NovelToon NovelToon
KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

KAMU SELINGKUH, KAMU BANGKRUT

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mama Mia

🏆JUARA 2 YAAW PERIODE 1 TAHUN 2026.🏆

Anindya Maheswari, menikah dengan Raditya Wicaksono tanpa restu dari orang tua Radit karena Anindya hanya seorang yatim piatu dan besar di panti asuhan.

Cinta tulus dari Radit membuat Anindya bertahan, berjuang bersama, banting tulang, memeras otak dan keringat. Memulai segalanya dari nol hingga akhirnya sukses.

Namun, siapa sangka setelah sukses Radit malah berkhianat? Menjalin hubungan dengan gadis yang lebih muda, memiliki seorang anak, dan bahkan selingkuhan itu sedang hamil lagi.

Membawa amarahnya yang membara, Anindya bertekad mengembalikan Radit dan keluarga nya ke keadaan semula.

“Kamu lupa satu hal. Jika aku bisa membuatmu sukses, aku juga bisa membuatnu hancur!”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama Mia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09

.

Masih di sore yang sama…

Anindya keluar dari gedung spa paling eksklusif di kota itu dengan wajah berseri-seri. Wanita itu bahkan melangkah sambil bersenandung kecil, sama sekali jika orang yang berpapasan dengannya akan menganggap aneh.

Yang penting hari ini dia bahagia, apalagi setelah melakukan relaksasi dan kini badannya terasa lebih fresh. Lebih ringan, dan pikirannya juga terasa lebih jernih.

Sementara itu di area parkir dari gedung tersebut sebuah mobil sedan mewah berwarna hitam pekat terparkir rapi. Di kursi penumpang bagian belakang, seorang pria tampan dan tatapan tajam sedang duduk menunggu dengan gelisah.

Tiba-tiba, Ponsel di tangannya bergetar. Ia buru-buru membuka pesan yang masuk.

"Ibu Anin bersiap keluar."

Informasi itu membuat jantungnya berdegup kencang.

Dengan gerakan terburu-buru, pria itu membuka jas yang membalut tubuh atletisnya dan melemparnya sembarangan ke jok penumpang di sebelahnya.

Tangannya bergerak cepat melepaskan dasi yang melilit leher, lengan panjang kemeja putihnya ia gulung hingga ke siku, memperlihatkan urat-urat tangannya yang kekar.

Rambut hitamnya yang semula tersisir rapi dan klimis, ia sisir acak menggunakan jari-jarinya. Berantakan, namun justru terlihat lebih seksi dan maskulin. Penampilannya berubah dari seorang CEO mapan menjadi pria 'urakan' dan penuh pesona liar.

Sopir pribadinya yang melihat itu dari kaca spion hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala sambil menyembunyikan senyum. “Tuan benar-benar gila karena seorang wanita,” batinnya.

Begitu melihat Anin keluar dari lobi, pria itu langsung turun dari mobil dengan langkah lebar. Berjalan santai, berpura-pura sibuk melihat ponsel seolah tidak melihat. Hingga ketika jarak mereka semakin dekat…

Bugh!

Bahu mereka bertabrakan dengan cukup keras.

"Aww!" Anindya yang sedang menikmati suasana kaget bukan main. Tubuhnya oleng kehilangan keseimbangan dan nyaris terjengkang.

"Awas!" seru pria itu pura-pura terkejut. Tangan kekarnya dengan sigap melingkar cepat memeluk pinggang ramping Anindya, sekaligus menarik hingga tubuh mereka menjadi sangat dekat.

Wajah mereka hanya berjarak beberapa senti saja. Hembusan napas saling bertemu. Mata Anindya yang tadi terpejam erat karena takut kini terbuka lebar, menatap nanar ke dalam sepasang mata cokelat yang tampak gelap dan intens memandangnya.

"Kamu...?" bisik Anindya ternganga, masih belum sepenuhnya sadar apa yang baru saja terjadi.

Pria itu tersenyum menyeringai penuh rencana, namun tetap terlihat memikat. "Hati-hati, Nona. Jatuh di sini sakit, lebih baik jatuh ke hati saya… Tidak sakit," godanya dengan suara berat yang menggoda.

