NovelToon NovelToon
Ketika Takdir Kembali Memilih

Ketika Takdir Kembali Memilih

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Nikahmuda / Single Mom / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosee_

Novel Ketiga

Berdasarkan survei, sedia tisu sebelum membaca😌

--------
Mencintai, lalu melepaskan. Terkadang cinta itu menyakiti, namun membawa kebahagiaan lain di satu sisi. Takdir membawa Diandra Selena melalui semuanya. Merelakan, kemudian meninggalkan.

Namun, senyum menyakitkan selalu berusaha disembunyikan ketika gadis kecil yang menjadi kekuatannya bertahan bertanya," Mama ... apa papa mencintaiku?"

"Tentu saja, tapi papa sudah bahagia."

Diandra terpaksa membawa kedua anaknya demi kebahagiaan lainnya, memisahkan mereka dari sosok papa yang bahkan tidak mengetahui keberadaan mereka.

Ketika keegoisan dan ego ikut andil di dalamnya, melibatkan kedua makhluk kecil tak berdosa. Mampukah takdir memilih kembali dan menyatukan apa yang telah terpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sedikit Harapan

Dua orang gadis berbeda usia tengah berlutut di samping salah satu nisan yang bertuliskan nama seseorang. Doa telah dipanjatkan dan bunga telah ditebarkan.

Dian mengelus batu nisan tersebut dengan penuh kasih sayang dan kesedihan. Orang ini begitu berarti dalam hidupnya. Mengajarkan ia banyak hal di dunia yang kejam ini.

Kakek, istirahatlah dengan baik dan doakan Dian disini. Dian juga akan selalu mendoakan kakek agar tidur tenang disana.

Emily memperhatikan ibunya dengan bingung. Sebelumnya ia tak pernah kemari. Siapa yang dikunjungi ibunya?

"Mama?" Dian menoleh. Ia melihat putrinya yang kebingungan hanya bisa terkekeh pelan.

"Lily ... perkenalkan ini kakek buyutmu. Kakek dari papa, Sayang."

"Kekek buyut?" Dian mengangguk. "Kakek sudah banyak membantu mama. Dia melindungi mama seperti permata di keluarganya. Dan kakek sangat bahagia saat mendengar kehadiran Lily dan Emi," jelas Dian tersenyum.

Namun, semua tak bertahan lama. Tuan besar hanya bisa menemani Dian selama 6 bulan sebelum akhirnya ia menutup mata untuk selamanya. Selama disana, tuan besarlah yang banyak membantu dirinya selain Nico. Tepat saat itu jugalah ia akhirnya berpisah dengan pria yang menjadi ayah dari dari anak-anaknya.

"Benarkah? Lalu kenapa kakek pergi begitu cepat. Lily kan ingin melihatnya juga." Semua yang baik pada ibunya, maka ia tak ragu untuk berbuat baik juga.

"Kakek sudah lelah dan harus beristirahat, Lily. Kita semua akan mengalaminya." Dian menjelaskan dengan sabar.

"Kakek ... ini Emily, putri Dian. Emilio tidak disini, ia sedang les bahasa bersama Vira di Paris. Sangat jauh ya? Begitulah Emi, ia sangat keras kepala seperti Nic." Dian bercerita seolah kakek ada disana. Hal yang sudah sering ia lakukan beberapa tahun belakangan ini.

Lily diam mendengarkan seraya mengamati tingkah ibunya. Dian terlihat sangat bahagia setiap kali menceritakan anak-anaknya, tapi memunculkan kesedihan setiap menyebut Nico sang papa.

"Halo, Kakek. Aku Lily. Aku juga gadis yang hebat seperti kakak. Suatu hari nanti aku akan mendapatkan banyak uang agar mama tidak perlu bekerja lagi. Biar kami saja yang menghidupi mama menggantikan papa." Lily berbicara begitu polosnya, tak memperhatikan sang mama yang sudah meneteskan air mata terharu.

Seandainya ia masih bersama Nico, anak-anak tak perlu memimpikan hal semacam ini. Cukup mereka bermimpi ingin menjadi apa saat besar nanti, bukan bermimpi ingin memiliki banyak uang demi dirinya.

Percayalah, ia tak butuh banyak uang. Yang terpenting ia selalu bahagia bersama anak-anaknya. Bisa menemani mereka tumbuh menjadi anak-anak yang hebat. Uang bisa dicari, tapi kebahagiaan sulit didapatkan.

