NovelToon NovelToon
TAKDIR YANG KU UBAH

TAKDIR YANG KU UBAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Fantasi / Anak Genius
Popularitas:55.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Respati

Seorang perwira muda sekaligus Dokter militer tang terkenal dengan kejeniusannya dari Negara C , yang bernama Li Guang Yue, meninggal saat kembali dari tugas . karena Pesawat yang dia tumpangi meledak setelah beberapa saat mengudara .
Namun ternyata Dewa masih menyayanginya dia yang sudah mengira Rohnya berada di Alam keabadian, ternyata bereinkarnasi di dalam tubuh gadis lembut Cantik namun lemah , Putri dari Jendral Feng yang memiliki nama hampir sama dengannya. Gadis itu bernama Guang Manyue . gadis yang hidupnya menderita dan di abaikan keluarga kandungnya karena ulah Putri Palsu . Dan akhirnya mati di tangan gadis palsu tersebut.
Kehidupan mereka Tertukar karena ulah seseorang yang mengincar harta keluarga Jendral. Dan ingin kehidupan bayi kecil tersebut kelak akan menderita selama hidupnya . Mereka melakukan itu karena Dendam pada sang ibu juga keserakahan di dalam hati mereka . Ingin memiliki harta yang bukan milik mereka. penasaran...? kita baca Yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Respati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENOLONG PUTRA MAHKOTA.

Seketika Tatapan Nyonya Lu mengarah ke tangan dan wajah Guang Manyue. Namun sekarang Wajah itu masih tertutup Cadar. Sedangkan tangannya tersembunyi kembali di balik lengan bajunya. Tapi Nyonya Lu mulai menyadari penampilan Guang Manyue memang sangat berbeda dengan penampilan nya yang Dulu. Tatapan mata Sang Putri terlihat sangat tajam. Mata biru kehitaman milik gadis itu sangat indah . Fitur wajahnya memang terlihat indah. Membuat orang yang melihat, bisa menduga kalau wajah di balik cadar itu pastilah sangat cantik. Melihat semua itu, Nyonya Lu menjadi yakin dan percaya omongan pelayan setianya.

Sedangkan Guang Manyue sendiri kini sedang berbicara dengan sang Nenek. Dia tahu Ibu dan Bibi Yi sedang memperhatikan mereka berdua. tapi dia tidak sadar kalau Bibi Yi sedang memuji dirinya . dan sang Ibu menangis karena rasa bersalah dan penuh penyesalan atas perbuatan sang Ibu dahulu padanya .

Setelah beberapa saat berbicara dengan Nenek Li , Guang Manyue mengingat apa yang terjadi hari ini. Penyakit Feng Li Nan yang dia dengar tadi, yang telah menghebohkan kediaman Jendral Feng tadi pagi . Kini akan dia tanyakan pada sang Ibu. bukanlah Sang Ibu tadi melihat keadaan gadis itu. karena itu dengan sengaja Dia bertanya.

" Ibu.. Aku mendengar ada keributan di rumah kediaman Kak Li Nan , apakah ada masalah yang terjadi pada kakak Li Nan..?" Tanya Guang Manyue sambil menatap Nyonya Lu dengan tatapan heran . Nenek yang tidak mendengar kabar tersebut terlihat kaget. Dengan tatapan heran beliau pun bertanya .

"Memangnya apa yang terjadi di kediaman gadis itu..?" Tanya Nyonya Li dengan wajah terlihat kesal. Karena Dia menduga kalau Feng Li Nan hanya membuat masalah demi mencari perhatian menantu dan cuci Laki-laki nya yang bodoh itu . Gadis itu akan melakukan apapun itu , hanya demi membuat Ibu dan Kakaknya menuruti semua keinginannya . Nyonya Li tahu tabiat di gadis licik itu. Semenjak Feng Li Nan kecil, Entah kenapa nyonya Li tidak terlalu suka dengan Cucu perempuan yang satu itu . Apalagi setelah Cucu perempuan itu mulai tumbuh dewasa. Dulu dia berfikiran mungkin karena Dia hanya memiliki anak laki-laki saja. Hingga dia merasa kalau perasaan pada anak perempuan tidak terlalu suka. Karena itu Dia merasa sikap tersebut wajar- wajar saja. Mungkin saat si gadis mulai Dewasa, Dia akan baik dan sayang dengan sendirinya .

