NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Zahra (END)

Cinta Untuk Zahra (END)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:392k
Nilai: 4.8
Nama Author: kiki rizki

SEASON 1 END

Namanya Azzahra Kirana, dia adalah gadis pendiam, tidak mudah bergaul dengan orang baru. Sejak kecil ia dekat dengan adik sepupunya Rio dan temannya Ega. Mereka bertiga tak pernah terpisahkan. Di mana ada Zahra, kedua lelaki itu akan selalu ada di dekat gadis itu.

Hingga beranjak dewasa mereka tetap selalu bertiga. Tak ada yang menyadari perasaan Zahra kepada teman kecilnya. Ia memendam rasa yang lebih dari sekedar sahabat. Begitupun Ega, lelaki itu selalu memperlakukan Zahra dengan spesial.

Sampai pada akhirnya, setelah kelulusan mereka di salah satu SMK negeri tiba-tiba Ega menghilang tanpa kabar. Membuat Zahra kehilangan sosok cintanya dan menutup rapat hatinya untuk siapapun.

Takdir mempertemukan mereka setelah enam tahun berlalu. Berbagai kejadian membuat Zahra trauma untuk melabuhkan cintanya pada siapapun. Termasuk Ega yang datang membawa cinta untuknya.

Berbagai cara dilakukan Ega untuk mendapatkan cinta Zahra. Berusaha sekuat hati dan tenaga memberikan cinta untuk Zahra.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiki rizki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Ega

helloo...

aku up lagii..

happy reading ...

*******

Di dalam rumah kontrakan Ega termenung memandang jalanan dari balkon kamarnya. Sambil sesekali menghisap rokok yang tersalip di antara jari telunjuk dan jari tengahnya.

Jika dulu ia merokok pasti ada perempuan yang memarahinya habis-habisan. Tapi, karena kesalahannya beberapa tahun silam, ia kehilangan sosok itu.

Tak dipungkiri, ia sangat merindukan perempuan itu. Ingin sekali ia mengembalikan keaadan seperti enam tahun lalu. Nyatanya waktu tetap berjalan. Selama itu pula ia menggoreskan luka pada hati perempuan itu dengan sangat dalam.

Di saat ia ingin memperbaiki semuanya, penolakan ia dapatkan dari sang perempuan. Namun, ia bertekad tak akan mundur hanya dengan penolakan itu. Ia akan terus berusaha mendapatkan kepercayaan dari perempuan yang sangat ia rindukan, dan pastinya sangat ia sayangi.

Ega kembali menghisap rokoknya dan menghembuskan asapnya ke udara. Sudah beberapa putung rokok ia habiskan selama hampir dua jam ia berdiam di depan balkon.

Setelah menghabiskan putung terahir, Ega masuk ke dalam kamarnya, membersihkan dirinya yang terasa lengket dan bau asap rokok. Setelah mandi dan berganti pakaian ia mengambil jaket, ponsel dan kunci mobilnya. Satu tujuannya. Rumah Zahra.

******

Sampai di depan rumah Zahra, lelaki itu memencet bel rumah yang ada di sebelah kanan pintu. Tak lama pintu terbuka dan yang keluar tak lain Efelin adik Zahra.

"Cari siapa?" tanya Efelin sedikit ketus.

"Kakak kamu ada?" balas Ega sedikit gugup menghadapi gadis kecil di depannya.

"Ada. Tapi kalau ketemu sama Kak Ega kayaknya dia gak mau deh," jawab Efelin tetap dengan nada ketusnya.

"Tanyain dulu lah. Kan kamu belum tanya ke orangnya," bujuk Ega.

"Meski aku ngga tanya aku tau kok. Mbak Zahra gak mau ketemu sama Kak Ega."

"Siapa yang datang, Fel? Kok gak di suruh masuk?" suara sang bunda dari dalam rumah.

"Orang tanya alamat, Bun!" seru Efelin pada bundanya.

