NovelToon NovelToon
Bertukar Nyawa

Bertukar Nyawa

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Reni t

Aqilla Pramesti begitu putus asa dan merasa hidupnya sudah benar-benar hancur. Dikhianati dan diceraikan oleh suami yang ia temani dari nol, saat sang suami baru saja diangkat menjadi pegawai tetap di sebuah perusahaan besar. Ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Namun, takdir berkehendak lain, siapa sangka nyawanya diselamatkan oleh seorang pria yang sedang berjuang melawan penyakitnya dan ingin hidup lebih lama.

"Apa kamu tau seberapa besar perjuangan saya untuk tetap hidup, hah? Kalau kamu mau mati, nanti setelah kamu membalas dendam kepada mereka yang telah membuat hidup kamu menderita. Saya akan membantu kamu balas dendam. Saya punya harta yang melimpah, kamu bisa menggunakan harta saya untuk menghancurkan mereka, tapi sebagai imbalannya, berikan hidup kamu buat saya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reni t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

"A-Anda serius? Mas Ilham salah satu karyawan di perusahaan Anda?" tanya Aqilla dengan mata membulat. "Jadi, Anda pemilik PT Wijaya Sentosa?"

Radit menganggukkan kepala seraya tersenyum kecil. "Betul sekali, Aqilla. Saya gak nyangka kalau saya punya karyawan tidak bermoral, tapi saya gak akan pecat dia begitu saja."

"Lho, kenapa, Pak? Bukankah seharusnya Anda--"

"Ck ... ck ... ck ... kamu benar-benar polos, Aqilla. Jiwa kamu terlalu murni, semurni embun pagi," sela Radit, bahkan sebelum Aqilla menyelesaikan apa yang hendak diucapkan. "Kalau mau balas dendam itu jangan tanggung-tanggung dong. Sekarang kamu pikirkan baik-baik, bagaimana perasaan mantan suami kamu kalau dia tau, kamu menikah sama Bosnya?"

Aqilla kembali terdiam, pernikahan adalah ikatan sakral di mana dua hati dipersatukan lewat kalimat sakral yang disebut ijab qobul, dan pernikahan bukanlah permainan. Mana mungkin dirinya menikah hanya demi sebuah balas dendam? Selain itu, ia pun belum siap kalau harus mengarungi mahligai rumah tangga untuk yang kedua kalinya mengingat kegagalan yang pernah ia alami dengan pernikahan sebelumnya. Aqilla larut dalam lamunan.

"Kenapa kamu diem aja, Qilla? Kamu gak mau menikah sama saya?" tanya Radit seketika membuyarkan lamunan panjang seorang Aqilla.

"Hah? Eu ... kayaknya aku butuh waktu buat berpikir, Pak Radit. Tidak semudah itu yang namanya menikah, apalagi kita belum lama saling mengenal. Anda tau sendiri, pernikahanku yang sebelumnya sempat gagal."

Radit menarik napas dalam-dalam seraya tersenyum ringan. "Benar ternyata, kamu ini wanita baik-baik, bahkan terlalu baik untuk disakiti oleh mantan suami kamu yang bajingan itu, Aqilla."

Aqilla hanya tersenyum kecil seraya mengusap tengkuknya yang tiba-tiba terasa merinding. Dari awal, ia memang tidak berniat untuk membalas dendam, dirinya lebih memilih mengakhiri hidupnya dan terbebas dari segala penderitaan. Namun, jauh di lubuk hatinya masih tersimpan dendam mendalam yang mematik keinginan untuk balas dendam, ditambah semangat yang diberikan oleh Radit membuat tekadnya semakin bulat. Lagi dan lagi, Aqilla larut dalam lamunan.

"Kamu tenang aja, Qilla. Kita tak sungguh-sungguh menikah. Anggap aja kita hanya menikah di atas kertas," ujar Radit, membuyarkan lamunan panjang Aqilla.

"Maksud Anda? Maaf, bagiku pernikahan adalah ikatan sakral, mana mungkin Anda berani mempermainkan pernikahan?" tanya Aqilla dengan kening dikerutkan.

