NovelToon NovelToon
Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Setelah Putri Kandung Itu Kembali.

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sci-Fi / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: Cumi kecil

Selama bertahun-tahun, Bee Catleen hidup sebagai putri kesayangan keluarga Luwis. Meskipun berstatus anak angkat, Bee selalu menerima cinta dan kasih sayang yang membuatnya merasa tidak pernah berbeda dari anggota keluarga lainnya.

Namun semuanya berubah ketika Jelita, putri kandung keluarga Luwis yang hilang selama lima belas tahun, akhirnya kembali.

Perlahan, perhatian yang dulu menjadi miliknya mulai beralih. Bee hanya bisa tersenyum dan berpura-pura bahagia demi melihat keluarganya kembali utuh. Di balik tawa ceria dan sifat humorisnya, Bee menyimpan luka yang tidak pernah ia tunjukkan kepada siapa pun.

Hari demi hari, Bee hidup dengan topeng kebahagiaan, hingga takdir mempertemukannya dengan seorang pria yang mampu melihat kesedihan yang ia sembunyikan rapat-rapat.

Untuk pertama kalinya, ada seseorang yang memilihnya tanpa ragu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cumi kecil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9 MULAI HARI BARU

Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, bee tidak berangkat menggunakan mobil pribadi. Awalnya bee sempat kebingungan membaca rute bus dan memperhatikan halte yang harus ia tuju.

Namun setelah mencoba sendiri, ternyata tidak sesulit yang bee bayangkan. Bahkan ada perasaan aneh yang membuatnya tersenyum, seolah-olah ia sedang belajar hidup hidup baru.

Bee memang tidak pernah kekurangan uang, namun jauh sebelum menjadi bagian dari keluarga luwis, bee sudah terbiasa berjuang sendiri. Sejak SMA, Bee selalu menjadi siswa berprestasi nilainya hampir selalu sempurna.

Bahkan sampai kuliah pun bee berhasil mendapatkan beasiswanya selama ini.

Bus perlahan berhenti  di halte dekat kampus. Bee turun sambil membawa tas ranselnya, udara pagi terasa  segar. Bee menghirup napas panjang ‘’ Ternyata aku masih bisa hidup  tanpa semua itu ‘’ Gumam Bee dalam hati.

Di saat bersamaan. Sebuah mobil berhenti tidak jauh dari halte bus.

Cristal yang duduk di kursi penumpang sedang sibuk memainkan ponselnya, namun tiba-tiba matanya menangkap sosok yang sangat familiar.

‘’ Kak ‘’ Crisral menepuk-nepuk lengan kakaknya.

Kak juna yang sedang menyetir langsung menoleh ‘’ Ada apa? ‘’

‘’ Itu Bee kan? ‘’

Kak juna mengikuti arah pandang sang adik, dan benar saja. Bee baru turun dari bus

Kak Juna langsung mengernyit ‘’ Kenapa dia turun dari bus? ‘’ Tanya kak juna heran

                Cristal mengangkat kedua bahu ‘’ Entahlah.. ‘’  Cristal langsung membuka pintu mobil  ‘’ Aku Tanya sendiri saja ‘’ Ucap Cristal

‘’ Cristal!! ‘’ Panggil kak juna, namun gadis itu sudah lebih dulu berlari.

‘’ Bee! ‘’

Bee yang sedang berjalan langsung  menoleh ‘’ Crisral ‘’

Cristal langsung menghampiri, namun langkahnya langsung terhenti. Kedua mata cristal membesar  ‘’ Bee, ini apa? ‘’ Tanya Cristal

Bee tersenyum ‘’ Selamat pagi ‘’

Cristal sama sekali tidak membalas sapaan bee, tatapannya tertuju ke pipi bee . masih sangat terlihat merah , masih ada bekas yang samar ‘’ Jawab aku, siapa yang sudah melakukan ini? ‘’

Bee langsung mengerti, senyuman bee memudar ‘’ Cristal ‘’

‘’ Bee.. ‘’ Nada suara Cristal mulai berubah ‘’ Siapa? ‘’ Tanya cristal

Bee terdiam beberapa saat , lalu perlahan duduk di bangku dekat halte.

Cristal ikut duduk di samping bee.

Untuk pertama kalinya Bee akhirnya… Bee menceritakan semuanya kepada crital.