Tapi herannya saat putra keduanya memiliki bayi perempuan juga , perasaannya sangat berbeda. Saat melihat Cucu keduanya Dia merasa kalau cucu perempuannya sangat lucu menggemaskan dan Dia sangat menyukai sang Cucu tersebut . Saat menyadari hal itu, dia jadi heran, . kenapa ada perbedaan Cucu perempuan pertama dan kedua ..? Namun jawaban itu baru terkuak setelah kenyataan mengatakan kalau cucu perempuan dari Putra pertamanya ternyata bukan anak kandung sang Putra . Barulah saat itulah dia baru menyadari kalau rasa tidak suka pada sang Cucu mungkin karena naluri bawah sadarnya sebagai Nenek sebenarnya sudah merasakan kelainan darah keturunan di tubuh Feng Li Nan . kalau sebenarnya gadis itu bukanlah cucu kandungnya. Karena itulah saat Dia tahu kenyataannya. tak ada rasa kecewa di dalam hatinya . Apalagi setelah mereka menemukan Cucu Perempuan kandungnya. Dia pun acuh dan tak terlalu banyak memperhatikan gadis itu. Apalagi saat mendengar kata hati Cucu Kandungnya ,yang mengatakan kalau tubuhnya terkena racun gara- gara wanita sialan itu . dan juga beberapa kata- kata lagi yang membuat keluarganya kaget bukan main. Dan kata hati Yue'er nya ternyata semuanya banyak terbukti. Semua itu membuat sedikit rasa sayangnya, hilang seketika.

" Dia mengalami Alergi Bu..wajah penuh ruam dan jerawat serta tubuhnya menjadi lemah. membuat Dia ketakutan ..." Jawab Nyonya Lu. nada suara Nyonya Lu terdengar datar.

" Alergi.? Kok Bisa..? Lalu kata Dokter Dia alergi apa.. ? Kenapa baru sekarang dia mengalami kejadian seperti itu.." Tanya Nenek Li dengan wajah heran

" Saya juga tidak tahu Bu.. Kata Dokter kemarin, dia mungkin makan makanan yang membuat dia mengalami alergi. Beliau malah mengingatkan pada gadis itu , makanan apa yang telah dia Makan sampai membuat dia mengalami alergi . Membuat wajahnya penuh ruam dan jerawat...." Jawab Nyonya Lu.

" Lalu Dia bilang apa..?" Tanya sang Nenek dengan wajah terlihat tenang .

" Dia menjawab kalau Dia sendiri juga tidak rahu apa yang dia makan hingga dia mengalami alergi tersebut . Dia malah bilang kalau dia tadi malam makan bersama kami . Semalam dia memang makan bersama kami Bu... Tapi kami tidak mengalami alergi seperti Dia... Kami tidak mengalami kejadian seperti Dia. Saya dan anak- anak baik- baik saja..ibu bisa lihat kan keadaan kami , Yue'er semalam juga bersama kami.. Dan Dia sekarang juga dalam keadaan baik- baik saja. begitu juga dengan Putra pertama dan ke empat. Semua baik- baik saja..." Ucap Nyonya Lu . Mendengar perkataan Nyonya Lu, terlihat senyum sinis di wajah anggun Nyonya Li.

"Selalu saja gadis itu membuat masalah untuk mencari perhatian kalian semua. Jika usahanya tidak berhasil, pasti dia akan memfitnah Cucuku lagi..." Ucap Nenek Li dengan wajah kesal . Melihat sang Nenek marah, Guang Manyue segera mengusap tangan nyonya Li .

