NovelToon NovelToon
The CEO'S Second Chance

The CEO'S Second Chance

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: simnuna

Tidak semua cinta pertama berakhir dengan kebahagiaan. Bagi aruna, gadis yatim piatu yang hidup dari beasiswa dan kerja keras, jatuh cinta pada siswa paling populer di sekolah adalahawal dari mimpi buruk yang selama ini tak ingin dia miliki..dia bahagia, namun kebahagaan itu ternyata di bangun diatas sebuah taruhan konyol para anak orang kaya itu. Saat kebenaran terungkap, aruna kehilangan lebih dari sekedar cinta..penghianatan, perundungan, dan kehilangan yang tak tergantikan menghancurkan hidupnya hingga dia memilih menghilang dari masa lalu. Bertahun-tahun kemudia, takdir mempertemukan mereka kembali. Kini, pria yang dulu menghancurkan dunianya telah menjadi seorang pria yang rela melakukan apapun untuk mendapatkan kesempatan kedua. Sayangnya, tidak semua luka dapat di sembuhkan dengan kata maaf… Penasaran?…yuk kepoin ceritanya….

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon simnuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

Aruna bernafas lega..detak jantungnya mulai kembali normal, tapi tangan gadis itu masih terasa dingin dan gemetaran..andai saja dulu ada orang baik seperti wanita paruh baya itu..orang tuanya pasti tak akan meninggal di tempat..pikir aruna..tapi lagi-lagi dia tak ingin menyalahkan takdir..mungkin memang ini jalan yang tuhan ciptakan untuknya.

____________________

Aruna kembali masuk kedalam..dia duduk diam di kasir..mata gadis itu menatap kedepan dengan kosong..entah apa yang gadis itu pikirkan..sedangkan di luar sana orang-orang masih sibuk membersihkan tempat kejadian..membersihkan puing-puing motor yang hancur dan membakar darah yang masih bergelinangan.

Di sisi liam, pria itu baru saja memasuki kawasan minimarket..dia terkejut mendapati banyak orang disana..apalagi kekacauan yang terjadi di tengah itu.

“Ada kecelakaan?..”gumam liam.

Sesampainya di halaman minimarket, liam tak langsung masuk, dia lebih dahulu mengamati sekitar..saat rasa penasaranya sudah terpenuhi, dia mulai berjalan memasuki minimarket.

Melihat aruna yang hanya duduk diam tak mengetahui kedatanganya, liam berencana ingin mengejutkan gadis itu..tapi saat jarak mereka semakin dekat, dia menyadari ada yang salah..buru-buru liam mendekati aruna.

“Hey..”panggil liam..aruna tak merespon..liam kembali mengamati gadis itu..tangan aruna masih bergetar..liam langsung mengenggam tangan itu..aruna yang merasakan genggaman di tanganya langsung menoleh.

“Liam?..”ucap aruna.

“Kenapa melamun?..”tanya liam..aruna tersenyum kecil.

“Tidak ada..”jawab aruna..liam mengamati aruna lama..dia tau aruna berbohong.

“Tadi ada kecelakaan ya?..”tanya liam..aruna mengangguk kecil.

“Iya..bapak-bapak yang lagi bawa anaknya..anaknya masih kecil, mungkin sekitar lima tahunan..terus di tabrak sama bocah smp yang masih pakai seragam..kenceng banget tabrakannya..”cerita aruna dengan raut wajah sedih.

“Kasian..adik sama bapaknya ga sadarkan diri..mana banyak banget darahnya..semoga mereka baik-baik aja..”ucap aruna..mata gadis itu memerah mengingat korban kecelakan tadi.

“Kaget ya?..tenang ya mereka pasti baik-baik aja..”ucap liam sambil megusap kepala aruna dengan sayang..aruna yang di perlakukan begitu bukannya tenang, dia malah makin sedih..mata gadis itu berkaca-kaca..dan tak lama bulir bening mulai jatuh..liam jadi panik melihat aruna yang menangis..jujur saja dia tak bisa menenangkan seseorang apalagi wanita.

“Eh kenapa nangis sayang?..ada yang sakit?..”tanya liam..liam masuk ke meja kasir dan langsung membawa tubuh aruna dalam pelukanya..aruan tak menjawab..gadis itu hanya terisak pelan.

Lama mereka dalam posisi itu..untung minimarket masih belum ada pengunjung..aruna masih sesegukan kecil..liam terus mengusap kepala wanita itu.

“Udah ya..capek tau kalau nangis lama-lama..”ucap liam..aruna mendongak menatap liam..wajah merah gadis itu membuat liam gemas.

“Maaf..”ucap aruna pelan dengan suara seraknya.

“Ngapain minta maaf sayang..”ucap liam sambil mencubit pipi aruna.

“Gemesin banget sih pacar aku..jadi pengen cium..”ucap liam..aruna melototkan matanya..liam tertawa kecil melihat lototan itu.

“Enggak sayang..”ucap liam..pemuda itu keluar dari meja kasir, dia berjalan menuju lemari pendingin dan mengambil sekaleng soda dan susu strawberry.

Dia menyerahkan dua barang itu untuk diabayar..setelah membayar, dia menyodorkan susu strawberry pada aruna.

