NovelToon NovelToon
Jerat Cinta CEO Arrogant

Jerat Cinta CEO Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:327k
Nilai: 5
Nama Author: Iin Nuryati

Sequel dari novel Cinta Sheila 😘

Sena tidak pernah menyangka bahwa ibu tirinya akan begitu tega menjebaknya dengan obat perangsang dan hendak melemparkan dirinya pada seorang pengusaha licik.

Sayangnya, bak terlepas dari mulut buaya namun masuk ke dalam mulut harimau, Syafiq yang menyelamatkan Sena justru menjerat Sena dalam sebuah pernikahan.

Apa niat Syafiq yang begitu kekeuh untuk menikahi Sena? Dan mampukah Sena bertahan dalam rumah tangganya bersama laki-laki sombong yang sayangnya sudah mencuri hati Sena sejak masih kecil dulu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iin Nuryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berusaha Menghindari

Setelah kejadian hari itu, dimana Sena diperingati secara keras oleh Bella, sebisa mungkin Sena selalu berusaha menghindari untuk bertemu apalagi berinteraksi dengan Syafiq. Sena ingin membuktikan bahwa Sena benar-benar tidak ada niat sama sekali untuk merusak hubungan Vira dengan Syafiq, apalagi merebut Syafiq dari Vira.

Syafiq sendiri juga sudah mendapat laporan dari Bik Prapti tentang kejadian hari itu. Jadi Syafiq pun berusaha untuk tidak mempersulit keadaan Sena terlebih dahulu. Tapi tentu saja Syafiq masih tetap memerintahkan kepada anak buahnya untuk terus mengawasi Sena dan melaporkan apapun yang terjadi kepada Sena, baik melapor pada Ega maupun kepada Syafiq langsung.

Sebagai pelariannya, seperti biasa Sena lebih sering menghabiskan waktunya di markas untuk latihan. Rey yang menyadari kesedihan dan perubahan sikap Sena pun terkadang juga mengajak Sena keluar untuk sekedar makan atau jalan-jalan. Rey juga selalu berusaha untuk menghibur hati Sena dengan candaan-candaannya.

Malam ini Rey juga berniat untuk mengajak Sena keluar untuk mencari makan malam bersama. Namun sayangnya Sena tidak bisa karena ada urusan lain.

"Sena, ayo kita cari makan diluar," ajak Rey kepada Sena yang sedang duduk mengerjakan tugas kuliahnya di sofa ruang tamu.

"Malam ini nggak bisa Rey. Gue ada janji sama temen gue, mau ke toko buku, cari buku buat bahan ngerjain tugas kuliah," tolak Sena.

"Ya udah, kalau gitu gue anterin Lo ke toko buku buat ketemu sama temen Lo itu," kata Rey masih belum menyerah.

"Nggak usah. Gue bawa mobil dari markas, soalnya gue mau jemput temen gue itu dulu. Eh, atau Lo mau gue kenalin sama temen gue itu? Dia anaknya baik loh, cantik lagi," balas Sena yang tiba-tiba mengusulkan sebuah ide jahil kepada Rey.

"Apaan? Enggak-enggak. Emangnya gue se-nggak laku itu apa. Sembarangan aja Lo Sen kalau ngomong," tolak Rey bersungut-sungut, sedikit tersulut emosinya.

Sena tertawa melihat reaksi Rey yang seperti itu.

"Hahaha, sorry deh Rey, sorry. Ya udah, gue ke atas dulu mau pamit sama Papa habis itu gue langsung berangkat, oke," pamit Sena kemudian.

"Oke deh. Hati-hati ya Sen," balas Rey.

Sena mengangkat kedua ibu jari tangannya, membalas perkataan Rey tadi. Sena kemudian berdiri dari duduknya dan bergegas naik ke lantai atas, ke ruangan Bima. Setelah berpamitan kepada Bima, Sena pun berangkat dengan mengendarai salah satu mobil yang ada di markas tersebut.

Di tengah perjalanan, tiba-tiba ponsel Sena berbunyi. Sena melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Setelah tau kalau Sean yang menelpon, Sena pun segera mengangkat panggilan tersebut.

"Halo Bang," sapa Sena.

"Sena tolong kamu ke apartemen Abang sekarang juga. Abang mau minta tolong sama kamu buat nganterin Sonia," kata Sean to the point dari seberang panggilan.

"Oh, oke Bang, kebetulan Sena juga lagi di jalan ini. Tapi maaf Sena cuma nganterin aja ya Bang, soalnya mau nyelesai-in tugas kuliah. Nanti biar Sena minta Rey buat jagain Mbak Sonia," balas Sena.

"Oke, nggak pa-pa. Kamu tunggu aja di bawah."

"Oke Bang."

Sambungan telepon pun terputus. Sena kemudian mengemudikan mobilnya menuju ke arah apartemen Sean. Setelah sampai disana Sena kemudian menunggu Sonia di lobi apartemen. Tidak lama kemudian Sena melihat Sonia keluar dari lift. Sena pun segera menghampirinya.

