NovelToon NovelToon
Sepenggal Cinta Di Masa Lalu

Sepenggal Cinta Di Masa Lalu

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:204k
Nilai: 5
Nama Author: In Gusman

Ini kisahku...
Seorang laki-laki yang mencoba mencari cinta masa SMP nya,yang selama 13 tahun hanya terpendam dihati belum sempat terungkapkan. Namun ketika takdir berpihak padaku,mempertemukan aku dan dia,aku harus menelan kekecewaan karna menerima kenyataan bahwa dia sudah menjadi milik orang lain.

Akankah ada keajaiban untukku agar bisa memilikinya?
Sementara hatiku tak mampu berpaling pada wanita lain.

Selamat menikmati kisahku yaaa....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon In Gusman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9

Aku terdiam...kulihat kesungguhan Bang Farhan begitu tulus memintaku. Sebenarnya aku merasa malu karna aku merasa ilmu agamaku belum seberapa,tapi haruskah aku membiarkan seseorang yang dengan sungguh-sungguh memintaku akan aku diamkan begitu saja. Bukankah hidup akan lebih berarti jika kita bisa berbagi ilmu dengan orang lain?

"Gimana Kim?" tanyanya lagi.

"Abang yakin?"

Bang Farhan mengangguk dengan cepat,aku menarik nafas pelan...

"Kenapa segitu yakinnya abang sama aku,padahal kita baru saja kenal" ucapku memastikan

"Feeling" ucapnya singkat.

"Oke...Bismillah,kita belajar bersama ya bang..." ucapku sambil tersenyum.

"Kita mulai kapan Kim?"

"Terserah abang..."

"Kau kan banyak jadwal...kau saja yang menentukan ya..."

"Gimana kalo setiap habis maghrib tapi kalau pas aku nggak ada tugas ya bang..."

"Siap...lalu apa yang harus aku siapkan?"

"Cukup niat bang"

"Buku atau Al-Qur'an gitu..."

"Aku ada bang...tapi kalau abang mau beli ya silahkan saja..."

"Makasih ya Kim..." ucapnya tulus.

"Sama-sama bang..."

Tak lama kemudian Doni datang dengan makanan yang dipinta boss nya tadi.

"Ini boss pesanannya,silahkan dimakan..." ucap Doni sambil menata hidangan di meja makan.

Kamar Bang Farhan memang luas,rapi dan unik,selain tak bersekat,perabotan didalamnya terlihat komplit. Ada tempat tidur,lemari pakaian,meja makan,sofa tamu,perangkat elektronik dan juga pantry dalam satu ruangan,hanya kamar mandi saja yang terpisah dan tertutup.

"Oya dok,di bawah ada teman dokter,katanya mau jemput dokter" ucap Doni.

"Suruh naik aja dong Don,bikinin lagi kaya gini buat temannya dokter Hakim" titah Bang Farhan.

"Siap boss..."

Selang beberapa menit tampak Dimas datang menghampiri kami.

"Assalamu'alaikum..."

"Wa'alaikumsalam..." jawab kami berdua.

"Mari silahkan masuk,jangan sungkan...santai aja..." sambut Bang Farhan.

"Bang kenalin,ini Dimas sahabat ku dari jaman SMP" kataku memperkenalkan

Lalu mereka pun berjabat tangan sambil menyebutkan nama mereka masing-masing. Tak butuh waktu lama,mereka pun sudah tampak akrab. Dimas yang bawaannya memang mudah bergaul,bisa membawa suasana malam itu menjadi seru.

Sekitar pukul 8 malam kami pamit pulang,dan mobil Dimas pun segera membelah keramaian lalu lintas kota pelajar untuk mengantarku pulang.

"Oya Dim,malam minggu besok kamu ada acara nggak?"

"Kenapa?"

"Kafe Bang Farhan ada acara,aku diundang kesana"

"Yang diundang kan kamu,kenapa kamu nanya aku?"

"Ya maksudnya kan temenin gitu"

"Emang boleh bawa teman?"

"Makanya aku ajak kamu,itu karna aku boleh bawa teman"

"Aku nggak bisa janji Kim,masalahnya aku kan ambil cuti 5 hari untuk acara keluarga ibu di kampung dan hari sabtu aku sudah pulang apa belum,belum ada konfirmasi dari big boss nih. Kalau udah pulang mah ayo aja,tapi kalau belum ya maaf-maaf aja ya..." jelas Dimas.

"Oke deh kalo gitu...semoga kamu dah pulang jadi bisa nemenin aku"

"Oya,sekedar buat jaga-jaga aku nggak bisa nganter kamu,motorku kau ambil saja dirumah. Jadi kalau aku nggak bisa antar,kamu nggak usah repot cari ojek"

"Nggak usah trimakasih,besok motorku mo dikirim dari Surabaya kok"

"Oke deh kalo gitu...Dah sampai pak dokter..." kata Dimas.

"Eh iya,asik ngobrol nggak kerasa dah nyampe aja...hehehe..."

"Makasih ya...nggak mampir dulu nih" ucapku lagi

"Enggak makasih,dah malem...Assalamu'alaikum..."

"Wa'alaikumsalam...Makasih ya dah dianterin..."

Dimas mengacungkan jempolnya padaku dan segera memutar balik mobilnya lalu melaju meninggalkan rumah kontrakanku. Aku pun kemudian masuk rumah untuk beristirahat.

