NovelToon NovelToon
Sang Mempelai Pengganti

Sang Mempelai Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Romansa Fantasi / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu_Fikri

Hanya satu hari sebelum hari pernikahan, Bayu Andarsono harus kehilangan sang mempelai dalam kecelakaan yang merenggut nyawa Annisa, belahan jiwanya. Keluarga besar dari kedua pihak tidak bisa menanggung malu, maka dengan keputusan tanpa perasaan mempelai wanita diganti, Andin, adik kandung Annisa. Bayu dan Andin menikah tanpa cinta, keduanya membuat kontrak hitam di atas putih. Andin setuju karena hatinya sudah dimiliki Bian Wijaya, kekasihnya yang setia. Bayu pun tak keberatan, sebab baginya, Andin hanyalah pengganti sementara. Namun, dibalik kehidupan pernikahan yang dingin, misteri mulai terkuak, sedikit demi sedikit. Bayu Andarsono bukanlah pria biasa. Ia adalah Alpha dari klan werewolf tertua di Tanah Jawa. Semakin lama kehidupan pernikahan antara Bayu dan Andin, semakin kuat pula ikatan gaib yang tak terlihat. Benarkah gadis yang ia anggap hanya pengganti itu sebenarnya adalah Mate sejati yang ditakdirkan oleh Bulan untuknya? Bisakah pernikahan palsu itu berubah menjadi ikatan a

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu_Fikri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teror Pertama

“Bagaimana perasaanmu, nak?” Kakeknya, sang Alpha terdahulu bertanya pada cucunya, yang baru saja kehilangan belahan jiwanya.

“Untuk saat ini, aku masih belum kehilangan kewarasan kakek. Tenang saja, aku masih bisa memimpin klan ini dengan baik.” Bayu menjawab skeptis.

“Itu pertanyaan serius, Bayu!” Ayahnya bersuara tegas.

“Haha, kalau kalian benar-benar menghawatirkanku, seharusnya jangan paksa aku menikahi perempuan lain ‘kan?” Balas Bayu dingin.

“Gadis itu adalah adik kandung mate mu, Bayu!” Ayahnya mulai naik pitam.

“Tapi, bukan berarti dia bisa menggantikan Annisa, sialan!!” Bayu yang sejak tadi marah, kini tidak bisa mengontrolnya lagi.

Tensi suasana sekitar mulai memanas. Sang Alpha dalam mode tanpa mate hampir seperti serigala gila, yang siap meledak kapan saja. Akibatnya, kerumunan werewolf disekitar mereka mulai waspada. Bersiap mengambil keputusan terburuk.

Sedetik kemudian, tanpa aba-aba, Bayu mengeluarkan Alpha tone-nya. Semua werewolf disana, tidak terkecuali ayah dan kakeknya menunduk kesakitan. Beberapa werewolf bahkan sudah berbaring kesakitan di tanah, yang lainnya terlihat mengeluarkan darah dari hidung dan matanya.

Suara raungan kesakitan terdengar dari berbagai penjuru klan, tidak ada yang bisa menghentikan kemarahan sang Alpha. Tidak ada…. Kecuali saat telpon genggam Bayu berbunyi nyaring. Memecahkan suasana kelam mengudara. Disana tertulis nama, Andin.

Bayu awalnya enggan menjawab, tetapi entah kenapa tangannya seperti terdorong oleh kekuatan tak kasat mata untuk menjawabnya.

“H-halo, mas Bayu.” Andin menyapa dengan suara gemetar. Bayu refleks mengambil satu napas cepat dan pendek, saat suara dengan nada ketakutan itu sampai di telinganya.

“Ada apa, Andin?”

“Mas, a-aku takut. T-tadi ada—”

“Aku segera kesana. Tunggu sebentar.” Tanpa mendengar penjelasan lebih lanjut, Bayu segera mematikan panggilan itu.

Saat hendak memasukkan telpon ke saku celananya, Bayu terpaku. Ia tanpa sadar sudah menghentikan Alpha-tone nya. Para werewolf yang tadinya kesakitan, sudah mulai bangkit perlahan.

“A-aku, kapan–”

“Pergilah nak, temui istrimu. Gadis itu mungkin dalam bahaya.” Kakeknya dengan suara berat dan serak, menginterupsi. Tidak memberikan Bayu waktu, sekedar untuk kebingungan. Tanpa menjawab apapun, Bayu berjalan, atau lebih tepatnya berlari menuju tempat mobilnya terparkir. Lelaki itu lalu tancap gas menuju apartemennya.