"Mbak Sonia," panggil Sena.

"Iya," balas Sonia.

Sena sempat terpukau dengan kecantikan Sonia yang saat itu mengenakan gamis panjang dengan hijabnya. Sonia nampak begitu dewasa dan anggun. Benar-benar berbeda sekali dengan penampilan Sena yang tomboy. Jujur saja Sena jadi merasa sedikit malu kepada Sonia.

"Kamu Sena ya?" tanya Sonia memastikan terlebih dahulu.

"Iya Mbak, aku Sena," jawab Sena.

Keduanya kemudian sama-sama tersenyum dan berjabat tangan.

"Ayo kita berangkat sekarang Mbak," ajak Sena.

"Ayo," balas Sonia dengan tersenyum lembut.

Sonia kemudian mengikuti langkah Sena menuju ke mobilnya yang terparkir di halaman apartemen. Kemudian mereka berdua pun berangkat menuju ke restoran tempat diadakannya acara makan malam Sonia dan teman-temannya.

"Kamu masih kuliah Sena?" tanya Sonia setelah mobil yang mereka tumpangi bergerak meninggalkan halaman apartemen.

"Iya Mbak. Alhamdulillaah ini udah tahun terakhir," jawab Sena sembari mengemudikan mobilnya.

"Oh ya? Ambil jurusan apa?" tanya Sonia lagi.

"Tehnik komputer Mbak."

"Wah, hebat dong," puji Sonia.

"Pengen aja bisa kayak Papa, Mbak."

"Kamu pasti bisa jadi sehebat Om Bima," kata Sonia penuh keyakinan.

"Aamiin. Makasih ya Mbak," balas Sena.

"Sama-sama Sena."

Sena dan Sonia sama-sama tersenyum. Sena merasa nyaman mengobrol dengan Sonia. Sonia tipe orang yang ramah dan mudah bergaul, sehingga membuat Sena langsung bisa akrab dengan Sonia.

Beberapa saat kemudian, mobil yang mereka tumpangi pun berhenti di depan sebuah restoran.

"Maaf ya Mbak nggak bisa nungguin sampai Bang Sean dateng. Tapi nanti akan ada temen aku yang datang buat ngawasin dan jagain Mbak Sonia. Jadi Mbak Sonia tenang aja ya," kata Sena setelah mematikan mesin mobilnya.

"Iya Sena, nggak pa-pa kok. Makasih ya udah nganterin Mbak," balas Sonia sembari melepas seat belt-nya.

"Sama-sama Mbak. Jangan sungkan buat hubungi Sena ya kalau perlu bantuan Sena. Apapun dan kapanpun itu," kata Sena lagi bersungguh-sungguh.

"Oke. Kalau gitu Mbak turun dulu ya. Assalamu'alaikum," pamit Sonia setelah membalas perkataan Sena tadi.

"Wa'alaikumsalam. Hati-hati ya Mbak," balas Sena juga.

"Kamu juga hati-hati ya," pesan Sonia yang dibalas dengan anggukan kepala dari Sena dan kedua ibu jari yang diangkat.

Setelah Sonia turun dari mobil Sena dan berjalan memasuki restoran tersebut. Sena kemudian mengambil ponselnya dan menghubungi Rey. Sena meminta Rey untuk datang ke restoran tersebut dan menjaga serta mengawasi Sonia sampai Sean datang.

Tidak lupa juga Sena pun mengirim foto Rey kepada Sonia agar Sonia bisa mengenali Rey dan tidak salah paham dengan keberadaan Rey nantinya. Sena menunggu sebentar sampai Rey datang. Dan setelah Rey tiba di restoran tersebut Sena pun segera meninggalkan restoran tersebut.

Sena melanjutkan perjalanannya untuk menjemput temannya. Seperti rencana awal, mereka akan pergi bersama membeli buku di toko buku untuk bahan tugas kuliah mereka.

Tidak jauh dari parkiran restoran tersebut, sebuah mobil hitam terparkir di pinggir jalan. Itu adalah Syafiq, dia sengaja menggunakan mobil yang berbeda agar tidak dikenali. Kali ini Syafiq sengaja mengikuti Sena sendiri untuk memastikan keselamatan gadis itu. Secara diam-diam dan juga dengan tetap menjaga jarak yang aman, Syafiq pun mengikuti Sena.

'Maaf Sena, aku terpaksa melakukan semua ini. Aku hanya ingin memastikan keselamatan kamu. Tapi aku juga tidak akan mempersulit keadaan kamu. Itu kenapa aku mengikuti keinginan kamu agar kita tidak berinteraksi dulu untuk sekarang ini.'

"Ini semua gara-gara perjanjian bodoh itu. Haish dua anak muda itu, suka sekali merepotkan orang lain. Gue jadi nggak bisa leluasa ngawasin dan bantuin Sena kayak biasanya gara-gara mereka," gerutu Syafiq kesal sembari mengemudikan mobilnya mengikuti Sena dari belakang secara diam-diam.

