NovelToon NovelToon
Pesona My Hot Bodyguard

Pesona My Hot Bodyguard

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:80.4k
Nilai: 5
Nama Author: Najwa Camelia

Kesalahan satu malam yang Azkia dan Jonathan lakukan membuat perjodohan yang telah ditolaknya menjadi semakin dekat.

Bagi Azkia melupakan malam itu adalah jalan keluar yang terbaik.


Tapi takdir berkata lain, di saat ia berusaha melupakan kejadian malam itu. Ia malah dipertemukan dengan si pria tampan yang telah merenggut kesuciannya.

Jonathan Edward adalah Bodyguard yang disiapkan oleh papanya, sekaligus pria tampan yang ingin dilupakan oleh Azkia.

Lalu bagaimana caranya agar Azkia bisa move on dari pria tampan itu, jika setiap hari selalu bersama?
Akankah usahanya berhasil?
Ikuti kisahnya hanya di sini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Najwa Camelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lelah

Hari yang melelahkan plus menyebalkan bagi Azkia. Semua itu, gara-gara satu orang penyebabnya yang menjadi biang rusuh, yaitu Jonathan. Sang bodyguard tampan.

Azkia berjalan mendahului Jonathan menuju parkiran mobil. Sederetan bait-bait puisi yang dikumandangkan Kia dari tadi tak membuat Jonathan marah pada Nona majikannya itu. Joe menahan tawanya melihat tingkah lucu Kia yang berjalan menghentakkan kakinya dengan bibir yang sudah maju beberapa senti.

Dia jauh tertinggal beberapa meter di belakang wanita yang mencepol rambutnya memperlihatkan leher jenjangnya yang mulus. Bagi orang yang tidak mengenal siapa Azkia pasti akan meleleh daun telinganya, akibat kata-kata pedas level sepuluh yang keluar dari bibir pinknya itu.

Azkia geram karena ulah sang bodyguard good looking nya itu. Dari yang tiba-tiba memeluknya, lalu menciumnya dan sekarang Jonathan masih sempat-sempatnya tebar pesona dengan sekretaris PT. GLOBAL SEMESTA. Seusai meeting kerjasamanya.

Bagaimana Azkia tidak marah?

Tubuh Azkia sudah lelah lemas dan hampir saja pingsan. Seabrek jadwal hari ini harus Azkia jalani.

'Beneran nggak enak banget jadi pemilik perusahaan. Dari covernya saja enak dilihat, tapi setelah menjalani dengan segudang jadwal pekerjaan yang harus diselesaikan membuat ambyar hidupku,' oceh Kia dalam batinnya. 'Sungguh berat pekerjaan Papa selama ini, tapi Papa selalu tersenyum di depan keluarganya. Meskipun lelah sudah menyerang tubuhnya. Tidak hanya memikirkan keluarganya saja, tapi nasib ribuan pekerja yang dibawah tanggung jawab Papa. Sungguh besar jasa Papa. Namun, sifat Papa yang selalu mengayomi keluarga dan juga para karyawannya,' itulah yang membuat hati Azkia menjadi terenyuh terharu.

Azkia sudah berkacak pinggang di depan pintu mobil range rover warna silver metalic miliknya. Bibirnya tidak berhenti mengomel disertai pelototan geram pada si bodyguard gedebuk. Ternyata acara menggerutunya sejak tadi tidak digubris oleh Jonathan. Ia malah asik bersenandung menirukan penyanyi yang melantunkan lagu lewat benda pipihnya, yang tersambung dari sepasang handsfree membelai syahdu runggunya.

Setelah Jonathan berhenti tepat di depan Azkia berdiri, lalu membukakan pintu mobil untuk penumpang. Tapi lagi-lagi Azkia justru makin sewot saat menoleh ke arah telinga Jonathan. "Astaga, Gedebuk! Dari tadi aku ngoceh tidak kamu respon ternyata ada benda ini yang nangkring di telinga kamu!" kekesalan Azkia kembali tumpah ruah. Dia mendekati tubuh Jonathan, lalu menarik sepasang kepala handsfree yang bertengger di sana. "Tega kamu Jonathan! Dari tadi kamu mengabaikan aku hanya gara-gara benda itu!" pekik Azkia memukuli punggung Jonathan. Rasanya murka ingin sekali Kia menggigit telinga sang bodyguard. "Iihhh, pingin nelan kamu hidup-hidup!" Azkia sudah mengepalkan tangan, hendak diayunkan ke muka Jonathan. Namun, melihat reaksi Jonathan yang melihatnya tanpa dosa membuat Azkia semakin gemas. "Iihhh, nggak harus begini juga kan mukanya!" Azkia menarik pipi kiri dan kanan Jonathan berbarengan.

"Eh, sakit pipi aku. Kalau ditarik begitu, Nona manise," balas Jonathan yang memegang kedua tangan Azkia yang masih menempel sempurna di kedua pipi Jonathan.

"Kapok! Biar molor sekalian itu pipi bakpao kamu!" Azkia menjawab, lalu membuka pintu mobil penumpang yang di samping supir.

"No.. No.. Tidak bisa ini!" dengan cepat Jonathan menutup kembali pintu yang sudah terbuka dengan tangan kirinya, lantas menarik maju tangan Kia.

Bugh

Tubuh Kia menempel di dada bidang Jonathan. Yang seketika membuat semringah lebar di bibir sexy Jonathan. Tapi sebaliknya, bola mata Kia menatap datar wajah sang bodyguard.

"Hmmm.. Jadi anak itu jangan bandel!" Azkia mencubit kenceng dada Jonathan yang mendapat ringisan dari si empunya.

