NovelToon NovelToon
KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam / Wanita Karir
Popularitas:26.6k
Nilai: 5
Nama Author: Mama Mia

Anindya Maheswari, menikah dengan Raditya Wicaksono tanpa restu dari orang tua Radit karena Anindya hanya seorang yatim piatu dan besar di panti asuhan.

Cinta tulus dari Radit membuat Anindya bertahan, berjuang bersama, banting tulang, memeras otak dan keringat. Memulai segalanya dari nol hingga akhirnya sukses.

Namun, siapa sangka setelah sukses Radit malah berkhianat? Menjalin hubungan dengan gadis yang lebih muda, memiliki seorang anak, dan bahkan selingkuhan itu sedang hamil lagi.

Membawa amarahnya yang membara, Anindya bertekad mengembalikan Radit dan keluarga nya ke keadaan semula.

“Kamu lupa satu hal. Jika aku bisa membuatmu sukses, aku juga bisa membuatnu hancur!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

.

Masih di sore yang sama…

Anindya keluar dari gedung spa paling eksklusif di kota itu dengan wajah berseri-seri. Wanita itu bahkan melangkah sambil bersenandung kecil, sama sekali jika orang yang berpapasan dengannya akan menganggap aneh.

Yang penting hari ini dia bahagia, apalagi setelah melakukan relaksasi dan kini badannya terasa lebih fresh. Lebih ringan, dan pikirannya juga terasa lebih jernih.

Sementara itu di area parkir dari gedung tersebut sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam pekat terparkir rapi. Di kursi penumpang bagian belakang, seorang pria tampan dan tatapan tajam sedang duduk menunggu dengan gelisah.

Tiba-tiba, Ponsel di tangannya bergetar. Ia buru-buru membuka pesan yang masuk.

"Ibu Anin bersiap keluar."

Informasi itu membuat jantungnya berdegup kencang.

Dengan gerakan terburu-buru, pria itu membuka jas yang membalut tubuh atletisnya dan melemparnya sembarangan ke jok penumpang di sebelahnya.

Tangannya bergerak cepat melepaskan dasi yang melilit leher, lengan panjang kemeja putihnya ia gulung hingga ke siku, memperlihatkan urat-urat tangannya yang kekar.

Rambut hitamnya yang semula tersisir rapi dan klimis, ia sisir acak menggunakan jari-jarinya. Berantakan, namun justru terlihat lebih seksi dan maskulin. Penampilannya berubah dari seorang CEO mapan menjadi pria 'urakan' dan penuh pesona liar.

Sopir pribadinya yang melihat itu dari kaca spion hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil menyembunyikan senyum. “Tuan benar-benar gila karena seorang wanita,” batinnya.

Begitu melihat Anin keluar dari lobi, pria itu langsung turun dari mobil dengan langkah lebar. Berjalan santai, berpura-pura sibuk melihat ponsel seolah tidak melihat. Hingga ketika jarak mereka semakin dekat…

Bugh!

Bahu mereka bertabrakan dengan cukup keras.

"Aww!" Anindya yang sedang menikmati suasana kaget bukan main. Tubuhnya oleng kehilangan keseimbangan dan nyaris terjengkang.

"Awas!" seru pria itu pura-pura terkejut. Tangan kekarnya dengan sigap melingkar cepat memeluk pinggang ramping Anindya, sekaligus menarik hingga tubuh mereka menjadi sangat dekat.

Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti saja. Hembusan napas saling bertemu. Mata Anindya yang tadi terpejam erat karena takut kini terbuka lebar, menatap nanar ke dalam sepasang mata cokelat yang tampak gelap dan intens memandangnya.

"Kamu...?" bisik Anindya ternganga, masih belum sepenuhnya sadar apa yang baru saja terjadi.

Pria itu tersenyum menyeringai penuh rencana, namun tetap terlihat memikat. "Hati-hati, Nona. Jatuh di sini sakit, lebih baik jatuh ke hati saya… Tidak sakit," godanya dengan suara berat yang menggoda.

Seolah baru tersadar, Anin segera melepas diri dari tangan kekar itu lalu mundur selangkah untuk menjaga jarak. Namun, ketika ia menatap wajah pria di hadapannya dengan lebih teliti, seketika ia mengerutkan kening. Wajah itu terasa sangat familiar, garis rahangnya tegas, tatapannya tajam. Usianya mungkin sebaya dengan Raditya.

