NovelToon NovelToon
KESEMPATAN KEDUA

KESEMPATAN KEDUA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyelamat / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Fii

Seorang wanita yang bernama Karamel, di detik-detik kematiannya, sebelum menutup mata, dia melihat sosok pria berlari menuju ke arahnya dan langsung memeluknya dari api yang berkobar.

Pria itu adalah mantan suaminya yang dia ceraikan, pria yang sudah dia sakiti. Tapi pria itu masih datang untuk menolongnya, tapi sayang sekali, Karamel sudah tidak bisa bertahan, nafasnya sudah sudah berat dan matanya sudah mulai tertutup.

Tapi, ada suatu hal yang terjadi dan sulit dimengerti. Karamel kembali hidup di masa lalu, di mana dia masih menjadi seorang Istri.

Dengan kesempatan kedua yang dia dapatkan, tentu Karamel tidak akan melakukan kesalahan yang sama.

Mampukah Karamel membalas semua luka yang dia dapat kan di kehidupan pertamanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Fii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Morning Kiss

Di salah saru rumah mewah, terlihat seorang Pria yang sedang mengamuk, dia begitu marah saat mengetahui target mereka baik-baik saja dan malah nyawa orang lain yang melayang.

Bagaimana jika polisi menemukan kejanggalan? Dia tidak ingin masuk penjara. Semua ini karena rencana yang begitu buruk.

"Bukankah kau sudah berjanji akan menyelesaikannya dengan baik? Tapi baru permulaan saja kamu sudah gagal!" ucapnya dengan marah.

"Aku juga tidak tau kenapa bisa gagal, padahal orang-orangku sudah menyelidiki dan memantaunya, katanya dia akan berangkat sebelum pukul 7."

"Ck, tidak usah banyak alasan. Yang kau pikirkan sekarang bagaimana caranya agar nama kita tidak tercium oleh kepolisian."

"Tenang saja! Sopir itu tidak akan buka mulut!" balasnya dengan santai.

"Hmm baguslah.. Lalu bagaimana dengan wanita itu? Kenapa dia tiba-tiba menjauhimu?"

"Karena itu ingin minta tolong lagi, aku tidak bisa menemukan apapun!" katanya dengan kesal.

"Haah.. Sudah berapa kali aku membantumu. Bahkan sampai menghilangkan nyawa orang tuanya, tapi sampai sekarang kau belum ada hasil!" keluhnya.

"Aku juga tidak tau, padahal sedikit lagi semua harta itu ada di tanganku!" jawabnya dengan geram.

"Mungkin ada seseorang yang mempengaruhinya!"

"Aku juga berpikir seperti itu, jadi tugas selanjutnya mencari orang itu..!"

"Hemm baiklah..!" katanya dengan pasrah." Jika bukan karena mendapat bagian lebih besar, mana mungkin dia rela terikat dengan kejahatan mereka.

...----------------...

Ke esokan harinya, Kara bangun dengan perasaan yang tidak pernah dia rasakan. Rasanya dia tidur dengan nyenyak sehingga membuat tubuhnya terasa begitu bugar.

Dia menoleh, dan melihat Tama tidur di sampingnya. Dia mengingat kejadian semalam, dan dia begitu menyesalinya. Seharusnya malam pertama mereka tidur bersama haris di kamar pribadi.

Kara beranjak dengan perlahan agar Tama tidak terusik, hari masih gelap biarkan Tama tidur lebih lama.

Kara menatap wajah Tama yang terlihat begitu damai, dia tersenyum bahagia, karena bisa tidur bersama dengan Tama.

Cup!

"Morning kiss!" Kata Kara lalu keluar kamar dengan wajah yang sumringah.

Namun dia tidak tahu, jika Tama sudah bangun lebih awal darinya. Tama sengaja menutup mata, karena ingin melihat bagaimana reaksi Kara.

Tama membuka mata, menyentuh pipinya yang dicium Kara. Dia mengusapnya dengan jantung yang berdebar, bukannya bangun dia malah tidur kembali dengan dengan wajah yang tak kalah bahagianya.

***

Kara berada di dapur, para Koki dibuat takut melihatnya yang tiba-tiba ingin masak sendiri untuk sarapan.

Pak Rudi sudah menghentikannya, dia bukan takut Kara menghancurkan dapur, tapi dia takut Kara terluka atau lecet, Tama pasti sangat marah dan menghukum mereka semua.

"Paman! Aku cuman mau buat nasi goreng, jika khawatir, kalian bisa duduk di situ untuk menjagaku, siapa tahu kompornya benar-benar meledak!"

"Nyonya! saya mohon jangan bercanda!" kata Pak Rudi.

"Kalian akan lihat bagaimana aku sudah selevel dengan para Koki!" ujar Kara dengan percaya diri.

Para Koki hanya bisa pasrah pekerjaan mereka diambil alih. Bukannya duduk, mereka malah berdiri tidak jauh dari Kara, agar jika terjadi sesuatu mereka bisa langsung mendekat.

Tidak ada yang tahu jika Kara sangat pandai memasak. Di kehidupan pertamanya, dia diam-diam mengikuti les memasak. Dengan tujuan, agar Arka mau menerimanya.

Namun setelah mendapat sertifikat, dia malah mendengar Pernikahan Arka dengan Sarah, sehingga sampai akhir hayatnya belum ada satu orang pun yang pernah mencoba masakannya, kecuali Guru lesnya.

Tidak sampai 30 menit masakan Kara sudah siap disajikan, aroma masakannya begitu menggugah selera. Bahkan sang Koki sampai menelan ludah.

