NovelToon NovelToon
Istri Kedua

Istri Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 5
Nama Author: gustinara

Kini aku sudah resmi menjadi istri dari Anggara Putra Gibson. Namun, aku menjadi istri kedua. Aku yang masih duduk di perkuliahan semester delapan, menyusun skripsi sembari menata hidup baru bersama lelaki yang sudah mempunyai istri itu, dan dia adalah suamiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustinara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#9 PERTEMUAN KELUARGA

Happy Reading

**

Now playing // Taylor Swift - Wildes Dream

**

Luna pov

Sebenarnya aku tak mau menerima tawaran itu. Pasti menurut kebanyakan orang bila tahu tentang keadaanku saat ini, aku seperti Cinderella. Wanita kekurangan yang teraniaya lalu tiba-tiba ada ibu peri yang memberikanku sihir. Menjadikanku seorang putri untuk datang ke istana dan mencuri hati seorang pangeran yang mungkin bisa merubah nasibku. Tidak, nasib itu tidak akan pernah aku dapatkan.

Namun tadi pagi setelah aku bertemu tuan Richard, aku tertidur pulas karena lelah akan aktivitas memanenku. Dan aku bermimpi. Aku bermimpi ayahku meninggal, sungguh menyakitkan bukan? Mimpi disiang bolong itu membuat aku sangat sedih dan untungnya itu hanya mimpi.

Aku berusaha menghapus kesedihan itu dengan membersihkan diri. Sebelum akhirnya Reno mengetuk pintu kamarku untuk membantunya memotong rumput. Hingga aku berfikir lagi untuk menerima tawaran pernikahan konyol majikan tukang minum tidak tahu waktu itu.

Pagi ini aku akan pergi ke yogjakarta bersama calon suamiku, maksudnya suami orang lain yang akan menjadi suamiku secara sah namun tidak ada ikatan batin. Sungguh aku berasa mimpi, ada senang dan sedih. Senang karena aku menikah dengan tuan Anggara yang tampan rupawan juga lelaki cerdas dan mapan. sedihnya karena selain aku istri kedua, pernikahan ini hanya sementara dan pada akhirnya aku akan menjadi janda.

Aku kira pagi ini hanya aku dan tuan Anggara yang akan berangkat. Namun nyonya Nida dan tuan Richard juga ikut. Tuan Adhitya juga ikut bersiap hanya saja dirinya beda tujuan, ia akan kembali ke Semarang.

Terlihat air muka bahagia di pasangan suami istri tuan besar dirumah ini, terutama nyonya Nida. Saat pertama bertemu pagi-pagi untuk memasukan barang kedalam mobil, ia memelukku erat. Mukanya sumringah bahagia dan menatapku berbinar. Entah mengapa karena aura bahagia yang majikanku tunjukkan, aku ikut merasa bahagia. Sesungguhnya aku gugup namun aku bahagia sekarang.

Kami turun di Bandara Husein Saastranegara. Tentu saja kami menaiki kelas layanan pesawat First Class. Mengingat majikanku sangat kaya, hanya membayar aku seorang tidak akan membuat dirinya miskin.

Sebenarnya aku takut naik pesawat, walaupun ini First Class. Aku mencoba menutupi ketakutanku itu dengan memasang muka biasa saja, tidak gugup. Pramugari sudah menyuruh kami untuk mematikan ponsel karena pesawat akan take off. Ini yang paling aku benci, suara kencang dan getaran yang mampu membuat diriku takut. Dan bodohnya aku tidak membawa penutup telinga.

Aku duduk bersebelahan dengan calon suamiku dan nyonya Nida berada di kursi seberangku bersama tuan Richard. Aku menoleh kepada pasangan tersebut, dan ternyata nyonya Nida juga sama. Ia mempunyai ketakutan saat pesawat take off atau landing. Walaupun ia sudah biasa bepergian jauh, tetapi ketakutan ini masih ada. Ia sedang dipeluk oleh suaminya seolah sedang ditenangkan.

Aku hanya bisa memejamkan mataku. Mencoba menstabilkan ekspresiku dan mencoba memikirkan yang indah indah saja. Namun hal tersebut tidak mengurangi rasa takutku. Tanganku mengepal dan keningku mulai berpeluh. Biasanya jika begini, aku akan memeluk lengan seseorang dan kepalaku aku minta untuk diusap agar tenang. Aku sangat takut.

Anggara yang disebelahku memperhatikanku dan merogoh tas kecilnya, mengeluarkan sepasang earphone untuk ia berikan padaku. Dengan sigap aku menerimanya namun rasa takut itu masih ada. Aku terus mencoba tenang namun tetap tidak bisa, aku meremas celana bahanku yang tak terlalu ketat itu. Dan tiba-tiba tangan besar meraih tangan kananku dan mengelusnya lembut.