*******

Kafe Rahsya

Farhan POV on

Kalau benar,laki-laki yang ditunggu Rahma selama ini adalah Hakim,aku akan bernafas lega dan jika aku harus meninggal nanti,aku akan pergi dengan tenang karna telah bisa mempersatukan mereka.

Flashback on

"Nad,aku disuruh mama menikah dengan Rahma,sebagai sahabatnya...seperti apakah dia?" tanyaku pada adik sepupuku Nadia.

"Oya? Kalau memang benar abang bisa mendapatkan dia,abang akan menjadi orang yang paling beruntung di dunia ini."

"Halah...jangan lebay deh Nad..."

"Eh ni abang satu ini,kalo dikasih tau kok sukanya ngeyel...Dia itu anak baik bang,teramat baik malah. Tutur katanya lembut,orangnya sopan,ramah dan tidak pernah punya pikiran buruk pada siapapun. Pokoknya benar-benar sholehah sejati deh. Rahma itu wanita idaman setiap laki-laki"

"Oya? Kalau memang dia idaman setiap laki-laki,pastinya banyak dong laki-laki yang melamarnya tapi buktinya...hingga usia 27 tahun masih melajang..." ucapku.

"Memang banyak laki-laki yang ingin menjadikan Rahma istri dan tak sedikit pula para orangtua yang mencoba melamar untuk menjadikan Rahma sebagai menantu mereka,tapi..."

"Tapi apa Nad?" tanyaku penasaran.

"Tapi Rahma selalu menolaknya dengan halus"

"Why?"

"Rahma masih menunggu seseorang. Seseorang yang menjadi cinta pertamanya,seseorang yang selalu datang dalam mimpinya dan meminta Rahma menunggunya. Seseorang yang selalu dia sebut dalam do'anya."

"Lalu kemana perginya pacarnya itu?"

"Hei jangan salah bang,Rahma belum sekali pun pernah berpacaran,karna dalam hidupnya dia tak mau mengenal pacaran. Memang kelihatan naif sekali tapi itulah Rahma,orangtuanya pun tak kuasa merubah jalan pikirannya."

"Wanita yang aneh...tapi apakah laki-laki yang diam-diam dicintainya itu juga tau?"

Nadia Chandra Pahlevi

Nadia mengangkat kedua bahunya tanda tak tau.

"Kamu tau siapa laki-laki itu?"

"Tau..."

"Kalau kamu tau,kenapa kamu sebagai sahabatnya tidak mencoba menjembatani mereka."

"Waktu itu Rahma bercerita kepadaku ketika kami sudah lulus SMP,sementara anaknya keburu pindah ke Surabaya mengikuti kedua orangtuanya."

"Kamu ada foto anak itu?"

"Harusnya sih ada...foto 13 tahun yang lalu...tar tak cari dulu,kayanya kemarin ada temen yang ngirim ke grup deh"

Nadia mencari foto di galeri ponselnya.

"Naaa...ni dia ada..."

"Yang mana?" tanyaku penasaran.

"Ini yang pakai jaket jeans biru,yang paling ganteng diantara temen-temen cowokku yang lain. Udah ganteng...pinter pula,dulu dia selalu jadi juara umum 1 dan Rahma menjadi juara umum 2. Sebenarnya mereka ni pasangan serasi."

Nadia menunjuk salah satu teman laki-laki nya. Yah,memang kalo dilihat,dia memang paling ganteng dan paling modis diantara temen laki-laki nya yang lain.

"Siapa namanya?"

"Namanya Hakim Ahmad,sekarang dia berprofesi sebagai seorang dokter. Dokter Hakim Ahmad Sp PD,keren kan...berat saingan lu bang..."

"Kemarin aku sempet ketemu sahabatnya yang kerja di rumah sakit kota dan katanya Hakim mau pindah tugas di rumah sakit itu,tapi kapannya dia sendiri belum tau."

"Pokoknya bang,kalo sampe abang jadi menikah dengan Rahma,pasti akan banyak laki-laki di kota ini iri dan patah hati. Tapi kalau Rahma mau menjalani semua itu dengan terpaksa...abang yang harus siap-siap patah hati...hehehe..."

Flashback off

Farhan POV off

.

.

.

.

.

.

.

Lanjut...

1
Prasetyani
mwek q Thor
Prasetyani
seneng.... ceritanya bagus
In Gusman: Terimakasih...🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Prasetyani
Penulisannya baik n mudah d mengerti....syukaaa
Nurhayatins Aqil
apkah crt in nyata,nyesek bangt😢
Rastika Wati
visualnya ganteng KK😀😀lanjutt😍😍
anie ah
lanjutt
sry rahayu
😃 Bram denger tu
sry rahayu
lanjut thor
sry rahayu
cemburu mode on..
sry rahayu
kok gantung Thor
sry rahayu
smg hamil
sry rahayu
padahal mama Uda tau Rahma janda😃
sry rahayu
penasaran reaksi mama ktemu rahma
sry rahayu
Cecil 😃
sry rahayu
smg smuanya baik2 aja
sry rahayu
mantap
sry rahayu
syukurlah mama udah menerima semuanya
sry rahayu
keren
sry rahayu
Rahma dan hakim sama2 pencemburu
sry rahayu
Rahma dan hakim blm saling memahami satu sama lain.. walau saling cinta...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!