Sedetik kemudian, mata Jonathan teralihkan pada wajah cantik Azkia. Terbitlah senyuman yang sulit diartikan oleh wanita yang berdiri mematung dengan bibir menganga.

Lantas Jonathan menurunkan jemari Azkia dengan sopan. "Terimakasih cubitan manis legitnya."

Azkia menggedik bahu sambil berusaha meloloskan jemarinya dari genggaman tangan Jonathan. "Ngawur!" jawabnya singkat.

'Kudu kuat segalanya ini!' gumam Jonathan meraup kasar wajahnya.

Kuat apa dulu? Kuat kantongnya? Kuat Iman apa Imronnya? Kuat malu? Kuat tahan?

Bagi Jonathan harus mempersiapkan mental yang super baja, apalagi harus berdampingan setiap hari dengan wanita pemilik wajah yang good looking, bisa meronta-ronta benda primitif nya yang sudah lama tidak main engkle.

Seperti kejadian barusan, bulu romanya tiba-tiba merinding disko terasa meremang saat jari-jari lentik Nona majikannya itu bermain menekan tombol on off di dadanya.

Jika melihat tampang si Jonathan, pasti banyak orang mengira kalau dia seorang player. Namun nyatanya pengalaman pertamanya adalah bersama Azkia, waktu itu.

Sekujur tubuh Azkia di serang lelah. Nyaris sepuluh jam dia sibuk dengan jadwal pekerjaannya hari ini. Beda dengan sewaktu kuliah dulu. Lelah fisik bisa hilang dengan dibuat berkumpul dengan sahabatnya, bercanda berbagi keluh kesah akan berangsur hilang. Namun, kali ini. Azkia benar-benar harus bisa menjadi wanita yang tangguh dan mandiri.

Sejujurnya, Azkia takkan sanggup dengan semua pekerjaan yang segunung itu. Tapi dia tidak mau mengabaikan begitu saja tugas yang diembannya dari sang Papa. Hanya dia putri satu-satunya yang harus turun mengantikan sang Papa.

Jonathan sudah memarkirkan Range Rover silver metalic itu dalam garasi. Tapi wanita cantik yang tertidur pulas di samping kursi kemudinya itu tidak terganggu sama sekali.

Jonathan menatap ke arah wajah polos Azkia. Mengikis jarak keduanya, sambil menahan senyum geli. "Cantik-cantik tidur ngeces," gumamnya ketika melihat ada air bening di satu sudut bibir Azkia yang menetes.

Sejenak Jonathan ragu untuk mengusap sudut bibir Azkia dengan tisu. 'Sepertinya letih sekali kamu, Nona majikan,' terlihat jelas di wajah cantik Azkia.

Perlahan Jonathan menghapus air bening di sudut bibir Azkia. Pergerakan tangan Jonathan pun tak membuat Azkia menguak netranya.

Kalau sudah begitu, Jonathan harus bagaimana? Terkena guncangan pun, Azkia tak bakalan membuka matanya. Yang ada justru dengkuran halus yang terdengar berirama.

Jonathan keluar dari mobil, lalu mengitari muka mobil itu. Segera membuka pintu penumpang.

Menepuk pipi Azkia, pelan. Untuk membangunkannya pun juga percuma. Mata yang tertutup itu enggan terbuka. "Kia bangun yuk, sudah sampai," lirih Jonathan. Hingga detik berubah menit pun Kia tidak merubah posisinya.

Kali ini Jonathan tanpa ragu membungkukkan badannya, lalu mengangkat tubuh ramping Azkia dalam gendongannya.

"Mmmm..," hanya suara itu yang keluar dari bibir ranum Azkia dengan menggeser kepalanya merapat ke dada bidang Jonathan. Dengan tangan melingkar ke leher Jonathan.

Sebenarnya Kia mendengar suara Jonathan untuk membangunkannya. Tapi rasa kantuk dan lelahnya lebih berkuasa, ia enggan membuka mata. Apalagi berjalan sendiri hingga ke dalam kamarnya.

Dasar Kia! Awas lho, Ter Joe Joe baru nyahok! Nangis bengek ujung-ujungnya!

Sisi lain hati Azkia mengomel. Sedangkan satu sisi lagi berkata. Biar aja. Palingan si Joe yang Ter Kia Kia, kalau sadar siapa gadis yang telah direnggut kesuciannya.

💖💖💖💖💖

1
Thut Sarhy
ayo pulang nanti pujaan hati di culik kalong garong wkwkwkwkkkk
Bee Ojo
knp ujug tamat...adakah lanjutannya thor...?
Anonymous
Hhh buaya buntung
Hartati Khaira
bagus
Mustawasari 75
menunggu.....
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
serba salah emang kalau ketemu mantan pas barengan sama istri🤦🏻‍♀️bikin ketar ketir hati😂😂😂
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
kompromi dikit napa perut,, ko bunyi g ngasih kode bikin malu kia aja🤭🤭🤭🤭
✿⃝ᵀᴬᶠ♥︎єrͷa
jan cemburu kia cape hati
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
perut g bisa diajak kerja sama🤣🤣🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
mantep ..ko pinter seh😂
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
kapok, senjata makan tuan jess
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
mboh ah Jo🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
kang lapor🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
coba tau dri dlu ya Joe klo yg dijodohkan itu kia🤭
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
ini perkutut big kan yak eh🙊🙊🤣🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
buahahah🤣🤣🤣kapok Wee, blm bisa sidak ya Jo🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
sebel Yo kia..diungkit trus🙈🙈
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
deg der ser²an kah kita🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
tenang mah sudah di DP sama Jo eh🙊🙊🤣🤣
☠ᵏᵋᶜᶟ尺მȶɦἶ_𝐙⃝🦜
adek lemes bang🙈🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!