Tentang jelita, tentang pertengkaran itu,  tentang tamparan yang bee terima, tentang kak darius yang memintanya mengembalikan semua fasilitas dan tentang kalimat yang paling menyakitkan ‘’ Kau anak ankat ‘’

Semakin lama cristal mendengar cerita bee. Semkain merah wajahnya karena marah ‘’ Bajingan ‘’

‘’ Cristal ‘’

‘’ Aku serius ‘’

Bee tertawa kecil ‘’ Jangan marah begitu ‘’

Cristal berdiri ‘’ bagaimana aku tidak marah?! ‘’ Marahnya ‘’ Bahkan mereka tidak mendengarkan kamu ‘’

Bee menarik tangan sahabatnya  agar duduk kembali ‘’ Cristal ‘’

‘’ Aku akan bicara sama mereka ‘’

‘’ Jangan ‘’

‘’ Bee ‘’

Bee menggenggam tangan Cristal ‘’ Jangan.. ‘’ Tatapan bee terlihat tenang ‘’ Tolong jangan memperpanjang masalah ini ‘’

‘’ Tapi_ ‘’

‘’ Aku mohon.. ‘’

Cristal menggigit bibir, air matanya mulai membasahi pipi ‘’ Kamu terlalu baik bee, hiks.. ‘’

Bee hanya tersenyum ‘’ Selama mereka bahagia, aku tidak apa-apa ‘’

Tak jauh dari sana. Juna yang masih berada di dalam mobil memperhatikan mereka, Kak juna tidak bisa mendengar  isi pembicaraan itu namun ekspresinya berubah saat melihat bee mengusap pipinya secara tidak sadar.

Kak juna mulai merasa ada sesuatu yang tidak beres.

Tak lama kemudian seseorang datang menghampiri mereka ‘’ Bee ‘’

Bee dan Cristal menoleh.

Jelita berdiri disana, masih menggunakan senyuman manisnya.

‘’ Eh kamu di sini? ‘’

Bee mengangguk ‘’ Iya ‘’

Jelita terlihat bingung ‘’ Tapi… ‘’ Tatapannya mengarah ke halte bus ‘’ Tadi aku dengar kamu turun dari bus itu.”

‘’ Iya ‘’ Jawab Bee santai ‘’ Kenapa? Apa kamu juga mau coba naik bus? ‘’ Tanya Bee sambil tersenyum

Jelita langsung menganggukkan kepalanya ‘’ Apa boleh? ‘’

Interaksi mereka ternyata menarik perhatian beberapa mahasiswa dan sekitar mereka.

Dan tidak lama kemudian.. bisik-bisik mulai terdengar.

‘’ Itu bulannya Bee luwis? ‘’

‘’ Iya ‘’

‘’ Katanya anak angkat kan? ‘’

‘’ Anak kandung sudah kembali ‘’ Ucapnya ‘’ Berati sekarang dia harus tau diri ‘’

‘’ Betul ‘’

‘’ Namanya juga anak angkat ‘’ Sindirnya

Ucapan itu terdengar cukup jelas. Bee langsung menundukkan pandangannya.

Sedangkan cristal langsung berdiri ‘’ Siapa yang bilang itu? ‘’

Suasana langsung hening. Beberapa mahasiswa langsung saling pandang.

Cristal menatap mereka satu per satu. "Wah, kenapa diam sekarang?"

Tidak ada yang menjawab.

"Kalau kalian tidak punya bukti, lebih baik tutup mulut."

Suara Cristal terdengar dingin. "Dan kalau sampai ada yang menyebarkan fitnah atau mencemarkan nama baik Bee, aku pastikan orang itu akan berurusan denganku."

Semua langsung diam. Bahkan beberapa mahasiswa mulai menjauh.

Jelita yang berdiri di sana juga ikut terdiam. Tidak mengatakan apa pun, Tidak membela Bee, Namun juga tidak ikut menuduh.

Bee memperhatikan ekspresi Jelita. Lalu perlahan mengingat sesuatu, Kemarin, Saat perkenalan di kelas.

Saat Jelita berkali-kali menegaskan bahwa dirinya adalah putri kandung keluarga Luwis. Dan sekarang...

Tiba-tiba seluruh kampus tahu tentang status Bee sebagai anak angkat.

Bee tidak mengatakan apa-apa Namun untuk pertama kalinya. Sebuah kecurigaan muncul di dalam hatinya.

Tatapannya perlahan beralih ke arah Jelita.

Jelita masih terlihat bingung dan tidak menyadari apa yang sedang dipikirkan Bee.

Namun jauh di dalam hati Bee... Ia mulai bertanya-tanya.

KELAS.

Bee terus berusaha menenangkan Cristal sepanjang pelajaran berlangsung. Meski sebenarnya hatinya sendiri masih terasa sesak

"Sudah, jangan dipikirkan lagi."

"Gimana aku gak mikir?" gerutu Cristal.

Bee hanya tertawa kecil. "Aku masih hidup kan?"

"Itu bukan poinnya."

Bee menggeleng geli.

Sementara Jelita yang duduk di depan mereka terus memperhatikan keduanya.

1
Daniel Kang
💪semangat bee
Lin-khay💞
Halo kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!