Arya Dzaky Pradana adalah sosok laki-laki yang sederhana. laki-laki yang pendiam namun tegas, usia Arya sekarang sudah 25 tahun dan sampai saat ini Arya masih menikmati kesendirian nya, karna Arya percaya jika allah sudah menyiapkan jodoh terbaik untuk nya.
Annasya adreena saila adalah seorang gadis yang cukup bar-bar, Aca adalah panggilan untuk nya ia sangat tidak suka jika di kekang sehingga membuat kedua orang tua nya sangat frustasi dengan tingkah gadis itu, Aca kini berusia 23 tahun dan sudah lulus kuliah di jurusan tata boga, ya walaupun bar-bar namun Aca sangat mahir dalam hal masak-memasak walaupun hampir tidak pernah ia memasuki dapur dan jangan lupa kan jika Aca juga mahir dalam ilmu beladiri.
penasaran dengan kisah mereka berdua? yuk mampir jangan lupa dukungan nya 😘😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon emak naufal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 9 : Sahh
Waktu sudah menunjukan pukul 9 pagi dan Ibu dari Arya baru saja sampai dengan satu adik nya yaitu Rini sedang kan Eza tidak bisa ikut karna harus sekolah terlebih ia akan ada kegiatan penting lusa.
Wanita bernama Fatimah itu langsung memeluk sang putra karna rasa rindu yang menggebu sebab Arya sudah tidak pulang selama 3 bulan, dan sekali nya mereka bertemu harus dengan keadaan seperti ini dan tidak lupa Rini pun menyalami abang nya itu.
" Ya allah Arya anak kasep Ambu, kumaha kabar nya nya sayang ?" Tanya Ambu Imah dengan mata yang berkaca-kaca seraya menangkup wajah Arya yang sedikit lebih tirus daru terakhir mereka bertemu.
" Alhamdulillah Ambu, Ambu sendiri gimana sehat kan, maaf Arya gak bisa jemput Ambu sama Rini tadi ke terminal !" Jawab Arya memberondong dengan pertanyaan membuat Ambu Imah tersenyum ke arah Arya.
Memang tadi Arya meminta tolong para bang Ilham untuk menjemput Ambu dan adik nya di terminal, kebetulan bang Ilham itu adalah supir taksi online
" Alhamdulillah Ambu selalu sehat, jadi gimana kelanjutan nya !" Ucap Ambu Imah lalu bertanya pada Arya.
Arya langsung menatap sang ibu dengan sendu, terlihat jelas tatapan bersalah nya karna sudah membuat keluarga malu karna ia kena grebek, Arya langsung mengambil tangan Ambu Imah dan mencium punggung tangan tua itu dengan terus menggumam kan kata maaf.
" Maafin Arya Ambu sudah buat Ambu malu, tapi demi allah Arya sama sekali gak berbuat macem-macem dengan gadis itu. Arya hanya berniat menolong nya karna rasa kemanusiaan !" Jelas Arya dengan penuh rasa sesal membuat Ambu Imah menepuk punggung anak bujang nya itu, eh salah calon mantan bujang karna sebentar lagi Arya akan melakukan ijab Qobul.
" Ambu percaya sama Arya karna anak Ambu gak mungkin ngecewain Ambu, apalagi Arya punya adik perempuan gak mungkin kan kalo Arya berbuat kaya gitu !" Ucap Ambu Imah membuat Arya mengangguk kan kepala nya.
Saat mereka sedang bermelow-melow Ria pak Rt datang dan mengatakan jika ijab qabul akan segera di lakasana kan.
Pernikahan mereka akan di lakasanakan di rumah pak Rt dan semua persiapan sudah di tangani oleh pihak perempuan lebih tepat nya mama Anin lah yang sudah menyiap kan semua termasuk jamuan untuk para warga yang hadir, jujur saja Arya sangat malu saat ini karna ia tidak bisa berbuat apa-apa palagi harus mengeluarkan uang untuk pernikahan ini karna tabungan Arya sudah ia pakai untuk kebutuhan nya dan juga akan ia gunakan untuk mahar.
Sedang kan di dalam sebuah kamar di rumah pak Rt Aca sudah selesai di dandani, walaupun hanya menggunakan kebaya sederhana namun tidak membuat kecantikan Aca tertutup justru ia terlihat sangat anggun.
Sedari tadi Aca hanya terbengong meratapai nasib yang harus menikah saat ini, jujur saja Aca belum siap untuk menjalani biduk rumah tangga namun mau bagaimana lagi ini semua juga karna ulah nya yang terlalu bar-bar.
