Kisah cinta segitiga antar sahabat yang terikat janji tak melibatkan rasa tapi memang takkan ada persahabatan antar laki laki dan perempuan.
Apakah cinta itu terwujud dengan salah satu harus berkorban. Atau karena Cinta itu persahabatan yang di bina menjadi hancur?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lembayung Jingga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 10 Rumah Kakek
Pagi itu jam 05.30 Wib Kevin bersiap akan segera berangkat jemput Keysha dan Keyla.
"Kev, kamu gak sarapan dulu? lagian kenapa mesti pagi pagi gini berangkatnya?" Mamih Nisa ngomel ngomel
"Mamih sayang, sengaja berangkat pagi biar gak kena macet lagian tempatnya juga di pinggiran kota tar kalo siang panas lagi. Pagi gini berangkat enak sejuk gak macet dan gak panas" Kevin sambil mencium pipi Mamihnya.
"Ya sudah hati hati di jalan jangan ngebut-ngebut!"
"iya Mamih doain ya!" Kevin mengeluarkan mobilnya
" Kevin berangkat dulu ya mih pih assalamualaikum!" pamit Kevin.
"Wa'alaikum salam...." mamih dan papihnya Kevin melambaikan tangannya. Lalu masuk ke ddalam rumah setelah mobil Kevin keluar gerbang rumahnya.
Mobil pun melaju ke arah rumah Keysha. Depan rumah Keysha supir Kevin membunyikan klakson tapi tak jua pintu terbuka. Kevin pun turun dan hendak mengetuk pintu. Saat tangan Kevin terangkat pintu pun terbuka terlihat Mama Melia dibalik pintu itu.
"Kevin pagi banget nak Bunda belum nyiapin sarapan kalian" Bunda Melia kaget melihat Kevin sudah berada di depan pintu rumahnya.
"Sengaja Bun, heheheh. Ga apa apa nanti kita sarapan di jalan aja. Keysha sama Keylanya sudah siap Bun?" Tanya kevin sambil nyelonong masuk.
" Bentar ya mereka masih siap siap!"
"Aku dah siap kak Kev!" teriak Keyla sambil turun tangga.
"Pagi bocah!" disapa Kevin Keyla antara suka dan gak suka. Keyla gak suka jika teman-teman kakanya itu memanggilnya bocah.
"Aku bukan bocah!" ucap Keyla mengerucutkan bibirnya membuat Kevin terbahak.
"Hahaha kamu memang bocah!" Kevin gk mau kalah sambil mengacak-acak rambut Keyla.
Sementara Kevin dan Keyla duduk di sofa Bunda sibuk bikin sandwich di meja makan. Selang beberapa waktu Keysha dan Ayah turun.
"Sebenarnya kalian mau kemana? Sampe Adek semangat dan gak bisa tidur gak sabar pengen cepat pagi" goda ayah pada Keyla
"Apaan sih Ayah iih semua nyebelin Bang Kev sama Ayah emang nyebelin" ucap Keyla sambil beranjak mendekati Bundanya. serentak Ayah sama Kevin menertawakan kelakuan Keyla yang lugu.
"Kita mau kerumah Kakeknya Kiano yah dipinggiran kota sana" jawab Kevin saat mendengar pertanyaan Ayah tadi.
"Oh ya sudah hati-hati. bawa supirkan?"
"Bawa yah, Kevin gak sanggup kalau harus nyetir sendiri!"
"Kev yuk berangkat sekarang belum jemput Kiano Arif dan Sheila" Kevin mengangguk sambil berdiri.
"Dek... buruan ditinggal nangis lo!"
" iyaaaaa... ini nunggu Bunda masukin Sandwich buat ganjel perut katanya sebelum sarapan!" Keyla bersungut-sungut sambil cemberut.
Mereka pun pamit ke Ayah Prana dan Bunda Melia sambil mencium punggung tangan keduanya bergiliran.
" Hati hati ya... kak jagain adeknya, Adek juga nurut sama Kakak harus bisa di atur sama kaka jangan keras kepala!" nasihat Bunda pada Keysha yang di jawab anggukan sama Keysha dan Keyla.
"Iyaaaa Bun!" kompak Keyla dan Keysha
" Jagain dua gadis Ayah, jangan ngebut ngebut Kev hati-hati ya" tambah Ayah pada kevin.
"Baik yah akan ku jaga dan ku kembalikan gak kurang sehelai rambut pun!" ucap Kevin dengan bergaya menghormat pada Ayah Prana.
"Dasar kamu ada ada aja!" Ayah tertawa saambil menepuk pundak Kevin.
Merekapun berangkat jam 06.00 menuju rumah Kiano. tak berapa Merekapun telah sampai di depan rumah Kiano. mereka pun melihat Arif dan Sheila sudah ada disana.