"Kamu gitu banget, Fel. Please! Tanyain Zahra dulu," pinta Ega memohon pada gadis kecil itu.

"Udah sana! Mbakku gak mau ketemu sama Kakak. Bye!" Setelah mengatakan itu Efelin menutup pintu dengan sedikit keras.

Ega terlongo di depan pintu yang sudah tertutup. Ia mengusap wajahnya dengan kasar. Ia memilih duduk di kursi teras rumah Zahra.

Dari balik jendela kamarnya, Zahra melihat mobil Ega terparkir di halaman. Tak lama, setelah itu pintu kamarnya terbuka dari luar menampakkan sosok adik kecilnya yang super ngeselin tapi dapat diandalkan disituasi yang tepat.

"Mbak, ada Kak Ega di depan," ucapnya begitu duduk di atas kasur sang kakak.

"Aku ngga mau ketemu, suruh pulang aja," jawab Zahra masih tetap memandang keluar jendela.

"Aku cuma ngasih tau, orang tadi aku nggak nyuruh dia masuk kok. Aku tutup lagi tadi pintunya. Aku bilang Mbak gak mau ketemu sama kak Ega," cerocosnya.

Pintu kamar Zahra terbuka dari luar, serentak dua gadis beda usia itu menoleh ke arah pintu. Di sana sang bunda muncul dari balik pintu.

"Nduk, di bawah ada Ega. Temuin gih," kata sang bunda.

"Iya, Bun," jawab Zahra tanpa berani membantah.

"Efel, lain kali kalo ada tamu yang datang jangan seperti itu lagi." Bunda mengingatkan anak bungsunya.

"Kok aku yang dimarahin, Bun? Kan emang Mbak gak mau ketemu sama Kak Ega," bantah gadis kecil itu.

"Meski begitu, kita harus menghormati tamu yang datang. Suruh dia masuk, kasih jamuan semampu kita," bunda menasihati anak-anaknya.

"Meski kita gak mau ketemu sama orang itu?" tanya Efelin yang diangguki sang bunda.

"Sudah, sana! Temui Ega di bawah, Ra!"

Setelah sang bunda kembali menutup pintu, kedua kakak beradik itu beranjak keluar dari kamar.

Efelin membuntuti Zahra sampai Zahra duduk di ruang tamu.

Gadis kecil itu menatap Ega dengan pandangan tak ramah. Zahra hanya diam dengan muka datarnya. Ega yang mendapat sambutan seperti itu merasa tak enak.

"Mau apa?" tanya Efelin mewakili pertanyaan Zahra.

"Mau ngobrol sama kakak kamu," jawab Ega.

"Kan udah dibilang Mbak Zahra gak mau ketemu Kakak. Dasar ngeyel."

Zahra sendiri diam tanpa berkomentar apapun.

Ega memandang Zahra dengan tatapan memohon. Hingga akhirnya Zahra sedikit tersentuh.

"Fel, kamu masuk aja. Aku gapapa kok," kata Zahra pada sang adik.

Dengan berat hati Efelin meninggalkan mereka berdua. Sebelum benar-benar pergi. Ia memberi ancaman pada Ega lewat gerakan tangan.

"Ra," panggil Ega lirih setelah mereka berdua diam cukup lama.

"Apa nggak ada kesempatan lagi, Ra?" lanjutnya.

"Kesempatan untuk apa?" jawab Zahra tanpa memandang Ega.

Ega berpindah duduk di samping Zahra, tempat yang di duduki Efelin tadi. Zahra terkejut dengan pergerakan cepat Ega reflek menggeser tubuhnya menjauhi Ega.

"Ra, aku mohon. Sekali saja beri aku kesempatan," pinta Ega berusaha memegang kedua tangan Zahra.

"Kesempatan untuk apa? Dari dulu kita nggak pernah punya hubungan spesial. Kamu hanya menganggap aku temen kamu, sama seperti yang lain," kata Zahra tetap tak mau menatap Ega.

"Kamu lebih dari itu, Ra. Kamu berarti banget buat aku, maafin aku ninggalin kamu tanpa kabar."