"Nenek, ibu.. Jangan marah melihat tingkah Kak Li Nan. Saat ini biarkan saja dulu dia berada di dalam kediamannya selama beberapa hari. Nanti dia akan sembuh sendiri dan bisa keluar kembali .. ." Ucap Guang Manyue menenangkan.

"Anak baik... Baiklah Nenek tidak akan marah dan kesal lagi .. " Jawab Nyonya Li.

Setelah berbicara sebentar dengan Nenek dan Ibu nya, Guang Manyue pamit kembali ke kediaman nya. Ketika dalam perjalanan menuju kediaman, Tiba-tiba Dia teringat di dalam buku tentang kejadian setelah Feng Li Nan membawa Wang Yu Ri datang ke Kediaman sang Jendral. Dengan segera dia mengajak pelayannya segera kembali ke kediaman taman Anggrek. . Sesampainya di dalam rumah, dia berbicara pada Ansi.

"An..jaga rumah, jangan biarkan siapapun masik kedalam kediaman kita. Jika ada yang tetap memaksa, laporkan pada Kakak atau ibu.. aku akan keluar sebentar..." Ucap Guang Manyue dengan cepat.

"Baik Nona..." kawan Ansi yang sudah paham keinginan sang majikan . melihat keseriusan Guang Manyue, pasti sang Nona memiliki urusan penting. Guang Manyue segera berlari masuk kedalam kamarnya. Dia segera mengganti Bajunya dengan baju pria berwarna putih . juga mengganti cadarnya dengan topeng perak yang membuat penampilannya semakin memukau.. Dan tanpa setahu para pelayannya , Guang Manyue melompat jendela kamarnya keluar dari kediaman sang Jendral.

Setelah agak jauh dari rumah kediaman sang Jendral, Guang Manyue mengeluarkan Xiao Hong dari Dunia kecilnya.

" Xiao Hong. Larilah dengan cepat, kita keluar kota...! " Serunya sambil melompat keatas punggung kudanya. Terdengar ringkikan kuda seolah menjawab ucapannya. Dan tak lama terlihat Xiao Hong berlari dengan cepat menuju ke luar kota . Namun kuda itu seolah mengerti kalau dia tidak boleh terlalu cepat saat mereka masih di dalam kota. setelah mereka melewati pintu gerbang, Kuda besar itu seolah mendapatkan tenaga baru dan mengerti kalau Sang Nona butuh Dia berlari cepat , Xiao Hong membawa Guang Manyue dengan cepat pergi keluar kota . Kuda besar itu seolah tahu tujuan sang Majikan. Setelah melewati sebuah Desa yang tidak terlalu ramai penduduknya malah terkesan seperti desa mati ,

Kini mereka sampai di sebuah hutan lebat yang selalu di lalui orang jika pergi menuju ke kota Yun di kabupaten Wihang . Guang Manyue masih ingat, kalau di dalam buku Novel di katakan, kalau di hutan inilah Putra Mahkota akan mengalami penyergapan dan percobaan pembunuhan oleh para pembunuh bayaran yang di kirim oleh Pangeran Kedua. Di dalam insiden itu, Putra mahkota terluka parah. Dan sang Kakak yang tidak ikut dalam kepergian Putra Mahkota, tentu saja Dia terhindar dari petaka tersebut. Namun karena Dia merupakan pengawal pribadi Putra Mahkota yang seharusnya selalu bersama sang Pangeran . yang memiliki tugas mendampingi sang Pangeran kemanapun Dia pergi, maka Kaisar memberikan hukuman cambuk 50 kali karena kelalaiannya . setelah kejadian itu, Kakak ketiga terluka parah hingga berada di atas ranjang untuk beberapa minggu.

Namun sekarang semuanya akan berubah, Kakak ketiganya sampai saat ini belum kembali ke kediaman Jendral , berarti dia bersama Putra Mahkota keluar kota . Dan kemungkinan besar saat ini dia sedang bertarung melawan pembunuh bayaran bersama pengawal Putra Mahkota yang lain.

