seorang gadis SMA yang masih berumur 18 tahun sudah menikah karena dijodohkan oleh orang tuanya dengan anak sahabatnya.
dengan tujuan supaya hubungan silahturahmi antar dua keluarga semakin erat .
namun gadis ini tak menyangka kalau calon suaminya adalah, orang yang sering membuatnya jengkel ketika disekolahnya.
siapakah dia???
jangan malu malu untuk membaca.
maaf kalau tulisannya agak berantakan atau kurang nyambung.
saya masih tahap belajar😁😁😁🤗🤗🤗🤗
kalau suka jangan lupa jadikan favorite ya.
terima kasih🙏🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani Dewita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
11
tak terasa sudah setengah jam viona berada di dalam kamar mandi.viona selesai dengan acara mandinya. dan ia juga sudah memakai pakaian yang ia ambil dari kopernya.
viona tidak jadi menggunakan baju piyamanya.seperti biasa ketika dirumah ,viona memakai baju kaos putih polos dan celana jeans pendek itulah yang juga ia kenakan sekarang .
pada saat hendak ingin membuka knop pintu kamar mandi,viona teringat dengan kejadian tadi ,pada saat ia hendak menuju kamar mandi.viona kembali melepaskan tangannya dari daru gagang pintu tersebut sembari membalikkan tubuh dan menyandarkan punggungnya ke pintu kamar mandi itu.
viona berfikir sejenak.
"sumpah gue malu banget, kalau harus bertemu si muka dingin,dia dengar nggak ya detak jantung gue tadi? "pikir viona
💙💙💙💙💙
sementara kevin, setelah selesai menyisir rambutnya yang masih terlihat basah.ia segera duduk diatas sofa sambil membuka laptopnya yang ia bawa dari rumah.mungkin ada sesuatu pekerjaan yang harud ia selesaikan.
dikamar mandi, viona terlihat masih bingung, ia sedang memikirkan bagaimana caranya ia keluar dari kamar mandi saat ini.
karena sudah sangat lama ia berada didalam kamar mandi ,viona membuka pintu dan mengeluarkah setengah kepalanya dari kamar mandi.ia melihat lihat apakah kevin sudah tidur atau belum.
namun viona melihat kevin tengah duduk diatas sofa dan sibuk dengan benda yang ada ditangannya.
kevin masih sibuk dengan laptopnya.
kemudian viona memasukkan kepalanya kembali kedalam kamar mandi .ia sedikit merapikan rambutnya yang terlihat basah itu.
" tenang vi, anggap aja tidak pernah terjadi apa apa."viona berucap sambil mengatur nafasnya yang naik turun.
viona kembali membuka pintu kamar mandi ,berjalan dengan santai tampa melihat kearah kevin .ia langsung duduk didepan meja rias sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk.
begitu pula dengan kevin yang tak menghiraukan kedatangan gadis cantik yang sudah menjadi istrinya itu.
sesekali viona melirik ke kevin melalui pantulan cermin.
sejenak viona memperhatikan wajah kevin yang tengah fokus menatap layar benda persegi yang bisa dilipat itu.
"si kevin kalau dilihat lihat cakap ya."batin viona , tapi sayang sifatnya nggak seindah wajahnya, dingin banget melebihi kutub kali batinnya lagi.
setelah selesai mengeringkan rambutnya,viona berdiri dari tempat duduknya , ia meletakkan kedua tangannya di atas pinggang, dan menatap kearah tempat tidur .
"gue tidur dimana ya?,masak gue tidur sama dia sih, yang benar aja." pelan viona sambil menggigit bibir bawahnya.
viona melirik kearah kevin lagi. dan
viona naik keatas tempat tidurnya, ia mengambil ponselnya yang ia letakkan diatas nakas dan memainkan ponsel tersebut.
sekitar jam 23:00 mata viona sudah terlihat ingin mengantuk dan terlihat berkali- kali ia menguap.
viona melihat ke arah kevin yang masih saja belum selesai dengan urusannya.viona
"tuh orang bikin apa sih?dari tadi kerjanya nggak kelar kelar." pikir viona
ia meletakan ponselnya kembali dan merebahkan tubuhnya kekasur dan langsung tertidur pulas.
sementara kevin yang tadinya masih fokus dengan laptopnya , melihat kearah tempat tidur.
ia melihat viona sudah tertidur disana ,mungkin sudah tertidur pulas,karena viona tertidur mempunggungi kevin.