"Siapa ya...?" gumam Anin pelan, otaknya bekerja keras memutar ingatan. Ia merasa sangat mengenal pria ini, tapi di mana?

Tiba-tiba mata Anindya terbuka lebar, mulutnya menganga tak percaya.

"Kak Rian?!" serunya nyaring.

Namun, Pria itu justru menyipitkan mata, menatap Anindya dengan wajah datar seolah sedang menatap orang asing.

"Siapa Anda? Dan bagaimana bisa mengetahui nama saya?” tanyanya pura-pura benar-benar tidak mengenali wanita di depannya.

"Ya ampun, Kak! Jangan bercanda dong! Kamu Kak Rian, kan?" Anin semakin yakin.

Mata pria itu semakin menyipit. "Iya, aku memang Rian. Tapi... kamu siapa?"

"Ya ampun, Kak! Ini aku, Anindya! Masa lupa? Kita kan pernah tinggal bareng di Panti Asuhan! Kakak yang sering belain aku kalo aku ada yang gangguin?" cerita Anin bersemangat, matanya berbinar bahagia karena bertemu teman masa kecil.

Rian kembali mengerutkan kening, ia menatap Anindya dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan seksama, seolah sedang memindai wajah wanita itu. Tiba-tiba mulutnya terbuka lebar, seolah baru saja menyadari sesuatu yang mengejutkan.

"Ya ampun... kamu Anin? Serius?" ucapnya dengan nada tak percaya. Namun bukannya memeluk atau menyapa dengan hangat, pria itu justru menatap dengan ekspresi ilfil. "Tapi kok kamu jelek sekali sekarang?"

Plak!

Wajah Anindya langsung berubah masam, cemberut hingga bibirnya mancung ke depan.

"Kakak meledek aku?!" tanyanya kesal, kedua tangannya terkepal di samping badan. "Aku jelek? Hah?"

"Bukan meledek, tapi jujur," jawab Rian santai, bahkan ia berjalan mengelilingi Anindya sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Waktu kecil kan kamu cantik, gemoy, pipi gembul, lucu. Tapi sekarang… ?”

Rian berhenti tepat di depan wajah Anindya, lalu menunjuk tubuh langsing Anin dengan dagunya.

"Apalagi badanmu, kurus kering gitu kayak triplek. Ya gimana aku gak pangling?" ledeknya lagi dengan wajah sangat serius, seolah benar-benar menilai.

"Hhhuuuuuh!"

Anindya mendengus keras, gigi gerahamnya bergemeretak menahan amarah yang mulai memuncak. Kepalan tangannya semakin kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Ingin rasanya ia menonjok dada bidang pria itu sekarang juga!

Sementara itu, di balik wajah datarnya, Rian sebenarnya sedang menahan tawa sekuat tenaga.

“Hahaha, masih sama kayak dulu, gampang banget digoda. Gemes deh, jadi pengen goda terus,” batinnya tertawa puas melihat ekspresi kesal di wajah Anindya.

FLASHBACK

Adrian Atmaja, atau yang dulu biasa dipanggil Rian, adalah sosok kakak yang paling diandalkan oleh Anindya.

Dulu, di antara dinding panti asuhan yang sederhana itu, mereka berdua bagaikan kakak adik. Di mana ada Rian, di situ pasti ada Anin yang kecil dan manja. Rian selalu menjadi tameng ketika Anin diganggu anak lain, selalu membagi makanannya, dan berjanji akan melindunginya.

Ketika beranjak remaja, perlahan RIan tak lagi melihat Anin sebagai adik, tapi sebagai wanita yang ingin ia miliki seumur hidup. Namun, takdir berkata lain. Saat seorang pengusaha kaya raya dari luar negeri memilihnya untuk diadopsi. Orang tua angkatnya pula yang melengkapi nama Rian menjadi Adrian Atmaja.

Dengan air mata tertahan, Rian berbisik pada diri sendiri, "Tunggu aku, Nin. Aku akan belajar jadi orang sukses. Nanti aku pasti jemput kamu. Kita bakal hidup bahagia selamanya."

Dan Rian menepati janjinya. Belajar tanpa henti, bekerja keras hingga lelah terasa biasa, hingga akhirnya di usia 29 tahun, ia kembali ke tanah air sebagai CEO muda yang disegani, pemilik kekayaan berlimpah. Ia siap menjemput putri kecilnya untuk mengikat janji sehidup semati.

Namun, kenyataan pahit menghantamnya.