"Kalian sudah disini sejak kapan?" tanya Kevin memulai pembicaraan.
"Baru nyampe sebelum kalian" jawab Arif
" Motor lo simpen aja noh di garasi si Kiano kita naik Mobil aja muat koq, biar kita berangkat bareng dan sampe bareng biar gak ribet juga nanti malah banyak waktu terbuang karena saling tunggu." seperti biasa Kevin yang memang kapten Team Basket dah biasa mengatur biar praktis tapi gak ada yang protes malah setuju dengan ucapan Kevin. Aura kepemimpinan Kevin memang menurun dari Papih Ben.
Tanpa banyak bicara Arif pun memarkirkan Motornya di samping Motor Kiano. Bersamaan dengan Kiano yang keluar dari rumahnya didampingi Mama Dewi. Serentak semuanya menghampiri di gawangi Kevin untuk menyalami Mama Kiano.
"Pa kabar ma?" tanya Kevin
"Baik Kev, eh ada Keysha sama Keyla juga mau pada ikut? mama kangen lo dah lama gak liat kalian" Mama Dewi memeluk dan mencium Keysha dan Keyla
"Aku juga Kangen sama Mama Dewi" jawab Keyla sambil bergelayut manja di pinggang Mama Kiano.
"Manja banget si Dek malu tau!" protes Keysha. Keyla merotasi bola matanya jengah. Membuat semua tertawa melihat kepolosan Keyla.
" Mah ini Arif dan Sheila mereka juga temen aku dan mereka juga ikut ke rumah kakek" Kiano memperkenalkan Arif dan Sheila karena memang ini kali pertama mereka bertemu. Arif dan Sheila pun mencium punggung Mama Dewi sambil memperkenalkan namanya dengan sopan.
Karena sudah siap semuanya merekapun pamit dan naik Mobil Kevin.
Dalam Mobil Kevin dan Arif memilih duduk di belakang sedangkan Kiano duduk di depan bersama supir sebagai penunjuk arah. Dan di tengah para cewe yaitu Keysha Keyla dan Sheila.
Kevin dan Arif yang duduk di belakang mereka sambil memainkan gitar dan bernyanyi. Sehingga terasa begitu menyenangkan perjalanan ini.
Sekita jam 07.00 mereka memutuskan untuk berhenti beristirahat di rest area sambil mencari sarapan. Selesai sarapan tak lupa mereka pergi ke mini market untuk membeli snacks dan camilan ringan juga minuman untuk di jalan dan persiapan untuk pulang nanti. Kiano bilang perjalanan mereka jauh dan diperjalanan tidak banyak melewati mini market. Tapi akan banyak melewati pohon pohon dan pegunungan.
Perjalanan mereka lanjutkan dan benar saja sepanjang jalan banyak pohon pohon pinus dan bahkan perkebunan perkebunan yang membuat udara sejuk. Mereka menikmati kesejukan dan keasrian alam juga pemandangan indah menyegarkan mata. jauh dari hiruk pikuk kota yang banyak polusi udara dan suara bising klakson Mobil dan Motor yang tidak sabaran.
Tak begitu lama sekitar 08.10 merka pun sampai di rumah Kakek Kiano.
Disambut dengan senyuman bahagia dari dari nenek dan kakeknya. Kiano turun dan segera berlari untuk memeluk orang yang telah mengurusnya sejak kecil mendidiknya dan memberi kasih sayang yang tak terhingga. Kebahagiaan Kiano pun terpancar dari wajahnya yang terus tersenyum lebar padahal Kiano terkenal dengan si wajah datar.
Seneng Banget ya kalo ketemu orang orang yang kita sayangi! Apalagi kalo sudah lama gak ketemu.
selamat membaca!!! janngan lupa jejaknya ya
salam sayang dari Jingga😉
kian Patsti puya jalan keluar.. .. karena htinkm udah km tujukan bt kiano.. jd jujur ttg apa yg d minta sama mami Dewi...🥲
Tetep semangat Thor.. d sini menunggu UP 🤗🤗🤗
baru otw baca ...🤭🤭🏃♀️
km tlfon aja IFA dan tanyakan kebenaran y... semogga dg km tahu km bisa ngasih semangat bt Kevin.. karena km orang terpenting d hati Kevin sya🥺🥺🥺🥺💪💪💪
Dr dulu kek Lo warass pasti ngk kan Kevin pisah ma Kesya dan ngk kan panjang salah paham mereka...
Semogga dia bisa ketemu Kevin dan semogga Kevin sembuh dari sakit y.....
Gogogo semangat othorrrr💪💪💪❤️