Mengingat semua itu, Guang Manyue mempercepat lari Xiao Hong. Akhirnya tak butuh waktu lama, Guang manyue sampai juga di tempat pertarungan . Dari jauh dia sudah mendengar Samar adanya suara pertarungan. Segera Guang Manyue mempercepat lari kudanya. Tak lama terlihat pertarungan sengit antara pengawal istana milik Putra Mahkota dengan puluhan pembunuh bayaran yang memakai pakaian dan penutup kepala hitam . Guang Manyun melihat Putra Mahkota juga sedang bertarung melawan para pembunuh bayaran bersama para pengawalnya. Benar saja, di antara mereka dia melihat Kakak ketiganya juga bertarung dengan sengit . Mungkin karena Mereka merupakan Prajurit yang harus menjaga keselamatan Putra Mahkota, Guang Manyue bisa melihat kalau para pengawal khusus itu tara- rata ilmunya sangat tinggi. terlihat mereka bertempur dengan gagah berani dan penuh semangat. Menghadapi puluhan Penjahat yang datang tak habis- habis , dengan kekuatan yang tidak di ragukan lagi, mereka bertarung bersama Putra Mahkota melawan para penjahat dengan gigih . walaupun banyak pembunuh bayaran yang datang, mereka tetap bertarung melindungi sang Pewaris kerajaan. Ternyata pembunuh bayaran yang di kirim Pangeran Kedua juga memiliki ilmu yang tinggi juga. Terutama Pria besar dan berotot yang sedang bertarung dengan Putra Mahkota.

Terlihat kelompok Putra Mahkota mulai terdesak. Melihat keadaan seperti itu, segera Guang Manyue melompat dari kudanya dan ikut masuk dalam pertarungan. Melihat ikut campurnya seseorang yang terlihat seorang wanita bertopeng kedalam pertarungan dengan gagah berani dan juga memiliki kekuatan tinggi, membuat salah satu penjahat yang sedang bertarung dengan Putra Mahkota ( Sepertinya Dia Pemimpin pasukan tersebut ) kaget bukan main. sebab dalam sekali lompatan saja, dia sudah membunuh Anak buahnya. buka itu saja, hanya beberapa jurus saja, Dia kembali merobohkan satu anak buahnya lagi. . Melihat semua itu , Pria besar itu melompat meninggalkan Putra Mahkota dan menghadang di depan Guang Manyue. Dia menahan serangan pedang Guang Manyue yang akan menebas kembali salah satu anak buahnya . namun kekuatan tebasan Guang Manyue membuat tangannya bergetar mati rasa. dan tendangan Guang Manyue menghantam dadanya hingga Dia terlempar beberapa meter dan memuntahkan darah segar. Namun sepertinya dia pria yang sangat kuat. Dia berdiri kembali dan berteriak marah.

" Hey kau wanita sialan.. Jangan ikut campur urusan ini, apakah kau ingin mati sia- sia bersama Putra Mahkota Ha...! " Teriaknya marah.

" Jangan banyak bicara , jika ingin melanjutkan tujuanmu, ayo lawan aku.... " Seru Guang Manyue dingin.

" Sombong... Kau tidak tahu tingginya langit wanita sialan. Baik, aku akan menghabisi mu terlebih dahulu...! " Seru Penjahat itu marah. Dia segera menyerang Guang Manyue dengan pedang panjang miliknya. Maka terjadilah pertarungan pria itu dan Guang Manyue. Namun karena ilmu pedang milik Guang ManYue tidak ada tandingannya, hanya dalam beberapa jurus saja, Pria besar tersebut terkena tusuk di dadanya. Dan langsung mati seketika . Melihat sang pemimpin mati, terlihat kelompok pembunuh bayaran tersebut sangat marah. tiga orang segera mengepung Guang Manyue . Dan terjadilah pertarungan beberapa orang tersebut dengan Guang Manyue. Sedangkan Putra Mahkota sendiri kini sedang melawan dua Penjahat lainnya . Melawan kedua Penjahat membuat Putra Mahkota sedikit lega . karena kepala Penjahat tadi sangat kuat dan tinggi ilmunya. Apalagi melihat kepala penjahat itu mati di tangan gadis bertopeng. Membuat Putra Mahkota penasaran pada gadis itu.

Sedangkan Guang Manyue yang Memang mantan Tentara, tidan masalah menghadapi puluhan pembunuh bayaran di depan matanya . Apalagi sekarang kekuatan Kultivasinya sudah berada di tahan Bumi level empat puncak . Membuat Dia dengan mudah melawan Penjahat - Penjahat tersebut. Butuh waktu hampir satu jam untuk bisa melumpuhkan para penyerangnya. Dan tak lama, akhirnya mereka bisa menumpas para pembunuh bayaran tersebut. Walaupun sebagian pengawal terluka termasuk Sang Kakak . Putra Mahkota yang tubuhnya juga terluka, merasakan lega karena selamat dari pembunuhan. Setelah melihat mereka selamat, Guang Manyue mendekati kakaknya dan melemparkan botol kecil berisi beberapa pil penghenti pendarahan.

"bagikan pil di dalam botol ini, agar darah kalian berhenti..." ucapnya perlahan pada Sang Kakak. setelah itu dia segera melompat ke atas kudanya. Saat Putra Mahkota melihat kalau sang Penolong akan pergi, diapun berseru ingin menahan kepergian Wanita bertopeng itu.

" Pendekar, tunggu dulu..! " Seru pangeran Yun Ji Dan saat melihat Guang Manyue melompat keatas kudanya .

" Ada apa yang Mulia.. " Kata Guang Manyue dari atas kudanya. Namun saat melihat mata Guang Manyue terlihat Putra Mahkota tertegun. Dia seolah tenggelam di dalam sorot mata biru kehitaman milik Guang Manyue.

(Mata ini..mengapa aku merasa pernah bertemu dengan mata wanita ini .. dan mata ini.. benat- benar sangat indah dan tajam...) ucap hati Putra Mahkota. Melihat Pria di depannya tertegun, Guang Manyue berkata lagi.

" Ada apa yang Mulia...?" Tanya ulang Guang Manyue yang langsung menyadarkan Putra Mahkota.

"Ah..maaf, Bolehkah kami tahu siapa anda..?" tanya sang Putra Mahkota.

" Nama hamba tidak terlalu penting, lebih baik Yang Mulia segera pergi dari tempat ini, sebelum teman para pembunuh bayaran tersebut datang...lagi pula hamba melihat anda terluka . dan juga para pengawal. Lebih baik anda segera kembali ke istana ..." Ucap Guang Manyue.

( Mana mungkin aku menyebutkan namaku, bisa- bisa Kakak ketigaku tahu siapa aku.. Bukankah lebih baik segera pergi, sebelum pembunuh bayaran kiriman pangeran kedua tahu kalau misi mereka gagal..) ucap Guang Manyue dalam hati. Tentu saja Feng Sao Yang kaget saat mendengar suara hati sang Adik, dia ingin berteriak memanggil namanya, namun dengan segera menahan keinginannya. Karena dia sadar kalau bukan hanya dia yang ada di tempat itu.

(Adik.. Ternyata kau yang telah menolong kami. Ternyata adikku bisa ber kultivasi dan memiliki kekuatan yang cukup tinggi. Apakah kedatangan dia kemari memang dia sengaja, karena Dia tahu kalau kami akan celaka..? Tunggu... Ini pembunuh bayaran yang di kirim Pangeran Kedua ..? Benarkah..? Lalu dari mana dia tahu semua itu.. Ya Dewa... Apakah Yue'er tahu masa depan yang akan terjadi pada kami itu benar adanya..? ) seru Sao Yang dalam hati .

"Maaf Yang Mulia hamba tidak bisa membantu kalian kembali ke istana, sampai jumpa.. " Segera Guang Manyue memacu kudanya kembali ke Kota.