Kakek pasti banggakan dengan mereka? Dian juga ... bahkan jika mereka bukan siapa-siapa, Dian tetap bangga memiliki mereka.

.......

...--- o0o ---...

.......

Sebuah mobil berhenti di salah satu toko bunga. Seorang pria keluar untuk membeli salah satu bunga yang ada disana. Nico hari ini tiba-tiba merasa sangat ingin mengunjungi makam sang kakek. Tidak tahu mengapa, rasanya ia akan menyesal jika tidak melakukannya.

Saat tiba di depan gerbang pemakaman, mobil mereka rupanya berpapasan dengan mobil lainnya. Nico pikir hanya ia yang akan datang di siang hari seperti ini, ternyata masih ada yang bersedia.

Nico tanpa sengaja melirik ke arah mobil tersebut. Awalnya ia nampak tidak peduli, namun kemudian ia terkejut dari tempatnya duduk. Ia bangkit dari sandarannya dan terus memperhatikan seseorang yang menyentir mobil tersebut hingga menghilang.

Dian?!

Nico seolah tidak mempercayai penglihatannya. Dian yang ia kenal dulu sangat berbeda dengan yang dilihatnya tadi. Bagaimana jika hanya kebetulan mirip? Jantungnya berdetak cepat, rasanya ingin mempercayai hal tersebut.

Hanya satu hal yang bisa meyakinkannya. "Rob, percepat mobilnya!" Roby sang asisten tidak mengerti mengapa tuannya tiba-tiba bertingkah panik, namun ia hanya menuruti. "Baik, Tuan."

Begitu mobil berhenti, Nico langsung berlari turun dengan cepat, membuat Roby spontan mengikuti. Ia ingin memastikan jika itu memang gadis yang selama ini ia cari. Jika benar, ia sedikit memiliki harapan. Setidaknya Tuhan masih memberinya petunjuk jika gadisnya ada disini.

Tepat di depan makan sang kakek, Nico terhenti. Tubuhnya menjadi lemas begitu saja ketika melihat sebuket bunga Daisy putih berada tepat di makam kakeknya. Roby dengan sigap menangkap Nico. "Tuan?"

Bunga Daisy atau Aster memiliki bentuk yang sederhana. Terlepas dari berbagai macam warna yang dimiliki oleh bunga ini, bunga daisy memiliki makna kesucian, kesederhaan, kelembutan dan kemurnian.

Aku menyukainya karena memiliki banyak makna. Yang terpenting ia begitu sederhana. Sederhana diluar, namun begitu berharga didalamnya

Ya! Tidak salah lagi. Itu memang Dian, gadisnya, hidupnya. Nico berlutut disana, menyentuh bunga Daisy dan nisan sang kakek.

"Jadi benar? Kalian selalu bersama tanpa sepengetahuanku, kan?" gumamnya. "Kakek juga yang menyembunyikan keberadaan dan informasi tentang Dian, kan?"

Tuan besar begitu menyayangi Diandra. Pria tua itu seolah sudah menebak apa yang akan terjadi di masa depan. Meski Dian dan Nico terlihat baik-baik saja dalam rumah tangga mereka, namun kakek tahu ada banyak kesedihan didalamnya.

Ada banyak kebenaran yang belum terungkap dan menjadi teka-teki bagi mereka yang ingin tahu. Takdir punya banyak cara untuk bertindak. Salah satunya melalui perantara seseorang.

"Kakek ingin aku menyadari dengan sendirinya, benarkan? Aku selalu menutup telingaku saat kakek selalu mencoba meyakinkanku tentang perasaanku. Kakek bilang aku akan menyesal karena tidak mendengarmu ...."

".... Ya, kakek benar. Aku sangat menyesal. Aku sungguh menyesalinya, kek. Tolong Nico, bantu Nico, kek. Nico tidak sanggup terus seperti ini." Nico kembali menangis, mengadu pada raga yang sudah tertanam di dalam sana.

Roby mengusap setitik lelehan dimatanya. Tuannya sudah lama menderita. Ia sudah mencoba membantu dengan berbagai cara untuk mendapatkan informasi tentang mantan nonanya, tapi nihil. Tak ada satupun yang di dapatkannya.

