NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: tamat
Genre:Cerai / Romansa / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: orang jelek

SUDAH SELESAI DI REVISI!!


Dan ada perubahan alur nya. Jika tidak keberatan mohon baca ulang, tidak juga tidak apa apa si hee



Namaku Maya, Aku adalah seorang pembantu dari keluarga Rian mahesa wiratmaja. Aku terpkasa menikah dengan seseorang yang tidak menginginkan ku, setiap hari aku menjalani kehidupan dengan kesedihan serta air mata.

Ya di rumah mewah nan megah ini lah aku meratapi nasib ku. nasib yang membuat ku harus bertahan hidup demi mempertahkan nasib bayi yang aku kandung. Mas Rian dia suamiku yang sama sekali tak pernah menganggap ku ada, Aku hanya bisa berdo'a setiap hari kepada Allah. agar Allah memberikan hidayah kepada mas Rian, agar dia bisa menerimaku sebagay istrinya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orang jelek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8

Sehari setelah melahirkan akhirnya Maya meminta pulang setelah di periksa anak dan Ibu sehat dua - duanya Dokterpun mengizinkan pulang. Mang Asep sebagai supir yang di perintah kan oleh Rian dan juga Bik Sari untuk membantu membereskan barang barang tersebut, sementara di rumah sudah ada Art lain nya yang juga di suruh membersihkan setiap sudut rumah dan menyambut kepulangan Nona mudanya. Rian melakukan semua hanya karna putrinya tidak untuk Maya, iya lah tau mana mau dia seperti itu melakukan Maya seperti Noaa muda alias putrinya. Kalaupun Rian memperlakukan Maya seperti itu bisa- bisa runtuh langit mendadak.Suami macam apa seperti itu yang memperlakukan Istrinya seperti tidak punya hati nurani entah dia taro di mana.

Sesampainya di rumah para Art menyambut nya dengan wajah penuh bahagia dan memebrikan selamat kepada Maya karna telah melahirkan Nona muda yang begitu cantik nan lucu. Ehemm ngomong-ngomong Artnya Rian cowok semua lho hanya terkecuali Bik Sari. Karna cuma ia orang yang Rian percayai karena Bibik yang merawat Rian dari kecil sampai saat ini. Sampai ia menikah pun jadi tak heran kalau Rian hanya memeperkerjakan bibik. Yang lain hanya laki laki karna rumah Rian begitu besar jadi Rian hanya menerima kinerja laki laki saja.

"Alhamdulillah, akhirnya Nona muda sampai juga" ucap lelaki tersebut dan menampilkan senyumnya.

"Selamat ya Nyonya." ucap yang lain nya.

"Terima kasih banyak ya semuanya" jawab Maya dengan senyum tak kalah manisnya.

"Dede mau istirahat dulu ya semuanya" ucap Maya dengan memperaktekan gaya bicara anak- anak.

"Nyonya. mari Bibik antar" ucap bik Sari.

"Iya Bik, makasih banyak ya. " jawab Maya

"Sudah Nyonya, jangan berterima kasih terus.

sudah kewajiban kami membantu Nyonya" ucap Bibik.

Sejak kedatangan Maya. Rian tidak menampakan diri sama sekali. Tau lah dia kan orang sibuk mesti ia sudah menyuruh artnya menyambut putrinya, tapi ia malah tidak ada sama sekali di rumah ia lebih mementingkan pekerjaannya dari pada putri sendiri. Alasannya cuma satu ia tak ingin melihat Maya fikirnya begitu.

"Bik.. " ucap nya menggantung

"Iya kenapa Nyonya? " jawab bibik.

"Mas Rian, dia tidak ada di rumah kah? "

"Tuan pagi -pagi sekali sudah kekantor, katanya ada pertemuan dengan rekan kerja nya yang dari luar negri" jawab Bibik .

"Sampai kapan Bik.... Mas Rian mengabaikan Maya kaya gini, bahkan Maya sudah melahirkan kan pun ia tetap seperti ini kepada Maya" ucap Maya dan tanpa sadar cairan bening keluar dari pelupuk matanya.

"Nyonya yang sabar ya,saya yakin! Cepat atau lambat Tuan akan segera berubah dan mau menerima nyonya" ucap Bibik memeberi semangat kepada Maya, "Apa lagi Nyonya sudah melahirkan putri yang sangat cantik" lanjutnya.

"Amin, semoga saja Bik.Tapi Maya takut ucapan mas Rian yang menginginkan Maya meninggalkan rumah ini akan ia lontarkan lagi! Maya takut Bik" Maya terisak saat mengatakan itu, "Maya bener -bener tak sanggup jika harus berpisan dengan Raniah" gumam Maya sambil mengelus pipi bayi yang sedang terlelap di pangkuan nya.

"Nyonya, berdo'a saja ya. Semoga keajaiban datang kedalam rumah tangga Nyonya dan Tuan, semoga Tuan segera mendapatkan hidayah dari yang Maha Kuasa aamiin" ucap Bibik.

---

---

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

Malam pun sudah datang Rian yang baru saja pulang dari kantor ia langsung menaiki anak tangga yang menuju kamar nya. Kamar di mana hanya dia saja yang boleh masuk kecuali art khususnya yang memang ia perintah kan untuk membersihkan kamarnya.Ia sama sekali tak bertanya di mana anaknya apa sudah tidur apakah anaknya tidak rewel atau apalah.Sama sekali tidak, benar benar suami kurang asem..