Anggara memengangi tanganku dan mengelus juga sesekali menepuk-nepuknya. Bukannya semakin tenang, tetapi jantungnya menjadi berpacu cepat. Oh tuhan, jangan sampai aku jatuh cinta padanya.

***

Sengaja Luna tidak memberitahu keluarganya akan berkunjung, karena pasti bila diberitahu keluarganya tidak akan setuju akan keputusannya itu. Ya walaupun begitu, setidaknya Luna harus memperkenalkan keluarganya kepada keluarga calon suaminya ini agar mereka tahu bahwa Luna bukan wanita jahat atau wanita tidak punya keluarga. Disini, Luna menganggap bahwa pernikahan ini benar sungguhnya.

Tentu saja Randi ayahnya Luna terkejut saat anaknya berkunjung bersama dengan orang yang terlihat berada. Randi dulu mempunyai aura itu, aura kekuasaan. Walaupun memang bisnisnya tidak sebesar dan sebanyak Richard, tetapi kekayaan Randi cukup memadai untuk tinggal di Jakarta dengan kehidupan yang mewah dan rumah yang besar juga membesarkan kedua anak gadisnya. Namun karena kelicikan seseorang dan ketidak telitian Randi dengan celah yang sedikit, orang licik tersebut mampu menjatuhkan Randi sejatuh-jatuhnya hingga seperti sekarang.

Sebenarnya pendidikan bukan tidak penting, menurutnya wanita hanya untuk menjadi ibu rumah tangga seperti istrinya yang ia temui di desa saat ia sedang menaiki gunung merapi. Namun pengertiannya salah. Ia menyesal tidak memaksa

Vanni untuk kuliah dan untuk menjadi orang yang lebih tinggi derajatnya. Pendidikan tidak penting hanya sebuah alibi sekarang untuk anak bungsunya karena ia tidak bisa membiayai sepenuhnya.

Keluarga Richard duduk dikursi panjang yang terbuat dari kayu jati. Rumah khas juga interior yang terlihat legenda dan aroma kayu dimana-mana membuat suasana dirumah ini sejuk dan tenang. Bagus untuk tempat peristirahatan. Juga tanaman dan bunga-bunga yang indah di halaman depan dan belakang, membuat Nida berbinar-binar karena bunga disini sangat indah.

"Perkenalkan pah, ini tuan Richard" Luna menunjuk sopan kepada Richard "ini nyonya Nida" tunjuknya lagi "dan ini tuan Anggara, anak dari mereka" tunjuknya lagi kepada lelaki matang yang sekarang mengenakan kemeja hitam dan celana bahan berwarna navy.

"Dan tuan, nyonya dan tuan Anggara. Ini keluarga saya. Ini ayah saya dan ibu saya. " ucap Luna setelah ibunya menyuguhkan minuman dan duduk di samping ayahnya. "Kakak saya belum sampai kesini karena kita datang mendadak" sambung Luna.

"Baiklah.. jadi ini ada apa pak? Apa Luna melakukan kesalahan? Saya tahu kalian adalah keluarga dimana Luna bekerja tiga tahun terakhir " ucap Randi ramah. Lintang ibu Luna terlihat sedikit gugup dan khawatir. Pikirannya berjelajah karena takut anak bungsunya membuat ulah.

"Begini pak Randi, bukan maksud kami tidak sopan. Tapi kami bertamu kesini karena ada maksud tertentu " ucap Richard. Randi sedikit berfikir, takut Luna dihamili oleh seseorang atau melakukan kerusakan kerja yang besar. Randi hanya mengangguk sambil mencoba tenang, mukanya masih ramah.

"Kami kesini untuk meminta restu anda dan istri anda kepada Luna, bahwa Luna akan menikah dengan anak kami. Anggara" ucap Richard dengan lebut dan intonasi yang baik.

Randi sedikit terkejut begitupun dengan Lintang. Luna terlihat sangat gugup sekarang, ia tak menyangka hal ini akan terjadi. Randi menghela nafas dan sedikit menegakkan badannya.

"Begini pak Richard. Saya tidak melarang dengan siapa anak saya menikah. Tetapi dengan keadaan seperti ini, saya takut Luna tidak pantas menjadi menantu anda. Terlebih saya tahu keluarga anda adalah keluarga terpandang " ucap Randi dengan segala kerendahan hatinya. Nida tersenyum saat Randi mengatakan itu.

