NovelToon NovelToon
Suami Keduaku Pangeran Jin

Suami Keduaku Pangeran Jin

Status: tamat
Genre:Horor / Romantis / Supernatural / Cinta Beda Dunia / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Minaaida

Asmi seorang janda muda yang ditalak suaminya karena di anggap mandul. Tiga tahun berumah tangga namun tak juga di karunia anak membuat Mas Ilham suaminya berselingkuh dan memutuskan menceraikannya. Asmi yang lelah karena terus di teror oleh mertua dan wanita selingkuhan suaminya, memilih merelakan perkawinannya. Dia memilih pisah dan keluar dari kehidupan Mas Ilham. Dia memilih tinggal sebuah rumah kecil peninggalan orang tuanya.

Namun, nasib membawanya berjumpa dengan Pangeran Hasyeem, lelaki rupawan yang bukan berasal dari golongan manusia, melainkan bangsa jin. Pangeran jin yang tampan itu jatuh cinta pada Asmi.

Sejak saat itu berbagai peristiwa aneh terjadi dalam hidup Asmi dan menghadirkan benih benih cinta yang tumbuh bersemi dalam hati wanita itu.

Apakah cinta keduanya yang berbeda alam dapat bersatu. Penasaran.. baca kisah selengkapnya. Salam manis dari Mina 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Minaaida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 10 Kuyang

Malam sudah semakin larut. Di dalam kamarnya, Ilham tak dapat memejamkan matanya walau sekejap saja. Pikirannya masih terbayang pada peristiwa tadi pagi. Benarkah lelaki itu akan menikahi Asmi. Mengapa hatinya terasa sakit saat mengetahui Asmi akan menikah dengan laki - laki lain. Tidak! Dia tidak rela jika Asmi di miliki oleh orang lain. Dia akan berusaha agar bisa mendapatkan kembali cinta Asmi.

Sementara itu, jauh di ujung desa, seseorang tengah berjalan sendiri di tengah kegelapan malam menyusuri Hutan Larangan yang gelap hingga sampai di depan sebuah mulut goa yang sempit yang letaknya agak tersembunyi di celah bukit. Tanpa rasa takut dan ragu dia memasuki gua itu seorang diri.

Di dalam gua itu, terdapat sebuah anak sungai yang airnya mengalir menuju ke arah sungai kecil di kaki bukit terus hingga sampai ke desa - desa di sekitar nya.

Orang itu kemudian duduk bersila di sebuah batu besar yang ada di pinggir sungai. Mulutnya terlihat komat kamit membaca rapalan mantra dan tak lama kemudian tubuh orang itu mengeluarkan cahaya terang.

Secara perlahan-lahan kepala orang itu mulai terlepas dari tubuh dan terbang melesat meninggalkan tubuhnya yang masih dalam posisi duduk di atas batu besar, menuju ke arah desa.

Udara dingin secara tiba-tiba hadir menyelimuti desa - desa di sekitar kaki bukit dan semakin lama semakin bertambah dingin menusuk ke dalam tulang hingga beberapa warga desa memilih merapatkan selimut mereka karena tak tahan dengan udara dingin yang menyerang. Konon, kemunculan udara dingin yang menusuk secara tiba-tiba adalah salah satu pertanda munculnya kekuatan jahat atau ilmu hitam.

Dari kegelapan malam, sebuah benda bercahaya tampak terbang di langit. Sesekali hinggap di atas pepohonan dan bergerak dari satu pohon ke pohon lainnya. Jika di lihat dengan seksama, benda bercahaya yang terbang itu adalah sebuah kepala beserta isi perut yang terjuntai keluar. Kepala itu tampak seperti sedang mengintai sesuatu.

Benar saja. Tak jauh dari sana, terdapat beberapa rumah warga. Sebagian besar para penghuni rumah itu sudah terlelap karena dinginnya malam.

Namun ada satu rumah yang penghuninya masih terjaga. Di dalam rumah itu, seorang wanita sedang merintih kesakitan. Tampaknya dia akan segera melahirkan karena air ketuban sudah pecah dari tadi. Sementara Anto suaminya, sudah pergi dari tadi dengan mengendarai sepeda motor untuk memanggil bidan desa. Kini suaminya dan bidan desa sedang dalam perjalanan.