1
Lies Atikah
. sena lebih suka di perkosa si rudi dari pada di tolong syafik bukti nya gak ada terima kash nya malah lebay merasa di bohongi dasar egois
Lies Atikah
ah gak ngerti lebay banget.
Lies Atikah
kok masing 2 seru ah wkwk
Lies Atikah
ngemplong yah sen
Lies Atikah
chytia jadi cewe maksa banget gak ada malu ih amit2
Lies Atikah
jadi geregeteun sebetul ada apa sih si vira sama syafik
Lies Atikah
syafik mah pengecut
Lies Atikah
syafik di jodohin sama vira kayanya makanya si bellong marah sama sena
Shifa Burhan
novel hanya melihat dari sudut pandang pemeran utama wanita saja, semua kesalahan yang dia lakukan mudah sekali dimaafkan semua orang, dan semua kamu nggak salah, wajar, dan pemeran lelaki dibuat bodoh mengemis terus dengan sena kayak tidak ada wanita lain saja

*daftar kesalahan sena yang kalian bela semua
*pergi dari rumah, dan dia teang2 saja bersama Naura dan rey, tapi suaminya dibuat, cemas sampai sakit masuk rumah sakit tapi dengan enteng semua memaklumi perbautan sena
*suami lagi kerja, dia curiga bahkan buat suami cemas dan tidak tenag karena memikirkan dia, lagi dia dimaklumi begitu saja
*dan ini puncaknya dia kayak wanita murahan yang ngidam makan berduaan dengan pria lain dan memaksa suami Terima, dan lagi kelakuan nya dimaklumi begitu saja
*dan ini puncaknya saat sena merasa kecewa pada suaminya dia pergi dan tidak semudah itu memaafkan suaminya tapi ketika dia salah semudah itu dimaafkan

dan egoisnya novel ini juga membela semua kelakuan laknat sena
ini saja kalian mencerminkan kelakuan kalian didunia nyata saat suami kalian salah tidak mudah kalian maafkan, tapi ketika kalian salah kalian mau semudah itu dimaafkan dan dimaklumi kesalahan kalian, dan itu menunjukkan kalian adalah wanita egois
༄ 👑💗 ııи ρтħš αямч💗👑 ࿐: mohon maaf dengan sangat ya kak, sungguh bukan seperti itu yang aku maksudkan dalam cerita ini 🙏🙏🙏

mungkin memang benar Sena aku buat sedikit agak keterlaluan, sedikit egois, bahkan kata kakak ( maaf ) 'laknat' ( nauzubillahi mindzalik ), tapi sungguh itu hanya sebagai plot cerita, dan juga tidak aku buat berlarut-larut dan langsung selesai dalam beberapa bab saja 🙏🙏🙏

sekali lagi mohon maaf ya kak kalau cerita ini tidak berkenan di hati kakak, diriku memang masih jauh dari kata sempurna 🙏🙏🙏
total 1 replies
idha idhutt
good job kakak, tetep semangat selalu ya 😘😘😘
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
horeeeeeee
🕋 mamah iin ιиɑ͜͡✦🌸⛲🌴: Yeay 🤩🤩🤩
total 1 replies
Mmh Astri
novel toon isthe besh pokoknya 🥰🥰💪💪💪
Luqman ιиɑ͜͡✦
𝘴𝘶𝘬𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 😍😍😍

𝘭𝘰𝘷𝘦 𝘺𝘰𝘶 𝘬𝘢𝘬 😘😘😘
fia nur ιиɑ͜͡✦
ceritanya bagus banget 😍😍😍

semangat selalu dalam berkarya kak 😘😘😘
Hakim ιиɑ͜͡✦
ceritanya bagus banget 😍😍😍

tetep semangat dalam berkarya ya 😘😘😘
༄👑💗e¢¢e ρтħš αямч💗👑࿐
semangat lebarkan sayap Mamah 💪🙏
༄ 👑💗 ııи ρтħš αямч💗👑 ࿐: iya Ecce sayang, insya Allah 😊

terima kasih banyak untuk semua bantuan dan dukungannya selama ini ya Dek 😘😘😘
total 1 replies
༄ 👑💗 ııи ρтħš αямч💗👑 ࿐
semuanya mamah tunggu kehadiran kalian semua di f1zz0 ya 😘

jangan lupa tinggalkan ulasan bintang 5 dan juga komentar-komentar kalian semua disana ya 😊

mamah sayang kalian semua, love you all 😘😘😘
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ: love you much mbak Iin sayang
total 3 replies
𝓐𝓼𝔂 𝓢𝔂𝓲𝓯𝓪
good job, karya yang bagus, suka banget sama alur ceritanya 🥰🥰🥰

tetep semangat selalu dalam berkarya buk 😘😘😘
Afrilia Welly Welly
kok gua yg jadi geregetan,sena kok sampe nyiksa gitu sih,gua yg sesak liat Shafiq emosi gitu 😒
💞🖤Icha
Langsung cuzzzz....tekan ❤ sajennya juga uda...wkwkwkwkwk..
semangat berkarya mbak Iin 😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!