NovelToon NovelToon
Sistem Kekayaan Pria Soleh

Sistem Kekayaan Pria Soleh

Status: tamat
Genre:Sistem / Anak Yatim Piatu / Teen School/College / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.1k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Arsen, seorang mafia berdarah dingin, tewas dengan tragis dan bersiap menghadapi hukuman neraka. Namun sebelum ajal menjemput, ia memohon satu kesempatan terakhir—untuk menemukan putra semata wayangnya yang telah hilang sebelas tahun silam.

Doanya terkabul, tapi dengan syarat: Arsen harus hidup kembali… dalam tubuh orang lain.

Ia terbangun sebagai Aziel—seorang remaja miskin, pencuri kecil yang kerap dirundung di sekolah. Takdir mempermainkan Arsen: tubuh barunya adalah anak kandung yang selama ini ia cari.

Dibekali sebuah Sistem, Arsen harus menjalani misi: menjadikan Aziel sebagai pria soleh dan kaya raya, agar dirinya terhindar dari neraka.

Namun menjadi anak sendiri tak semudah yang ia bayangkan. Masa lalu kelam Aziel, trauma, dan lingkungan yang keras menjadi ujian. Apalagi, jiwa mafia dalam diri Arsen terus memberontak setiap kali ia harus berlaku sabar, jujur, dan... bersujud.

Mampukah Arsen mengubah takdir anaknya—atau justru takdir itu akan menelan mereka berdua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Sistem Merajuk

[ Ups! Aku cuma kasih imformasi doang! Kalau gitu nanti tidak aku kasih tau lagi deh! ]

Bibir Aziel tertaut ketika mendengar Sistem yang beberapa waktu ini menemaninya merajuk. Namun seperti biasa, wataknya yang kaku, membuatnya tak berniat untuk membujuk Sistem itu.

Apalagi saat ini Aziel sedang membicarakan hal penting bersama pria tua yang harusnya sebaya dengan dirinya jika masih hidup. Ia ingin tahu, amalan apa yang harus diperbuat supaya pahala yang dikumpulkan bisa membuatnya bisa masuk ke surga.

"Apa kamu benar-benar yakin ingin melakukannya untuk orang tuamu?" tanya Ustadz Syahrul kembali.

"Tentu saja Pak Ustadz. Saya benar-benar ingin melaksanakannya." Mata coklat milik Aziel menggambarkan betapa seriusnya dia saat ini dalam pembicaraan kali ini.

"Apa kamu pernah menghapal beberapa ayat pendek selama ini?"

Aziel tersentak dan kembali de javu pada masa ia sekolah dulu. Ia yang selalu berpindah, hanya mengingat melakukan hal tersebut pada saat duduk di bangku sekolah dasar. Setelah itu, otaknya berpikir kembali menghitung dan ternyata sudah lebih dari empat puluh tahun yang lalu.

"Bagaimana Nak Aziel, apakag kamu pernah mencoba menghapal ayat-ayat pendek? Saya rasa di sekolah sering sekali diadakan penilaian hapalan ayat pendek kan?"

Aziel mengeluarkan cengirannya, menggaruk kepala yang tidak gatal sama sekali. "Iya, dulu waktu masih SD. Udah lama enggak."

"Loh? Bukannya kamu masih sekolah? Masa tidak ada hapalan?"

Aziel memutar otaknya kembali mencari alasan lain. "Oh, saya sering bolos akhir-akhir ni, Pak. Makanya mulai hari ini saya putuskan untuk taubat."

"Subhanallah ... Semoga selalu istiqomah." ucap Ustadz Syahrul.

[ teeeeet ] Notifikasi pertanda bahaya kembali masuk.

[ Kamu sudah berbohong! Dana kamu dikurangi tiga ratus ribu rupiah! ]

Kening Aziel langsung berkerut mendengarnya. "Bukannya pemotongan karena kesalahan cuma gocap? Kenapa kali ini enam kali lipatnya?" rutuk Aziel refleks karena merasa tidak terima. Baru saja ia merasa bahagia, malah harus mendapat kenyataan pahit lagi.

"Apanya yang dipotong gocap?" tanya Ustadz Syahrul kembali.

Aziel melirik pria di hadapannya, lalu menutup mulut. Ia takut akan menjawab pertanyaan pria baik ini dengan bertambahnya kebohongan. Aziel melirik buku panduan salat tadi kembali.

"Apa boleh saya bawa ini pulang, Pak Ustadz?"

"Oh, tentu." Ustadz Syahrul menyerahkan satu Al Quran kepada Aziel. "Ini kamu hapalkan di rumah! Dari Buraidah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 'Siapa yang menghafal al-Quran, mengkajinya dan mengamalkannya, maka Allah akan memberikan mahkota bagi kedua orang tuanya dari cahaya yang terangnya seperti matahari."

"Dari Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah ia berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda: 'Barangsiapa membaca Al Quran dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga dan memberikannya hak syafaat untuk 10 anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk neraka."

"Jadi, jika kamu bisa menghapal Al Quran, maka kamu bisa menyelamatkan orang tuamu dari siksaan api neraka."

