NovelToon NovelToon
GOD OF MARTIAL

GOD OF MARTIAL

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Epik Petualangan
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Tawaki

Lin tian seorang remaja yang tinggal bersama ayah nya seorang pemabuk. suatu hari tiba tiba ayah nya berbicara dan mengasih warisan keluarga untuk anak nya dapat berkultivasi. seperti pepatah mengatakan "di balik kekuatan hebat terdapat musuh yang kuat"
Mampu kah Lin Tian bertahan dari banyak nya musuh yang datang.
mari kita cari tau bersama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tawaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10: Pertemuan di Batas Maut

Raungan dahsyat itu membuat kabut abu-abu di sekeliling Lin Tian bergolak hebat. Tanah yang dipijaknya bergetar berirama seiring dengan langkah kaki raksasa yang mendekat dari arah jantung hutan.

Lin Tian segera melompat ke atas dahan pohon kuno yang besar, menyembunyikan napas dan auranya rapat-rapat menggunakan teknik penyembunyian napas yang dia pelajari dari Sutra Sembilan Transformasi Langit. Dari ketinggian dahan pohon, matanya menatap tajam ke arah semak-semak yang hancur terinjak-injak di bawahnya.

Sesosok makhluk raksasa setinggi tiga meter melangkah keluar. Tubuhnya dipenuhi bulu hitam tebal sekeras jarum baja, dengan sepasang lengan yang begitu besar hingga mampu menumbangkan pohon hanya dengan sekali ayun.

Itu adalah Beruang Hitam Lapis Baja, seekor Beast Spiritual Peringkat 2! Kekuatannya setara dengan kultivator Ranah Pemurnian Meridian (Ranah 2).

Bagi Lin Tian yang saat ini yang baru berada di Level 3 Pengumpulan Qi, menghadapi Beast Peringkat 2 secara langsung adalah tindakan mencari mati sendiri.

Jarak antar-ranah bukanlah sesuatu yang bisa dijembatani hanya dengan modal kemurnian Qi, karena kultivator Ranah Pemurnian Meridian telah membuka jalur energi yang jauh lebih luas di tubuh mereka.

Namun, perhatian Lin Tian segera teralih dari beruang raksasa itu. Mata tajamnya menangkap siluet lain yang sedang melesat mundur dengan terengah-engah di depan sang beruang.

Itu adalah seorang gadis remaja. Dia mengenakan jubah sutra berwarna biru muda khas murid sekte kultivasi. Wajahnya yang cantik tampak pucat pasi, dihiasi noda darah di sudut bibirnya. Tangan kanannya memegang sebuah pedang tipis yang telah retak, sementara tangan kirinya mencengkeram bahunya yang terluka parah.

‘Jubah itu... Itu sekte Pedang Azure!’ Lin Tian langsung mengenali lambang awan biru yang tersulam di dada jubah gadis itu. Mengingat ucapan ayahnya sebelum pergi, ini pasti salah satu murid dari Sekte Pedang Azure.

"benar benar Sial... jika saja racun di tubuhku tidak kambuh, bagaimana mungkin seekor Beruang Hitam Peringkat 2 bisa mendesakku sampai seperti ini!"

gadis itu menggertakkan giginya dengan gusar, suaranya terdengar lemas. Langkah kakinya mulai sempoyongan, dan aliran Qi di tubuhnya tampak sangat kacau.

ROAAAR!

Beruang Hitam Lapis Baja itu tidak memberikan kesempatan bagi mangsanya untuk bernapas. Dengan raungan yang memekakkan telinga, beruang itu mengangkat cakar kanannya yang besar, memancarkan aura abu-abu yang berat, lalu menghempaskannya ke bawah dengan kecepatan yang mengerikan ke arah kepala sang gadis.

Angin cakar yang dihasilkan bahkan merobek jubah sutra gadis itu sebelum serangan benar-benar mendarat. Menghadapi maut yang sudah di depan mata, gadis itu hanya bisa memejamkan matanya dengan pasrah, meratapi nasibnya yang harus berakhir di hutan terpencil ini.

Di atas dahan pohon, otak Lin Tian berputar secepat kilat.

Menyelamatkan murid Sekte Pedang Azure ini memiliki risiko besar, namun juga bisa menjadi kesempatan emas. Jika dia ingin melangkah keluar dari tempat terpencil ini dan mencari sumber daya untuk Fisik Suci-nya, memiliki koneksi dengan orang dalam sekte besar di wilayah selatan akan sangat menguntungkan perjalanannya.

‘Fisik Suci perunggu, aktif!' batin Lin Tian bertekad.

Gurat-gurat pola perunggu kuno di bawah kulit lengan Lin Tian langsung menyala redup. Energi spiritual keemasan murni meledak di telapak kakinya saat dia mengaktifkan teknik gerak kaki Langkah Bayangan Langit hingga batas maksimal.

BOOM!

Lin Tian melesat turun dari atas pohon bagaikan meteor jatuh, pedang besar di punggungnya sudah tercabut dan dilapisi oleh kobaran Qi emas yang super padat!

1
Alia Chans
Hadir Thor
cerita nya seru, like + bunga🌹 , semangat😉
Herman: mimin ucapkan terimakasih kak atas komentar nya. jangan lupa ikuti terus cerita nya. semoga gak bosen bosen ya. 😍😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!