….

Hampir satu jam berkendara ugal-ugalan, Bayu akhirnya sampai di apartemennya. Saat masuk, ia mendapati Andin sudah berada di ruang tengah. Dengan keadaan menghawatirkan. Tubuh mungil gadis itu dibungkus sempurna oleh selimut putih tebal miliknya. Yang nampak hanya wajah penuh air mata dan ketakutan, juga rambut hitam panjang dan acak acakan.

“Andin.” Bayu memanggil istrinya itu, begitu melihatnya.

“Mas Bayu!” Andin menoleh dan langsung menubruk tubuh Bayu dengan kekuatan penuh, gadis itu memeluknya. Pelukan pertama keduanya setelah menikah.

“A-aku takut mas. Tadi, jendela di kamarku pecah berkeping-keping. Seseorang mencoba masuk kedalam.” Andin menjelaskan, dengan tubuh masih sempurna memeluk Bayu.

“Seseorang?”

“Iya mas, dia berpakaian serba hitam.”

“Tapi, ini lantai 30, Andin?”

“A-aku tahu mas. Tapi aku jelas melihat sosok itu.”

“Kamu lihat wajahnya?”

“Tidak mas. Wajahnya tertutup kain hitam juga.”

Setelah kalimat itu meluncur dari bibir Andun, Bayu tidak bertanya lagi. Ruangan kembali hening, hanya suara AC yang terdengar samar-samar.

Dalam keheningan itu, tanpa sadar, tangan Bayu naik dan membelai lembut kepala istrinya yang masih ketakutan itu. Detak jantungnya yang cepat terdengar jelas di telinga Bayu, juga tubuhnya yang gemetar itu.

“Kita ke kamar saya, Andin. Disana lebih aman.”

“Haaa–” Andin terkejut akan kalimat Bayu.

“Ayo.” Bayu mengurai pelukan itu dan berganti menggenggam tangan istrinya yang dingin.

Bayu sudah dua langkah di depan saat sebuah suara mengagetkannya.

BRUK

Andin, gadis itu jatuh terjerembab ke depan.

“Kamu kenapa, Din?” Bayu sudah berjongkok di depan gadis itu. Tangannya refleks menyentuh pipi bulat milik istrinya.

“A-aku… Itu…. Kaki ku tidak bisa berjalan, mas. Tiba-tiba aku—”

“Baiklah, saya gendong.” Putus Bayu sepihak.

Andin tentu saja sangat terkejut.

“Mas, t-tapi aku—”

“Diam Andin. Kalau bicara, kamu jadi lebih berat.”

“Yup!” Satu kata dari suaminya, langsung membungkam semua protes dari bibir mungil Andin.

…..

“Jadi, kamu tidak berhasil menghabisi gadis pengganti itu??” Seorang wanita dengan postur tinggi semampai, juga riasan tebal di wajah bertanya kalem.

“I-iya, bos.”

“Kenapa??” Wanita itu bertanya lagi, asap rokok tebal menguar dari mulutnya di saat bersamaan.

“I-itu….. k-kami menduga apartment itu dilindungi oleh sesuatu.”

“Hhhaaaahhh. Intinya kalian gagal?”

“K-kami… K-kami akan mencoba sekali lagi bos.”

“Usahakan kepala gadis itu sudah lepas dari lehernya, minggu depan. Kalian tahu betul konsekuensinya jika gagal ‘kan??”

“I-iya, bos.”

“Kalian bisa keluar.” Suruhnya pelan, dengan rokok masih berada di sela-sela bibirnya.

Sepeninggal orang-orang suruhannya, wanita itu bersenandung kecil. Kepalanya bahkan bergoyang pelan, menikmati lagu aneh yang ia senandungkan.

“Sebentar lagi, kamu milikku, Alpha.” Bisiknya pada udara kosong penuh asap itu.

“Hanya sebentar lagi, sayangku.”

1
merdi Yanto
villain nya mulai nampak
merdi Yanto
Mana Update nya thor
merdi Yanto
kisah manusia serigala yang fresh banget
merdi Yanto
semangat Update thor🙏
Kim Borahae
hi, saya pembaca baru. Semangat terus ya buat novelnya.

btw, saya pun baru mula menulis novel. kalau ada masa boleh tinggalkan komen di novel saya. hanya tekan profile, terima kasih 🤭/Grin/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!