NovelToon NovelToon
Cassandra

Cassandra

Status: tamat
Genre:Romantis / Percintaan Konglomerat / Kehidupan di Sekolah/Kampus / CEO / Tamat
Popularitas:10M
Nilai: 5
Nama Author: NadiraBee

Follow Instagram Author @tulisan_bee 😘

Session 1 - Xavier - Cassandra [Tamat]
Session 2 - Roman - Alesha [Tamat]

Session 3 - Ongoing

Tiga tahun menjalani pernikahan akhirnya membawa Alesha pada keputusan penting, yaitu meminta perceraian dari sang suami, Roman Alvero.

Apakah keretakan rumah tangga itu akan berakhir di persidangan? Atau mampukah Roman, mempertahankan Alesha sekali lagi?

~Selamat membaca terima kasih sudah mampir~ ♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NadiraBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Kaisar Lefano (1)

"Aku menemukanmu. Setelah sekian lama." ~Kaisar Lefano.

.

.

.

Arjuna masuk ke dalam kamar Xavier dengan tergesa-gesa. Pria yang ditujunya sedang tampak santai bermain bilyard, dengan sepuntung rokok terselip di bibirnya.

"Lo serius Cassandra di sana?!" Arjuna sedikit berteriak, mendekati Xavier yang bersiap menyundulkan stiknya. Xavier bergeser pelan dari posisinya untuk mencari posisi baru yang pas untuk kembali menyundul bola.

"Dia nyanyi," jawab Xavier singkat.

Arjuna memegang kepalanya, seperti terkaget-kaget. Fakta baru mengenai Cassandra yang dia tidak tahu sebelumnya.

"Astaga. Jadi benar Cassandra adalah seorang penyanyi? Apa dia sama band-nya?" Arjuna semakin penasaran.

Xavier menatapnya tajam. "Lo naksir dia?"

Lelaki itu berhenti sejenak dari aktivitasnya, kini berkacak pinggang sambil bersandar pada papan bilyard-nya.

Arjuna tertawa. "Mungkin aja ... dia cantik dan pinter nyanyi pula," lanjut Arjuna terkekeh.

Xavier meletakkan stik bilyard-nya. Menghampiri Arjuna yang duduk di sebuah sofa, lelaki itu meraih ponselnya dan duduk di hadapan sahabatnya.

"Jangan bermain. Dia tidak semudah perkiraan lo," Xavier mengotak-atik ponselnya, menunjukkan sebuah foto pada Arjuna.

Arjuna merampas ponsel Xavier dari genggaman pria itu, lalu menatap layar itu seksama.

"Ini benar dia," berbisik kecil tak percaya.

"Cowok yang pegang gitar di sebelah kanan itu dilewatin gitu aja sama dia," terang Xavier.

Arjuna masih hening. Lalu dia dengan cepat melakukan zoom pada foto yang masih terpampang itu. Dia mengernyitkan dahinya.

"Tunggu...," bisiknya lagi sembari tampak berfikir keras.

Xavier menoleh pada Arjuna, menanti perkataan lelaki itu yang terputus.

"Lo bilang gitaris ini deketin Cassandra?" Arjuna bertanya sambil melihat pada Xavier.

Xavier mengangguk. "Dia ngajak kenalan tapi Cassandra pergi gitu aja," balasnya.

Arjuna tidak langsung menanggapi kata-kata Xavier. Dia terus menekan ponsel Xavier, yang membuat Xavier menarik paksa ponselnya sebab tidak mau terjadi apa-apa pada ponsel mahalnya.

"Gue kenal dia siapa," kata Arjuna tiba-tiba.

"Temen kuliah lo?" balas Xavier.

Arjuna menggeleng keras. Pandangan matanya mulai menajam. Rahangnya mengeras.

"Bukan. Cuma seorang temen lama."

"Oh ... kirain siapa," ujar Xavier bangkit, melangkah menuju meja bilyard-nya untuk melanjutkan permainan.

"Dia tidak boleh di dekat Cassandra," kata Arjuna lagi. Kali ini Xavier membalikkan badan, kembali menghadap temannya yang terlihat khawatir.

"Ada apa?"

"Dia Kaisar. Petinggi The Reds," mata Arjuna menatap tajam, seakan berapi-api.

Xavier terkejut bukan main mendengar nama itu. Dia tidak tahu akan mendengarnya secepat ini. Xavier mengepalkan tangannya.

The Reds, kumpulan brengsek sialan itu!