Bukan hanya Nico, ia pun merasa bersalah. Andai ia ikut menyakinkan tuannya dan memberitahu kebenarannya, maka belum terlambat mencegah Dian pergi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Rai Gojess
anak selingkuhan melly
Rai Gojess
apa jadi sama hubungan nico sama kekasih pujaan hatinya?
mimief
OMG..udah tamat aja
but anyway
ini serial psikologis yg paling mengguncang buat ku si
nice ending
beautiful,it's very " beautiful story
sangat sangat menginspirasi
semua orang punya cerita dan luka masing"
tapi masih bisa berdiri tegak dan waras itu adalah sebuah prestasi terbesar
memaafkan diri sendiri
itu jalan pertama supaya kah bisa berbahagia
ayo .mkita tumbuh, sembuh dan berbahagia bersama
mimief
memaafkan masa lalu seperti kita memaafkan dirinkita sendiri supaya bisa menemukan kebahagiaan yg lain.
aku.... ikutan terenyuh thor🥹🥹
mimief
tapi kakakku juga begini
walaupun dijaga banget
mestinya kembar tapi yg berkembang janin nya cuman 1🥹🥹
mimief
banyak cerita yg mempunyai tema trauma psikologis
tapi ini yg paling membagongkan si.
kenapa?
karena mang realistis bgt, sebenarnya banyak sekali kasus ini terjadi disekitar kita.
dan kejam nya orang " malah menghakimi dengan jumawa . di cap orang aneh dan sakit..
sakit jelas,masih waras aja udah sebuah keajaiban bukan kalau lu punya hidup seperti ini.
trauma itu seperti racun yg diam diam merasuk disetiap aliran dan pikiran kita.
sembuh total? ga mungkin
dari menerima dan hidup berdampingan mungkin penyembuhan yg paling ajaib.
ayooo kita sembuh dan bahagia bersama🥹🥹🥹
mimief
tapi ini masih masuk akal Thor
ada beberapa kasus psikologi seperti ini
trauma itu ga akan bisa hilang dengan tuntas
berdamai ,iya
atau berjalan bersama dengan traumanya
iyaaa....sembuh? lupa?
ga akan mungkin
apalagi kasus Dian yg seumur hidup nya mendapatkan tekanan psikis dan fisik dr orang yg paling dia percaya untuk melindungi dan yg seharusnya menjadi tempat teraman di dunia ini.🥹🥹
mimief
wkwkwkkwk
kelamaan ,kan selesai dengan cepat bukan?🫣🤣🤣
mimief
wkwkwkkwk
kelamaan ,kan selesai dengan cepat bukan?🫣🤣🤣
mimief
bukan mencemari papa,tapi emang sedini mungkin anak harus diajarin mekanisme perlindungan diri dari pada buaya mangap mangap🤣🤣
mimief
🥹🥹🥹🥹🥹🥹
mimief
hanya menyesuaikan lah..
ketika kau baik,aku bisa lebih baik
tapi jika kau jahat....jgn dikira aku ga bisa lebih jahat dari mu 🫣
mimief
🥹🥹🥹🥹
mimief
🥹🥹🥹🥹🥹
mimief
jujur ini mah masih sesuai umur Thor
ada yg udah jago jadi hacker
ok...atau mungkin jadi mafia🤣🤣
serah lah
ini kan dunia novel bukan?🤣🤣🫣
mimief
othoooor
ini baru bab awal loh
kok nyesek bgt si
hafiz
selalu menyalahkan ibunya padahal Nico pun ikut andil dlm menyakiti yah walaupun tak sakit secara fisik tapi sakit secara batin, bukankah ibunya Mita tak pernah memaksa Nico menikahi Melly kan dari awal Nico sendiri yg bilang jgn berharap PD pernikahn ini krna dia sudah punya kekasih bahkan tetap akn menikahi kekasihnya tnpa menceraikan Dian,, JD Nico juga salah coba aja Melly gak selingkuh dan hamil dgn lki2 lain mungkin udh lupa dengan Dian
mimief: setujuu si
ibunya emang salah
tapi dia juga salah karena emang dr awal niatnya ga Baek
lah ga ada baru nyesel 😒
total 1 replies
Fitri Ernimalina
bagus banget
Deistya Nur
bagus ka, seman̈gat terus yaa, ditunggu karya terbarunya 👍💪😍
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru merilis cerita berjudul : "In Between" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Mila tidak pernah menyangka kalau 'penghancur' masa remajanya akan kembali lagi jadi bosnya di kantor. Ini bukan cuma soal benci, tapi soal luka yang dipaksa sembuh saat pelakunya ada di depan mata.
total 1 replies
Vitriani
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!