NovelToon NovelToon
Perfect Revenge

Perfect Revenge

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Romansa / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:120.3k
Nilai: 5
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Talita tak menyangka jika suaminya berselingkuh dengan adiknya. Bahkan untuk menutupi perselingkuhan mereka tega membunuhnya.

Sebuah keajaiban membawa Talita hidup kembali ke tahun dimana ia masih belum mengenal Rehan suaminya.

Menyadari dirinya hidup kembali ia bertekad untuk membalas dendam kepada adiknya dengan merebut kekasihnya dan membiarkan ia menikahi suaminya.

Akankah dendam Talita akan berhasil???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9. Aku Harus memilikinya

Talita masih merasa pusing karena terlalu banyak minum semalam hingga membuatnya memilih tak ke kampus hari itu.

"Ah sial, kalau bukan untuk menjadi tunangan Gala, aku tidak akan pernah melakukan hal konyol seperti itu," ucap Talita merebahkan tubuhnya di ranjangnya.

Pukul sepuluh pagi, samar-samar Talita membuka matanya saat mendengar suara teriakan ibunya.

"Kenapa berisik sekali, padahal hanya ada aku dan ibu di rumah?"

Ia segera turun untuk melihat kondisinya.

Ia berlari menuju kamar ibunya dan melihat wanita itu sudah terjatuh dari ranjangnya dan bersimbah darah.

Talita yang panik segera menghubungi ambulance untuk mengevakuasi ibunya.

Ia semakin sedih saat melihat kalender di ponselnya,

Hari ini adalah hari kematian ibu, dulu aku tidak bisa menemaninya di hari terakhirnya karena sibuk mempersiapkan sidang, tapi kali ini berkat Gala aku bisa menemaninya.

Ketika Talita hendak keluar untuk menyusul ibunya ke rumah sakit ia menghentikan langkahnya saat melihat sepatu Rosa.

Dia ada di rumah tapi tak mau membawa ibu ke rumah sakit, apa yang sebenarnya ia lakukan di rumah. Bukankah dia ada jadwal kuliah??

Perlahan Talita berjalan menuju kamar Rosa. Ia melihat adiknya sedang menelpon seseorang.

"Aku belum berhasil mendapatkan tanda tangan Ibu, karena kesal aku terpaksa menyingkirkan wanita itu. Aku takut ia akan membongkar identitas ku kepada ayah, sekarang aku harus ke rumah sakit untuk memastikan apa dia sudah mati atau belum,!" ucap Rosa kemudian mematikan ponselnya

Talita segera bersembunyi saat gadis itu keluar dari kamarnya. Talita kemudian menyusup masuk ke kamar Rosa. Netranya seketika terkesiap saat melihat lembaran kertas putih yang menarik perhatiannya.

Karena penasaran ia mengambil dokumen tersebut dan membacanya. Sekarang ia tahu kenapa Rosa membiarkan ibunya dan tidak membawanya ke rumah sakit saat ia sekarat.

"Jadi ini yang membuat kamu tega membunuh ibumu sendiri, dasar psikopat!" gerutu Talita

Saat ia akan membuang dokumen tersebut tiba-tiba ia mengingat sesuatu yang kembali mengulik rasa ingin tahunya.

"Bukankah dokumen ini yang diberikan oleh sekretaris ayah waktu itu, sebenarnya ada hubungan apa antara Rosa dan wanita itu. Kenapa keduanya sama-sama ingin ibu menandatanganinya?"

Kini puluhan pertanyaan dan rasa ingin tahu mulai memenuhi benaknya. Namun bunyi dering ponsel membuyarkan semuanya.

Talita segera pergi meninggalkan ruangan itu begitu mendapatkan telepon dari rumah sakit.

Ia mempercepat laju kendaraannya agar bisa bertemu dengan ibunya.

Setibanya di Rumah Sakit ia segera menuju bangsal perawatan ibunya.

Adi yang sudah datang lebih dahulu menyambut kedatangan dengan memeluknya erat.

"Kamu harus sabar, mulai hari ini kau harus menggantikan posisi ibumu di kantor,"

"Tapi ayah...."

"Aku ingin kau belajar mulai sekarang, agar kau siap saat untuk menjadi CEO Aditama Group. Ayah sudah semakin tua jadi aku ingin menyerahkan kepemilikan Aditama Group kepadamu, semua ini aku lakukan agar kamu tidak kekurangan suatu hari nanti," ucap pria itu membuat Talita terkesiap.

Jadi benar yang dikatakan Mas Rehan, ternyata dia sudah tahu aku akan menjadi pewaris Aditama Group hingga mau menikahi aku meskipun ia tak pernah mencintai aku.

Talita segera melepaskan pelukan ayahnya dan menghampiri ibunya yang mulai membuka matanya.

"Talita...."

"Iya ibu," jawab gadis itu langsung duduk di sampingnya

"Anakku...maafkan aku yang tidak mengenali mu," ucap wanita itu sebelum menghembuskan nafas terakhirnya.

"Ibu...ibu bangun bu...ibu!" seru Talita menangis sejadi-jadinya saat melihat ibunya sudah tiada.

Tidak lama dokter datang dan memeriksa kondisinya.

"Apa yang terjadi dengan Ibu?" tanya Rosa setibanya di sana

"Dia sudah tiada?" jawab Aditama membuat Rosa langsung terisak di samping kakaknya.