" Bang Arya galak gak sih ya, jangan sampe gua kena azab dapet suami nyebelin karna ngelawan terus sama mama papa !" Gumam Aca yang pikiran nya kini sudah kemana-mana.
Aca hanya menangis sebentar tadi saat melihat papa Arka yang murka, namun kini ia sudah nampak biasa saja terkesan tidak terjadi apa-apa, emang bener-bener somplak si Aca ini.
Kini Arya dan Aca sudah berada di hadapan penghulu, dengan kekuatan uang semua ajan sat set sat set kelar, begitu pun dengan semua persiapan ini yang hanya membutuh kan waktu beberapa jam saja.
Ambu Imah juga sudah sempat mengbrol dengan mama Anin dan papa Arka, mereka sama-sama meminta maaf karna kelakuan anak mereka, terlebih mama Anin dan papa Arka yang sangat malu karna semua ini di sebab kan oleh anak perempuan mereka yang terlalu banyak tingkah.
" Saya terima nikah dan kawin nya Annasya Adreena Saila Bunti Arkana Jaelani dengan Mas kawin tersebut di bayar tunai !" Ucap Arya Dengan lantang dan di sambut dengan kata Sahhh oleh kedua saksu dan para warga.
Kini Arya dan Aca sudah resmi menyandang status sebagai suami istri dan buku nikah mereka akan jadi dalam 3 hari lagi.
Aca mencium punggung tangan Arya karna kode dari mama Anin dan Arya pun membalas dengan mencium kening Aca atas bisikan sang Ambu dan juga cubitan kecil di pinggang nya karna Arya sempat menolak untuk mencium kening Aca.
Jujur saja ini pertama kali dalam hidup Arya mencium kening seorang wanita selain ambu dan adik nya Rini.
" Silakan di pasang cincin nya Mas Arya dan mba Aca !" Ucap pak penghulu dan langsung di laksanai oleh mereka berdua.
Sebelum sampai di rumah kontrakan Arya Ambu Imah dan juga Rini mampir terlebih dahulu ke sebuah toko mas yang berada di pasar yang tidak jauh dari kontrakan Arya dan Arya pun berniat untuk mengganti uang Ambu tapi Ambu Imah menolak dan berkata bahwa itu adalah kado dari nya untuk Arya karna sekarang Arya sudah menikah, dan Ambu juga berkata kalau uang milik Arya lebih baik di gunakan untuk keperluan lain karna sekarang ada Aca yang harus Arya tanggung.
Ambu Imah memang sudah menyiap kan tabungan untuk biaya pernikahan Arya nanti karna Arya adalah anak laki-laki pertama, namun siapa sangka jika Arya akan menikah secepat ini, karna Arya berkata ingin menikah di usia nya yang ke 30 tahun, namun apa boleh buat Jodoh dari allah sudah di depan mata sehingga hanya itu lah yang mampu Ambu berikan untuk pernikahan Arya dan Aca.
Selesai memakai cincin dan di berikan beberapa wejangan oleh pak penghulu akhir nya acara ijab Qabul pun selesai dan Mama Anin pun mempersilakan pada mereka untuk mencicipi hidangan yang sudah di sedia kan.
Kini Mama Anin, papa Arka, Ambu Imah, Rini dan juga pak Rt sedang berkumpul untuk mengobrol ringan dan tidak ketinggal kedua pasangan pengantin baru itu.
" Aca sekarang kamu udah sah menjadi istri Nak Arya dan sudah kewajiban kamu untuk ikut kemana pun suami kamu tinggal, jadi mulai hari ini kamu akan tinggal bersama Nak Arya, barang-barang kamu akan di antar oleh pak cokro siang nanti !' Ucap papa Arka mengejut kan mereka semua terlebih Aca.
" Maksud nya papa ngusir Aca gitu ?" Tanya Aca dengan mata yang sudah berkaca-kaca menatap papa dan mama nya dengan tatapan nanar.
" Mana mungkin papa mengusir anak papa sendiri, tapi sekarang tanggung jawab kami sudah berpindah ke nak Arya jadi kamu sekarang harus nurut dengan Nak Arya, pintu rumah akan selalu terbuka untuk kalian jika kalian ingin berkunjung ke sana !" Ucap papa Arka lagi namun bibir Aca tetap mengerucut mendengar nya.
" Dan mulai sekarang uang jajan kamu juga papa stop !" Sambung papa Arka membuar Aca membelalakan mata nya.
" What the hell !" Umpat Aca.
*
*
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
# Happy Reading 😘😘😘
semangat dgn karya selanjutnya 💪💪
nyimak, thorqu
up nya jgn lama² ya Thor.. 🤭😂