Seolah baru tersadar, Anin segera melepas diri dari tangan kekar itu lalu mundur selangkah untuk menjaga jarak. Namun, ketika ia menatap wajah pria di hadapannya dengan lebih teliti, seketika ia mengerutkan kening. Wajah itu terasa sangat familiar, garis rahangnya tegas, tatapannya tajam. Usianya mungkin sebaya dengan Raditya.

"Siapa ya...?" gumam Anin pelan, otaknya bekerja keras memutar ingatan. Ia merasa sangat mengenal pria ini, tapi di mana?

Tiba-tiba mata Anindya terbuka lebar, mulutnya menganga tak percaya.

"Kak Rian?!" serunya nyaring.

Namun, Pria itu justru menyipitkan mata, menatap Anindya dengan wajah datar seolah sedang menatap orang asing.

"Siapa Anda? Dan bagaimana bisa mengetahui nama saya?” tanyanya pura-pura benar-benar tidak mengenali wanita di depannya.

"Ya ampun, Kak! Jangan bercanda dong! Kamu Kak Rian, kan?" Anin semakin yakin.

Mata pria itu semakin menyipit. "Iya, aku memang Rian. Tapi... kamu siapa?"

"Ya ampun, Kak! Ini aku, Anindya! Masa lupa? Kita kan pernah tinggal bareng di Panti Asuhan! Kakak yang sering belain aku kalo aku ada yang gangguin?" cerita Anin bersemangat, matanya berbinar bahagia karena bertemu teman masa kecil.

Rian kembali mengerutkan kening, ia menatap Anindya dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan seksama, seolah sedang memindai wajah wanita itu. Tiba-tiba mulutnya terbuka lebar, seolah baru saja menyadari sesuatu yang mengejutkan.

"Ya ampun... kamu Anin? Serius?" ucapnya dengan nada tak percaya. Namun bukannya memeluk atau menyapa dengan hangat, pria itu justru menatap dengan ekspresi ilfil. "Tapi kok kamu jelek sekali sekarang?"

Plak!

Wajah Anindya langsung berubah masam, cemberut hingga bibirnya mancung ke depan.

"Kakak meledek aku?!" tanyanya kesal, kedua tangannya terkepal di samping badan. "Aku jelek? Hah?"

"Bukan meledek, tapi jujur," jawab Rian santai, bahkan ia berjalan mengelilingi Anindya sambil menggeleng-gelengkan kepala. "Waktu kecil kan kamu cantik, gemoy, pipi gembul, lucu. Tapi sekarang… ?”

Rian berhenti tepat di depan wajah Anindya, lalu menunjuk tubuh langsing Anin dengan dagunya.

"Apalagi badanmu, kurus kering gitu kayak triplek. Ya gimana aku gak pangling?" ledeknya lagi dengan wajah sangat serius, seolah benar-benar menilai.

"Hhhuuuuuh!"

Anindya mendengus keras, gigi gerahamnya bergemeretak menahan amarah yang mulai memuncak. Kepalan tangannya semakin kuat hingga buku-buku jarinya memutih. Ingin rasanya ia menonjok dada bidang pria itu sekarang juga!

Sementara itu, di balik wajah datarnya, Rian sebenarnya sedang menahan tawa sekuat tenaga.

“Hahaha, masih sama kayak dulu, gampang banget digoda. Gemes deh, jadi pengen goda terus,” batinnya tertawa puas melihat ekspresi kesal di wajah Anindya.

FLASHBACK

Adrian Atmaja, atau yang dulu biasa dipanggil Rian, adalah sosok kakak yang paling diandalkan oleh Anindya.

Dulu, di antara dinding panti asuhan yang sederhana itu, mereka berdua bagaikan kakak adik. Di mana ada Rian, di situ pasti ada Anin yang kecil dan manja. Rian selalu menjadi tameng ketika Anin diganggu anak lain, selalu membagi makanannya, dan berjanji akan melindunginya.

Ketika beranjak remaja, perlahan RIan tak lagi melihat Anin sebagai adik, tapi sebagai wanita yang ingin ia miliki seumur hidup. Namun, takdir berkata lain. Saat seorang pengusaha kaya raya dari luar negeri memilihnya untuk diadopsi. Orang tua angkatnya pula yang melengkapi nama Rian menjadi Adrian Atmaja.

