Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!
Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!
Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemeja Putih Yang Disulam Dari Benang Sutera!!!
Kau-, gadis yang selalu ku sebut kecoak, ternyata dirimu seindah ini?? Cornei, siapa kau sebenarnya?? darimana asalmu, siapa nama orang tuamu??!! kenapa aku ingin mengetahui semua perihal kepribadian mu, sweetie??
Telapak tangan Coinneach nampak terus bergerak lembut, pria itu bahkan hanyut dalam pesona paras cantik Cornei yang mampu menenggelamkan kewarasan meski gadis dalam dekapan nya terus menampilkan wajah garang.
Apa yang ia lakukan?? bagaimana caraku kabur darinya?? pria kurang ajar!!! haruskah aku menggigitnya?? tapi-, posisi ini, aku sungguh tak mampu bergerak seperti saat itu!!
"Apa??!! kenapa kau sungguh menggemaskan sekali, hmmm??!!"
"Lepas!!"
"Aku masih ingin memelukmu seperti ini,"
"Kau!! benar-benar keterlaluan!!! lepas!!! atau aku akan-,"
"Berteriak?!!!"
"Eee heemm!!"
"Lakukan saja!! ku pastikan tidak ada yang berani melerai dekapan kita ini, sweetie!!"
"A-apa?? sungguh congkak sekali kau ini, Tuan!!"
"Bibir ketus ini, kenapa justru terlihat seperti buah cerry segar dalam penglihatan ku??! aku sungguh ingin menggigit nya!!"
"Lepas!!!! carilah gadis lain!! apa kau tak lagi mampu membayar seorang wanita penggoda untuk memuaskan hasrat??!!"
"Aku?? tak mampu membayar wanita penggoda?? mungkin!!" Coinneach terkekeh dengan tatapan yang sama sekali tak beralih dari hidung serta bibir sang gadis.
"Astaga!!! keluarga Anda mengalami kemunduran ekonomi atau apa??!! tolong jangan jadikan saya sebagai incaran mu, Tuan!!! saya hanya seorang gadis tidak beruntung yang harus bertahan hidup!!"
"Gadis tidak beruntung??!!"
"Begitu lah!! saya sungguh tidak beruntung karena harus bertemu dengan pria mesum seperti mu!!"
"Aaaah!! kau ini selalu mengungkit masa lalu!! aku hanya bingung saat itu!!"
"Terserah!!! Aku tak ingin tahu apapun perihal dirimu!! tolong lepas!! saya harus segera kembali ke tempat kerja saya!! lepas!!!"
"Mmmmmuuucchhh!!!"
"Mmmmpph-, aaaah!! mmmphhh-, hyyyaaaakkkk!!!"
Plaaakkkkk!!!
Nafas Cornei terengah!! beberapa barang belanjaan seperti sayuran serta daging yang memenuhi keranjang belanja akhirnya jatuh berserak!!! berbeda dengan ekspresi Cornei-, Coinneach justru nampak menyeringai penuh kepuasan setelah ia berhasil menjamah bibir sang gadis.
"Hahaah!! kau, menampar ku, lagi!?!! tapi tak apa, aku menyukai sentuhan dari telapak tangan mu ini, sweetie!!"
"Dasar pria gila!!!"
"Kau yang membuat ku seperti ini!!"
"Haruskah aku menamparmu lagi supaya kau bisa sadar, brengsek!???"
"Wooow!!! kau bahkan sudah berani mengeluarkan kalimat umpatan tepat diwajah ku??!"
"Kenapa??? apa kau pikir aku takut padamu!?? hanya karena kemeja Anda terbuat dari goldwork dan sutera, bukan berarti Anda bisa dengan sesuka hati menginjak rakyat biasa seperti saya!!!" tubuh Cornei gemetar, netra indahnya membola dengan sempurna tatkala ia terus berusaha mengutarakan kekesalan dalam hatinya terhadap Coinneach.
Dia mampu mengidentifikasi seseorang dari sehelai benang?? bukankah ini luar biasa?? tidak semua wanita bisa melakukan hal teliti semacam ini, aaiisshh!!! gadis satu ini, kenapa ia semakin terlihat menawan jika sedang mengomel ....,
Coinneach mematung!! ia tertunduk dan tak lagi mengimbangi perdebatan tatkala ia menyadari bahwa netra Cornei telah berkaca-kaca.
"Lihat!!! ini semua salah mu!!" Cornei berlutut, dengan separuh kewarasan gadis itu berusaha bergerak cekatan memunguti beberapa bahan makanan yang tercecer dengan hati pilu.
Bagaimana caraku menggantikan semua ini?? apa aku akan diberhentikan sebagai pelayan di castil?? padahal aku baru saja diterima bekerja disana,
"Salahku?!! bagaimana bisa?? kau yang mendorong ku, sweetie!!"
Kalimat remeh yang terlontar dari lisan Coinneach lagi-lagi membuat Cornei mengalihkan pandangan sinis pada sosok sang pria.
Apa ini?? kenapa ia menatapku seperti itu??
"Kau!!! kau benar-benar pria paling menyebalkan!!! aku sungguh membencimu, Tuan!!!!"
"A-astaga!! kau!! apa kau menangis!!!! ayolah!! aku hanya-,"
"Jangan sentuh aku!!!"
Coinneach yang semula membungkuk dan mencoba mengusap pundak sang gadis akhirnya kembali terlihat kebingungan karena bentakan dari lisan Cornei.
