NovelToon NovelToon
Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Callie (Si Genius Yang Tersembunyi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:74.6k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Baca dulu "CALLIE SI BOCAH GENIUS"

Pergerakannya tidak bisa ditebak. Tingkahnya sangat random seperti remaja lainnya. Namun otaknya hampir 24 jam bekerja untuk membuat senjata dan sistem, meretas, dan melakukan eksperimen. Dunia bawah dan laboratorium khusus yang diwariskan padanya dari sang Opa, membuat gadis remaja itu tumbuh menjadi sosok yang cerdik. Dia adalah Callie Noura Eleanor.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mengerikan

"Itu apa, Nona?" tanya Rendra yang baru saja datang setelah mendengar suara benda pecah.

Setelah keluar dari rumah tua, Rendra langsung melihat bagaimana banyak pecahan kaca dan Samsul terduduk dengan badan bergetar hebat. Rendra mengalihkan pandangannya ke arah Callie yang masih berdiri di balkon lantai 2. Tatapannya begitu tajam mengarah pada Samsul. Ini lah yang Rendra takutkan kalau Callie sudah emosi karena menyangkut keluarganya. Pasti akan kalap dalam memberikan hukuman.

"Peringatan untuk orang yang sudah mengganggu ketenangan aku dan keluarga," jawab Callie dengan santai.

"Tidak perlu dibereskan kacanya. Nanti juga hilang sendiri," lanjutnya yang kemudian memilih masuk ke dalam ruangannya.

"Tu... Tuan Rendra..."

"Sedang apa Tuan ada di sini?" tanya Samsul saat melihat Rendra berada di sana. Samsul menyadari adanya seseorang yang datang dan berniat meminta tolong agar menghentikan kegilaan Callie. Namun yang dilihatnya malah Rendra.

"Bukan urusan anda, Tuan Samsul." Rendra tampak acuh dengan Samsul. Dia pun segera mendekati dan memborgol tangan Samsul dengan borgol yang tadi dilemparkan oleh Callie dari lantai 2 sebelum pergi.

"Jelas ini urusan saya, Tuan Rendra. Ada Nona Callie yang sekarang menjabat sebagai CEO di perusahaan Juchi Tech di sini. Ini artinya perusahaan Juchi Tech dijaga oleh organisasi dunia bawah yang dipimpin anda, Tuan Rendra?" seru Samsul membuat kesimpulan.

Jika memang iya, anda mau apa?

Samsul terdiam mendengar ucapan dari Rendra. Jika memang PT Juchi Tech dijaga atau merupakan salah satu bisnis dari DEVIL CROWN, itu artinya dia sedang dalam masalah yang sangat besar. Sudah dapat dipastikan bahwa perusahaannya akan tinggal nama. Bahkan mungkin saja keburukannya akan dikuliti habis-habisan. Apalagi organisasi itu sangat disegani oleh para pebisnis dan mafia yang lainnya.

Di negara ini, DEVIL CROWN merupakan organisasi dunia bawah yang sangat ditakuti. Lain hal jika seluruh negara, DEVIL CROWN masih di bawah organisasi dunia bawah milik Ricko. Mata Rendra dan Samsul sedikit terkejut melihat pecahan kaca tadi tiba-tiba mencair. Padahal tadi benar kaca bukan benda padat yang bisa mencair.

"Ampuni saya, Tuan Rendra. Saya mohon beri kesempatan," Samsul langsung berteriak dan memberontak untuk dilepaskan oleh Rendra saat melihat kaca yang tiba-tiba mencair seperti es. Bahkan cairannya kini berubah menjadi air biasa. Tanah terlihat basah seperti habis hujan deras.

"Terima saja hukumannya karena berani berbuat ulah pada pemimpin perusahaan. Lagi pula anda itu ingin kaya tapi membohongi seorang CEO. Ingin keuntungan besar? Kerja yang benar, baru lah menuntut." seru Rendra setelah tersadar dari rasa terkejutnya. Samsul terlihat ketakutan hingga ingin kabur dari tempat itu.

"Saya mohon, Tuan Rendra. Saya berjanji tidak akan mengulangi perbuatan jahat lagi kepada Nona Callie," ucap Samsul dengan tatapan memelasnya.

"Saya tidak peduli," Rendra langsung menarik kedua tangan Samsul yang telah berhasil diborgolnya untuk masuk rumah tua itu.

Jika bertanya tentang dimana anggota DEVIL CROWN, mereka tidak ada di rumah tua itu. Mereka ada di markas khusus. Mereka jarang keluar dari markas jika tidak ada misi khusus pengiriman senjata atau pengamanan keluarga Roberto. Pergerakan organisasi dunia bawah DEVIL CROWN hampir jarang terdengar atau terlihat. Mereka bergerak dalam diam, tapi hasilnya selalu mencengangkan.

"Tolong saya. Ada orang yang mau menye..."

"Percuma. Tidak ada orang yang mendengar teriakanmu," sela Rendra sambil menggelengkan kepalanya. Area sekitar sangat sepi karena jauh dari pemukiman warga.

"Tuan Rendra, saya mohon. Saya sudah berjanji akan berubah," Samsul sangat ketakutan. Dia sudah membayangkan apa yang akan terjadi. Samsul merasa bahwa kehidupan nyamannya akan berakhir.

