♡Sebelumnya membaca Pernikahan kontrak dengan Ceoku karena cerita ini diambil dari salah satu karakter disana.♡
Rara gadis desa yang tinggal dipinggiran pantai Yogjakarta terpaksa menikah dengan pengusaha kaya asal London.
Keinginan untuk menyembuhkan si mboknya membuat dia menyetujui pernikahan itu.
Yang Rara fikirkan adalah bagaimana dia mendapatkan uang untuk perawatan si mboknya.
Mike adalah calon suami Rara, Mike ingin menikahi Rara karena tidak mau di jodohkan oleh keluarganya, dia lebih memilih untuk menikah dengan orang lain siapunpun itu asal bukan Kimberly gadis pilihan orangtuanya yang sudah dianggap seperti adiknya sendiri.
Ternyata tak semudah yang mereka bayangkan,setelah pernikahan mereka akan ada banyak rintangan yang akan mereka hadapi terutama dari keluarga besar Mike yang sudah menentukan calon istri untuk Mike.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ling_ling85, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pernikahan
Aldo menjemput Mike di kantor dan melajukan mobilnya ke Gereja karena Rara sudah berangkat di jemput Agus bersama mang Diman dan bi Asih.
Mike memasuki Gereja dan berdiri di depan Altar, mang Diman mengantarkan Rara masuk ke Gereja di ikuti bi Asih dan Agus di belakangnya.
Mang Diman memegang tangan Rara berjalan ke arah Mike, setelah sampai di depan Mike mang Diman menyerahkan tangan Rara kepada Mike.
Mike dan Rara berdiri di depan Altar, mereka semua menunduk saat Pastor mulai berdakwah, sampai saat giliran Mike mengucap janji suci.
"Rara Amelia, aku mengambil engkau menjadi istriku,untuk saling memiliki dan menjaga dari sekarang sampai selama-lamanya, pada waktu susah maupun senang,pada waktu melimpah maupun kekurangan,pada waktu sehat maupun sakit,saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus".
Setelah Mike Rara pun mengucap janji suci yang sama, setelah itu saling bertukar cincin dan di akhiri dengan ciuman mesra mereka.
Prosesi pernikahan selesai Mike menggandeng tangan Rara keluar dari Gereja, mereka naik mobil berdua dan menuju hotel yang di pesan Aldo.
Walaupun pernikahan ini hanya untuk kepentingan Mike tapi dia tidak ingin membuat Rara sedih, anggap saja seperti pernikahan sebenarnya.
Sampai di Hotel sudah ada yang menyambut mereka di lobby dan mengantarkan mereka menuju kamar pengantin.Sampai di kamar pengantin Rara semakin takut, keringat dingin mulai keluar dan seluruh badannya gemetar.
Bagaimanapun itu adalah malam pengantinnya, jujur dia masih belum siap untuk melakukan malam pertama seperti layaknya pengantin baru, Rara masih belum mencintai Mike itulah sebabnya masih ada keraguan dalam dirinya.
Mike menangkap kegelisahan Rara, dia memutuskan untuk membiarkan Rara sendiri dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Rara duduk di tepi ranjang, Fikirannya melayang jauh entah kemana, dalam hatinya selalu gelisah, pernikahan yang dia jalani adalah pernikahan tanpa cinta, mungkinkah suatu saat dia bisa benar-benar mencintai suaminya.
Mike selesai mandi dan memakai piyama tidurnya, dia berjalan menghampiri Rara yang masih duduk di tepi ranjang.
"Mandi dulu, aku gak akan memaksa kamu melakukan malam pertama, jadi jangan pasang muka seperti itu" ucap Mike sambil berjalan kesisi ranjang dan merebahkan tubuhnya disana.
Sejenak Rara mulai tenang dengan perkataan Mike, dia masih menggunakan gaun pernikahannya membuatnya susah untuk berjalan ke kamar mandi.
Melihat Rara, Mike kembali berdiri dari tidurnya dan menghampiri Rara.
"Diam disitu aku bantu buka gaun pengantimu" ucap Mike.
Rara kebinggungan dia tidak bisa membuka gaun itu sendiri tapi juga tidak ingin Mike membantunya, sama saja dia nanti bisa melihat tubuhnya, dia masih merasa sangat malu walaupun sudah sah sebagai suami istri.
Benar-benar gak ada pilihan lain selain menyetujui niat Mike membantunya melepas gaun pengantinya. Rara sudah menyiapkan handuk di tangannya.
Mike sudah berada di belakang Rara, pelan dia menurunkan resleting gaun Rara sampai ke bawah, tak lama gaun itupun terjatuh, dengan cepat Rara menutup tubuhnya dengan handuk yang sudah di tangannya.
Walaupun Rara langsung menutup tubuhnya dengan handuk tapi Mike masih sempat melihat tubuh polos istrinya itu dari belakang membuat dia menelan salivanya.
Mike kembali menenangkan dirinya yang tadi sempat berdebar seperti lari maraton, dia kembali merebahkan dirinya di ranjang sambil memainkan ponselnya.
Rara selesai dengan ritual mandinya yang hanya dia sendiri yang tau, dia keluar kamar mandi dengan piyama tidurnya, melihat Mike tidur di ranjang membuat dia kembali kebingungan.
Mike menatap Rara yang masih berdiri di depan ranjang.
"Kamu kenapa Ra?"
"Eemmm...mas gak tidur di sofa?" tanya Rara polos.
"Sofa, kenapa sofa kitakan sudah menikah" jawab Mike santai.
"Tapi mas bilang tadi gak mau memaksa Rara untuk melakukan itu..."
"Buang fikiran kotormu Ra, kita hanya tidur gak lebih dari itu" jelas Mike.
Akhirnya Rara mengalah dan mulai merebahkan dirinya ke ranjang, tak butuh waktu lama membuat mereka terlelap ke alam mimpi karena terlalu lelah dengan prosesi pernikahan mereka.
♡♡♡
Rara bangun saat perutnya terasa perih dia belum makan dari sebelum acara pernikahan, dia melihat ke arah dinding dan melihat masih pukul 2 dini hari.
Rara sudah tidak tahan dengan rasa laparnya, dia menggoyang-goyang tubuh Mike mencoba membangunkannya, Mike mulai membuka mata dan menatap heran ke Rara.
"Ada apa Ra?" tanya Mike sambil mengucek matanya
"Mas, aku lapar" jawab Rara pasrah.
Mike melihat ke dinding dan masih jam 2 pagi, dia mencoba menghubungi resepsionis hotel tapi tidak ada yang mengangkat panggilannya.
Lama dia berfikir akhirnya memutuskan untuk menghubungi Aldo, dering ke lima Aldo menjawab panggilan Mike.
"Ya tuan"
"Aldo carikan makanan buat Rara dan langsung antar ke hotel" perintah Mike.
"Jam segini resto mana yang buka tuan"
"Terserah kamu cari, aku tunggu secepatnya" tandas Mike.
Dengan malas Aldo turun dari ranjangnya dan mengganti piyama tidurnya, dia bergegas melajukan mobilnya mencari resto yang buka 24 jam.
Lama dia berputar akhirnya hanya menemukan makanan siap saji K*C, akhinya Aldo membelikan dua paket ayam dan bergegas menuju hotel tuannya.
Setelah sampai dihotel Aldo langsung naik ke lift menuju kamar Mike, sampai di depan kamar dia mengetuk pintu kamar itu, Mike datang dan membukakan pintu.
"Ini tuan makanannya" ucap Mike.
Mike mengambil kantong makanan dari tangan Aldo dan menyuruh Aldo kembali pulang.Dalam perjalanan pulang Aldo mengumpat sendiri.
" Berapa ronde si bos tadi sampai istrinya kelaparan jam segini" gumam Aldo.
♡♡♡
Didalam kamar terlihat Rara terseyum melihat Mike membawakan makanan untuknya, perlahan dia membuka bungusan itu dan senyumnya kembali mengembang.
Rara memakan paket ayam itu dengan lahap, dia terus saja memasukkan makanan itu kemulutnya sampai habis tak tersisa.
Mike menatap heran, Rara makannya banyak sekali kenapa tubuhnya sekecil itu, Rara sudah tidak menghiraukan Mike yang sedari tadi memperhatikan dia makan, yang terpenting saat ini adalah makanan yang ada di depannya. Sekarang dia sudah kenyang dan kembali berjalan ke ranjang, tak lama kemudian Rara kembali tertidur pulas.
Saat melihat Rara sudah terlelap kembali Mike menatap lekat wajah istrinya yang sedang tertidur, wajahnya begitu damai dan seakan tak ada beban, kalau di lihat lama ternyata istrinya itu sangat manis.
Mike merebahkan kembali tubuhnya ke ranjang dan mulai memejamkan matanya, belum sempat terbawa ke alam mimpi tiba-tiba ponselnya bergetar, dia mengambil benda pipih itu di nakas samping ranjang dan mulai menerima panggilannya saat tau itu dari Emanuel.
"Hallo Mike, maaf mengganggu malam pengantinmu, aku tahu disana masih dini hari" ucap Emanuel.
"Kalau tau kenapa telfon Nuel?" jawab Mike kesal.
"Galak amat pengantin baru, aku hanya mau bilang besok mau di jemput gak di bandara" tanya Emanuel.
"Gak usah aku sudah menyewa sopir" jawab Mike sambil mematikan sambungan ponselnya.
Visual mereka saat pernikahan, maaf ya dear kalau visual Mike gak seperti yang kalian bayangkan, Author lagi suka sama cowok ini saat main di drama detektifnya 😅🤣✌️.