Maya keluar dari kamar nya.Ia mendengar suara mobil Rian datang dan menuju tempat makan sembari membawa putrinya di gendongannya "Kemana mas Rian?" gumam nya, ia pun menduduki bokongnya di kursi tersebut dari arah dapur Bibik menghampiri Maya.

"Nyonya. mau bibik buat kan apa? " tanya Bibik!

"Eh.. Bibik, Maya kaget!Mas Rian ko enggak turun ya?" tanya Maya,

"Ohh.. Tuan katanya sudah makan di luar, Nyonya!" jawab Bibik.

Tiba -tiba saja Raniah menangis kencang, dan membuat Maya kaget,

"Aduh sayang... Kenapa nak, mau mimi ya?" Maya langsung mengeluarkan ****** dan menyodorkan kanya ke mulut Raniah, Raniah menolak dan terus menangis hingga membuat Maya kebingungan,,

"Aduh Bik.. Raniah kenapa ya? " tanya Maya,

"Coba sini Bibik yang gendong." ucap Bibik

tetap saja Raniah menangis tambah kencang. Maya pun mengambil alih Raniah dari gendongan Bibik. Rian yang sedang sibuk dengan pekerjaan nya pun merasa terganggu hingga ia memutuskan untuk turun.

"Kamu itu becus enggak sih! Ngurusin anakku" ucap Rian dengan suara yang melengking dari atas sembari menuruni anak tangga, hingga membuat Maya dan Bik sari menoleh kepada nya,,

"Mas Rian" lirihnya.

"Kamu kalo enggak becus ngurus anak, pergi ajah sana.Masih banyak ko yang mau bekerja di sini." ucap Rian dengan tatapan tajam lalu mengambil alih Raniah dalam gendongan nya perlahan.Seketika Raniah terdiam di gendongan sang Ayah.

"Mas, seperti nya Raniah ingin di gendong sama mas Rian. Sejak pulang dari Rumah sakit kan, Raniah belum di gendong sama Mas"

"Jangan banyak alasan kamu., bilang saja kamu tidak bisa mengurusnya" ucap Rian.

Bibik berusaha ingin menghentikan tuduhan Rian terhadap Nyonya nya, namun baru saja ia mengatakan.

"Tuan" di potong oleh Rian.

"Apa bik? Bibik mau membelanya lagi! Bibik sebaiknya jangan ikut campur, lebih baik Bibik urusi pekerjaan Bibik" ucapan Rian membuat Bibik menunduk dan ketakutan pasal nya baru kali ini Rian memarahinya dengan suara kencang seperti itu.

"Sudah Mas. Mas jangan bicara kasar sama Bibik" ucap Maya dengan mata mulai memerah.

"Heh... Saya tidak bicara sama kamu ya" tunjuk Rian di depan wajah Maya,lalu Rian meninggalkan kedua perempuan yang mungkin sedang menangis akibat perkataannya.

"Bik.. Bibik tidak apa - apa? " tanya Maya dengan nada suara yang bergetar ia pun mulai berkaca- kaca.

"Tidak, Nyonya. yang seharunya bertanya seperti itu saya! Apa Nyonya tidak apa -apa?"

Maya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban. Namun air matanya tak dapat membohingi Bibik. Bibik tau pasti Maya merasakan sakit begitu dalam atas perkataan Tuannya apa lagi sampai menujuk nujuk wajah Maya.

"Saya antar nyonya ke kamar ya." ucap bibi

lagi - lagi Maya mengangguk sebagai jawaban dan mereka pun berjalan ke kamar Maya.

"Terimakasih ya, Bik. Bibi sudah baik banget sama Maya" ucapnya tulus berusaha menampilkan senyum.

"Iya Nyonya,sama -sama. Kalau begitu Bibik permisi pamit ya" Maya mengangguk.Setelah kepergian Bibik. Maya meraung mengeraskan tangisnya yang menyedihkan . sehingga bibik mendengar tangisan Maya memang bibik sejak pamit belum sepenuhnya pergi ia memilih berdiri di balik pintu, betapa sesak Bibik mendengar tangisan majikannya Bibik pun ikut menangis di balik pintu sehingga ia merasakan kepedihan dalam dari majikannya,,

ADUH AUTHOR JUGA YANG NULIS IKUTAN LEWEH/MEWEK 😭

MAAF YA CERITA NYA KURANG MENARIK.

SILAHKAN TINGGALKAN JEJAK

JANGAN LUPA 👇👇

#Like

#Komen

#Vaforit

#Bintang 5

#Vote juga..

HATUR NUHUN SADAYANA / TERIMA KASIH SEMUNANYA 🙏🙏🙏

1
Nurjana Bakir
kebur aja sebekun kahirin
Nofi Aldi
ceritanya banyak ngolor ngidulnya.bikin yg ringkas donk.
Nofi Aldi
jgn bentar bentar putus kasi yg panjang donk ceritanya thor
Nofi Aldi
hoooh tenaaan
Nofi Aldi
jangan macam macam thor
Nofi Aldi
hoo oh tenaaaan
Nofi Aldi
lanjutlanjutin donk
Nofi Aldi
lanjut
Nofi Aldi
sialan Lo thor
Nofi Aldi
teruskan
Nofi Aldi
akting nya keterlaluan
Nofi Aldi
lanjut coy
Nofi Aldi
kembalilah maya
Nofi Aldi
ngawur ceritanya
Nofi Aldi
baru dua baris baca
Nofi Aldi
diancuk
Nofi Aldi
brensek
Nofi Aldi
cerita kacau
Nofi Aldi
balas dendam
Nofi Aldi
e e e kunyuk baru baca sedikit tau dah habis aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!