yang melihat Nadin dari atas hingga bawah yang memakai handuk yang menutupi hingga paha nya saja
"Ya Kak, Kak Will keluar dulu, Aku mau ganti pakaian" ucap Nadin yang ingin mendorong William keluar dari kamar nya
"Yakin Baby?" tanya William yang menangkap lengan Nadin hingga posisi mereka bertukar tempat dan Nadin saat ini berada di bawah kungkungan William
"Ka..ak" ucap Nadin terbata-bata
"Heem, apa Baby?" tanya William dengan berbisik karena menatap Nadin yang saat ini begitu seksy dan menggoda di depan nya
Kemudian William mulai mendekati Nadin dan melumat bibit Nadin yang sejak tadi menggoda nya selalu, Nadin yang langsung di kecvp tiba-tiba membuat nya melotot kan mata menatap William di depan nya saat ini
"Buka Baby" ucap William dengan nada yang mulai berat dan itu membuat Nadin terhipnotis hingga membuat nya membuka bi bir nya seketika
Saat terbuka, William langsung melahap nya tanpa jeda dan ampun sama sekali hingga Nadin yang mulai kehabisan oksigen langsung mendorong tubuh William menjauh dari nya
"Hhahhh, Kakak apa-apaan sih" ucap Nadin kesal
"Sangat manis, Baby, Kakak suka" ucap William tersenyum menatap wajah Nadin saat ini yang jika ekspresi nya seperti ini malahan menambah keimutan wajah Nadin saat ini
"Kak, keluar deh, Aku mau ganti pakaian, nanti di liat sama maid, jadi gak enak Aku sama Kak Stev kalau ada yang lapor" ucap Nadin kesal
"Gak akan ada yang berani lapor, Baby" ucap William yang saat ini sudah terbangun dari tidur nya dan duduk bersebelahan dengan Nadin di tepi tempat tidur
"Kakak tinggal dulu ke kamar, nanti temui Kakak di kamar ya, ada yang mau Kakak bicara kan serius" ucap William dengam wajah nya yang berubah serius
"Iya Kak" sahut Nadin terdiam melihat kepergian William saat ini yang langsung keluar dari kamar nya tanpa menoleh sedikit pun
"Ada apa ya? Apa tadi Aku menyinggung nya? Ntah lah" gumam nya
Beberapa menit kemudian
Nadin yang sudah rapi dengan pakaian nya langsung menghampiri kamar William saat ini
Tok..tok..tok..
"Buka aja Din, gak di kunci" ucap William
Nadin pun langsung membuka pintu kamar tersebut
"Duduk sini, ada yang mau Kakak jelasin pada mu" ucap William yang menyuruh Nadin segera duduk di kursi sebelah William saat ini
"Apa Kak?" tanya Nadin yang sangat penasaran sejak tadi
"Bantu kerjaan Kakak ya, Kakak lelah banget" ucap William yang langsung mengangkat Nadin yang sangat kecil sekali bagi nya untuk di pindah kan di pangkvan nya
"Kak" panggil Nadin yang terkejut karena tiba-tiba dia di angkat oleh William ke pangkvan nya
"Sssttt, kerjain yang kamu bisa kerjakan, Baby, Kakak lelah banget" bisik William di belakang ceruk le h e r Nadin saat ini hingga bulu kuduk Nadin terasa meremang saat ini
"Oke, tapi Kakak diam aja, jangan ganggu Aku" ucap Nadin yang mulai tersadar setelah perlakuan William seperti itu pada nya
Nadin yang mulai fokus mengerjakan laporan William membuat nya terkadang melenguh sesaat akibat sentvhan yang William berikan pada nya saat ini
"Kak, Aku gak mau bantuin Kakak nih" ancam Nadin
"Sebentar aja Baby" ucap William yang langsung memutar tubvh Nadin ke hadapan nya dan mulai mencivm biblr Nadin yang sangat di sukai William saat ini dan Nadin yang tau jika William begitu menyukai bi b1 r nya langsung membalas civman dari Kakak Ipar nya yang begitu menghipnotis setiap sentvhan yang selalu di berikan nya pada nya seperti sekarang ini, kedua nya saling membalas satu sama lain hingga di dalam ruangan tersebut hanya terdengar suara decapan kedua nya tersebut dan William yang tak ingin kehilangan kesadaran nya langsung menarik bi blr nya dahulu dan menempelkan dahi nya ke dahi Nadin, untuk menurunkan suhu tubvh nya yang sangat meningkat saat ini ketika bersentvhan dengan gadis nya, begitu juga Nadin yang rasa nya telah hilang akal saat William selalu menyentuh nya seperti sekarang ini
Seumur hidup William, dia sama sekali tak pernah tertarik pada Seorang gadis pun hingga di saat pernikahan nya dengan Stevanie, William terkejut dengan kedatangan Nadin, Adik Stevanie yang baru datang dari Luar Negeri, ternyata selama ini Nadin bersekolah di Luar Negeri sehingga pantas saja dia tak pernah bertemu dengan Adik dari Stevanie tersebut saat mengunjungi Mansion Kedua Orang Tua Stevanie yang lalu
William yang selama ini tak pernah dekat dengan gadis mana pun, membuat nya selalu meminta pada Stevanie untuk mendekat kan dia pada Nadin, karena William merasa semakin hari semakin menyukai gadis muda yang berpostur mungil tersebut
William juga yang meminta pada Stevanie untuk menyuruh nya sering datang ke Mansion saat Stevanie tak ada dan memberi ijin masuk ke kamar William yang sudah di letakkan barang-barang Stevanie di dalam nya untuk di komentari Nadin
Rasa nya William bisa menggila jika tak melihat Nadin dalam seminggu berkunjung ke Mansion nya dan William akan sering melihat gadis itu melalui CCTV kamar yang dia sengaja pasang di sana saat Nadin masuk dan mengambil barang Stevanie untuk nya mengomentari seperti biasa nya
"Baby, apa kita pindah saja ke Apartemen, jika kamu tak mau hubungan kita terlihat maid?" tanya William yang masih setia menempelkan dagv nya di pundak Nadin yang saat ini sedang serius membaca berkas-berkas yang William berikan pada nya tadi
"Memang Kakak punya Apartemen?" tanya Nadin penasaran
"Punya dan itu di dekat kampus mu, Baby, apa kamu mau?" tanya William
pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas