NovelToon NovelToon
Akhirnya Aku Memilih Pergi

Akhirnya Aku Memilih Pergi

Status: tamat
Genre:Obsesi / Wanita Karir / Dijodohkan Orang Tua / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Hafsa Juliya

Aku tak mampu lagi bertahan dalam kepalsuan pernikahan ini, sekeras apapun aku mencoba, ia tetap tidak bisa mencintaiku.

Kavita dengan senang hati menerima saat ia dijodohkan dengan lelaki yang ternyata adalah lelaki impiannya.

Berbanding terbalik dengan Adrian yang menerima pernikahan itu atas kemauan dan paksaan dari seseorang yang ia cintai.

"Aku menikahinya karena permintaanmu, Vara, " ucapan itu membuat Kavita yang tak sengaja mendengarnya seperti disambar petir di tengah panas yang terik.

"Jadi semua ini rencana kalian berdua? " teriak Kavita penuh ketawa dan luka.

"Bagus kalau akhirnya kamu tau, " balas Adrian acuh.

Akankah Kavita mampu bertahan dalam kepalsuan rumah tangganya?

Apakah Adrian bisa berubah tuk mencintai Kavita?

Apa memang pada akhirnya Kavita benar-benar memilih untuk pergi?

Simak kisah mereka dalam novel berjudul Akhirnya Aku Memilih Pergi ini.

Hafsa Juliya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hafsa Juliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hasil Dekorasi Vara

Begitu sampai di kamar utama, yang kata Vara adalah kamarku dan Adrian. Lelaki itu langsung masuk begitu saja ke dalam kamar mandi tanpa merasa sungkan atau canggung pada Vara.

"Maaf ya, Var. Mas Adrian nyelonong gitu aja ke kamar mandi, padahal kamu masih disini, " ucapku merasa tak enak pada Vara, dan meminta maaf atas nama Adrian.

Vara mengibaskan tangannya, "biasa aja lagi, Vit. Dia emang orangnya gitu, gue udah biasa ngadepin dia begitu, " Vara langsung menutup mulutnya dan melipat bibirnya seperti orang yang baru saja keceplosan.

"Eh, maksud aku itu, kita kan sepupuan, dan kita juga akrab, jadi udah biasa tau kalau sikapnya kayak gitu. Gitu maksudnya, " ucap Vara menjelaskan dengan nada bicara yang kamu seperti sedang berbohong.

"Oh gitu, " aku mengangguk-angguk.

"Terus, soal rumah ini, kamu juga udah biasa kesini? " Vara sedikit terkejut mendengar pertanyaan dariku.

"Bukan biasa lagi, Vit. Aku tinggal disini, "

"Itu, oh iya. Rumah ini dulu aku yang cariin pas sebelum Adrian married, jadi aku tau seluk beluknya, " kecurigaan ku semakin besar saja terhadap Vara.

"Bukannya waktu itu dia bilang kalau dia baru aja pulang dari luar negeri, kenapa sekarang bilang kalau dia yang nyariin rumah ini buat Adrian? " heran ku dalam hati.

"Yaudah, kita ngobrol-ngobrol dimana gitu yuk, yang seger udaranya, dan asyik view nya, " ajakku seraya berjalan keluar kamar terlebih dulu.

Kenapa butuh waktu untuk Vara menyusulku keluar? Apa yang dilakukannya di dalam?

Aku berbalik untuk mengecek kembali ke kamar, tapi Vara sudah muncul dengan tergesa-gesa dan dengan nafas yang memburu, ia juga mengusap bibirnya yang terlihat basah.

"Kita ke taman samping aja, yuk! Disana ada kolam ikan dan air mancur, kalau di belakang rumah itu kolam renang, " tangannya menunjuk bagian belakang rumah yang tertutup tembok, sepertinya itu dapur.

Vara sudah seperti tour guide bagiku. Ia menunjukkan dan menjelaskan seluruh isi dalam rumah ini, mulai dari ruang tamu berukuran berapa dan berisi apa saja, lalu ruang keluarga, ruang olahraga, ruang musik, rumah ini memiliki berapa kamar, dan ada apa saja juga siapa saja yang tinggal di dalamnya selama ini.

"Depan itu ruang tamu, dengan hiasan guci-guci aja di setiap sudut, soalnya Adrian nggak terlalu suka lukisan, " jelas Vara padaku.

"Kalau di ruang keluarga, cuma ada tivi dan beberapa koleksi penghargaan milik Adrian, sama foto-foto keluarga, " aku mendengarkan setiap perkataan Vara dengan seksama.

"Terus, dilantai atas itu selain kamar utama, ada juga ruangan olahraga, buat nge gym, olahraga, yoga dan lain-lain. Terus ada ruang musik, tapi komplit ada semacam home teaternya juga, jadi bisa nonton-nonton disana," Vara terus berceloteh menjelaskan semuanya tanpa aku minta sambil kita berjalan ke taman samping rumah.

"Nah, kita sampai ditaman samping rumah. Kamu suka nggak? kalau ada yang kamu nggak suka sama arsitektur atau dekorasi nya, ngomong aja sama aku, nanti bakal aku rubah lagi, "

"Nggak kok, aku suka banget. Makasih ya Vara, kamu udah baik nyariin rumah seindah ini buat kami, " aku meraih tangannya, terasa dingin di cuaca yang lumayan terik.

Ia menarik tangannya pelan, "iya, Vit. Sama-sama, kamu nggak usah sungkan sama aku, kita kan sodara, "

"Kamu baik banget sih, Vara, " aku memeluknya, ia menegang, dan dengan ragu membalas pelukanku.

Saat memeluknya, aku seperti melihat tulisan pada salah satu pot bunga yang disusun di rak besi.

"I love you, Vara. Kalimat itu lagi? "

Deg.

Kembali jantungku serasa tertimpa batu yang amat besar, sesak.

"Kok aku ngerasanya kayak kamu ya yang tinggal disini?" tanyaku dengan ragu, takut dia tersinggung.

Vara tertawa yang tampak dibuat-buat, "ya kan aku yang nyariin rumahnya dan mendekorasi isinya, jadi tentu aja aku tau ada apa saja dan siapa saja disini, "

"Kamu ini gimana sih, Vit. Kan tadi aku udah bilang, "

"Oh, iya juga ya. Maaf, aku lupa, " jawabku nyengir kuda.

Tapi tetap saja aku merasa ada yang dia sembunyikan, gelagatnya saja sangat mencurigakan. Belum lagi perkataan nya yang berubah-ubah, semakin menambah kecurigaanku saja.

Hingga malam menyapa, Vara belum juga pergi dari rumah ini, yang kata Adrian adalah rumah kami. Selesai makan malam, aku kira ia akan pamit agar kami bisa beristirahat. Bahkan aku tidak jadi pergi ke butik karena harus mendengarkan semua penjelasannya tentang rumah ini. Juga semua ceritanya saat ia menggarap rumah ini dulunya.

Sampai hujan deras mengguyur, dan Adrian menawarinya untuk menginap. Serius?

Aku menghargai kebaikan Adrian untuk menawari sepupunya itu menginap disini. Lagipula masih ada pembantu dan tukang kebun juga disini, jadi bukan hanya Vara yang menginap di rumah ini selain kami.

Beraambung...

1
Royhan
Luar biasa
Khairul Azam
untung aku cuman baca beberapa bab aja dan langsung loncat di bab ini jadi gak buang buang waktu untuk baca
Khairul Azam
fix ini bodoh ini vita ckckckkck
Khairul Azam
kenapa banyak banget penulis bikin peran wanita bodoh
Bayangan Ilusi: maaf ya kak, jika ceritanya tak sesuai dengan keinginan kakak. Karena memang tema ANGST seperti itu. Pemeran wanitanya harus dibuat semenderita mungkin dulu baru mendapatkan kebahagiaan setelahnya. Terimasih banyak sudah berkenan untuk mampir di novel receh saya. jika sudi untuk mampir di novel saya yang baru berjudul AKU BUKAN PENGEMIS. DIsana menceritakan wanita kuat, jadi tidak seperti disini.
total 1 replies
Katherina Ajawaila
Adrian, biar aja tau rasanya kalau nyusahin. banyak org. biar punya niat utk berubah😔
Katherina Ajawaila
plases thour, jgn kelamaan sadarnya Valdi. biar Vita merasakan bahagia 🥰
Katherina Ajawaila
semoga ada mujizat thour plases, daya tahan tubuh Valdi kuat, jadi ngk perlu pencakkkan jantung. kadihan amat thour ceritanya. baru marreid😭
Katherina Ajawaila
itu sebab akibat hidup dlm keegoisan dan ditaktor, makanya skrng Terima bagiannya. bikin banyak org menderita, mkn tuh sumpahan org banyak 😲
Katherina Ajawaila
mantap biar rasa Adrian, terlalu bijak msk aja kamu prodeo. lucik
Katherina Ajawaila
masukin aja Adrian k prodeo, sok ditraktir tapi cemen, modal lendir doank bisanya
Katherina Ajawaila
lucu juga bocil, liat mm sm ppnya
Katherina Ajawaila
udh thou4, di sah in aja lah kasihan juga valdi., setahun. lebih mendem terus lama2 jelly nya kaku🤩
Katherina Ajawaila
sakit jiwa Adrian, laporin aja tapi ada vara buang kerok, nanti du lapor balik selingkuh. racun dasar
Katherina Ajawaila
vara udh sakit nya kata nya bahaya tinggal tunggu waktunya tp msh suka jadi teh celup, ampun lah sm2 edan. keren sih. jalang teriak jalang, wedo dan lanang 🤫
Katherina Ajawaila
Cara lebih ngk jelas, tipu udh mati ternyata happy sm Valdo, edan. 😲
Katherina Ajawaila
jadihan. juga Adit kena imbas nya, gara2 kakak bego
Katherina Ajawaila
org Edan asal nyablak aja, di kira vira msh di puncak tuh 🤦‍♀️
Katherina Ajawaila
jgn halu Adrian, mkn aja terong mu sediri, spt apa yg mantan mertua blng 🤭
Katherina Ajawaila
kel Edan, yg belgi, nuntut gak anak, jadihan amat, bangunin mantu mu yg pertama dr kubur🤫
Katherina Ajawaila
makanya jgn suka manfaatin kebaikkan org, 😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!