Sialan!!! aku harus bagaimana???? kenapa aku justru membuat ia menangis???! padahal diriku hanya ingin bertemu dan berbincang lebih banyak dengan gadis ini, kenapa pertemuan kami selalu berakhir kisruh seperti ini??!
*****
Hidangan yang telah berjejer dengan aroma menggoda justru tak mampu mengalihkan pandangan dari manusia pertama yang menempati pusat Lew's House!!
Tuan Franklin Heutcheson-, lelaki yang tak lagi muda itu terlihat terus memperhatikan kursi kosong pada samping kiri meja makan berbentuk oval didalam kediaman miliknya tatkala seorang maid menuangkan minuman.
"Kita makan lebih dulu, Franklin!! putramu-, ia sepertinya belum kembali dari mencari angin segar!!"
"Serena, apa kau juga merasakan hal aneh??"
"Hmmmm??!!"
"Putra kita, sepertinya ada yang tidak beres dengan putra semata wayang kita, Serena!! Coinneach-, terkadang ia terlihat sangat lesu dan juga bersemangat dalam waktu yang bersamaan, apa ini imbas dari tuntutan kegiatan militer dan juga beban bisnis yang terpaksa aku limpahkan padanya??!"
"Franklin!!! kenapa kau berpikir demikian??!! aku yakin, Coinneach kita bukanlah pria yang lemah!! ia mampu mengendalikan diri dan tingkah lakunya!! percayalah padaku, sayang!!"
"Entahlah Serena!! tapi-, dirimu sendiri yang sempat berkata bahwa Coinneach tak lagi menghabiskan waktu dengan senapan kesayangannya!! ia tak lagi berburu rusa ataupun burung di sekitar hutan dari wilayah Orkney Shetland, hal itu cukup mengganggu pikiran ku, sayang!!"
"Mmmmm-, haruskah kita mendatangkan beberapa wanita penghibur kemari?!"
"A-apa??!!"
"Hanya untuk Coinneach!!! bukan untuk mu!!!"
"Aaaah!! Serena, kenapa kau berpikir bahwa diriku-,"
"Tertarik dengan para penjaja v*gina di Bagnio!! itu kebiasaan mu dari dulu, Franklin!!"
"Stamina ku sudah tidak sekuat itu sekarang, lagipula-,"
"Diam!!! aku telah menyelidiki semuanya!? watak putra kita tak jauh berbeda dengan mu, Franklin!! dan aku ingin membahagiakan putraku!! aku yang akan mengirim seseorang untuk menyampaikan pesan ke Bagnio supaya mereka bersedia untuk datang demi menghibur putra kita!!" kalimat ketus yang keluar dari lisan madam Heutcheson seketika membuat sang suami mengangguk ragu.
Di usianya yang sekarang, Coinneach pasti sedikit kesulitan dalam melampiaskan hasrat seksual nya!! ku pikir itu tidak masalah!! ternyata -, Serena tak pernah mengabaikan apapun perihal diriku dan juga putranya!!
*****
Nyonya Hawkins, ia pasti akan memarahi ku, bagaimana ini, Tuhan?? aku bahkan tak memiliki uang demi mengganti semua bahan makanan yang terjatuh penuh debu jalanan tadi!!
"Semua ini salahnya!!! aaaah!! kenapa aku harus bertemu dengan pria itu??!!!" Cornei bergumam seorang diri, ia kembali terduduk lesu di pinggiran luar area gerbang Lew's Heutcheson.
"Aku-, bagaimana diriku mempertanggungjawabkan semua kesalahan ini sekarang, Tuhan??!!"
Haruskah aku kabur?? tidak Cornei!!! lebih baik kau menghadap Nyonya Hawkins dan mengakui semua kecerobohan mu, ini!! Jika memang dirimu diberhentikan dari Lew's House-, berarti kau memang tidak cocok untuk bekerja ditempat ini,
"Aaaah!! hidupku!! kenapa hidupku harus selalu berantakan seperti ini, Tuhan??!!" isak tangis Cornei akhirnya tumpah, gadis itu memeluk kedua kaki dan menyembunyikan wajah demi bisa menghindar dari pahitnya kenyataan.
Dia ..., apa ia tidak berani masuk karena bahan belanjaan itu??!!
"Tuan Muda, Anda-,"
"Ssssttt!!! jangan berisik!!" Coinneach memutar tubuh tegap nya saat ia menyadari bahwa kedua pengawalnya kembali mengekor.
"Kami-,"
"Pergilah ke kedai Dunedin-, tanyakan pada pihak kedai!! bahan makanan apa saja yang sempat dipesan oleh Nyonya Hawkins!! dan beli lah lagi bahan makanan yang disebutkan oleh mereka!! ini uang nya!!"
"A-apa??!! maksud Anda-, kami, harus berbelanja??!!"
"Exactly!!!"
"Tapi Tuan Muda-,"
"Kenapa ekpresi kalian seperti ini?? apa kalian ingin menolak perintah dariku???"
"T-tidak!! tidak seperti itu maksud kami,Tuan Muda!!"
"Tunggu apalagi?? pergi sekarang!!"
"Baik!! kami akan segera melaksanakan nya!! permisi, Tuan Muda!!"
Coinneach menorehkan senyum tipis!! pria itu bahkan melipat lengan dan kembali memandangi sosok Cornei yang masih setia menyembunyikan wajah di area seberang.