"Bagaimana? Sudah aku katakan, aku memiliki bakat tersembunyi.." Kata Kara sambil melepas apron nya.

"Nyonya! Boleh kah saya mencobanya?" Tanya sang Koki. Aroma dan penyajian tidak menentukan jika makanan itu layak dimakan.

"Oh silahkan! Masih banyak di wajan, aku hanya menyajikan untuk dua orang saja!" ujar Kara.

Para Koki dan Pak Rudi tidak membuang waktu, mereka segera mencoba masakan buatan Kara sebelum Tama memakannya. Karena bisa ditebak, meskipun rasanya tidak enak Tama pasti tetap memakannya.

Dan hasilnya di luar ekspektasi mereka, masakan Kara begitu enak. Mereka menoleh dan ternyata Kara sudah tidak terlihat di dapur.

***

Kara sudah berada dalam kamarnya, mandi dan bersiap untuk sarapan dengan Tama. Saat keluar kamar, dia bertemu dengan Tama yang juga bersiap turun ke bawah menggunkan lift.

"Rafaaa!"

Tama menoleh, sektika kejadian Kara menciumnya kembali terputar dari ingatannya.

Kara jalan mendekat, lalu menggenggam Tangan Tama dan mengajaknya turun sarapan.

"Maaf semalam aku ketiduran!" ucap Kara disela keheningan.

"Hmm, apa tidurmu nyenyak?" Tanya Tama penasaran. Dia sendiri bingung, karena baru kali ini dia tidur begitu lama.

"Hehe kayaknya nyenyak sekali, saat buka mata ternyata sudah pagi." balas Kara sedikit bercanda.

Tama tersenyum mendengar jawabannya, dia tidak mengatakan apapun lagi sampai tiba di meja makan.

Pak Rudi menyambut mereka dengan senyum tulus. Akhirnya sang Nyonya sadar juga dengan perilakunya yang begitu kejam terhadap Tama.

Pak Rudi juga mengetahui keduanya tidur di ruang kerja, karena semalam dia tidak melihat Kara keluar, dan baru terlihat tadi pagi.

Tama baru mengetahui jika sarapan yang dia makan adalah buatan Kara setelah makanannya habis tak tersisa, pantas saja rasanya berbeda.

"Bagaimana?"

"Sangat enak! Kapan kamu belajar masak?" tanya Tama penasaran. Kenapa dia tidak tahu sama sekali, selama ini dia sudah menyewa seseorang untuk menjaganya dari jauh.

"Sudah lama, setelah lulus kuliah. Aku diam-diam mendaftar les memasak!" balas Kara ragu.

Tama terdiam, wajahnya yang berseri seketika berubah jadi muram, dia tahu betul, sejak kecil Kara sangat tidak suka masuk dapur, berarti dia rela ikut Les untuk menyenangkan Arka?

Kara yang melihat rona wajah Tama berubah segera berkata. "Maaf, tapi aku harus mengatakannya. Aku ikut les untuk belajar masak memang untuk mamasak untuknya!"

Jawaban Kara yang jujur membuat Tama tak bisa berkata apa-apa. Tapi kenapa orang suruhannya tidak memberitahu nya?

"Tapi, aku belum pernah masak untuk siapapun. Jadi kamu adalah orang yang pertama yang merasakannya!" lanjut Aruna.

Wajah Tama kembali berbinar, setidaknya perjuangan Kara pada akhirnya untuk dirinya. Dan masakan pertamanya juga untuknya.

"Jangan masak untuknya!" Pinta Tama

Kara menghela nafas lega melihat wajah Tama yang sudah santai kembali. "Tidak akan. Janji!" balas Aruna serius.

Tama mengagguk puas, kemudian dia berpamitan untuk berangkat ke kantor, Kara mengantarnya sampai naik mobil.

Tak lupa pelukan dan kecupan sebagai penyemangat. Hari ini hati Tama dalam kondisi sangat baik, hatinya seperti berbunga-bunga.

"Jika ada perlu, jangan sungkan minta bantuan pada Pak Rudi. Atau kamu juga bisa langsung meneleponku!"

"Baik!"

.

.

.

1
Sribundanya Gifran
lanjut
Sribundanya Gifran
lanjut thor💪💪💪💪
Fii
Kalau ada typo langsung komen yaa 🙏🙏

Sebelum UP sdah dibaca berulang-ulang kok. Tapi masih ada juga yang lolos dari pandangan..😭
Sulati Cus
typo mulu😅
Fii: Hai kk. maksih sudah komen😍🙏
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
Fii
maksih kk sudah komen..
sering2 yaa kalau ada typo😍😍
neni onet
typo ini heii, Sisil lah, koq Sarah 🫣
Sribundanya Gifran
lanjut
neni onet
penasaran banget, seberapa jahat duo pasangan Sarah dimasa lalu sampai Kara begitu banyak melakukan kesalahan dimasa lalu 🫣
Sribundanya Gifran
lanjut
Mamta Okta Okta
lanjut thor
Fii
aahh typo.. makasih sudah komen😍🙏
neni onet
siapakah Aruna /Bye-Bye/
Fii: Aruna PU di novel LINTAS DIMENSI. jangan lupa mampir yaa🙏😍
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjut💪💪💪
Sribundanya Gifran
lanjit up lagi thor
Mamta Okta Okta
lanjut thor 💪💪🙏🙏
Mamta Okta Okta
lanjut thor crazy up semangat 💪💪💪🙏🙏
Mamta Okta Okta
lanjut thor crazy up semangat 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!