Dengan air mata tertahan, Rian berbisik pada diri sendiri, "Tunggu aku, Nin. Aku akan belajar jadi orang sukses. Nanti aku pasti jemput kamu. Kita bakal hidup bahagia selamanya."

Dan Rian menepati janjinya. Belajar tanpa henti, bekerja keras hingga lelah terasa biasa, hingga hari itu, ketika usianya 29 tahun, ia kembali ke tanah air sebagai CEO muda yang disegani, pemilik kekayaan berlimpah. Ia siap menjemput putri kecilnya untuk mengikat janji sehidup semati.

Namun, kenyataan pahit menghantamnya. Anindya sudah menjadi milik orang lain. Wanita itu telah menikah dengan Raditya. Hati Rian hancur lebur, retak tak tersisa. Rasa kecewa itu menggunung, tapi rasa cintanya tak pernah luntur.

Karena cintanya terlalu besar, Rian memilih mundur dan hanya bisa memandang dari kejauhan. Sadar tidak bisa memiliki, tapi juga tak ingin melepaskan. Diam-diam, ia menjadi pelindung di balik layar. Mengarahkan koneksinya untuk bekerja sama dengan perusahaan Anindya, memastikan bisnis wanita itu terus maju. Menjadi punggawa tak terlihat demi senyum wanita yang ia cintai.

Hingga beberapa tahun lalu, saat ia baru pulang dari perjalanan dinas, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri. Raditya sedang bermesraan dengan wanita lain. Karena itulah ia bertekad untuk merebut Anin.

*

"Kakak jahat!" seru Anindya sambil memukul pelan lengan Rian.

Rian hanya mengangkat kedua bahunya. "Aku kan cuma jujur?”

1
мєσωzα
bapak anak doyan selingkuh, emak main judol.. gak ada yg bener ini 🤦🏻‍♀️
мєσωzα
perusahaan yg baru ini apa nggak ikut masuk harta gono gini ya? kan meskipun belum pembukaan, tapi perusahaannya udah ada dari sebelum cerai🤔
мєσωzα
sebenarnya masalah pajak ini agak aneh sih.. biasanya kan perpajakan diurus sama bagian finance. tapi yaudahlah gpp, biar radit kelabakan hehe
мєσωzα
hmm, rasanya petugas pajak kalau nagih pembayaran yg nunggak gak begini deh 😅
Lilydale
wow keren penjelasan hukum nyaa baik 😍😍
Hayati
oh,,,😭😭😭😭
Mei Saroha
cuma 25 gram?
Hayati
mantap Anin,,,,teruuuusssskaaannn👍👍👍
Hayati
👍👍👍💝💝💝💖💖💖
Leni Cantik123
emang ngaur cerita nya di bab berapa udah bisa kalan umur 5 th nah ini baru 4 bulan
Leni Cantik123
kok ceritanya jadi ngelantur ... bentar2 kasusnya brapa bulan yg lalu tapi bentar anak kembar nya berusia 5 tahun
Mei Saroha
🤣🤭😄 anindya jadi animalia, kak othor bner2 pake voice n lgs dipublish ya?
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: aduh🤣😭🤣😭🤣😭🤣😭
total 1 replies
Partini Minok Nur Maesa
ya bedalah pengangguran kok sMa wanita karir
Mei Saroha
koq kak Rian ngga ada pas anin diserang?
Fitrianti Sutiman
saya heran dgn ungkapan "putri kecil" tu kan to seorang ayah terhadap anaknya... kecuali "adik kecilku" baru ungkapan seorang KK to adek nya
Hayati
👍👍👍
Mei Saroha
ini judulnya penumpang lebih galak dari pada supir
Suci Dava
Ngga salah kh thor, apa ngga 30 milyar yg keluar bukan 20 milyar
✍️⃞⃟𝑹𝑨 Mama Mia: pasti ada salah tulis. nanti aku perbaiki kak. makasih udah dibantu koreksi
total 1 replies
Mei Saroha
duilehh... kapan ya bertabrakan dengan babang ganteng level sultan #lanjutmimpi
Mei Saroha
pake gas 3kg aja kak 🤣🤭😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!