"Kami tidak mempermasalahkan apapun pak. Dan saya sebagai ibu Anggara sangat menyukai anak bapak ini. Ia sangat baik dan pintar, ia tipe menantu yang baik " ucap Nida tak melunturkan senyumannya sedikitpun. Luna hanya bisa menelan salivanya berkali-kali. Randi hanya mengatur nafas karena ia tak mau salah bicara.

"Bagaimana dengan kuliahmu, Luna?" Kini ibunda Luna yang berbicara.

"Semua berjalan lancar ma, aku minggu depan sidang dan akan segera wisuda. " ucap Luna.

"Terserah kamu, papah tidak mampu melarangmu apapun. Bila kamu bahagia dengan keputusan ini, maka lakukanlah apa yang membuatmu bahagia " ucap Randi dengan lembut. Luna memejamkan matanya dan menghela nafas dalam-dalam. Bahagia? Apa Luna bahagia? Menikah dengan seorang pria matang dan mapan, apalagi dia sudah beristri. Dimana letak bahagianya? Dan letak kebanggaannya? Dimana? Namun Luna hanya bisa berbohong karena apapun itu, Luna hanya ingin orang tuanya bahagia dan cepat sembuh. Luna mengangguk mantap dan tersenyum pada Randi dan melukiskan senyum manisnya. Matanya terlihat berkaca-kaca.

"Namun Luna akan menjadi istri muda saya" ucap Anggara dan sekarang Anggara sedang dipelototi oleh semua tuan rumah disana.

***

Ada yang nunggu cerita ini?

Dilike yuk biar aku up nya makin semangat😍

1
Amilawati
cerita versi pelakor ini,,,pelakor ttp pelakor yg menjijikan TDK ad pelakor baik, cerita ini hanya hayalan seorang pelakor
Siska Siswanto
kapan ni up-nya?
🐧 Pororo 🐧
please, jangan stop lagi yah kak 🙏
Zenecka
ah happy bgt novelnya lanjut lg... sehat selalu kaaaa /Kiss/
Yovita Sintadewi
ya selalu aku lihatin, tidak ada kelanjutannya, dah hampir 1 thn thor
Tiwik Firdaus
emang udah diurus surst cerai terus udah diserahkan kembali kepada kefua orang tuanya dan menjelaskan semuanya bahwa anak yang dikandung silvi bukan anaknya
Tiwik Firdaus
ceraikan saja silvi udah selingkuhan kamu aja katanya diselidiki kok ngak ketauan2 sekingkuh to silvi kapan terbongkarnya masak nunggu sampai lahir baru ketsuan
Tiwik Firdaus
kebanyakan mikur anggara jadi bodoh sekarang
Tiwik Firdaus
makanya jadi laki jangan diam saja seperti kambing congek selidiki yang serius mana ada wanita hamil diantar kedokteran suaminya ngak mau masuk akal ngak hadi oria bodoh banget kamu katanya pinter jadi ceo kok bodoh jadi suami
Tiwik Firdaus
jangan percaya anggara kalau kamu udah lama ngak berhubungan badan sama dia kan twrus katanya kamu mengawasi silvi tau dong kalau silvi sering ketemuan sama mantan pacarnya
Tiwik Firdaus
biasa ngak ada tampan2nya sama sekali
Qorie Izraini
karena terlalu cinta kang Angga jd begi dan labil

kasihan mbak luna yg jd korban.
tapi y sdh lah, takdir kehidupan terus berlanjut, dengan jln ny masing2
Qorie Izraini
si jalang kena karma 😀😀😀
Mugi yg bosan dengan usaha ny tuk tanggung jawab pergi.
raasain lo dilvi nikmati hasil yg kau tanam
Qorie Izraini
lah udah taumlm pertama ny sama silvi jln tol, msh saja cinta setengah mati, gsk bisa mov on lg.
pantes aja si silvi ngelunjak.
Anggara ny yg bego
Qorie Izraini
dasar jd suami kok bego amat
udah di selinguhi, masih ja mau baikan.
stukurin ..bakalan ngebesarin anak orang yg nitip benih ny ke rahim silvi
Qorie Izraini
dasar istri jalang...
tapi takut di cerai kan 😀😀😀
takit gsk dapatateri dari kamg Anggara 😁😁😁
Qorie Izraini
sombong banget kang anggara, bikang gak tertarik.ntar bucin baru tau rasa.atau....
gak bisa mov on dari istri tercinta ny yg terang2 an selingkuh di belakang ny.
nino
thor ini upnya 2 tahun lagi ya
amalia
keren bgtt cerita nyaaa👏👏👏👏👏
amalia
apa suami nya nadine.selingkuh sm silvi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!