NovelToon NovelToon
The Adgof

The Adgof

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romantis / Tamat
Popularitas:3.4k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Setelah kecelakaan tragis empat tahun lalu, Lyodra Taylor terbangun dari koma panjang di Chicago dalam keadaan amnesia total. Keluarganya, yang menyimpan dendam dan mengira kecelakaan itu adalah sabotase bisnis, memilih memalsukan kematian Lyodra dan menghapus seluruh masa lalunya—termasuk rahasia bahwa ia sempat hamil dan keguguran saat kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, Archello Dominic, sang kekasih yang hancur karena mengira Lyodra telah tiada, berubah menjadi pria yang dingin dan menutup diri. Di bawah tekanan ibunya, Archello terpaksa bertunangan dengan Oliver Bernardo, seorang gadis baik hati yang tidak tahu apa-apa tentang konspirasi besar di balik perjodohan mereka.
Tanpa mereka sadari, kecelakaan itu sebenarnya adalah skenario manipulatif kakek Oliver demi ambisi bisnis keluarga. Di tengah bayang-bayang masa lalu yang membeku dan kebohongan yang rapi tersusun, Archello mulai berjuang antara kesetiaannya pada memori Lyodra atau membuka hati bagi ketulusan Oliver.

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#9

Roda waktu terus berputar, menyeret Archello Dominic keluar dari bayang-bayang masa lalu yang kelam. Lima bulan pertunangan telah mendewasakan perasaannya—atau setidaknya, memaksanya untuk menjadi lebih realistis. Ia tidak bisa selamanya memeluk nisan imajiner di hatinya.

Di hadapannya kini ada Oliver Bernardo, gadis yang selama ini menjadi pelabuhan paling tenang yang pernah ia temui.

Keputusan telah diambil. Dua bulan lagi, mereka akan meresmikan hubungan ini ke jenjang pernikahan. Sebuah aliansi besar antara keluarga Dominic dan Bernardo akan segera terwujud. Dan sebagai langkah awal sebelum janji suci itu diucapkan, Oliver mengajak Archello untuk berkunjung ke tempat di mana ia dibesarkan, sebuah tempat yang jauh dari pengaruh kakeknya yang manipulatif: Chicago.

Oliver ingin Archello menemui ayahnya, satu-satunya pria yang benar-benar mencintainya dengan tulus tanpa embel-embel bisnis. Chicago adalah kota yang penuh dengan memori masa kecil Oliver yang damai, tempat ayahnya menetap setelah perceraian pahit bertahun-tahun silam.

Sore itu di Mansion Dominic, kamar Archello tampak sedikit berantakan dengan koper-koper yang terbuka. Archello, dengan kemeja hitam yang lengan bajunya digulung hingga siku, membantu Oliver merapikan beberapa pakaian ke dalam koper besar.

Suasana hening menyelimuti mereka, hanya terdengar suara gesekan kain dan ritsleting. Archello mendadak berhenti bergerak. Ia menatap Oliver yang sedang melipat gaun musim panas dengan senyum kecil di wajahnya.

Ada rasa sesak yang tiba-tiba menghantam dada Archello—bukan karena rindu pada Lyodra, melainkan karena rasa bersalah pada ketulusan Oliver.

"Oliver," panggil Archello rendah.

Gadis itu menoleh, matanya yang jernih menatap Archello dengan penuh perhatian. "Ya, Archello?"

Archello melangkah mendekat, menggenggam kedua tangan Oliver. Ia menarik napas panjang, mencoba mengumpulkan keberanian untuk mengatakan sesuatu yang sudah lama mengganjal di hatinya. Ia tidak ingin memulai pernikahan ini dengan kepura-puraan yang sempurna.

"Maafkan aku, Oliv," ucapnya parau.

Alis Oliver bertaut. "Untuk apa? Kau tidak melakukan kesalahan apa pun."

"Aku ingin jujur padamu sebelum kita melangkah lebih jauh," Archello menunduk sejenak sebelum menatap tepat di manik mata Oliver. "Sampai detik ini... aku belum bisa mencintaimu. Hatiku masih terasa berat, dan aku tidak ingin membohongimu tentang itu."

Tangan Oliver sedikit bergetar di genggaman Archello, namun ia tidak menariknya.

"Tapi aku sudah memantapkan hatiku padamu," lanjut Archello dengan nada yang lebih tegas. "Aku sudah memutuskan untuk menjadikanmu tujuanku. Aku akan mencoba melupakan semua kenanganku di masa lalu. Aku akan mengunci pintu itu rapat-rapat. Dan setelah kita menikah nanti, aku berjanji akan mencoba mencintaimu dengan seluruh kemampuanku. Maafkan aku karena kau harus menunggu pria yang separuh jiwanya masih tertinggal di tempat lain."

Hening sejenak. Oliver menatap Archello dengan pandangan yang sulit diartikan. Ia tahu tentang "wanita itu". Ia tahu tentang Lyodra Taylor yang namanya pernah memenuhi kolom komentar Archello. Namun, ia tetap tidak tahu di mana wanita itu berada sekarang. Archello tidak pernah sekalipun mengucap sepatah kata pun tentang kematian Lyodra.