ia kembali ke laptopnya
tepat pukul 00:00 wib kevin sudah selesai dengan pekerjaannya.
ya ternyata kevin memang menyelesaikan pekerjaan kantor yang diberikan oleh papanya untuk digunakan meeting esok hari . walaupun masih bersekolah,tetapi kevin sudah mulai membatntu papanya dalam mengolah perusahaan nya
kevin segera menutup laptopnya, berdiri dari sofa menuju ketempat tidur.
kevin pun merebahkan dirinya tepat disamping viona.
tak lama kevin pun ikut terlelap disamping istrinya itu.
malam pun berganti dengan pagi.sedangkan kevin dan viona masih tertidur pulas, karena hari kemaren cukup menguras tenaga keduanya, belum juga dengan kevin yang baru tidur hampir lewat malam.
sekarang kevin dan viona tidur dengan posisi saling mengahadap satu sama lain.
pada saat bangun.mata viona terbelalak saat ketika melihat wajah kevin tepat berada didepannya matanya. viona berteriak dan dan dengan cepat juga menutup mulutnya.
dan itu membuat kevin terbangun karena teriakan viona.
"lo ngapain teriak' begitu,berisik tau nggak." ucap kevin kesal dengan masih mengkondisikan matanya.
"lo...lo ngapain tidur disini." tanya viona sambil melototkan matanya kearah kevin.
viona seakan lupa kalau dirinya sudah menikah dengan kevin.
" lo ***** atau pura' lupa sih?,kita kan sudah menikah."ucap kevin dengan wajah datarnya.
viona hanya diam melirik kearah kevin.
"*ooh iya ya,kemaren kan gue udah nikah sama simuka dingin,jadi gue nggak mimpi ." guman
."jadi sekarang dia suami gue ?pikirnya lagi tampa mengubah tatapannya kepada kevin*.
"apa lo lihat' gue?."ap kevin sinis
."ck siapa juga yang mau lihat lo." ucap viona sambil membuang mukanya kearah lain.
saat mereka sama sama diam,tiba tiba terdengar suara ketukan dari luar,yang ternyata merupakan mama devi.
"kevin,viona. apa kalian sudah bangun sayang?." teriak mama devi dari luar.
"udah ma." balas kevin dari dalam
"ya sudah ,segera siap siap untuk sarapan,semua keluarga sudah menunggu kalian di meja makan." ucap devi lagi.
"baik ma,kami akan segera kebawah ."ucap kevin.
kedua keluarga besar kevin dan viona sudah berkumpul di ruang makan yang disediakan oleh hotel.
"jeng ,udah manggil anak-anak kan."ucap mama nina memastikan).
"sudah kok jeng,biasa pengantin baru memang begitu suka membuat kita menunggu."ucap mama devi lagi)
semua keluarga tertawa tawa sambil mengenalkan keluarga yang lain yang jauh jauh dari luar kota.
tak berselang lama kevin dan viona pun turun menemui keluarga mereka.viona duduk disamping kevin yang merupakan perintah dari papa herman.
"sayang ,ambilin suamimu sarapan."ucap mama nina pada viona.
viona mengiyakan perkataan mamanya,karena sekarang dia tidak bisa membantah lagi .ya terpaksa saja ia menurut.
sarapan pagi pun selesai, namun mereka belum beranjak dari sana.
"vin,apa berkas Yang kemaren sudah selesai kamu kerjakan?." tanya papa sam pada kevin.
"sudah pa,kevin sudah selesaikan semuanya." ucap kevin
."baguslah,setengah jam lagi kita pergi kekantor untuj meeting dengan client."ucap papa sam mengingatkan anaknya.
kevin pun mengiyakan perkataan papanya.
sementara mama devi tersenyum kearah viona.
"nah ,kalau mantu mama,akan pulang kerumah kita, yakan pa."ucap mama devi melirik kearah viona.
" iya ma, kamu bawa mantu kita ya, ucap papa sama.
"haaaaah gue tinggal di rumah si muka dingin ucap viona dalam hatinya.
viona melirik kearah mamanya,
"iya vi,soal barang barang kamu tenang aja,sekarang barang barang kamu sudah sampai dirumah mama devi."ucap mama nina memberitahukan
"ya ampun,udah kayak diusir aja gue, gue belum setuju mau tinggal disana, tapi barang gue udah duluan ada disana." batin viona berucap dengan menampakan wajahnya kesalnya.