Anindya... sudah menjadi milik orang lain. Wanita itu telah menikah dengan Raditya. Hati Rian hancur lebur, retak tak tersisa. Rasa kecewa itu menggunung, tapi rasa cintanya tak pernah luntur.

Karena cintanya terlalu besar, Rian memilih mundur dan hanya bisa memandang dari kejauhan. Sadar tidak bisa memiliki, tapi juga tak ingin melepaskan. Diam-diam, ia menjadi pelindung di balik layar. Mengarahkan koneksinya untuk bekerja sama dengan perusahaan Anindya, memastikan bisnis wanita itu terus maju. Menjadi punggawa tak terlihat demi senyum wanita yang ia cintai.

Hingga beberapa tahun lalu, saat ia baru pulang dari perjalanan dinas, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri. Raditya sedang bermesraan dengan wanita lain. Karena itulah ia bertekad untuk merebut Anin.

*

"Kakak jahat!" seru Anindya sambil memukul pelan lengan Rian.

Rian hanya mengangkat kedua bahunya. "Aku kan cuma jujur?”

1
Noey Aprilia
Hhhhmmmm.....
apa lgi yg lbih mnyedihkn slain nsibnya s pcundang....udh pd tngkat dewa bkln dpt tender,taunya zonk...😛😛😛....
smntra anin,dia udh bngkit plus dpt dkungn dr bnyak orng yg pduli sm dia....ga sbr nunggu s pcundang hncur.....
aku
jgn gugatan nin, akte cerai nya ja. nnti di lama2 sm si asuuuuu rdit 😌😌
Putrii Marfuah
raditya, otakmu kosong, tanpa anis kamu bukan siapa siapa, begitu aja berani selingkuh. ke laut aja jadi rumah ikan,masih bisa bermanfaat.
Putrii Marfuah
smart
Aditya hp/ bunda Lia
hebat sekali rencana mu Anin gak sabar nunggu saat itu tiba ... yakin si Radit bakal ditinggalin sama selingkuhannya kalo udah tau bangkrut
Rahma Inayah
semoga SDH ketok palu baru Anin launcing perushaan barunya takut nya klu blm ketok palu Radit nuntut harta Gono gini walau dia tau klu saldo Anin kosong pas dia cek tp nnt di hasut SM pelakor dan Mak Lampir emaknya .luluh tu si Radit koar2 dia tp pas ktm anin kicep SPT tikus kecebur di air .
Oma Gavin
good job Anin 👍
Dwi Setyaningrum
ya sblm lounching perusahaan baru palu dok dr pengadilan agama sah secara resmi telah bercerei dan ditrima dg baik agar nti ga ada gugatan harta Gono gini trmsk perusahaan baru itu..
Lican
yeee CPT Sofia lahiran biar kalian sekeluarga dapat kejutan dari Anin, aj sebentar LG Anin cerai dan bebas ad Rian yg setia menunggu mu anin
Ilfa Yarni
asyeeeek aku suka cara anin bls dendam selamat ya nin km hampir sukses menghancurkan radit tinggal satu langkah lg ga sabar nunggu radit benar2 hancur dan kembali ke stelan awal yaitu miskin
mariammarife
detik² itu kunantikan pasti seru dech liat si Radit kejang kejang
Zhafran Althaf
good girl😍😍
Lee Mba Young
bagus cerai dulu br party kemenangan.
Rahma Inayah
td koar koar mampu tnp Anin nyata nya mana ada perushaan yg percaya PD mu Radit SDH GK BS bisnis public speaking pun jellek GK nyambung tiap kli memberikan masukan. siap2 menuju kebangkrtn mu tnp Anin BS apa km ..nyata nya apa yg km hrs kn TDK sesuai keningnmu Anin ttp bersinar walau tnp mu tnp air mata sbntr LG dia aka membangun perushaan sendri dan menertawakan kebangkrtn mu
Rahma Inayah
definisi org sok kepedean yaa macam si Radit SDH pasti tender besar akan di raih nya nyata nya GK sesuai harapan
Sulastri Oke86
lanjut mama makin seru ceritanya
Soraya
lanjut
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aditya hp/ bunda Lia
mantep 👍👍👍
𝙺𝚒𝚔𝚢𝚘𝚒𝚌𝚑𝚒
mesaake gangguan ini y orang🤭 kerja keras seorang diri..br d tggl mangkir Anin kntor carut marut🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!