"Itu hak kamu. Sedari awal kita juga tidak berkomitmen untuk pacaran."

"Kamu tau, Ra. Kamu tau perasan aku meski aku ngga mengungkapkannya. Dan aku juga tau, kamu juga memiliki perasaan yang sama."

"Ya. Itu dulu. Sebelum aku kecewa karena kamu pergi gitu aja."

Sekuat hati Zahra menahan dirinya untuk tidak menangis. Semua kata yang ia ucapkan sungguhlah menyakiti hatinya sendiri. Sampai sekarang ia masih tetap mencintai lelaki yang tengah duduk di sampingnya itu.

"Kamu bohong, Ra. Kamu gak bisa bohongin aku, Ra."

"Ra, please. Kasih aku kesempatan buat memulainya lagi, karena aku yakin. Kamu kebahagiaan aku."

Ega memberanikan diri untuk memeluk Zahra. Zahra diam saja tidak membalas pelukan itu. Ia masih tetap berusaha agar tidak menangis. Meski matanya sudah berkaca-kaca siap menumpahkan air mata.

Meski tak mendapat balasan Ega tetap memeluk Zahra. Menyalurkan kerinduan yang selama ini terpendam. Sedikit berharap gadis itu mau membalas pelukannya. Namun yang ia rasakan adalah dadanya yang basah, dan terdengar isakan kecil yang tertahan.

Ega melonggarkan pelukannya. Dilihatnya wajah gadis yang sangat ia cintai itu.

"Jangan nangis, Ra," pintanya dengan mengusap lelehan air mata yang tak kunjung berhenti.

Ega kembali membawa gadis itu ke dalam pelukannya. Membiarkannya menangis dalam pelukan lelaki itu. Ada rasa sakit yang juga ia rasakan melihat Zahra menangis karenanya.

*******

Hayoooo...

kira-kira Zahra kasih kesempatan gak ya buat Ega....

jawabannya di episode selanjutnya yaa..

Terimakasih sudah mendukung saya...

Salam sayang

kiki rizki

1
kiki rizki
.
Ratna Kumala
abang ireng kalo disini biasanya buat nyebut parahnya masuk angin orang yg kerokan..
Maulidah. Ahmad
seru banget bikin gemes
Indah Nihayati
sukakkk kak cerita nya
Indah Nihayati
baguss
haniaz
goooooooooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍
haniaz
rasanya pengen jungkir balik guling2 aq kak,,,,
wkwwkwkkwkw
degdeg serrrrr
sweet paraaahhhhh
😍😍😍😍💃💃💃💃
Qomariyah Kom
thor lanjut dong seasean 2 nya udh kagak sabar ni untuk baca nya thor
Andi Fitri
byk banget masalahx thor bahagiax dikit cuman dikit
Andi Fitri
suka dgn krakterx zahrah gk gampang suka sm cowok setia sm ega thornya. 👍👍👍
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Andi Fitri
aku mampir baru part ini udh seru dan pasti tinggalkan jejak buat author 😊
💕febhy ajah💕
ais pelakor ada di mana2 memang
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
💕febhy ajah💕
konflik terus, kpan bahagianya. ahhhh aku tmbh penasaran jdinya.
💕febhy ajah💕
gara gara bunda tuh, zahranya nga mau ikut, eh malah d suruh ikutan. gitu tuhhh klw bnda paksain sesuatu.
💕febhy ajah💕
wah rosa dn dion ada disini jg ya, tp aku nga ska dion,tp skanya sama mas rud ku,mas rud aku padamuuuuuu.
💕febhy ajah💕
mnkin rio, knpa ya????
💕febhy ajah💕
wow adik sepupu yg pengertian
💕febhy ajah💕
sini aku yg cium, aku jg kangen loh.
💕febhy ajah💕
zahra yg mau d cium, aku yg deg2 kan.
💕febhy ajah💕
br mampir dn tak lupa tinggalkan like.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!