Bodo amat,

Sebenarnya apa yang tadi dilakukan oleh Nona Callie? Kenapa kaca itu bisa jadi air? Darimana juga kaca itu berasal?

Tuan Fabio, cicitmu sangat luar biasa mengerikan.

***

Kai gembul...

Onty Callie yang cantik datang,

Setelah memastikan Samsul masuk perangkap dan ditangkap, Callie memilih pulang. Dia sudah diteror oleh Kai untuk segera pulang. Pasalnya Kai sekarang berada di rumahnya karena ingin belajar menembak dan memanah. Kai sangat penasaran dengan orang-orang di sekitarnya yang sudah bisa menembak dan memanah. Namun Callie belum mengetahui keinginan Kai itu.

"Onty Callie, ayo tembak dol dol dol. Kai penasalan, sepeltinya sangat selu sekali." Kai langsung menarik tangan Callie yang baru saja pulang. Kai membawa Callie ke arah samping rumah Ontynya itu.

"Mau kemana nih?" Callie bingung dan merasa shock ketika Kai memintanya untuk diajari menembak dan memanah. Jika Mika tahu, habis lah sudah dirinya diomeli.

"Tembak sama panah itu lho, Onty Callie. Pokoknya ajali Kai buat menembak kaya waktu kemalin itu. Telus bagi mainannya yang kelual api itu dong. Kalau ndak ada, yang kelual uangnya juga ndak masalah." ceplos Kai dengan senang hati.

"Mainan apaan? Itu bukan mainan. Itu robot mahal. Hanya orang tertentu saja yang bisa memegang dan memilikinya," seru Callie yang tak habis pikir dengan Kai.

"Kai bisa?" tanya Kai dengan tatapan penuh harap.

Bisa, kalau sudah punya duit yang banyak. Sekali pegang, bayar seratus juta.

Kai melongo tak percaya mendengar ucapan Callie. Hanya memegang robot buatannya saja disuruh membayar seratus juta. Ternyata memang benar apa yang dikatakan oleh Opanya kalau Callie itu suka uang. Sehingga apapun bisa menjadi uang jika sudah berada di tangan Callie. Mereka harus pintar bernegosiasi agar tidak dikenakan tarif oleh Callie. Saat ini keduanya sudah berada di samping rumah Callie. Tempat dimana Callie biasanya berlatih menembak.

"Pistol mana, Onty Callie?" tanya Kai yang melihat ke arah sekitarnya untuk mencari pistol.

"Sebentar..." Callie pun masuk rumah lewat pintu samping untuk mengambil pistol yang diminta oleh Kai. Baru juga dia pulang, sudah disuruh aneh-aneh oleh Kai.

"Lama mamat sih, Onty Callie. Ambil pistol atau lululan dulu sih?" seru Kai yang merasa bahwa Callie terlalu lama.

"Sabar. Nggak sabaran banget sih jadi orang,"

Tiba-tiba saja Callie sudah berada di samping Kai yang tengah duduk di bawah pohon. Melihat Callie sudah datang, Kai langsung berdiri dengan tatapan berbinar cerah. Hari ini dia ingin menjadi orang hebat seperti Callie kemarin. Semakin hari, dirinya begitu kagum dengan Callie. Apalagi Callie mau mengajarinya untuk menembak dan memanah.

"Nih... Buruan tembak itu targetnya," Callie menyerahkan sebuah timun pada Kai untuk ditembakkan pada papan target.

"Timun? Bagaimana calanya tembak pakai timun, Onty Callie?" seru Kai dengan tatapan kesalnya.

"Ngalang kali ini Onty Callie. Ndak selius ya?" lanjutnya menuduh Callie.

Lempar itu timun pada papan target tepat di tengahnya, Kai. Kalau tepat sasaran, Onty ajari kamu.

Benal ya? Ya,

Hiyaaa...

Dugh...

Eh...

1
Tang Bin
jos kali mambu
Sani Srimulyani
gapapa kai, dulu juga onty mu pernah ikut mamamu ke sekolah.
Atik Kiswati
gk ada lawan...🤣🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Kena mental ama Kai🤣
Ita Xiaomi
Jd baby sitter Pak Satpam🤣
Ita Xiaomi
🤣🤣🤣
Ita Xiaomi
Fania ngapa pula kepo ama org yg lg di rumah sakit. Kan jd dpt masalah. Mending pulang bobok di rmh.
Novita Sari
kau titisan callie kecil
ririen handayani
gooodddd👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Tang Bin
gantinya kali mambu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 emang onty mu stressss
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 menurun
Ita Xiaomi: Benar Kk🤣
total 1 replies
tia
🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
pantas anaknya somplak🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 enaknya jg somplak
Dewiendahsetiowati
darah mafia opa dolar begitu kuat di kali mambu
Sani Srimulyani
ya ampun dalangnya aja belum ketemu, ini malah mereka koma......cepet sadar dong, kasian KAI.....
Novita Sari
penasaran siapa orang jahat sama plastik mika...
tia
thor keluarga mika tidak ada yang tau
Rai Gojess
siapa biang masalah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!