"Ma..tolong, perut Inah sakit!"' wanita yang bernama Inah itu memanggil ibunya yang sedang berada di dapur. Dari arah dapur terdengar sahutan " Sebentar, Nah! mama sedang menyiapkan air panas untuk kamu! biar nanti ketika suamimu datang semua sudah disiapkan! " Inah kembali merintih sambil memegangi perutnya yang terasa kian sakit. Dia merasa pinggang dan perutnya semakin kram dan lututnya serasa bergetar.

" Tok! tok! tok! terdengar pintu diketuk dari luar.

" Assalamu'alaikum, Inah! Inah! Mas sudah pulang! " suaminya mengucapkan salam, seraya memanggil namanya.

Bu Yati, wanita paruh baya itu segera membukakan pintu. Anto dan Bidan desa itu segera masuk ke dalam rumah. Mereka tak menyadari dari kejauhan sepasang mata berwarna menyala merah dengan mulut menyeringai menampakan gigi yang penuh dengan taring panjang dan air liur yang menetas.

" Kamu lama sekali, Ntok?! Ayo cepatlah ke dalam, tampaknya istrimu sudah waktunya akan lahiran, air ketubannya sudah pecah dari tadi." kata bu Yati, Anto segera mengajak bidan itu ke dalam kamar tempat Sang istri akan melahirkan.

Bidan desa itu segera saja melakukan pertolongan kepada wanita yang akan segera melahirkan itu dengan cekatan dengan di bantu oleh ibu Yati, mertua Inah.

Tak memakan waktu yang lama terdengar tangisan bayi memecah keheningan malam pertanda proses lahiran sudah selesai.

" Alhamdulillah, bayinya laki-laki, Mas Anto! " Bidan desa itu menyerahkan Sang Bayi ke dalam gendongan Anto yang duduk di depan pintu kamar.

Setelah itu dia bermaksud akan kembali membantu merawat ibu Sang bayi yang kali ini tampaknya mengalami sedikit masalah. Darah yang keluar dari rahimnya tak mau berhenti keluar, sehingga dia sedikit khawatir jika Sang ibu akan mengalami pendarahan dan berakibat akan kehilangan banyak darah.

Bu Yati menarik napas lega karena cucu nya lahir dengan selamat walaupun dia juga sedikit mengkhawatirkan nasib Sang menantu. Terlalu banyak darah yang keluar. Dia takut terjadi hal yang tidak di inginkan.

Sementara Anto tersenyum bahagia melihat anaknya lahir dengan selamat. Apalagi anaknya laki-laki. Lelaki berbadan tegap dan berkulit sawo matang itu merasa bangga sekali. Karena memang dia sangat berharap bisa memiliki seorang anak laki-laki.

Inah masih terbaring sendirian dengan tubuh lemas dan pucat karena banyak kehabisan darah dan juga tenaga yang terkuras saat melahirkan. Dia memejamkan matanya sejenak untuk mengumpulkan tenaga namun ketika dia membuka matanya..

" Ahh , Mas Anto!! Tolong,Mas !! Tolong!!" Inah menjerit ngeri sambil menatap ke langit langit kamar sebelum akhirnya wanita itu pingsan tak sadarkan diri.

Anto dan Bidan desa bergegas berlari masuk ke kamar. Mata mereka terbelalak penuh kengerian memandang ke arah Inah. Di atas langit langit yang berada tepat di atas tempat tidur Inah terlihat sebuah kepala tanpa tubuh melayang layang bersama isi perutnya dengan wajah yang mengerikan dan mulut terjulur berlumuran darah.

Mulut makhluk itu tertawa mengerikan dengan lidah yang terjulur panjang dan masih berlumuran darah. Rupanya dia baru saja selesai menghisap darah nifas Inah sampai bersih tak bersisa.

" Kuyang, itu kuyang!! "Jerit Bu Yati. dia menjerit keras meminta tolong. " Tolong! tolong! ada kuyang!! tolong! tolong! Anto berlari mendekati istri dan anaknya yang terbaring di kasur. Dia bergegas memeriksa keadaan istri dan anaknya. Sementara kuyang itupun sudah melesat pergi.

Warga yang mendengar jeritan dan teriakan minta tolong sontak terbangun dan berbondong - bondong mendatangi rumah Anto. Mereka ingin tahu apa yang sedang terjadi.

" Bu....., istri Anto, Bu! Inah!?!!" Anto menjerit histeris saat mengetahui keadaan istrinya. Bu Yati pun segera mendekati Anto dan ikut memeriksa keadaan menantunya. Dia terhenyak dan tampak terpukul. Apa yang telah terjadi dengan menantunya sungguh menyedihkan sekali.