"Sekarang saya tanya untuk yang terakhir kalinya sama kamu, Aqilla. Kamu bersungguh-sungguh mau balas dendam sama mantan suami kamu?"

Aqilla menganggukkan kepala dengan wajah datar.

"Kalau kamu mau balas dendam, jangan tanggung-tanggung dan jangan ragu dong. Bulatkan tekad kamu, ingat rasa sakit dan pengorbanan kamu sebagai seorang istri yang dibalas dengan pengkhianatan sama mantan suami kamu itu. Kalau kamu masih ragu, lebih baik jangan, batalkan aja niat kamu untuk balas dendam, oke?"

Aqilla terdiam, kembali mengingat pengorbanan yang ia lakukan selama menjadi istri pria bernama Ilham, di mana dirinya rela berjualan sembari memomong buah hatinya yang masih kecil, bahkan menerima berapapun uang nafkah yang diberikan oleh mantan suaminya. Dengan begitu sabarnya ia melewati hari-hari melelahkan itu dan berharap akan memetik hasil yang manis. Namun, kenyataan tidak sejalan dengan apa yang ia harapkan, bukannya memetik buah manis yang ia tanam, dirinya harus menelan pil pahit yang mematikan.

Rasanya sakit luar biasa ketika ia diceraikan setelah suaminya itu mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang lumayan besar, bak menaburkan garam di atas luka, mantan suaminya itu diketahui berselingkuh dengan wanita lain. Bola mata Aqilla seketika memerah dan berair, mengingat semua itu membuat hatinya bak teriris pisau tajam. Sakit, rasanya benar-benar sakit luar biasa.

"Oke, aku mau, Pak Radit. Aku mau menikah sama Anda. Aku tak peduli dengan pernikahan di atas kertas atau apapun itu namanya. Yang jelas, aku pengen mantan suamimu hancur, bukan hanya karirnya saja yang hancur, aku juga ingin hidupnya hancur, dan merasakan apa yang pernah aku rasakan." Aqilla akhirnya memberikan jawaban tegas dengan kedua mata dipenuhi buliran bening yang siap berjatuhan.

"Bagus," ujar Radit seraya tersenyum lebar. "Manfaatin saya sesuka hati kamu, Aqilla. Gunakan harta saya, jabatan saya dan apapun yang kamu butuhkan untuk balas dendam sama si brengsek itu."

Aqilla menganggukkan kepala seraya menahan sesak di dada, telapak tangannya perlahan bergerak naik, mengusap buliran bening yang hampir jatuh dari kelopak matanya. "Terima kasih, Pak. Saya janji akan membalas kebaikan Anda. Saya akan memberikan apapun kepada Anda sebagai imbalannya."

"Karena kamu akan memberikan hidup kamu, tentu saja saya harus melakukan yang terbaik buat kamu. Saya gak mau kamu jadi hantu penasaran nantinya. Maafin saya, Aqilla," batin Radit, memandang sayu wajah Aqilla.

***

Satu Bulan Kemudian

Di kantornya, Ilham yang tengah duduk di ruangannya dikejutkan dengan suara ketukan di pintu. Ia yang sedang menatap layar laptop seketika menoleh dan menatap ke arah pintu.

"Masuk!" titahnya dengan wajah datar.

Pintu pun dibuka dari luar, seorang pria berkemeja putih berjalan memasuki ruangan seraya membawa secarik undangan, melangkah mendekat meja.

"Ada undangan buat Anda, Pak Ilham," ucap pria tersebut, menghentikan langkah tepat di depan meja dan meletakan apa yang ia bawa.

"Undangan dari siapa?" tanya Ilham, hanya melirik undangan dengan desain modern dan mewah berwarna hitam yang dipadupadankan dengan warna kuning keemasan.

"Hmm ... Ini undangan dari Direktur Utama perusahaan ini, Pak. Hanya staf-staf penting saja yang dapat, termasuk Anda."