“Nih diminum dulu..kalau ada apa-apa panggil aku..aku di luar..”ucap liam..aruna mengangguk dan menerima susu kotak itu.

Sebelum keluar, liam dengan cepat mencuri ciuman dari aruna..aruna kaget..sedangkan liam keluar dari minimarket sambil tertawa senang.

“Pria menyebalkan itu..”kesal aruna..tapi dia juga merasa senang..rupanya tak buruk juga bila sedikit bergantung pada orang lain.

.

.

.

Aruna diantar pulang oleh liam pukul satu malam..tapi bukannya pulang, liam malah mengikutinya sampai ke dalam kosan..aruna merasa heran.

“Kenapa ga pulang?..”tanya aruna.

“Aku tidur disini ya sayang..”ucap liam.

“Jangan liam..nanti orang tua mu pasti nyariin..”tolak aruna.

“Enggak sayang..aku kan tidurnya di apartemen, mama pasti mikirnya aku disana..”jawab liam.

“Nga boleh..”balas aruna..liam kesal mendengar itu.

“Tidur di apart aja ya, disini sempit..kasihan kamunya..”ucap aruna.

“Enggak..aku pokoknya mau nginep disini..”kekeh liam..pria itu langsung berjalan masuk dan rebahan di kasur aruna..melihat itu aruna hanya bisa menghela nafas pelan..dan kemudian masuk menyusul liam.

.

.

“Sayang sini..ngapain jauh-jauh..”kesal liam..pasalnya aruna tidur sangat jauh darinya.

“Aku disini aja..kalau disana takut kamunya kesempitan..”ucap aruna.

“Engga sayang..sini ih..”liam semakin kesal..entah kenapa setiap bersama aruna sikap manjanya selalu keluar.

“Aku disini aja..”kekeh aruna..melihat aruna tak mau beranjak dari posisinya, liam bangun dan langsung membopong tubuh aruna menuju kasur..aruna memberontak.

“Turunin liam..aku gamau tidur deket kamu..”kesel aruna..liam menghentikan langkahnya..dia manatap aruna sengit.

“Kamu gamau deket sama aku?..”tanya pria itu ketus.

“Iya..aku takut kamu macem-macem..”jawab aruna..mendengar itu liam langsung tersenyum jahat.

“Ga macem-macem kok sayang..cuma satu macem..”ucap liam..aruna merinding mendengar ucapan pria itu.

Liam menidurkan aruna di kasur tipisnya..liam langsung mengunci tubuh gadis itu di bawahnya.

“L-l-liam..ka-kamu mau apa?..”tanya aruna cemas..liam tak menjawab..dia hanya tersenyum tipis..kemudian..

Cup…

Liam menempelkan bibirnya ke bibir aruna..aruna terkejut dan lagi-lagi terdiam kaku..melihat aruna yang hanya diam, liam mulai melumat pelan bibit mungil aruna..aruna tersadar, dia mendorong tubuh liam..tapi liam tak bergeser sedikitpun, dia masih asik bermain di bibir aruna..aruna memukul dada liam..tapi liam tak menghiraukan itu, pria itu malam semakin memperdalam ciumananya..aruna yang awalnya memberontak menjadi terbawa suasana..dia mulai menikmati permainan liam..tapi baru sebentar permainan bibir itu, aruna sudah kehabisan nafas..aruna memukul kencang dada liam, membat liam mau tak mau menghentikan aksinya.

“Kamu mau membunuh ku?..”tanya aruna sambil terengah-engah..gadis itu menghirup udara dengan kesetanan..liam yang masih diatasnya tertawa melihat itu, dan rasanya ingin cepat-cepat melahap bibir itu kembali.

“Amatir..”ucap liam..aruna tak mengerti perkataan pria itu.

Belum selesai aruna bernafas lega..liam kembali menyambar bibirnya..kali ini lebih dalam dan menuntut.

“Balas sayang..”ucap liam di sela-sela kegiatanya..aruna menuruti perkataan pria itu, membuat liam senang dan semakin bersemangat..cukup lama permainan mereka berlangsung..bahkan bibir aruna sudah membengkak barulah liam menyudahi aksi nakalnya.

“Sudah, lanjut besok lagi..sekarang tidurlah, besok sekolah..”ucap liam..aruna terperangah tidak percaya mendengar ucapan pria itu..seolah ciuman itu aruna lah yang meminta bukan liam yang memaksa.

Liam turun dari atas aruna dan mulai memeluk tubuh gadis itu erat..aruna tak menolaknya..jujur saja dia selalu merasa nyaman saat dipeluk oleh liam.

.

.

.

TO BE CONTINUE………

1
Erna Fkpg
ni tokoh lemah banget biasa klau udah hidup sendiri dia akan lebih kuat dan mandiri la ini ditindas siapa aja diam aja setidaknya lapor polisi dengan hasil visum luka dr pamannya
Yensi Juniarti
kapan konflik itu aku sudah nunggu....
jangan lama2 dong
Yensi Juniarti
kapan puncaknya tor gak sabar ..🫣🫣
Yensi Juniarti
lanjuuut ya say 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!