Menantunya sudah tak bernyawa dengan wajah seputih kapas dan bibir mengkerut. Makhluk itu telah menghisap habis seluruh darah di tubuhnya hingga wanita itu menemui ajalnya karena kehabisan darah.

"Cepat lindungi anakmu, makhluk itu masih berkeliaran mengincar anakmu! " perintah Bu Yati seraya bergerak ke dapur. Dia bermaksud akan mengambil garam dan juga bambu kuning yang memang sudah dia siapkan untuk berjaga-jaga. Anto yang geram berlari ke dapur dan mengambil pedang. Dia lalu berlari ke luar menemui warga yang sedang kasak kusuk ingin tahu.

" Ada kuyang yang mengganggu persalinan istriku! Dia telah menghisab habis darah istriku hingga istriku meninggal dunia karena kehabisan darah! " Anto berkata dengan geram.Matanya merah karena baru saja habis menangis.

Para warga terutama wanita langsung menjerit ketakutan. Mereka saling berhimpitan satu sama lain.

Tiba-tiba dari kejauhan terdengar suara gaduh." Ada kuyang! Ada kuyang! seorang warga berteriak sambil berlari pontang panting!

" tolong jagain anak Anto, Bu! Anto mau mengejar kuyang itu! " kata Anto dengan geram. Segera saja Anto dan para warga bergegas mendatangi asal teriakan tadi.

Para warga beramai-ramai mengejar kuyang yang kini terlihat menampakan diri dan mengganggu warga yang lain. Mereka membawa berbagai jenis senjata tajam dan beberapa ada juga yang membawa bambu kuning yang ujungnya telah di runcingkan.

" Kejar dan tangkap makhluk jadi - jadian itu!! " teriak Anto dan beberapa warga desa lainnya. Mereka terus memburu makhluk penghisap darah itu yang kini terbang semakin tinggi ke arah Hutan Larangan.

1
Musa Johnathan
👍
Wirda Wati
ngeri ngeri sedap ceritamu thort
Mamah Enung
mungkin keluarga itu asal usul nya keturunan jin
Emi Zulaika
Luar biasa
Wulan Sari
critanya bagus banget walau beda dunia sangat menarik trimakasih Thor semangat 💪 salam sehat selalu ya Thor 👍❤️🙂🙏
tini 06
ko jinnya salam g dijwb deh asmi bukan islam ya jin aja tau ngucap salam
Nana Niez
meski baca sambil ngomel, ngomel penuh emosi krn tokoh utamanya yg g punya kesaktian apa apa,, dan kagum krn othor nya keren abis,, mikir apa ini semua adalah pengalaman pribadi othor yaaa,, g kerasa lha kok sdh tamat aja,, 😁😁😁😁😁
Nana Niez
kenapa nadia hrs di ajak? knp dia g dibawa plg aja,, tinggal Terima beres kan dia manusia biasa jdi bahaya sekali
Nana Niez
mending sm andros aja lah,, lbh kuat dan punya kemampuan melindungi sang tuan putri
Nana Niez
wow Thor,,, km seperti ensiklopedia,, berasa fantasi tapi berasa nyata juga,, jdi ngeri ngeri sedaaappp
Nana Niez
bukannya istana dijaga dg ketat knp bs palasik masuk??????
Nana Niez
dari awal hingga akhir kelebihan asmi sepertinya hanya bs membuat bayi bayi tangguh,, tpi g bs melindungi diri sendiri
Nana Niez
cerai dulu kyk asmi del
Nana Niez
knp yg jdi asmi ga ada kelebihan apa apa sih Thor,, selain cm cantik,, dan punya aura yg unik,, tpi selebihnya menyeeeeeee sekali
Nana Niez
knp aq selalu emosi aja kl liat si asmi ini,,, knp g ada waspadanya sm sekali,,
Nana Niez
allahu akbar,,, ganteng banget mak
Nana Niez
bukan hinaa,, cm merepotkan saja,, krn kebanyakan tingkah km nya asmi,,,
Nana Niez
asmi knp genit banget ya
Nana Niez
asmi asmi,,, kok mau Hasyim sm km,, udah sok cantik,, geleman,, dipegang may di peluk mau,, g bs apa apa,, hadeh,, sakti juga enggak,,, kok bs jdi tokoh utama,, Tho, asmi ganti ajalah,, yg lbh elegan gt kl jdi janda,, atau jdi cewek
Nana Niez
males banget sm asmi,, udh g punya kesaktian apa apa,, banyak gaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!