Di dalam kepala Aziel seketika berkelumit dengan orang-orang yang akan dia selamatkan. 'Jadi, jika aku berdoa, berarti itu untuk kedua orang tuaku yang sudah tiada. Sekaligus menyelamatkan diriku juga. Lalu, bagaimana caranya supaya bisa menghapalnya? Aku juga belum lihai membaca tulisan Arab. Tapi, tadi ... Dengan begitu saja bacaan salat melekat dalam kepalaku. Apa kali ini juga bisa seperti itu?'

Setelah bercengkrama cukup panjang dengan Ustadz Syahrul, Aziel memutuskan untuk pulang. Ia memakai kembali pakaian sekolahnya tadi yang sudah sangat kotor. Baju koko, sarung, dan peci yang diberikan Ustadz Syahrul dibawa pulang bersama satu buku panduan salat ditambah satu Al Quran yang diberikan Ustadz Syahrul.

"Terima kasih, Pak. Nanti jika semua sudah beres, saya akan berusaha melaksanakan salat lima waktu di mesjid. Supaya pahala saya bertambah, dan amalan yang akan saya bawa ke akhirat nanti juga semakin banyak."

Ustadz Syahrul menganggukan kepala mengusap jenggot yang menggelantung di dagunya. Aziel menganggukan kepala mohon diri untuk meninggalkan mesjid, dan ia sendiri bingung harus menuju ke mana.

"Sist?"

[ .... ]

Tak ada jawaban dari Sistem.

"Sist?"

[ .... ]

"Ooh, kamu ngambek ya? Makanya danaku dikurangi sampai enam kali lipat?"

[ .... ]

Aziel mulai melangkahkan kaki ke sembarang arah. Langit pun mulai semakin merah di ufuk barat tetapi ia masih belum memiliki tujuan yang jelas. Ketika melihat sebuah gubuk yang tidak berpenghuni, ia memutuskan untuk berhenti di sana.

Kebetulan di sana ada sebuah bangku panjang yang lusuh dan reot. Awalnya ia mencoba mendudukinya, dan sepertinya terasa cukup kuat. Ia pun membaringkan tubuhnya.

[ Kenapa tidur di tempat ini? ]

"Saya kan tidak punya rumah. Udah selesai ngambeknya?"

[ Bujuk kek! ]

"Nggak pandai bujuk manusia, apalagi bukan manusia."

...****************...

Siapa tau ada yang mau mampir pada karya teman saya.

Napen: Diyah Pratiwi

Judul: Srigala Hitam

1
Muhammad Rahman
dandy teriak dg sombong karena terkenal dg kebangaan kekayaan orangtuanya
Safira Aurora
lnjut
IKKY RAHMADANI
kak ini novel kapan end nya
SoVay: iya, tnggu ya, soalnya lagi hilang ide. mungkin bisa bagi ide? hehehe 🙈
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
aku gak suka sama dandy karna rese k banget
Aku Rajin Membaca
othornya lupa nih bikin bln ramadhan 🤣
SoVay
authornya lupa sedang bulan ramadhan. mau edit, tp lg susah signal 🤣🤣 nanti malam atau esok aja edit inj
IKKY RAHMADANI
sepertinya aziel punya calon istri nih😏
SoVay: tadi baru inget, suasananya dibikin bukan ramadhan 🤣 udah aku edit lg
total 2 replies
IKKY RAHMADANI
kecewa 1 bab
SoVay: sabar ya kak, ini baru update. moga bisa lebih dari 1 bab hari ini 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kasihan juga ya anak sekecil itu di suruh mencuri
IKKY RAHMADANI
yahh sedikit banget update nya😔
SoVay: soalnya kalau udah hari kerja ini agak susah up bnyak2 kak, tnggu lbur lagi ya 🤣
total 1 replies
goresan curahan keluh kesah
lanjut ga ini novel👉👈😅
SoVay: mau segera ditamatkan. setelah 100 hari arsen jd soleh 😇
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
kok bisa ya kak punya ide untuk buat novel gini🤔
SoVay: dulu sempat kehilangan ide gara2 level anjlok dr 7 ke 3. makanya ga lanjut. tp kayak ada hutang, makanya selagi ada waktu luang dilanjut
total 3 replies
goresan curahan keluh kesah
udah baca sampai tamat bacot sistem
SoVay: lanjutin baca ini ya kak
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
sedih banget ceritanya sampai nangis aku
SoVay: brati apa yang aku harapkan sampai pd kakak 😇
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
kak ini bapak nya aziel beneran mati ya
SoVay: kan sejak awal misinya hanya 100 hari d tubuh aziel
total 1 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak, sedih kali ceritanya😭
SoVay: yuk lanjutkan, udah ada eps baru
total 3 replies
IKKY RAHMADANI
menangis aku kak membacanya
Safira Aurora
makanannya bisa diteleport dari warung ayam aja ga si?
Safira Aurora
edisi penuh bawang
Moertini
kok berhenti Thor kan belum tamat penasaran niiiii bagaimana nasib Zein asli setelah daddy nya meninggalkan raganya semangat Thor ditunggu
SoVay: halo bunda, ceritanya udah disambung lagi. ayo dilanjutkan baca. biar ga penasaran
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!