Yang tidak di ketahui oleh mereka adalah , lengan kanan Guang Manyue terluka karena terkena pedang dari salah satu pembunuh bayaran . Untung saja dia segera meminum pil penghenti pendarahan . Dia terluka saat dia agak ceroboh tidak cepat menghindar ketika dia melihat Putra Mahkota kena tebas senjata musuh. Untunglah luka Manyue tidak terlalu dalam. Sesampainya di gerbang kota, Guang Manyue mengurangi kecepatan kudanya , tidak seperti saat berangkat tadi .

Ketika sampai di samping kediaman sang Jendral, Guang Manyue segera memasukkan kembali kudanya kedalam Dunia kecil. Setelah itu dia segera masuk kedalam kediaman sang Jendral dengan melompati tembok pagar. Dengan segera dia masuk kembali kedalam Kamarnya . Dan langsung masuk kedalam Dunia kecil untuk merawat lukanya.

" Tuan.. Kau terluka...! " Seru Liuli dengan wajah cemas.

"Jangan cemas aku terkena Pedang salah satu pembunuh bayaran. " Ucap Guang Manyue.

" Tapi pedang itu memiliki racun di bilanya. Tuan.. Lihat kulit di sekitar luka, sudah terlihat warna hitam samar. Untung saja darah tuan bisa menawarkan racun...hamba melihat racun ini sangat ganas. Makanya luka anda sedikit berwarna hitam. Jika ini orang lain, mungkin mereka sudah mati ..." Ucap Liuli.

" Kalau begitu aku akan berendam di Sungai Air Suci.. " Ucap Guan Manyue.

" Benar tuan...sisa racun akan larut dalam air suci... " Segera Liuli mengajak Guang Manyue pergi ke sungai air Suci. Dengan masih memakai pakaian Prianya, Guang Manyue masuk kedalam sungai dan merendam diri. Sambil berendam Dia ber kultivasi. Lima jam kemudian, Dia keluar dari dalam sungai.

" Tuan.. Bolehkah Liuli ikut keluar menemani tuan...! " Seru Gadis kecil itu sambil terbang di dekat Guang Manyue yang melangkah menuju kediaman kecil mereka.

"Kau ingin keluar...?" Tanya Guang Manyue.

"Benar tuan...boleh ya...Liuli tidak akan membuat masalah kok..." Ucap peri kecil dengan wajah manja .

"Baiklah kau boleh keluar bersamaku , tapi janji jangan sampai jauh dariku, aku tidak ingin kau keluar malah membahayakan keselamatan mu.." Ucap Guang Manyue .

"Baik tuan.. Liuli janji..." seru Liuli dengan wajah gembira.

"Tuan... Hamba merasa kekuatan anda kembali meningkatkan. Sepertinya akan menerobos ke tingkat level lima tahap Bumi . Apakah anda tidak merasakannya, Tuan...?" " Ucap Liuli dengan wajah kaget.

" Benarkah.. Aku memang merasakan kekuatanku mengalir deras, tapi aku tidak menyangka akan mengalami terobosan lagi. Aku jadi heran, kenapa kultivasi ku sangat cepat meningkat.. " Ucap Guan Manyue keheranan .

"Hamba juga tidak tahu Tuan.. Mungkin ini yang di namakan jenius sejati Kultivasi.. " Jawab Liuli.

" Mana mungkin Li.. Tapi kita juga harus bersyukur. Dengan kekuatanku semakin tinggi, maka kau juga mendapatkan manfaatnya. Ya sudah ayo kita lihat dua binatang kecil itu setelah aku ganti baju .. " Ajak Guang Manyue.

" Baik Tuan.. " Merekapun sampai di rumah kecil mereka. Guang Manyue segera masuk kedalam kamarnya dan mengganti pakaian yang dia kenakan tadi pagi . Setelah itu mereka segera pergi menuju menara. Saat membuka pintu menara, Guang Manyue merasakan aura dari pedang inti es. Sepertinya pedang ini ingin berbicara dengannya. Perlahan dia mendekati pedang tersebut.

" Kau ingin berbicara dengan ku...?" Tanya Guang Manyue .

"Benar Tuan...hamba sudah merasakan kalau kekuatan yang anda miliki mampu mempelajari ilmu hati emas..." Ucap Pedang Inti Es.

"Aku tahu.. Akan aku lakukan beberapa hari lagi..." Jawab Guang Manyue.

"Trimakasih Tuan... Dengan kekuatan ilmu Hati Es yang akan anda pelajari, anda bisa segera menggunakan hamba..." Ucap Pedang Es .

"Jangan khawatir, aku akan segera mempelajarinya..." Jawab Guang Manyue. Guang Manyue memang sudah melihat catatan ilmu hati Es . Tapi untuk mempelajari kekuatan itu, di butuhkan kekuatan yang cukup besar. Serta mental yang sangat kuat . karena itu Guang Manyue tidak berani mempelajarinya saat kekuatannya masih rendah. Setelah berbicara dengan pedang Inti Es, Guang Manyue segera pergi ke lantai Dua. Tempat dua Singa emas berada . Ketika sampai di dekat pembaringan dua bayi Singa emas tersebut, Guang Manyue melihat dua binatang kecil itu sudah membuka matanya dan berusaha untuk bangun. Melihat itu, Guang Manyue segera mengangkat keduanya. Dan memindahkan tempat tidur mereka di lantai yang sudah dia lapisi dengan kain tebal yang sudah dia sediakan . Karena Dia takut mereka jatuh kebawa saat mereka tidak ada yang menjaga. .

udahan dulu ya.. aku lanjut pada episode selanjutnya.

Bersambung

1
Erna Fkpg
pokoknya selalu yg terbaik ceritanya kak🙏🙏🙏
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Wwaahh bakal jadi rebutan duo pangeran nih Manyeu 🤣😅🤭
Faizah Muzdalifah
Ditunggu double upnya Kak Res 🙏🙏💪💪💪
Dwi Setyaningrum
ahh so sweett pangeran..😁
@Mita🥰
yeee calon istri 🥰🥰🥰
Mommy Ayu
waaaa.... rupanya pangeran Huang sudah menjatuhkan pilihan hatinya pada Manyue. semakin seru nih ceritanya.
ayo lanjut up lagi Thor..... untuk menambah semangat updatenya aku kirim secangkir kopi nih ...semangat ya thor...... 💪💪
Sekar
💪💪💪💪💪💪💪💪💪
Mydar Diamond
💪 upnya thor moga sihat selalu ya
Kusii Yaati
kak Resti tidak bisakah sehari update 2 bab gitu 🤗
Sribundanya Gifran
lanjut
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
🤣🤣 Puas kali si kake klp guru Wang abis dimarahin cucu na 😅
keyza formoza
Thor KPN double up lagi
Rosalinda Yo_2
pengumuman itu harus...biar jelas dan semua orang tau....
mari kita liat bagaimana nanti mukanya si anak angkat...🤭🤭🤭🤭
Rosalinda Yo_2
seru Thor 🙏
terimakasih sudah kembali menulis 🥰🥰🥰
@Mita🥰
setuju aku sama pendapat kakek 😍😍😍
Mommy Ayu
kakek fang benar ... memang harus di umumkan tuh siapa sebenarnya Manyue. biar fang Li dan teman temannya tidak semena mena lagi.
ayo lanjut up lagi Thor..... semangat ya 💪💪.... secangkir kopi untukmu
Dwi Setyaningrum
ya perlu pengakuan itu Guang manyue jd ga dibully terus sama fei li nan biar masyarakat juga tau siapa yg anak kandung siapa yg anak angkat..
Sekar
seru💪💪💪💪💪💪💪💪💪thor
Mydar Diamond
lanjuutt upnya thor 💪 ya
Sekar
😍😍😍😍😍😍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!