Dalam pikiran Oliver, Archello dan Lyodra mungkin berpisah karena jarak, karena ketidaksetujuan keluarga, atau karena hubungan yang kandas di tengah jalan seperti kebanyakan orang. Ia tidak pernah membayangkan bahwa ia sedang bersaing dengan seseorang yang dianggap sudah terkubur di bawah tanah.

Oliver tersenyum—senyum paling tulus yang pernah Archello lihat. Ia berjinjit dan mendaratkan sebuah kecupan lembut di pipi Archello.

"Tidak apa-apa, Archello. Aku mengerti," bisik Oliver di telinganya. "Cinta bukan sesuatu yang bisa dipaksakan dalam semalam. Aku menghargai kejujuranmu lebih dari apa pun. Setidaknya kau memberiku kesempatan untuk menjadi orang yang akan kau cintai nantinya. Itu sudah lebih dari cukup bagiku."

Archello memejamkan mata, merasakan kehangatan di pipinya. Ia memeluk Oliver erat, seolah mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa Chicago hanya akan menjadi perjalanan liburan biasa, bukan perjalanan menuju pusaran luka yang belum benar-benar kering.

Keesokan harinya, mereka berangkat menuju Chicago. Di dalam pesawat pribadi keluarga Dominic, Archello lebih banyak terdiam menatap awan dari balik jendela.

Pikirannya melayang. Chicago. Ironis sekali. Kota itu adalah tempat tinggal keluarga Taylor sekarang—setidaknya itu yang ia dengar dari kabar angin setelah mereka menghilang dari New York empat tahun lalu.

Tidak, Archello. Kau ke sana untuk Oliver. Kau ke sana untuk masa depanmu, batinnya mencoba mendisiplinkan diri.

Ia menoleh ke arah Oliver yang tertidur pulas di sampingnya dengan kepala bersandar di bahunya. Archello mengelus rambut Oliver pelan. Ia sudah berjanji untuk mencoba. Ia benar-benar akan mencoba.

Sementara itu, di Chicago, Lyodra Taylor sedang berjalan di area kampus bersama Edric. Selama dua bulan terakhir, Edric terus-menerus melakukan terapi memorinya dengan menceritakan kisah Archello.

Meskipun Lyodra tetap tidak ingat, setidaknya wajah Archello kini sudah sangat familiar di matanya. Ia tidak lagi menganggap Archello sebagai orang asing di televisi, melainkan sebagai karakter dalam "cerita hidupnya" yang diceritakan sang adik.

"Besok kita ke pameran otomotif di pusat kota ya, Kak?" ajak Edric. "Ada pameran motor-motor klasik. Siapa tahu suasananya bisa memicu ingatanmu."

Lyodra menghela napas, tersenyum kecil pada adiknya yang gigih. "Kau tidak lelah, Ed? Aku merasa sangat jahat padamu karena aku masih tidak bisa mengingat pria itu."

"Aku tidak akan menyerah sebelum kau setidaknya memanggil namanya dengan perasaan yang sama seperti dulu," jawab Edric mantap.

Lyodra tertawa kecil. "Baiklah, kita pergi besok. Tapi jangan kecewa jika aku tetap tidak merasakan apa-apa."

Malam itu, saat Chicago mulai menyalakan lampu-lampunya, dua buah mobil mewah melaju masuk ke jantung kota. Di salah satu mobil itu, Archello Dominic menatap gedung-gedung tinggi Chicago dengan perasaan yang campur aduk. Ia tidak tahu bahwa di kota inilah, "kematian" yang ia tangisi selama empat tahun sedang berjalan di bawah pohon-pohon ek, menghirup udara yang sama dengannya.

Archello merasa ia sudah hampir berhasil melepaskan Lyodra. Namun, takdir Chicago punya cara sendiri untuk mempermainkan mereka. Archello datang untuk mengubur masa lalu dan menemui calon mertuanya, sementara Lyodra sedang dipaksa oleh adiknya untuk menggali kembali masa lalu yang sudah rata dengan tanah.

Lampu-lampu kota Chicago seolah berkedip penuh rahasia. Pertemuan besar itu tinggal menunggu waktu, di sebuah kota di mana cinta yang dianggap mati ternyata sedang berjuang untuk menemukan namanya kembali.

🌷🌷🌷🌷

1
Meris
suka dgn karakter Alexander Dominic
ros 🍂: Ma'aciww sudah mampir kak🥰
total 1 replies
Meris
Suka dgn ketegasan Ello...sbg suami yg bertanggungjawab.
winpar
gmna yh pertemuan mreka????
winpar
smkin seru thor 🥰😍
ros 🍂: Ma'aciww kak🥰
total 1 replies
winpar
ceritanya selalu aj bgus 🥰😍
ros 🍂: ma'aciww kak🫶🥰
total 1 replies
winpar
seru🥰😍
winpar
kk cerita ini msih lnjut kn kk????
ros 🍂: masih kak🙏
total 1 replies
winpar
smga cinta elo dan lyodra kuat mnghdpi neneknya yg jhat
Amy Chacha
sangat suka dengan alur ceritanya gk bertele2 dan kasian lyodra thor pertemukan dengan ello thor kasian lyodra thor
ros 🍂: Sabar kak ini ujian 🤭🥰
total 1 replies
Amy Chacha
lanjut lagi thor up yang banyak
Amy Chacha
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!