***

Kaisar memasuki rumahnya yang megah. Melangkahkan kakinya menuju kamarnya di lantai dua, kemudian meletakkan gitarnya di sebuah sofa.

Lelaki itu membuka jaketnya dan mengeluarkan ponselnya dari sana. Beberapa panggilan tidak terjawab. Dia mencampakkan ponsel itu asal-asalan.

Terdengar ketukan pelan di balik pintu kamarnya dan seseorang berbicara dari sana.

"Den, ini susunya." suara khas milik Bi Minah, kepala asisten rumah tangga.

Kaisar berjalan menuju pintu dan membukanya. Bi Minah berdiri di depannya dengan sebuah nampan yang di atasnya berisikan segelas susu coklat. Kaisar tersenyum pada Bi Minah.

Dia mengambil gelas tersebut. Menenggak susu itu hingga tetesan terakhir, lalu meletakkan gelas itu kembali di nampannya.

"Makasih Bi," katanya. Bi Minah membalas senyumannya dan langsung berlalu. Kaisar berbalik dan menutup pintu. Dia merebahkan dirinya di kasur yang empuk, menatap pada langit-langit kamarnya.

Tiba-tiba dering ponselnya berbunyi. Dari Roman. Dia mengangkat panggilan tersebut.

"Ya."

"Lo udah dapat nomornya, Bos?" tanya Roman di sebrang.

"Belum saat ini," balas Kaisar malas. Dia malas mendengarkan ceramah Roman, lagipula ini sudah hampir larut malam.

Roman terkekeh. "Gue bisa dapetin untuk lo," kata Roman di sela tawanya.

"Enggak perlu. Gue akan dapatkan dia dengan tangan gue sendiri," kata Kaisar yakin.

Roman semakin terkekeh.

"Berapa uang yang lo dapat dengan main gitar tadi?" tanyanya mengejek.

"Lo bener mau tahu?" balas Kaisar.

"Katakan!"

"Dua ratus ribu," kata Kaisar pelan.

Tawa Roman pecah. Dia sungguh terhibur.

"Kaisar! Bahkan harga celana dalam lo lebih mahal daripada itu! Lo serius, Bro?!" pekiknya di sebrang tidak percaya.

Kaisar tertawa kecil. Roman selalu begitu.

"Gue nggak pernah salah dalam memilih wanita, Rom!" ujarnya lantang lalu mematikan telepon itu sepihak. Meninggalkan Roman dengan makiannya di ujung sana.

Kaisar membuka menu galeri di ponselnya, menggeser beberapa dan berhenti pada sebuah foto seorang gadis kecil.

"Cassandra, aku menemukanmu," bisiknya pelan.

.

.

.

🌾Bersambung🌾

~Dukung dengan like, vote dan tinggalkan komen ya kak Readers.. Makasih sudah mampir 🙏

1
KimYoona
baiklah.. tp awas kalau kamu menyakitiku😄
KimYoona
dikira penjahat ternyata malah calon mertua🤣🤣
KimYoona
awas kalau sampai Xavier nyakitin anak gadis orang
KimYoona
so sweeettt😍😍
KimYoona
terima saja Cass , manfaatkan dia dgn baik.. toh dia juga bukan pria baik2 dia punya niat terselubung deketin kamu
KimYoona
tak kutuk kamu bertekuk tulut sama sama Casandra ya Xavier
KimYoona
bisa2nya mau nikung teman🤣🤣 dibilang sinting gk terima
KimYoona
sinting emang🤣🤣 gk jelas banget🤣🤣
KimYoona
berarti gk usah dicari.. sudah saatnya move on
KimYoona
aku lupa pernah baca apa gk novel yg ini, kalau yg my fake bridal sih udah. walaupun skg udah agak lupa critanya
kalau novel ini kayaknya seru jadi mau lanjut baca dulu
Erna Wati
ini kok.lama ya kelanjutannya
Erna Wati
pernah baca ini...bagus cerita nya walau nguras emosi
Erna Wati
kaisar nya kpn ini sudah 2026
Erna Wati
nangisss aku tor..kasihan kaisarrr
Erna Wati
pernah baca tpi lupa
reader's cute
baca kesekian kalinya,,ttp aja baperrrrr
Khusnul Khotimah
/Facepalm//Facepalm/
Aprillia Lestari
bagus bgt jalan ceritanya
Frida Niah
cukup menarik
Siti Julaeha Julai
seru
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!