"Maafkan aku bu karena tak bisa menemanimu di saat-saat terakhir mu," ucap Rosa berusaha menunjukkan kesedihannya

Rasa muak melihat sikap munafik Rosa dan kepura-puraannya membuat Talita seger pergi meninggalkan ruangan itu dan lebih memilih menyendiri di taman rumah sakit.

Seorang pria terus mengawasinya dan menggerakkan kuas lukisnya keatas kanvas.

Tak lama ia menghampiri Talita dan memberikan lukisannya kepada wanita itu.

"Sepertinya kau sedang ada masalah hingga terlihat begitu sedih?" tanya pria itu

Rehan?, darimana ia tahu aku ada di sini??

"Ibuku baru saja meninggal," jawab Talita membuat Rehan terkesiap Mendengarnya

"Saya turut berduka atas meninggalnya ibumu, kalau kau butuh bahu untuk bersandar maka aku siap memberikannya untukmu. Atau kau butuh teman cerita, aku siap menjadi pendengar setia mu," ucap Rehan menawarkan diri

"Sepertinya yang aku butuhkan saat ini bukan bahu atau tempat bercerita, tapi aku butuh pelampiasan untuk mengurangi kesedihan ku," jawab Talita

"Kalau begitu kau bisa melampiaskannya kepada ku?" jawab Rehan

"Benarkah??" tanya Talita berusaha meyakinkan dirinya

"Tentu saja, apa aku terlihat seperti sedang membual?"

"Aku tahu kamu itu orangnya tulus, hanya saja aku tidak enak melampiaskan kesedihan ku padamu. Asal kau tahu biasanya aku suka melampiaskan kesedihan ku sengan memukuli boneka ku dan mencabik-cabiknya hingga semua kapasnya keluar berserakan. Bagaimana ... apa kau masih bersedia menjadi pelampiasan ku?" tanya Talita menyeringai

Tentu saja Rehan langsung bergidik ngeri mendengar cerita Talita. Bagaimanapun juga ia tak mau menyerahkan dirinya untuk menjadi pelampiasan gadis itu.

"Maaf sepertinya aku lupa untuk mengantar ibu ke rumah nenek hari ini, maaf mungkin aku akan menjadi pelampiasan mu kapan-kapan saja," ucap Rehan kemudian bergegas meninggalkan Talita.

Tentu saja hal itu membuat Talita terkekeh melihatnya.

*Plok, plok, plok!

Talita langsung membalikkan badannya saat mendengar seseorang memberinya tepuk tangan.

"Gala?" ucap Talita mengernyitkan alisnya

"Wah, aku baru tahu ternyata seorang gadis polos sekarang berubah menjadi seorang psikopat. Kau semakin membuat aku semakin bucin kepadamu," ucap Pria itu mencondongkan tubuhnya kearah gadis itu.

Wanita itu menyipitkan matanya saat melihat leher Gala yang ditutupi oleh plester.

"Kau benar-benar brutal malam itu hingga meninggalkan tanda di leherku," ucap Gala menggodanya

Seketika wajah Talita memerah mendengar ucapan Gala.

"Sebagai lelaki Gentle aku akan memenuhi janjiku untuk menjadikan mu sebagai tunangan ku. Jadi jangan sebarkan foto-foto kita malam itu," ucap Gala membuat Talita begitu bahagia hingga langsung memeluk pria itu untuk meluapkan kebahagiannya.

Gala tampak mematung saat melihat Talita terus memeluknya.

Kenapa aku jadi gugup seperti ini?

Sementara itu Rosa yang melihat keduanya terlihat mengepalkan tangannya.

Gala..., meskipun aku tidak menyukaimu, tapi kenapa aku begitu ingin memiliki mu. Aku tidak suka jika Talita berusaha merebut mu. Aku harus mendapatkan mu kembali apapun caranya. Kau harus menjadi milikku bagaimanapun caranya??

To be continued....

Jangan lupa like komen dan Favoritkan ya?

1
Lucy
yang Upik Abu siapa ya?
Lucy
Talita udah wisuda kan? lagi ngurus apa ke Kampus?
Kustri
tahun yg sulit 2020
Dian Rahmi
ga masuk akal kali novel..seperti Ngada Ngadi novel ini
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
wah rehan ketemu mantan pacar lagi yang bodoh Rosa apa medina ya
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
akhirnya gala dan Thalita bahagia juga
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ternyata bukan Medina yg menabrak Rosa tapi rehan😁
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
JD bnr motif nya kalau Medina tuh suka sama rehan sampai dia mencelakakan rosa
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
mungkin saja Medina itu pelakunya sampai Rosa JD korban
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
apakah bnr Medina ingin menghancurkan kehidupan Rosa
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
semoga cinta kalian tak akan terpisahkan
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ko JD kebalik ya rehan suruh diem di rumah sedangkan Rosa harus kerja 🤭
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
kayaknya rehan mulai cemburu nih karena Rosa di anterin sama Dika 😁
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
ternyata ayah gala sadar juga kalau gala gak mau di jodohkan sama cwe itu
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
kalau udh tau Talita terluka dan rapuh knp kau bawa psnganmu ke sana gala 🙄
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
dilema,,kenapa gala harus menikah sama cwe yg di jodohkan papanya
🥑⃟𝚜𝚌𝚑𝚊𝚝𝚣𝚒🦊⃫⃟⃤ₕᵢₐₜ
udah yakin rehan mau mengundurkan diri
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
kayanya Dika suruhan Thalita deh biar rehan cemburu
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
Rosa mendadak miskin
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirman🦈
waduh siapa yang lagi bermesraan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!