Ilham terdiam, menatap sejenak undangan di atas meja. "Hmm ... berarti saya udah termasuk staf penting di perusahaan ini dong. Buktinya, saya di undang ke pernikahan Direktur Utama. Kalau kayak gini, saya bisa cepat naik jabatan," batinnya, diam-diam menyunggingkan senyuman.

"Saya permisi, Pak," pamit pria tersebut, lalu berbalik kemudian melangkah meninggalkan ruangan.

Ilham tersenyum lebar, meraih undangan tersebut seraya bergumam. "Saya gak nyangka kalau karir saya akan melejit secepat ini. Bayangkan, saya hanya Manager di perusahaan ini, tapi udah diundang ke pernikahan Direktur? Waah ... luar biasa."

Senyuman yang mengembang di kedua sisi wajah Ilham seketika sirna saat membaca nama yang tertera di surat undangan. Baik nama calon mempelai pria maupun mempelai wanita serasa tidak asing saat ia ucapkan. Keningnya seketika mengerut, mencoba untuk mengingat.

"Raditya Nathan Wijaya dan Aqilla Pramesti?" gumamnya, kedua sisi bibirnya seketika tersenyum lebar. "Nggak, gak mungkin. Ada banyak nama Aqilla di dunia ini. Gak mungkin kalau Aqilla yang ada di undangan ini--"

Bersambung ....

1
Sunaryati
Ke kantor polisi Nak
Sunaryati
Nah karma dibayar tunai Ilham, semoga Aqilla dan Raditya segera menemukan Kaila dan Keano
Sunaryati
Nah segera hubungi papa Adit, Kaila
Yuliana Tunru
kemn keano dan.kaila smoga ank2. qila selamat
Yuliana Tunru
dasar ilham ayah yg egois semua semau x smoga ank2 aqila di bawa orang2 radit takut x nyasar malah di culik penjahat .
Yuliana Tunru
nah keano msh ngitot mau dgn ayah mu smoga z dona gagalkan ilham.yg ngotit mau aqila batal nikah ..
Yuliana Tunru
radit kaeih penjaga bayangan dan buat ilham sibuk kerja saat.pernikahan mu agar tak jd biang onar dan kita lihat gmn istri baru ilham jaga ank2 tiri x jgn lupa dibrekam biar jd bukti klo terjadi apa2 pd kaila dan keano
Meliandriyani Sumardi
hadir kak salam kenal...
Reni: Salam kenal juga kakak. Terima kasih banyak ❤️❤️❤️
total 1 replies
Yuliana Tunru
jgn lemqh aqila pasti ilham merasa menang ..berikan z k3ano klo kaila tak mau jgn di paksa biar keanobtau rasa x tinggal dgn ilham dan ibu tiri x tinggal awasi jikq mmg di sakiti tinggal jemput kembali
Yuliana Tunru
biarkan z aqila dan biarkan ank2 milih saat nanti keano dgn ilham apa ibu tiri x bisa jaga dgn baik hrs pqke perjanjian klo ilham dan istei x jahat hak asuh tak akan pernah.lagi buat ilham
Rohmi Yatun
next Thor🙏
Reni: Siap, Kakak. Terima kasih❤️
total 1 replies
Yuliana Tunru
mmg x sdh tes kecocokan donor ya aqila x ..
Rohmi Yatun
cerita nya menarik🌹🌹🌹🌹👍
Yuliana Tunru
harus x aqila jelaskan rencanan x agar ank2 paham ..kerjai z dulu ibu tiri x biar kapok dan saat mereka jahat ank2 bisa laporkan KDRT biar ailham tau gmn sifat istri baru x ..
Reni: Terima kasih atas sarannya, Kakak❤️❤️
total 1 replies
Yuliana Tunru
nah lho.ketahuan ..pecat z niar jd gembrl dan jgn.lupa biarkan ilhan jaga ank x tpbttp diawasi jgn ssmpe dona yg aniaya ank2 tiri x
Yuliana Tunru
pasti ilham cuekin ank x tp niar laj ahar ank2 tau klo ayah membuang ank x demi selingkuhan yg jalang
Yuliana Tunru
kyk x ank2 aqila tak tau sikap dan kelakuan ayah x jd msh cari2 ..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!