NovelToon NovelToon
Gelang Bima

Gelang Bima

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Ilmu Kanuragan
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: bang deni

satria baru mengetahui jika dirinya hanya seorang anak yang di temukan oleh kakek pandu saat berada di kaki gunung gede, saat kakek Pandu merasa ajalnya sudah dekat ia memberikan sebuah gelang yang ada bersama Satria langit saat ia menemukannya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bang deni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hadi Di keroyok

Motor Bimo membelah jalan Garuntang dengan kecepatan tinggi , namun Satria heran karena motor itu menuju ke Duren Payung, bukan ke Way Halim di mana rumah Hadi berada

" eh pekok, loe salah jalan"tegur Satria

" nanti juga loe tahu sendiri" ucap Bimo , motor terus melaju dan berhenti di Rumah Sakit Bumi Waras

" kok di sini?" tanya Satria heran

" Hadi sedang di rumah sakit, dia di keroyok orang" sahut Bimo sambil menunduk

" Kenapa baru ngasih tahu!" seru Satria kesal

" Anter gw kesana" pinta Satria, Bimo mengangguk , ia memarkirkan motornya dan membawa Satria masuk ke dalam rumah sakit

Satria sakit hatinya saat melihat sahabatnya terbaring dengan tubuh memar dan di beberapa tempat di balut perban

" siapa yang mengeroyoknya?" tanya Satria pelan namun nadanya terdengar dingin , Bimo sampai merinding bulu kuduknya mendengar suara Satria

" cuma Hadi yang tahu, tapi udah tiga hari ini dia belum sadarkan diri" jawab Bimo menunduk

" apa tak ada cctv di tempat hadi di keroyok?" tanya Satria heran, Hadi di keroyok di parkiran cafe, dan ga mungkin ga ada kamera CCtvnya

" rekaman CCtvnya sudah ada yang menghapus duluan dan pihak Cafe bilang CCTV sudah seminggu rusak belum di perbaiki" jawab Bimo, saat sedang bertanya , pintu kamar Hadi terbuka, Ibu Nani , ibunya Hadi datang dengan rantang di tangan

" Tante, " Satria yang melihat itu segera menghampiri dan mencium punggung  tangan Ibu Nani

" Satria kamu datang, apa Bimo yang memberitahumu?" tanya Ibu Nani, mereka bertiga memang bersahabat dari Sekolah menengah atas, jadi akrab dengan orang tua Hadi maupun Bimo

" Bukan tante, kebetukan aku sedang cuti, tetapi mengapa hal seperti ini tak memberitahuku tante?" tanya Satria

" Kami memang tak memberitahu karena kamu baru saja bekerja , tante takut mengganggu pekerjaanmu" Jawab Tante Nani

" Tante , tante kan tahu sendiri, Bimo dan Hadi sudah seperti saudara sendiri, masalah pekerjaan aku bisa mencari lagi jika mereka tak mengizinkan aku menengok saudaraku" tegas Satria

" Iya  iya tante minta maaf , mungkin tante yang khawatir mengganggumu, kalian duduk dulu tante mau bertanya pada dokter yang menangani Hadi" sahut Tante Nani

" Ya Tante, " sahut Satria dan Bimo serempak

Setelah Tante Nani pergi, Satria mendekat ke arah Hadi yang masih terbaring di ranjang pasien, ia memegang tangan Hadi, dengan perasaan remuk redam

Teng

Namun saat memegang sontak ia bisa mengetahui apa saja yang di derita oleh Hadi, ternyata rusuknya retak dan ia mendapat luka dalam di dada akibat pukulan benda tumpul, kaki kirinya pun patah di bagian tulang keringnya

" Kurang ajar , mereka kejam sekali, kalau ketahuan aku akan mematahkan kedua kaki mereka!" geram Satria

" sabar " Bimo yang mendengar geraman Satria dengan cepat

membujuk Satria, Satria tersadar akan keadaan ia memejamkan mata meredam emosinya

" sepertinya ada ingatan dari Eyang Resi untuk mengobati" gumam Satria dalam hati, saat sedang berpikir dokter yang menangani Hadi datang bersama Tante Nani

" Dokter, kaki Hadi patahnya tak parah kan? tidak perlu di amputasi?" tanya Satria , ia jelas melihat tulang kering Hadi bisa di katakan hampir remuk

" sepertinya harus di amputasi " sahut Dokter itu dengan sorot mata penuh penyesalan

" Jangan Dokter, jangan di amputasi, aku akan mecari cara agar kakinya sembuh" pinta Satria

" tidak bisa, jika di biarkan membusuk malah membahayakan nyawanya" balas Dokter itu

" Tidak dokter, beri aku waktu aku akan mencari ahli tulang terbaik, aku pernah mendengar pengobatan Sangkal Putung , banyak yang berobat kesana kakinya sembuh" ucap Satria

dokter itu terdiam, pengobatan Sangkal Putung memang sering ia dengar, namun ia yang lulusan dokter tak begitu mempercayai pengobatan tradisional

" Aku akan memberi waktu seminggu, jika lebih dari itu maka resikonya aku tak berani tanggung jawab" seru Dokter itu , sedangkan tante Nani hanya mendengarkan saja, ia memang sudah mengambil keputusan bersama suaminya jika kakinya tak bisa di selamatkan maka akan di amputasi, saat mendengar pengobatan Sangkal Putung ia baru teringat jika hal itu bisa di coba

" Terima kasih dokter, aku akan ke Sangkal putung sekarang" ucap Satria senang, ia berpamitan dan kembali pulang ke rumah Bimo.

" Loe beneran mau ke sangkal Putung?" tanya Bimo saat sampai di rumah

" ya, cuma itu satu satunya cara menyelamatkan kaki Hadi," sahut Satria, ia lalu mengambil handphonenya dan menelpon seseorang

" Assalamualaikum kak niken" ucap Satria saat sambungan telepon tersambung

" Waalaikum salam, eh Satria kemana aja loe baru inget nelpon kakak!" terdengar suara teguran dari sebrang

" kerja kak, di sana ga ada sinyal listrik juga ga sampai rumah mess, cuma sampe rumah mandor" sahut Satria

" Ini kayanya nelpon ada perlu deh" sindir suara di sebrang

" he he he, kak Niken memang paling Cantik dan pintar bisa nebak" satria tertawa kecil

"Bilang ada perlu apa?" tanya Niken

" Kak, temanku Hadi di keroyok di Cafe Permata di Kemiling, tapi CCtvnya katanya rusak, aku merasa ada yang janggal deh bisa retas ga" pinta satria

" Gampang, tapi sun Jauh dulu" goda Niken dari sebrang

" Kak jangan becanda deh nanti kalau aku ga tahan gimana" gerutu Satria

" ga tahan apanya?" goda niken lagi

" ga tahan mau cium beneran" sahut Satria memberanikan diri

" Cium aja langsung kalau berani, ha ha ha" Niken malah tertawa nantangin

" awas yah , tanggung jawab nanti, muach" Satria mengkiss jauh Niken

" Ok, nanti aku retas dan aku kirim ke handphone mu" ucap Niken senang

DI samping Satria Bimo bengong melihat Satria menelpon seorang wanita dengan cukup mesra, karena selama ini yang ia tahu Satria tak pernah dekat dengan wanita manapun

" loe nelpon siapa?" tanya nya heran

" Kakak angkat gw, kenapa ?" sahut Satria bertanya balik

" mesra amat, kayanya bukan kakak deh"

" Kepooo"

" sue" Bimo menggerutu sendiri, namun ia senang jika sahabatnya mempunyai kekasih

malam itu setelah Bimo tidur, Satria bersemedi, ia menggali ingatan yang di tinggalkan oleh Resi Wiratama, dan ternyata ada, bahannya juga mudah untuk patah tulang, hanya untuk obat luka dalam ia tak mengerti akan nama nama bahan obatnya, ia kembali menggali ingatannya, dan ternyata ada cara mengobati luka dalam menggunakan tenaga dalam

Satria mempelajari cara mengobati luka dalam, dan untuk pengobatan Patah tulang ia akan mencari Pengobatan sangkal Putung terlebih dahulu, karena jika ia menangani dengan kemampuannya yang sekarang ia pasti belum mampu, mending di serahkan pada ahlinya sekalian dia belajar

Tepat jam satu malam handphone Satria bergetar, saat ia melihat ternyata ada chat masuk dari Niken

1
Jujun Adnin
yang banyak
Jack Strom
Wih... Ceritanya asik... Lanjut Thor!!! 😁
Jack Strom
Jangan marah² lah guru... 😁
Jack Strom
Satria jangan gitu lah, entar Nikennya digondol cowok lain, kan gak seru... 😁
Jack Strom
Alur ceritanya sudah benar, menarik...
Tapi sayang kalau Satria jika dipecat dari kerjanya, soalnya kerjanya sudah mantap tuh, santai dan lingkungannya sangat mendukung untuk latihan²nya... 😁
Jack Strom
Hahaha... Sang guru sewot kepada muridnya, karna jarum sang murid lebih gede dari pada jarum sang guru. 😁😁😁
Jack Strom
Jangan buru² terpapar kemampuan Satria, resikonya tinggi... 😁
Jack Strom
Ish ish... ada yang kepo... 😁
Jack Strom
Mantap... 😁
Jack Strom
Menarik... 🤔
Jack Strom
Eh, gelangnya ada jejak tidak??? 😁
Dewi kunti
semoga satria bisa melindungi teman berasa saudara
Dewi kunti
Niken yg ndeketi satria nich
Dewi kunti
yg ngechat Hadi dong,kan satria ad didekatnya
Blue Angel: he he he iya salah kak Terima kasih nanti di revisi
total 1 replies
Was pray
bikin repot terus si hadi
Dewi kunti
lho Niken jd perginya sama Hadi pa satria nich
Jack Strom: Walah... Salah dikir ya ra opo² toh, yang penting semangat tetap membara... Ia kan Thor... 😁
total 2 replies
Was pray
up nya ditambah bang othor... gak cuma 1 episode tiap harinya biar atau reader puas dan hadiah pada meluncur.... 🤭
Dewi kunti
kok malah jd ky pesan singkat,gw🤭🤭🤭🤭
Blue Angel: he he he🤣🤣🤣
total 1 replies
Was pray
satria udah ada kemajuan dalam ilmu pengobatan, cuma bang Deni yg belum ada peningkatan jumlah up nya masih stagnan belum nambah jadi 2 atau 3 episode tiap harinya... 🤭🤭🤭🤣
Dewi kunti
motor ad bagasinya🤔🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!